<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<title>Mangahelpers Translations</title>
	<id>https://mangahelpers.com/translators/rss</id>
	<updated>2011-01-15T06:09:54+00:00</updated>
    <icon>/favicon.ico</icon>
	<author>
        <name>MangaHelpers Admins</name>
        <email>admin@mangahelpers.com</email>
    </author>
	<link href="https://mangahelpers.com/translators/rss" rel="self" />
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/gwilthyunman/releases/27144</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Urooboe Uroboros Oneshot  by Gwilthyunman</title>
        <updated>2011-01-15T06:09:54+00:00</updated>
        <author>
            <name>Gwilthyunman</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/gwilthyunman/releases/27144" />
        <summary type="html"><div class="important">Reserved for Manga:Code Scanlation</div><div class="important">ENG TL: Raiyuu<br />Proofreader: Anna-Mary</div><br /><br />===Hal 1===<br />[Kakak beradik yang dirumorkan adalah Uroboros...!?]<br />[Urooboe Uroboros]<br />[Uroboros Yang Setengah Terlupakan]<br /><br />===Hal 2===<br />[Kakizaki: Tepat 2 minggu setelah aku pindah sekolah]<br />[Kakizaki: terjadi insiden di halaman tengah]<br /><br />Minagi: Kelas 2-2, Kakizaki-kun.<br />Minagi: Aku memohon kepadamu dengan sunguh-sungguh.<br />[Spidol di tangannya - Pertanda akan datangnya badai...!?]<br /><br />===Hal 3===<br />Minagi: Tak apa untuk mengatakan &quot;ya&quot;!<br />[Minagi: &quot;Hari ini setelah sekolah, kamu akan dipanggil oleh seorang gadis manis dari kelas 1.&quot;]<br />[Minagi: &quot;Dan kau akan diajak kencan oleh gadis manis itu.&quot;]<br /><br />===Hal 4===<br />Tobari: Maukah kau berkencan denganku?<br />Tobari: Ini cinta pada pandangan pertama!<br /><br />[Minagi: &quot;Yang harus kamu lakukan hanyalah menjawab.&quot;]<br />[Minagi: &quot;Tentu saja,<br />[Minagi: tak apa untuk mengatakan 'ya'.&quot;]<br /><br />Koyama: Mereka adalah kakak beradik Harimoto.<br /><br />===Hal 5===<br />Kakizaki: Kakak beradik Harimoto?<br />Kakizaki: Jadi mereka berdua bersaudara?<br />[Kakizaki Kokera]<br />[Tinggi: 170cm]<br />[Ciri khas: Penggila kebersihan]<br />[Bidang khusus: Murid pindahan bermata kucing]<br /><br />Koyama: Ya, mungkin, aku juga tak tahu.<br />Koyama: Mereka berdua tidak seperti yang lainnya.<br />[Koyama Sukuna]<br />[Tinggi: 148cm]<br />[Ciri khas: Kepala yang dibalut]<br />[Bidang khusus: Penjual informasi]<br /><br />Kakizaki: Saudara, ya? Mereka tidak mirip sama sekali.<br />Koyama: Yap, benar.<br />Koyama: Bukankah mereka berdua memiliki gambar ular dibelakang seragam mereka?<br />Kakizaki: Hah? Iya juga...<br />Koyama: Benar.<br />Koyama: Tidak salah lagi.<br /><br />Koyama: Kelas 3-3, Harimoto Minagi, dan kelas 1-1, Harimoto Tobari.<br />Koyama: Semua orang di sekolah tahu mereka.<br />Koyama: Mereka adalah selebriti.<br /><br />===Hal 6===<br />Koyama: Bagaimanapun, mereka berdua adalah pasangan yang kasar.<br />Koyama: Tentunya dengan para murid. Mereka tidak membiarkan sedikitpun kekasaran mereka terdengar oleh para guru.<br />[Harimoto Minagi]<br />[Tinggi: 158cm]<br />[Lari 100m: 9 detik]<br />[Bidang khusus: Kuncir dua yang mematikan]<br />[Harimoto Tobari]<br />[Tinggi: 158cm]<br />[Genre favorit: Sci-Fi]<br />[Bidang khusus: Mata Empat jenius]<br /><br />Koyama: Mau mendengar rumor terbaru?<br />Koyama: Sekolah kita memiliki klub kendo yang hebat.<br /><br />Koyama: Seseorang tanpa sengaja menabrak Harimoto Junior ketika berlari.<br /><br />Koyama: Beberapa jam kemudian, Harimoto Senior datang sendirian ke aula klub kendo.<br />Koyama: Dia menghajar semua anggota di klub kendo.<br />Koyama: Banyak dari anggotanya yang masuk rumah sakit. Turnamen selanjutnya yang mereka ikuti tidak ada harapan.<br /><br />===Hal 7===<br />Kakizaki: Haaah.<br />Koyama: Hah? Itu reaksi yang sangat tak terduga.<br />Kakizaki: Bukan apa-apa. Aku pikir dia mungkin mampu melakukan semua itu.<br /><br />Kakizaki: ...Tapi, ya...<br />Kakizaki: Mendengar cerita itu, aku jadi berpikir kalau dia melakukannya demi adik perempuannya.<br />Koyama: Ya, itu benar.<br /><br />Kakizaki: Tapi, Tobari adalah anak yang pendiam.<br />Koyama: Aku dengar apa yang kamu bilang.<br />Koyama: Oh ya Kakizaki, apa jawabanmu?<br />Kakizaki: Hah? Aku menolaknya.<br /><br />===Hal 8===<br />Kakizaki: Ah.<br />Kakizaki: Hei Koyama, gadis itu...<br />Kakizaki: Lihat, di...<br /><br />Kakizaki: .........<br />Kakizaki: sana?<br /><br />Kakizaki: Ayolah, Koyama...<br />Koyama: Bisakah kau tidak berbicara denganku? Aku tiba-tiba sibuk menghitung banyak goresan yang ada di huruf &quot;添&quot;.<br /><br />Kakizaki: Kita sudah berteman sejak aku pindah kesini.<br />Koyama: Ah, sebenarnya itu adalah permintaan dari guru.<br />Koyama: Um, lihat, dia akan...<br /><br />===Hal 9===<br />Kakizaki: Biarkan aku mengatakannya dulu, aku mengerti maksud dari ancaman yang kau buat...<br />Minagi: ?<br />Minagi: Apa maksudmu?<br />Minagi: Aku datang untuk berterimakasih, Kakizaki-kun. Terima kasih telah menerima permintaan Tobari!<br /><br />Minagi: Dan sekarang, permintaanku selanjutnya!<br />Kakizaki: Uh...<br />Kakizaki: Ada apa...<br />Minagi: Berikutnya, ajak Tobari berkencan!<br />[Koyama: Ah,]<br />[Koyama: jadi penolakan itu kalah juga dibawah ancaman...]<br /><br />Minagi: Tak apa untuk mengatakan 'ya'!<br />Minagi: Ajak dia hari ini, untuk berkencan pada hari Sabtu lusa.<br /><br />Minagi: Aku punya sedikit waktu luang setelah sekolah pada hari itu.<br />[Kakizaki: rentetan pemikiran!]<br />Minagi: Ini hanya bisnis.<br />Minagi: Jadi, selamat tinggal.<br /><br />===Hal 10===<br />Koyama: Apa kau tidak apa-apa, teman?<br />Murid: Apa dia sudah pergi?<br />Murid: Haah.<br />Kakizaki: Aku baik-baik saja, siapapun kamu.<br /><br />Koyama: Aaawww, apa? Lihat aku!<br />Kakizaki: Keluar dari bawah sana!<br /><br />Kakizaki: ...<br />Kakizaki: Gadis itu benar-benar overprotektif terhadap adiknya.<br /><br />Kakizaki: Oh ya, Koyama,<br />Kakizaki: kamu bilang dia itu kasar, tapi aku bisa bilang kalau itu lebih ke kekuatan militer.<br />Koyama: Mengapa kau berkata seperti itu?<br /><br />Kakizaki: Dia memiliki tubuh dari seniman bela diri, spesialis pertempuran tangan kosong.<br />Kakizaki: Aku bisa langsung lihat bahwa dia memiliki keseimbangan yang sempurna.<br /><br />===Hal 11===<br />Koyama: Itu mengingatkanku, aku dengar kalau kakak beradik Harimoto tinggal di Dojo atau apa.<br />Koyama: Kamu mengerti hal ini karena kamu berlatih bela diri juga kan, Kakizaki?<br />Kakizaki: Hah?<br />Kakizaki: Ya, pada zaman dahulu kala.<br /><br />Kakizaki: Dojo, ya...<br />Kakizaki: Itu sedikit tidak normal.<br /><br />Koyama: Ya, ada legenda dari saat mereka masih murid SMP.<br />Kakizaki: Legenda?<br /><br />Koyama: Iya, semacam legenda kota.<br /><br />Koyama: Kau pasti belum mendengar ini karena kau baru saja pindah kesini. Dulu, keadaan kota ini sangat buruk.<br />Koyama: Kekacauan pun ada dimana-mana, setiap hari.<br />Koyama: 5 tahun lalu, situasi itu dirapikan oleh kekuatan dari seorang murid SMP.<br />Koyama: Kekerasan yang luar biasa itu!<br /><br />===Hal 12===<br />Koyama: Kau benar dalam mengatakan &quot;kekuatan militer&quot;.<br />Koyama: Itu benar-benar luar biasa.<br />Koyama: Orang yang dikalahkannya sangat ketakutan sampai mereka tidak mengingat wajah dari murid SMP itu.<br />Koyama: Satu-satunya yang sangat diingat adalah gambar di belakang jaket murid itu.<br />Koyama: Sehingga dia memiliki panggilan &quot;Urooboe Uroboros&quot;*!<br />*)Urooboe Uroboros = Uroboros yang setengah terlupakan.<br /><br />Koyama: Tapi, apakah legenda ini benar-benar nyata?<br />Koyama: Ada legenda kota yang mengatakan kalau Uroboros akan datang setiap kali ada keributan.<br />Koyama: Konon jiwanya sekarang berada di dalam Harimoto Senior.<br /><br />===Hal 13===<br />Kakizaki: Kekuatan macam apa yang bisa membuat spidol ini menancap seperti ini?<br />Kakizaki: Ini tidak mau keluar...<br /><br />Kakizaki: Akhirnya...<br /><br />Kakizaki: .....<br />Kakizaki: Ini benar-benar hanya sebuah spidol.<br />Kakizaki: bahkan tidak rusak.<br /><br />Kakizaki: Seperti yang kuduga, itu bukan hanya teknik yang kuat.<br />Kakizaki: Kekuatannya bergabung dengan emosinya.<br /><br />Kakizaki: Apa kau mengerti itu,<br />Kakizaki: atau aku harus menjelaskannya lagi, Harimoto Junior?<br />Tobari: !<br /><br />===Hal 14===<br />Tobari: Ka... Kakizaki-senpai... Uh, um...<br />Tobari: Uh... um...<br />Tobari: Aku, er...<br />Tobari: Yah, itu...<br /><br />Tobari: Aku-<br /><br />Tobari: ADUH!<br /><br />[Kakizaki: Ular Uroboros di punggungnya...]<br />[Kakizaki: sama dengan kakaknya?]<br /><br />Tobari: Aduduh, sakit...<br />Tobari: Tidak,<br />Tobari: jangan khawatir.<br />Tobari: Oke,<br />Tobari: Aku baik-baik saja.<br />Tobari: Se-selamat pagi...<br /><br />===Hal 15===<br />Tobari: Itu, um...<br />Tobari: Maaf, aku sangat canggung...<br />Tobari: Kau mengagetkanku, Kakizaki-senpai.<br />Tobari: Haaah..<br /><br />Kakizaki: Kau memang...<br />Kakizaki: tidak seperti adik dari Uroboros.<br /><br />Tobari: Kau sudah bertemu dengan kakakku?<br /><br />Kakizaki: Aku menemuinya dan kali ini dia berkata aku harus mengajakmu kencan.<br />Kakizaki: Apakah dia benar-benar menanyakan ini atas namamu?<br />Kakizaki: Hanyasaja , aku mendengar cerita tentang klub kendo-<br />Tobari: ITU TIDAK BENAR!<br /><br />===Hal 16===<br />Tobari: Aku tidak pernah bertanya seperti itu!<br />Tobari: Aku tidak mengerti!<br />Tobari: Kenapa &quot;kali ini&quot;?<br />Tobari: Apa yang dia katakan sebelumnya?<br />Kakizaki: Hei... tunggu...<br /><br />[Kakizaki: Bukankah dia sudah tahu...?]<br />Tobari: Lagi-lagi, kakak...<br /><br />Tobari: Kalau kakak mengatakan sesuatu, aku harus benar-benar menghentikannya!<br />Tobari: Kakizaki-senpai, tolong abaikan semua yang kakakku katakan!<br />Kakizaki: ...<br /><br />Tobari: Dia bertanya atas namaku...<br />Tobari: berarti...<br /><br />Tobari: Kakizaki-senpai, tyolong berkencan denganku!<br />Kakizaki: !<br />[Kakizaki: tyolong...?]<br /><br />===Hal 17===<br />Kakizaki: Tidak, tidak... Aku yang seharusnya mengajakmu.<br />Kakizaki: Aku sudah janji pada kakakmu.<br />Kakizaki: Tapi apa kau benar-benar tidak menyuruh kakakmu untuk melakukan ini?<br />Tobari: Tentu saja tidak!<br /><br />Tobari: Kakak selalu melakukan hal seperti ini.<br />Tobari: Selalu, selalu, selalu.<br /><br />Tobari: Dia berbicara demi aku.<br />Tobari: Dengan sengaja, dengan sengaja, dengan sengaja...<br />Tobari: Aku harus menghentikannya di klub kendo<br />Tobari: tapi jika itu memuaskannya...<br />Tobari: Dia bisa melakukan hal buruk...<br /><br />Tobari: Tapi!<br />Tobari: Aku masih menyukaimu, Kakizaki-senpai! Walaupun kakak campur tangan dalam semuanya!<br /><br />Kakizaki: ...<br />Kakizaki: Maaf, aku seharusnya mempercayaimu.<br />Kakizaki: ...Tapi,<br /><br />Kakizaki: Kau tidak benar-benar<br />Kakizaki: menyukaiku, bukan?<br /><br />Tobari: Itu tidak benar.<br />Tobari: Bagaimana dengan sifat baikmu?<br /><br />===Hal 18===<br />Kakizaki: Aku tahu itu. Aku mengusir gadis muda.<br />Tobari: bu-bukan itu maksudku! Kau sangat ke-keren, Kakizaki-senpai! Bagaimanapun, cinta pandangan pertama menentang semua logika!<br /><br />Kakizaki: Bukan itu...<br />Kakizaki: Bukankah seharusnya kau mengatakan kalau cinta pertama benar-benar di luar logika?<br /><br />Tobari: ...<br /><br />Kakizaki: Ini rencana kakakmu.<br />Kakizaki: Pada dasarnya, aku adalah murid pindahan...<br />Kakizaki: dan tidak tahu apa-apa tentang kalian berdua. Membuatku satu-satunya pilihan untuk mengencanimu.<br /><br />Tobari: KAKIZAKI-SENPAI!!<br /><br />===Hal 19===<br />Tobari: AKU... AKU MENCINTAIMU!<br />Tobari: AKU MENCINTAIMU AKU MENCINTAIMU AKU MENCINTAIMU AKU MENCINTAIMU!<br />Tobari: AKU MENCINTAIMU, Kakizaki-senpai, MENCINTAIMU MENCINTAIMU MENCINTAIMU MENCINTAIMU!<br /><br />Tobari: Dan kupikir aku masih mencintai kakak juga...<br /><br />Kakizaki: ...Kebiasaan buruk itu<br />Kakizaki: harus kamu hilangkan.<br /><br />Tobari: Eh...? Apa itu...?<br />Kakizaki: Ah, itu tidak berbahaya.<br />Kakizaki: Sangat tidak berbahaya.<br /><br />===Hal 20===<br />SFX: Tap tap tap tap<br />Koyama: Kalau kamu mau menemui Harimoto Senior, kamu akan menemukannya diujung koridor lantai tiga.<br />Koyama: Eh? Kita berdua? Maaf, aku harus bermeditasi mengenai seberapa miripnya kanji &quot;membuat&quot; dan &quot;ledakan&quot; yang kurasakan.<br /><br />Kakizaki: ...<br />Kakizaki: Aku masih tidak mengerti apa yang dia lakukan.<br /><br />Kakizaki: U-um, permisi.<br />Kakizaki: Apa kau disana, Harimoto-senpai?<br /><br />===Hal 21===<br />Minagi: ...<br />Minagi: Umm... Kaki... apa gitu, kan?<br /><br />Kakizaki: ...namaku &quot;Kakizaki&quot;.<br />Kakizaki: Kakizaki Kokera.<br /><br />Minagi: Oh ya, itu dia.<br />Minagi: Aku sulit mengingat nama orang.<br />Minagi: Jadi, Kakizaki-kun, apa maumu?<br /><br />Kakizaki: Hanya melaporkan kalau aku sudah mengajak adikmu berkencan seperti yang kamu mau.<br />Minagi: Benarkah?<br />Minagi: Aku bilang terima kasih,<br />Minagi: Terima kasih.<br />Minagi: Aku akan ikut pada hari itu.<br /><br />[Kakizaki: sudah kuduga.]<br />Minagi: Untuk memastikan Tobari tidak mengacaukannya.<br /><br />Kakizaki: ...<br />Kakizaki: Adikmu memang benar-benar manis.<br /><br />===Hal 22===<br />Kakizaki: Bukankah ini sedikit berlebihan?<br />Kakizaki: Uroboros, maksudku, Ular yang digambarkan memakan ekornya sendiri.<br /><br />Kakizaki: Tapi untukku, itu terlihat seolah-olah sifatmu sangat membahayakan bagi adikmu.<br /><br />Minagi: Semua yang kudengar hanya kata-katamu yang tak masuk akal.<br />Minagi: Jangan percaya semua yang kau dengar tentang Tobari.<br /><br />Minagi: Tobari adalah segalanya bagiku.<br />Minagi: Itulah maksud dari semua itu, Kakizaki-kun.<br /><br />Minagi: Kupikir kau tidak akan mengerti...<br />Minagi: Aku akan melakukan apapun untuknya.<br />Minagi: Walaupun tubuh ini dimakan oleh sang ular.<br /><br />===Hal 23===<br />Minagi: Pada umumnya, aku tidak seperti Uroboros.<br />Kakizaki: Eh?<br /><br />Minagi: Tapi aku mendapatkan kekuatan dari pemikiran semua orang kalau aku sekutu dari roh keadilan.<br />Minagi: Aku hanya meminjamnya.<br /><br />Kakizaki: Benar.<br />Kakizaki: Ada sesuatu yang aneh tentang bagaimana legenda kota ini ditemukan.<br />Kakizaki: Apakah itu demi adikmu juga?<br />Minagi: Itu benar.<br />Minagi: Semenjak kami meninggalkan SMP, aku telah menghajar semua orang yang membuat Tobari terluka.<br />Minagi: Bagaimanapun juga, legenda kota hanyalah sebuah gosip.<br /><br />Minagi: Walaupun...<br />Minagi: benar-benar ada perkelahian yang terjadi.<br />Minagi: Jika pahlawan itu benar-benar ada, aku yakin dia memiliki keinginan besar untuk satu pertandingan lagi.<br /><br />===Hal 24===<br />Kakizaki: ...Apakah tidak apa-apa untukmu mengatakan semua ini kepadaku?<br />Minagi: Aku tidak mau menyembunyikan rahasia dari pacar adikku.<br />Minagi: Selain itu, itu tidak akan menjadi masalah lagi setelah Tobari masuk SMA.<br /><br />Minagi: Tobari bukan orang yang suka bertarung sepertiku.<br />Minagi: Jadi, aku tidak punya pilihan lain selain menjadi lebih kuat.<br /><br />[Kakizaki: Tentunya dia tidak menjadi sekuat itu hanya untuk adiknya?]<br />Minagi: Ngomong-ngomong, Kakizaki-kun, apa tujuanmu?<br /><br />Kakizaki: Eh?<br />Minagi: Berpura-pura bodohlah semaumu.<br />Minagi: Tapi kau memiliki tubuh seorang petarung.<br /><br />Minagi: Aku bisa melihat hal seperti ini.<br /><br />Kakizaki: ...Ceritanya panjang.<br /><br />===Hal 25===<br />Kakizaki: Baiklah, sayang aku tidak mendapatkan informasi darimu.<br />Kakizaki: Aku akan pulang sekarang.<br /><br />Kakizaki: Aku tidak akan tinggal lebih lama disini.<br />Kakizaki: Itu adalah sifat buruk yang harus kuperbaiki.<br /><br />Kakizaki: Oh iya, maukah kamu memberitahukan adikmu kalau aku berubah pikiran?<br />Kakizaki: Aku akan mengambil tempat kakaknya.<br /><br />Minagi: ...Kakizaki Kokera, ya...?<br />Minagi: Aku harusnya mengingat nama itu.<br />Minagi: Hmph.<br />Minagi: Dia ternyata adalah orang yang bisa mengalahkanku.<br /><br />===Hal 26===<br />Minagi: Ini aku, apa yang kau mau?<br />Tobari: Jangan bilang &quot;apa yang kau mau&quot;, kakak.<br /><br />Tobari: Kakak, kau mengancam Kakizaki-senpai!<br />Minagi: Maksudmu kamu tidak senang kalau dia mengajakmu berkencan?<br /><br />Tobari: Jangan memutarbalikkan kata-kataku!<br />Tobari: Kau seharusnya tidak berbicara atas namaku!<br /><br />Minagi: Lalu, apa yang bisa kulakukan untukmu?<br />Minagi: Kau bisa menyerahkan semuanya kepadaku.<br /><br />Tobari: Pokoknya... aku berpacaran dengan Kakizaki-senpai sekarang.<br /><br />Tobari: Kakizaki-senpai akan melindungiku dari sekarang!<br />Tobari: Kau bisa tinggalkan aku sendiri, kakak!<br />Minagi: Apa maksudmu? Kau selalu saja ragu-ragu.<br /><br />===Hal 27===<br />Minagi: Tak ada orang lain yang melindungimu.<br />Minagi: Apa yang bisa dia lakukan untukmu sementara aku tidak?<br />Minagi: Tenanglah. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.<br />Minagi: Aku akan pergi denganmu saat kau berkencan.<br /><br />Minagi: Tampaknya,<br />Minagi: Kakizaki-kun sedikit egois menurutku...<br />SFX: *Klik*<br />*beep*<br />*beep*<br /><br />Tobari: Setelah semua itu...<br />Tobari: tidak ada yang berubah...<br />Tobari: Tidak ada...<br />[Minagi: Apa yang bisa dia lakukan untukmu...]<br /><br />===Hal 28===<br />Orang: Tobari menangis lagi.<br /><br />Orang: Kenapa dia menangis sebelum pertandingan?<br />Orang: Anak ini benar-benar penakut.<br /><br />Minagi: Tidak apa!<br /><br />Minagi: Kakak akan menjadi kuat untuk Tobari!<br />Minagi: Kau bisa mengandalkan kakakmu!<br /><br />[Tobari: Awalnya, itu membuatku senang.]<br />[Tobari: Setiap kali aku melakukan kesalahan]<br />[Tobari: atau mengganggu seseorang]<br />[Tobari: Kakak selalu memaafkanku.]<br /><br />===Hal 29===<br />Minagi: Tobari!<br />Minagi: Aku menghajar orang jahat ini!<br /><br />Minagi: Kakak menang lagi!<br /><br />[Tobari: Tapi...]<br />[Tobari: tapi ketika dia mengatakan hal seperti itu,]<br />[Tobari: dia tidak lagi membuatku senang.]<br /><br />Tobari: ...<br /><br />Tobari: Jadi Kakizaki-senpai tidak cukup...<br />Tobari: Tapi yang lainnya takut sama kakak.<br /><br />Tobari: Tidak... Aku yakin tidak semua orang seperti itu...<br /><br />===Hal 30===<br />Tobari: !<br /><br />Tobari: Orang-orang itu... Mereka pasti dari klub kendo.<br />Tobari: Mereka baru saja keluar dari rumah sakit.<br /><br />Tobari: U-um...<br />Murid: WHOA!<br />Murid: AH!<br />Murid: KAMU...!<br /><br />Tobari: Tuan-tuan,<br />Tobari: Aku memohon kepadamu dengan sunguh-sungguh...<br /><br />===Hal 31===<br />Kakizaki: ...Baiklah. Aku mengerti rencana dasarnya.<br /><br />Kakizaki: Tapi ada satu atau 2 hal yang tidak kumengerti.<br />Kakizaki: Aku bermaksud untuk melindungi seseorang jadi aku tak punya pilihan lain selain melindunginya.<br />Kakizaki: Tapi tak ada yang melindungiku ketika aku melindunginya...<br /><br />Kakizaki: Mungkin aku seharusnya tidak membuka mulut besarku.<br />Kakizaki: Atau mungkin aku hanya berpikir berlebihan...<br />Koyama: KAKIZAKI!<br /><br />===Hal 32-33===<br />Kakizaki: Ada apa, Koyama?<br />Koyama: Ini gawat...<br />Koyama: Ada keributan besar disini!<br /><br />Koyama: Orang-orang dari klub kendo...<br />Koyama: Anggota dari klub kendo menantang Harimoto Senior!<br /><br />Minagi: ...<br />Minagi: Aku terus berhitung tapi hanya ada lima orang.<br />Minagi: AKu yakin ini belum semua?<br /><br />Murid: ...Kau menakuti mereka semua, Harimoto.<br /><br />Minagi: Ini bukan caramu untuk menantang musuh.<br />Minagi: Aku akan membiarkanmu mendapat bantuan, karena hanya ada 5 orang disini.<br />Murid: AP..!<br /><br />Murid: Lima orang sudah sangat cukup, Harimoto.<br /><br />===Hal 34===<br />Murid: Karena anggota lainnya sibuk menjaga adikmu!<br /><br />Murid: Mereka adalah orang-orang yang tidak mengikuti turnamen sebelumnya.<br /><br />Murid: Mengerti sekarang?<br />Murid: Keselamatan adikmu yang canggung terjamin.<br /><br />Tobari: Kakak...<br /><br />===Hal 35===<br />Tobari: Kakak jahat...<br /><br />Tobari: Kakak tidak pernah mau mengakuiku...<br />Tobari: Tapi dia selalu mendukungku ketika aku membuat kesalahan atau mengganggu orang...<br />Tobari: Aku telah mengatakan maaf semenjak aku cukup besar.<br />Tobari: Dia tumbuh terlalu cepat-<br /><br />Minagi: AKU MENGERTI!<br />Tobari: !<br /><br />Minagi: Kalian semua dapat memukulku sekali dengan shinai* itu.<br />*) Shinai = pedang kayu<br />Minagi: Setelah itu, Aku dengan rendah hati memintamu untuk melepaskan adikku!<br /><br />===Hal 36===<br />Tobari: ............<br /><br />Murid: ...<br />Minagi: Tak perlu khawatir. Tidak seorangpun dari kalian akan terluka seperti waktu itu.<br />Minagi: Ada apa? Tak apa untuk bilang-<br /><br />Murid: JANGAN MAIN-MAIN DENGAN KAMI!<br />Murid: TAK APA-APA BAGIKU JIKA KAMU KEHILANGAN AKALMU, HARIMOTO!!<br /><br />===Hal 37===<br />Tobari: EH!<br />Tobari: Kau bercanda...<br />Tobari: Kakak!?<br /><br />Murid: OORYAAAAA!<br /><br />Tobari: Kenapa...<br />Tobari: Ini salah...<br /><br />Tobari: Ini tidak seperti rencana...<br />Tobari: Semua yang bisa kulakukan...<br />Tobari: Ka...<br /><br />===Hal 38===<br />Tobari: Tidak, ini bukan salahku.<br />Tobari: Kakak jahat.<br />Tobari: Aku tidak salah.<br />Tobari: Aku tidak akan minta maaf.<br />Tobari: Tapi tidak baik kalau orang-orang itu menghajarnya...<br /><br />Tobari: Dia tidak peduli denganku.<br />Tobari: Tak apa jika dia dipukul habis-habisan!<br /><br />Tobari: Kakak bodoh.<br />Tobari: Kakak...<br /><br />Kakizaki: Pada zaman dahulu kala,<br />Kakizaki: setiap kali aku melihat orang-orang berkelahi, aku hanya harus bertindak sebagai pendamai.<br /><br />===Hal 39===<br />Kakizaki: Aduh,<br />Kakizaki: ini benar-benar sifat yang buruk.<br /><br />===Hal 40===<br />Murid: Kenapa dia tidak mau mengaku kalah?<br />Murid: Masih belum juga!?<br />Murid: Bodoh, dia akan pingsan segera setelah dia membuka matanya.<br /><br />Murid: Seperti Uroboros yang tidak bergerak sama sekali.<br />SFX: Haa<br />Murid: Apa kau hampir selesai?<br />SFX: haa<br />Murid: Tidak. Ini tidak akan berakhir.<br /><br />Murid: AKU AKAN MEMUKULNYA DENGAN SEKUAT TENAGA SEKARANG!!<br />Murid: LIMA PUKULAN TIDAK CUKUP.<br />Murid: ADA LEBIH DARI MEREKA BERASAL!!<br /><br />Kakizaki: Tidak.<br />Kakizaki: Perkelahian ini sudah selesai.<br /><br />===Hal 41===<br />Murid: Apa!<br /><br />Murid: Siapa itu? Hei, kamu!<br /><br />Kakizaki: &quot;Aku&quot;? Ya, aku bukan prajurit seperti dia. Aku hanyalah orang yang suka berkelahi.<br />Kakizaki: Aku tidak mempunyai kekuatan yang luar biasa seperti itu.<br />Kakizaki: Aku tidak &quot;membuat orang yang selamat takut&quot;.<br />Kakizaki: Hanya satu hal.<br />Kakizaki: Karena kau tidak akan melihat wajahku, kupikir itu hanya akan setengah diingat.<br /><br />===Hal 42===<br />Kakizaki: Kalian semua benar-benar menghajarnya, bukan...<br />Kakizaki: Kau suka bergantian memukul perempuan yang tidak melawan dengan shinai kalian? Tidak terlalu pintar, kan?<br />Kakizaki: Ini hanya pembayaran yang sama.<br /><br />Kakizaki: Istirahatlah dengan tenang.<br /><br />Murid: Hah? Apa yang kau lakukan?<br />Murid: Oi, perlihatkan wajahmu...<br /><br />===Hal 43===<br />Murid: GGAH!<br />Kakizaki: Aku adalah sang ular.<br /><br />Minagi: ....<br />Minagi: !<br /><br />===Hal 44===<br />Minagi: ...Aku melepaskan nama Uroboros.<br />Minagi: Siapa kira kalau dia benar-benar ada?<br /><br />Murid: AP...<br />Murid: SIALAN!<br /><br />Minagi: Tapi...<br />Minagi: itu adalah cara bertarung yang aneh.<br /><br />===Hal 45===<br />Minagi: Dia seperti menggunakan gambar di punggungnya untuk mengalihkan perhatian mereka.<br />Minagi: Tentu saja. Itu jebakan. Dia membingungkan mereka dengan gerakan yang aneh itu.<br />Minagi: Kupikir itu cocok dengannya karena...<br />Minagi: Itu adalah taktik yang menyembunyikan identitasnya sampai akhir.<br />Minagi: Atau mungkin dia hanya seorang penakut yang takut dengan balas dendam.<br /><br />Kakizaki: Darimana ide ini muncul, kalau aku adalah sekutu keadilan?<br />Kakizaki: Pada awalnya, aku hanyalah seorang pendamai.<br />Kakizaki: Itu hanya sifat yang buruk.<br />Kakizaki: Setiap kali aku melihat orang-orang berkelahi, aku hanya harus bertindak sebagai pendamai.<br />Kakizaki: Tapi setelah beberapa saat, aku menjadi targetnya. Setiap kali aku harus mencoba dengan keras untuk menghajar orang jahat.<br />Kakizaki: Aku mengalahkan mereka, mereka kembali. Aku mengalahkan mereka, mereka kembali. Itu adalah sebuah putaran yang takkan berakhir, seperti aku memakan ekorku sendiri.<br /><br />===Hal 46-47===<br />Kakizaki: Aku mulai menyembunyikan identitasku untuk mencoba dan menghancurkan putaran itu.<br /><br />Murid: Gerakan itu membuatku merasa tak enak...<br />Murid: Jadi<br />Murid: Siapa kamu...<br />Murid: SIAPAKAH...<br /><br />Kakizaki: Saat-saat yang gawat menimbulkan tindakan yang nekat.<br />Kakizaki: Ya, ini cukup untuk satu hari.<br />Kakizaki: Mungkin kau seharusnya melarikan diri selagi kau bisa?<br /><br />===Hal 48===<br />[Kakizaki: Dia tidak akan kembali, kan?]<br />[Kakizaki: Aku tidak menjadi legenda kota dengan-nama-yang-aneh itu, kan?]<br /><br />Minagi: Itu benar-benar... tindakan yang pengecut untuk menyembunyikan wajahmu dibalik gambar di punggungmu itu dalam pertarungan.<br />Minagi: Mewaspadai balas dendam dan menjadi sekutu keadilan adalah hal yang berbeda jauh.<br /><br />Kakizaki: Itu kejam, bukan.<br />Kakizaki: Kurasa aku seharusnya tidak memulai perkelahian yang mustahil jika aku tidak berani untuk melanjutkannya.<br />Kakizaki: Tapi...<br /><br />Tobari: KAKAK!<br /><br />Tobari: ...Bodoh.<br />Tobari: Kau sangat bodoh... kakak.<br /><br />===Hal 49===<br />Tobari: Demi dirimu sendiri...<br />Tobari: Selalu, selalu demi dirimu sendiri...<br />Tobari: Apa kau bertanya?<br />Tobari: Kau tidak pernah bertanya ke aku.<br /><br />Tobari: Kau hanya menganggap kalau mereka menyanderaku sehingga kau bisa pamer.<br />Tobari: Coba dan mengertilah!<br />Tobari: Apakah kau tidak percaya denganku? Apakah aku sangat tidak dapat dipercaya?<br /><br />Tobari: Kau selalu menganggapku seperti bayi-<br /><br />Tobari: Kita bukan kembar siam, tahu!<br />Tobari: Kenapa kau membenci...<br /><br />Kakizaki: Sekarang, itu adalah bagianku.<br /><br />===Hal 50===<br />Kakizaki: ...<br />Kakizaki: Bagian kakakmu harus datang dari kakakmu.<br /><br />Tobari: ...<br /><br />Minagi: Tobari...<br />Minagi: Aku tahu kau akhirnya dapat lepas dariku.<br />Minagi: Tapi aku tidak bisa melepaskanmu.<br /><br />Minagi: Aku berpikir aku menjadi lebih kuat untuk melindungimu, tapi itu menjadi kelemahanku.<br />Minagi: Aku benar-benar minta maaf.<br />Minagi: Tolong maafkan aku.<br /><br />Tobari: Hentikan itu, kakak..<br />Tobari: Itu semua kesalahanku.<br />Tobari: Maafkan aku.<br />Tobari: Aku tidak mengerti kenapa kamu meminta maaf.<br />Tobari: Tolong jangan memarahiku...<br /><br />Minagi: ...<br />Minagi: Begitu. Kau pikir aku marah terhadapmu karena aku dipukul habis-habisan.<br /><br />Minagi: Kau masih bisa minta maaf setelah semua ini...<br />Minagi: Kau benar-benar sudah besar.<br /><br />===Hal 51===<br />Minagi: Hei!<br /><br />===Hal 52===<br />Tobari: MAAFKAN A--KU!!<br />[Kakizaki: &quot;Uroboros adalah lingkaran yang tiada hentinya.]<br />[Kakizaki: Itu bisa juga berarti hubungan yang abadi.&quot;]<br /><br />===Hal 53===<br />[Kakizaki: &quot;Lagipula, untuk kakak beradik itu...&quot;]<br />[Kakizaki: &quot;...ini bisa membawa mereka lebih dekat atau menjauhkan mereka.&quot;]<br />[Kakizaki: Yang satu mungkin akan memakan yang lainnya.]<br />Koyama: ...Oh ya, Kakizaki.<br /><br />Koyama: Apa kau mendengarkan?<br /><br />Koyama: pada semua ilmu setengah terlupakan yang kumiliki...<br />Koyama: ...dia tidak mendengarkan.<br /><br />Koyama: Mau bagaimana lagi, karena semua ini tidak akan terjadi kalau saja dia menantang kakaknya, kan?<br />Kakizaki: Diam, kau.<br />Kakizaki: Aku tahu apa yang kau pikirkan tentang permintaanku untuk mendapatkan istirahat selama beberapa hari.<br /><br />===Hal 54===<br />Kakizaki: Haaah.<br />Kakizaki: Lagipula, kakak beradik itulah yang menempatkanku ke kekacauan itu.<br />Kakizaki: Senior menjaga jarak dengan junior, junior menjaga jarak dengan senior.<br />Kakizaki: Cerita selesai.<br />Kakizaki: Itu sifat yang buruk.<br /><br />Koyama: Jadi, bagaimana menurutmu tentang seragam ini?<br />Kakizaki: Itu adalah spidol permanen, jadi kurasa aku akan tetap memakainya.<br /><br />Koyama: Itu tak apa, kan?<br />Koyama: seperti yang diduga karena kaulah orang yang memulainya.<br />Kakizaki: Ironis, bukan?<br />Kakizaki: Sesuatu setengah diingat untuk seseorang yang mau melupakan masa lalunya.<br /><br />Minagi: Kami datang untuk menjemputmu,<br />Minagi: Kakizaki-kun.<br /><br />===Hal 55===<br />Kakizaki: ...Baiklah.<br />Kakizaki: Aku akan pergi denganmu.<br /><br />Koyama: Hah? Kau masih pergi berkencan?<br />Kakizaki: Salah!<br />Kakizaki: Sayangnya...<br /><br />Kakizaki: Kami akan pergi ke dojo. Kali ini sebagai tanda terima kasih dan juga minta maaf.<br />Kakizaki: Kita akan lihat siapa yang lebih kuat, kekerasan biasa atau kekuatan militer.<br />Kakizaki: Cara apa yang lebih bagus untuk membuatku melupakan masa lalu?<br /><br />Koyama: Melupakan masa lalu?<br />Koyama: Aku rasa itu mustahil...<br />[Hubungan yang abadi...]<br /><br />Koyama: Aku akan mengingat pemandangan dari punggung kalian bertiga yang berbaris...<br />Koyama: seumur hidupku.</summary>
	</entry>
	</feed>