Detective Conan
739
Sang Putri
-> RTS Page for Detective Conan 739
Detective Conan 739 ID translation by veraverto
This chapter has been released by MICROGRAMME-DC scanlation team
Thanks to:
DCTP for the Eng TL
If you want to use this TL, please ask me first, and don't forget to credit!
###
*Page 1:
Detective Conan
File 739
"Sang Putri"
Sidetext: The clue is a spehere?
Petunjuknya adalah bola-bola itu?
*Page 2:
?: Eeeeh?!
--Anjing itu muncul lagi!?
~
Sidetext: Salah satu anak adopsi telah diserang siluman anjing dan terkena luka bakar...
Kazuha: Paman bilang siluman anjing itu muncul lagi!?
Kogoro: Ya... dan itu adalah penampakannya yang ke-3 malam ini.
Kazuha: Ta-tapi kenapa...?
~
Kogoro: Entahlah...
--Kami sedang memeriksa pondok itu, lalu Pak Tomoaki mendengar gonggongan seekor anjing.
~
Kogoro: Dan Pak Tomoaki diserang saat ia menunggu sendirian di mobil.
--Tepatnya, diserang oleh siluman anjing itu!
*Page 3:
Yoshiya: Tapi, apakah anjing itu benar-benar terbakar?
Takako: Bukankah itu hanya suatu trik?
Kogoro: Kupikir juga begitu, tapi...
~
Kogoro: Mau dilihat bagaimanapun juga...
Miyuki: Kurasa anjing itu benar-benar berapi!
~
Miwako: Anjing itu diselimuti api yang berkobar di tubuhnya...
--Dan ketika anjing itu berlari, jejak kakinya pun terbakar...
~
Miwako: Belum lagi, ketika Kak Tomoaki diserang, ada luka bakar di lengannya...
Ran: Anda tak apa-apa?
~
Tomoaki: Ya, aku sudah memberikan pertolongan pertama dari obat-obatan yang ada dalam tasku, tapi...
--Aku jadi harus meminta orang lain untuk menggantikanku sebagai dokter jaga malam ini...
~
Kazuha: Lalu mengapa Anda keluar dari mobil?
Tomoaki: O-oh... Aku sebenarnya takut untuk menunggu sendirian di mobil...
~
Kogoro: Lagipula, masalahnya adalah...
--apa yang terjatuh di sebelah Pak Tomoaki setelah siluman anjing itu menyerangnya.
*Page 4
Kogoro: Ini dia. Bawang!
Yoshiya: Bola lagi?
Takako: A-apa maksudnya?
Ran: Kau juga sudah bilang, kan, Kazuha? Ketika kau jatuh saat dikejar siluman anjing itu...
~
Ran: Bahwa kau mencium bau bawang?
Kazuha: Iya...
--Lalu apa hubungannya, ya, antara siluman anjing itu dan bawang?
~
Yoshiya: Jadi? Apakah Pak Polisi sudah punya petunjuk tentang siapa dalang di balik kasus ini?
Pak Polisi: Ya, kami akan menghubungi yang berwenang untuk menginvestigasi pondok aneh itu pagi ini, tapi...
~
Pak Polisi: Sepertinya kita tak bisa menangkap dulu si pelakunya...
Takako: A-apa!?
Yoshiya: Kenapa tidak bisa?
~
Pak Polisi: Karena lawan kita adalah pengguna sihir hitam yang bisa memasang kutukan lewat anjing, kan!?
--Bagaimana bisa polisi seperti kami bewlawanan dengan orang seperti itu!?
*Page 5
Pak Polisi: Dan sebenarnya aku ingin cepat-cepat pergi dari tempat ini!
Ran: Apa kau bilang? Si-sihir hitam?
Kogoro: Banyak sekali buku tentang sihir hitam di tempat itu...
~
Kogoro: Ini hanya untuk berjaga-jaga, tapi, tidak satupun dari kalian berdua pergi dari rumah ini, kan?
Takako: Benar...
~
Takako: Aku pergi menelepon sejak tadi, untuk persiapan pemakaman Kak Saki...
Yoshiya: Aku di depan komputer, chatting dengan kawan liarku.
~
Kogoro: Liar? Maksudmu teman dalam kegiatan permainan pertahanan hidup?
Yoshiya: Ya, aku seorang instruktur di perkemahan sekitar sini...
--Sebulan sekali, kami melakukan kegiatan itu bersama-sama!
~
Kogoro: Oh, kalau begitu kau pasti kenal betul dengan keadaan hutan di sekitar sini...
Yoshiya: Ya, lumayan...
--Tapi tak sehebat Miyuki yang sering mengumpulkan tetumbuhan dengan Ibu...
~
Kogoro: Oh, apa Bu Satomi masih tidur?
Takako: Ya, aku sudah memastikannya ia tertidur di kamarnya.
Ran: Omong-omong, di mana Conan dan Hattori?
Kazuha: Kami belum melihat mereka...
~
Kogoro: Paling-paling mereka syok karena ketakutan...
--Karena mereka kira itu hanya sebuah trik, tapi toh mereka sudah melihat yang asli dengan mata mereka sendiri.
*Page 6
Ran: Oh, di sini rupanya!
Kazuha: Benar-benar tidak bersemangat...
~
Ran: Sudahlah, lupakan saja!
Kazuha: Benar! Di dunia ini ada beberapa hal aneh yang tetap tak bisa kau percaya mau sebagaimana kau memikirkannya juga!
~
Heiji: Hal aneh yang tak dapat dimengerti?
Conan: Maksudnya?
~
Ran: Tentu saja tentang siluman anjing!
Kazuha: Kau melihatnya juga, kan, Heiji? Monster jahat itu!
~
Ran: Ayah bilang kalian bahkan melihat jejak kaki yang terbakar itu dari dekat...
Heiji: Oh, tentang trik jejak kaki itu...
*Page 7
Heiji: Kazuha, berdasarkan bau bawang busuk yang kau cium ketika kau jatuh...
Conan: Dan suara keretak dan letupan yang Kak Ran dengar... akhirnya kami mengetahui triknya!
~
Ran & Kazuha: A-apa!?
Conan: Jejak kaki yang terbakar itu terus berlanjut sampai 20 meter...
Heiji: Dan keihatannya ada sesuatu yang telah diseret di atas tanah itu!
~
Heiji: Yang masih kami pikirkan adalah badannya yang berapi itu...
Conan: Ya... Api itu cukup besar untuk membakar Pak Tomoaki. Tapi, bagaimana bisa tubuh anjing diselimuti api seperti itu?
~
Heiji: Kalau suatu pakaian dikenakan pada anjing itu, pasti anjingnya mati dan bangkainya bisa ditemukan di sekitarnya, kan?
Conan: Dan jika si pelaku membawa tabung pemadam kebakaran atau ember berisi air, pasti benda itu bisa ditemukan tak jauh.
~
Heiji: Bisa juga si pelaku menunggu si anjing di suatu truk dan mematikan apinya di sana, memang buktinya tidak akan ditemukan, tapi...
--tidak ada jejak truk ataupun suara mesinnya.
~
Heiji: Ke arah mana anjing itu menghilang?
Conan: Kalau benar-benar terbakar, sih, kita bisa melihatnya saat kita bergegas ke tempat Pak Tomoaki.
Kazuha: Oh, anjingnya tak disana?
*Page 8
Conan: Ya, seperti ditelan begitu saja oleh kegelapan...
Ran: Ditelan?
Kazuha: Maksudmu anjingnya dimakan kegelapan?
~
Miyuki: Kau mau memakannya, kan?
Ran: Apa!?
Kazuha: Me-memakannya!?
~
Miyuki: Makan malam... Kalau mau makan, biar aku panaskan dulu, ya?
Heiji: Ya, kami mau makan!
Conan: Aku lapar!
~
Miyuki: Baiklah, akan kusiapkan.
Heiji: Ah, aku ingin bertanya sesuatu.
~
Heiji: Tentang bolanya...
--Apa di kepalamu terlintas sesuatu?
~
Miyuki: Eh?
Heiji: Pertama, bola pachinko... Lalu, bola pingpong, mutiara, kelereng, dan sekarang bawang.
--Pelakunya selalu menjatuhkan sesuatu di setiap kasusnya.
~
Conan: Apa ada semacam hubungan antara keluarga Inubushi ini dan bola?
Miyuki: Kalau bola, yang terbenak di pikiranku adalah...
*Page 9
Miyuki: Nama keluargaku dulu...
--Namaku Tamaki. Waktu aku kecil pun, aku dipanggil "Tama-chan".
Note: "Tama" adalah bola/batu dalam bhs. Jepang.
Ran & Kazuha: Ta-Tama-chan!?
Miyuki: Ah, tapi jangan tuduh aku sebagai pelaku hanya gara-gara itu!
--Aku tak pernah dipanggil begitu oleh orang-orang di sini...
Heiji: Apa kau tahu nama keluarga saudara-saudaramu yang dulu?
Miyuki: Tidak... Aku orang terakhir yang tinggal dan diadopsi di keluarga ini.
~
Ran: Oh, anda kan yang paling muda di antara yang lain, ya.
Miyuki: Ya, aku dikandung ketika ayahku, Presdir Tsunechika, berumur 50-an...
~
Miyuki: Namaku juga... Kudengar asalnya "Chikae", dengan satu huruf yang diambil dari nama ayah. Tapi ibuku tak suka, jadilah namaku seperti sekarang ini.
--Ibuku tak terlalu suka ayah... Katanya dia seperti ditipu dan dicampakkan begitu saja oleh orang kaya...
~
Kazuha: Kalau begitu, mengapa kau kemari?
Ran: Setelah mendengar keluhan-keluahan ibumu, bukannya kau seharusnya menjadi enggan?
Miyuki: Sebenarnya aku tak berniat datang kemari, tapi...
~
Miyuki: Beberapa waktu setelah ibuku meninggal, aku menerima surat dari ayah...
Kazuha: Surat?
*Page 10
Miyuki: "Aku tak punya banyak lagi...
--Kalau kau mau memaafkanku, datanglah ke keluarga Inubushi dan lindungi sang putri untukku..." Begitu katanya.
~
Miyuki: Kudengar yang lain juga mendapat surat yang sama...
Conan: "Sang putri"...
Heiji: Siapa itu?
~
Kazuha: Jangan-jangan Kak Miyuki? Di namanya ada satu huruf yang berarti "putri", kan?
Heiji: Bodoh! Mana mungkin dia mengirip surat pada sang putri itu sendiri sementara menyuruh melindungi sang putri?
Miyuki: Awalnya aku jugatidak tahu, tapi...
~
Miyuki: Saat aku datang kemari, aku baru sadar bahwa sang putri yang dimaksud adalah Ibu Satomi!
--Semua pelayan juga memanggilnya "tuan putri"...
~
Conan: Kenapa harus begitu?
Miyuki: Pelayannya bilang, itu karena aahku selalu memanggilnya "putri"...
--Ibu juga biasanya suka bercanda pada para pelayan untuk berhenti memanggilnya "putri" karena malu...
Ran: Mungkin karena rumah ini seperti istana?
Kazuha: Benar juga! Presdir Tsunechika pasti selalu merasa bahwa dirinya adalah raja...
~
Miyuki: Oh ya, untuk namaku, hanya Miyuki yang ditulis dengan kanji yang berbeda, dan kanji "putri" ditambahkan karena saran ibuku...
--Jadi sejak awal aku bukan "putri"...
Heiji: Kau mengganti namamu?
*Page 11
Miyuki: Ya... Ibuku bilang, "Mengapa tak jadi putri saja dan tinggal di istana ini?"
Ran: Wah...
~
Miyuki: Omong-omong soal nama, Kak Shinichi yang meninggal di Tokyo pernah bilang bahwa namanya juga diganti tepat sebelum ibu kandungnya membuat akta kelahiran.
Conan: Tepat sebelumnya?
~
Miyuki: Ya, dulunya ditulis dengan kanji "hi" dari kata "kebajikan" yang dibaca "Hitoshi"...
Heiji: Mengapa diganti?
~
Miyuki: Kalau tidak salah, ayah pikir kalau nama Kak Shinichi hanya ditulis dengan kanji "Hitoshi", akan terlalu simpel.
Heiji: Yah, kanji "Hitoshi" hanya memiliki sedikit goresan... tentu saja akan simpel.
~
Miyuki: Lalu, nama Kak Takako, kalau ia lelaki namanya akan ditulis dengan kanji "kou" dari kata "renungan" dan kanji "ki" dari "musim", jadi akan berbunyi "Kouki".
--Kalau saja Kak Yoshiya perempuan, namanya akan berbunyi "Yuuka" dari kata "kuil Yuutenka" dan "bunga".
Note: Orang Jepang mengambil huruf namanya dari kanji dari sebuah kata.
~
Miyuki: Lalu, nama "Chiharu" dari kata "musim semi" akan diberikan pada Kak Tomoaki kalau dia perempuan.
Heiji: Begitukah?
Conan: Apa semua nama itu pemberian dari sang ayah?
~
Miyuki: Iya... Almarhum Kak Keiji, Kak Miwako, dan Kak Saki pun bilang begitu!
Heiji: Sepertinya ada rahasia di balik nama!
Conan: Hm!
*Page 12
Miyuki: Tapi... benarkah kalau si pelaku sengaja mengadopsi anak dan memusnahkan satu per satu keturunan Inubushi?
Heji: Kita masih belum tahu...
--Tapi kita tahu bahwa sesorang telah menggunakan suatu trik untuk melakukan pembunuhan berantai...
~
Heiji: Dan bahkan, kami telah...
--mengambil suatu petunjuk mekanis di balik siluman anjing!
~
Kazuha: Itu potongan baju apa?
~
Conan: Itu terjatuh di suatu tempat dekat Pak Tomoaki diserang...
Heiji: Tidak ada tanda-tanda telah terbakar atau bau minyak tanah, tapi tak salah lagi, ini telah digunakan untuk sesuatu!
~
Takako: Kalau kau sudah menemukan bukti, mengapa tak segera menyerahkannya pada polisi?
Miyuki: Kak Takako!
Heiji: Ah, kami baru saja mau menyerahkannya...
~
Takako: Oh ya, Miyuki, kompor di dapur masih menyala...
Miyuki: O-oh! Maaf! Aku akan segera kembali ke dapur!
~
Conan: Kita makan malam dulu saja!
Heiji: Oke!
~
Heiji: Sebelum makan, beritahu apa yang orang-orang di rumah sedang lakukan ketika ada kejadian!
*Page 13
Kazuha: Hei, Ran...
--Apa kau mengerti pertanyaan ini?
Ran: Hm, petunjuknya adalah, "yameura no meko"... "Coba pikirkan itu setelah memakai kacamata", kan?
TV portable (?): Baiklah, waktunya 60 menit!
~
Heiji: Kalian sedang apa?
Ran: Kami sedang menonton siaran ulang kuis tengah malam...
Kazuha: Sangat menarik!
~
Conan: Mengapa tidak tidur saja? Hampir jam 1, kan.
Heiji: Futonnya digelar di ruang tamu, ya?
Ran: Karena kalau kami memikirkan siluman anjing yang bisa saja ada di sekitar...
Kazuha: Kami jadi tidak bisa tidur!
~
Heiji: Ayolah...
Kazuha: Kalau begitu, apa kau bisa memecahkan kode ini?
--Kalau kau berhasil, kami akan pergi tidur!
TV portable: 30 detik lagi!
~
Ran: Mungkin Conan bisa, kau kan memakai kacamata...
Conan: Maksud mereka adalah mengganti huruf "me" dengan "ne"
Heiji: Kalau kau mengganti "me" dengan "ne" di kodenya...
*Page 14
TV: "Yaneura no neko!" Kucing di loteng!
--Yak, benar!
~
Kazuha: Oooh, aku mengerti! Karena kacamata!
Note: Kacamata = megane = me ga ne = me adalah ne.
Ran: Kalau mengganti "me" menjadi "ne", semua akan jelas!
~
Begitu...
Inilah trik di balik siluman anjing!
Yang berarti, pelakunya adalah...
Bukan siapa-siapa selain orang itu...
*Page 15
?: Eh? Ibu melakukan apa!?
Miyuki: Ibu jatuh!?
Yoshiya: Ya, sepertinya ia ingin keluar dari futon...
~
Heiji: Oh...
--Jadi ketika Bu Takako mendengar keributan di koridor, Ibu Satomi terjatuh di depan teras?
Takako: Iya...
Tomoaki: Mengapa ini bisa terjadi ketika aku sedang di kamar mandi?
~
Conan: Ada beberapa benda yang menggelinding...
Heji: Manik-manik?
~
Air mata?
~
Tu-tunggu!
*Page 16
Tasbih? Ada 8 manik-manik yang digenggamnya...
~
Manik-manik ke-4 dari kanan adalah yang kecil...
Manik-manik...
8...
Anjing...
~
Itu dia!
Ini adalah cerita itu!
~
Dalam kata lain, Bu Satomi mengetahui...
...siapa pelaku pembunuhan berantai ini!
Sidetext: Siapakah pelaku yang ditunjukkan oleh tasbih? Chapter depan: Resolusi!
###
Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!