<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<title>Mangahelpers Translations</title>
	<id>https://mangahelpers.com/translators/rss</id>
	<updated>2012-03-22T06:54:21+00:00</updated>
    <icon>/favicon.ico</icon>
	<author>
        <name>MangaHelpers Admins</name>
        <email>admin@mangahelpers.com</email>
    </author>
	<link href="https://mangahelpers.com/translators/rss" rel="self" />
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33915</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 34 by Michalv</title>
        <updated>2012-03-22T06:54:21+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33915" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai</strong><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/34/page/1">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/34/page/1</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />(left text): Masa muda yang penuh dengan persahabatan dan ujian! Inilah chapter musim gugur dari coretan masa muda perternakan yang super populer!!<br /><br />SFX: [ding dong ding]<br />(papan): Ujian Matematika<br /><br />Guru: Waktu habis.<br /><br />Guru: Kumpulkan kertas kalian ke depan!<br />Orang: Akhirnya selesai!<br /><br />Hachiken: Tokiwa, gimana?<br />Tokiwa: Fufufu... Aku merasa berbeda kali ini!<br /><br />Hachiken: Ohh! Akhirnya kerja kerasku membuahkan hasil!!<br />SFX: [BWAH!]<br />Hachiken: Tokiwa!!<br /><br />Hal.3<br />(right text):<br />Sebelumnya<br />Kelas tiga dari klub berkuda pensiun, dan Hachiken terpilih sebagai wakil ketua baru. Hachiken yang kebingungan ditambah lagi dengan situasi yang membingungkan... Dia melihat Aki yang sedang menangis. Baik dia maupun Komaba, yang bersama dengannya saat itu, tidak mau menjelaskan apa yang terjadi. Aki terus bersikap berbeda dari biasanya dan Hachiken jadi khawatir. Dia masih belum tahu apa yang terjadi, tapi waktu terus berlanjut...<br /><br />Tokiwa: Kali ini, aku menggunakan senjata rahasiaku!!<br /><br />SFX: [moo moo]<br /><br />SFX: [shhhh]<br /><br />Guru: Selamat sudah menyelesaikan ujian kalian!<br />[Orang: Yay!!]<br /><br />Hal.4<br />Hachiken: Kenapa sekolah ini selalu mengadakan barbeque setiap kali mereka menyelesaikan sesuatu!?<br />SFX: [nyam] 7x<br />Tokiwa: Seperti memberi seseorang permen setelah mengerjakan sesuatu, bukan?<br />SFX: [nyam] 3x<br />Tamako: Ini hanya cara mereka untuk mencuci otakmu.<br />SFX: [moo moo]<br /><br />Hachiken: Menurutmu apa kamu akan lolos?<br />Tokiwa: Untuk ujian pemeliharaan ternak, aku sih yakin. // Yang lainnya, aku nggak tahu.<br /><br />Hachiken: Ujian pemeliharaan...<br />Hachiken: Ternak...<br /><br />Hachiken: Apa ya...?<br />Hachiken: Aku yakin mereka menyembunyikan sesuatu...<br /><br />Hachiken: Sebenarnya apa hubungan mereka? // Apa mereka beneran cuma tetangga?<br /><br />Hal.5<br />(kertas):<br />Pematangan seksual dan siklus estrus dari babi<br />1. Babi jantan (A) berkembang selama mereka tumbuh deasa. Tapi, (B) mulai saat mereka sampai pada pematangan seksual sekitar (C) satu bulan.<br />2. Hormon pria (Testosteron)<br />Hormon ini memberikan<br />Babi jantan<br />dan membuat mereka<br />berotot<br />sekitar<br /><br />SFX: krak<br /><br />Hachiken: Ahhhhhhhhhhhh!!<br /><br />Hachiken: Pemeliharaan ternak... kurasa nilaiku di ujian itu akan jadi yang terjelek...<br />Tokiwa: Memangnya sesusah itu?<br /><br />Hachiken: Kalau kamu gimana, Aikawa?<br />Aikawa: Kurasa lumayan.<br /><br />Aikawa: Kurasa aku akan pindah dari asrama ini dan cari asrama lain tahun depan. // Aku mau pergi ke prep school di pinggiran. <br />Tamako: Benar juga. Kamu 'kan mau jadi dokter hewan/<br />Tokiwa: Kamu masih mau belajar setelah selesai belajar? Gila.<br /><br />Hal.6<br />Tokiwa: Kalau Komaba?<br />Komaba: Fufufu... Aku 100% yakin lulus semua!<br /><br />Komaba: Akhirnya aku bisa main, jadi aku nggak akan membiarkan nilaiku menghalangiku untuk bermain di tim.<br />Orang: Turnamennya minggu depan?<br />Orang: Berjuang ya!<br /><br />Orang: Ajak aku juga kalau kamu ke Koshien!<br />Komaba: Ke sana aja sendiri!<br /><br />Hachiken: Komaba bertingkah seperti biasanya...<br />Hachiken: Apa memang bukan masalah besar ya...<br /><br />Hachiken: Tetap saja... Mikage menangis...<br /><br />Hal.7<br />Orang: Kudengar Komaba bisa ikut dalam game selanjutnya.<br />Orang: Benarkah?<br /><br />Orang: Dia lumayan keren 'kan?<br />Orang: Hah? Kamu suka dia?<br />Orang: Dia itu orangnya milih-milih, tahu!<br />Orang: Maksudmu? // Jadi aku harus bilang padanya selagi aku bisa?<br /><br />Orang: Mikahe, kalian berdua pergi ke SMP yang sama 'kan? // Apa Komaba punya pacar?<br /><br />Mikage: Kurasa dia sedang nggak sama siapa-siapa sekarang.<br /><br />Orang: Mungkin aku harus bergerak sekarang...<br />Orang: Serius?<br />Orang: Kudukung kok!<br /><br />Hal.8<br />SFX: [waa]<br />Mikage: Kurasa kamu nggak akan punya kesempatan.<br /><br />Orang: Huh? Apa kamu mengatakan sesuatu?<br />Mikage: N, Nggak kok.<br /><br />Hachiken: Apa maksudnya itu? Apa maksudnya itu!?<br /><br />Hachiken: Rahasia di antara mereka!? // Rahasia!?<br />Hachiken: Seriusan, apa sih hubungan mereka berdua?!<br />[Hachiken: khawatir] 5x<br /><br />Hachiken: Apa ini yang disebut cemburu!? // Mana mungkin. Aku mana mungkin punya perasaan seperti itu. Ini hanya aku mengkhawatirkan Mikage...<br />Hachiken: Tidak, tidak! Tunggu...<br />[Hachiken: khawatir] 4x<br />[Sapi: tuk] 8x<br /><br />Hachiken: Kenyataan kalau aku mengkhawatirkannya berarti aku menyukainya dan punya motif tersembunyi...?<br />Hachiken: Bukan, bukan, bukan... aku nggak punya motif tersembunyi! Aku hanya mengkhawatirkannya!! Kurasa...<br />SFX: [waa waa waa]<br />Hachiken: Dia pasti akan langsung tahu dan nggak mau bicara denganku lagi... // Tidak, tapi...<br />Aikawa: Hachiken, ayo!<br /><br />Hal.9<br />Hachiken: Apa sebenarnya arti &quot;suka&quot;...?<br />SFX: [deng]<br /><br />Tokiwa: Tampaknya Hachiken sedang memikirkan sesuatu yang ribet lagi.<br />Tamako: &quot;Suka&quot; dan &quot;cinta&quot;. // Mana yang dia maksud?<br /><br />Tokiwa: Kalau aku, ayam.<br />Aikawa: Kurasa sapi untukku.<br />Komaba: Aku juga.<br />Tamako: Aku babi. // Pisahkan bagian yang bukan untuk dimakan, apa yang nggak disukai!?<br />Hachiken: Yang kalian pikirkan hanya barang kualitas unggulan untuk keuntungan finansial!!<br /><br />Hal.10<br />(top text): Pulau Utara yang penuh pesona! Volume satu dan dua dari seri populer ini dijual!!<br /><br />Chapter 34 / Musim Gugur 3<br /><br />(insert text): Apa tupai di SMA Yezo... berbahaya!?<br />(papan): Waspada<br />(insert text): Tidak, kurasa bukan itu maksud dari &quot;waspada&quot; dalam kasus ini...<br /><br />Hal.11<br />Orang: Siang.<br />Orang: Siang!<br /><br />Yoda: Gimana ujian kalian? // Bisa berkompetisi nggak?<br />Mikage: Kurasa lumayan.<br />Orang: Aku juga.<br /><br />Yoda: Kalau Hachiken, nggak ada yang perlu dikhawatirkan, ya 'kan?<br />Hachiken: Begitulah!<br /><br />Orang: Apa yang harus kulakukan untuk jadi sepintar dirimu?<br />Hachiken: Berani sekali kamu meremehkan kerja keras orang!<br /><br />Hachiken: Kalian boleh kira kalau aku hebat, tapi aku ini ada di jejeran ranking terbawah pas SMP, tahu!<br />[Hachiken: Itu sangat memalukan!]<br />Orang: Prep school memang menyeramkan!!<br />Mikage: Aku sih nggak bakal bisa mengikutinya!<br /><br />Hal.12<br />Mikage: Hachiken!<br />Hachiken: Ya!?<br /><br />Mikage: Aku baru saja memikirkan apa yang harus kita lakukan untuk testival kebudayaan. // Gimana kalau kita pakai King dan melakukan sesuatu seperti balap Ban'ei?<br /><br />Hachiken: Hm?<br />Box: Black King<br />SFX: [huh]<br /><br />Hachiken: Ya, bisa saja. // Dia cukup besat, jadi kita harus memikirkan cara untuk melakukannya secara aman.<br />Mikage: Kalau ini diterima, kita bisa memberikan acara yang cukup menarik! // Nanti kita bicarakan dengan guru!<br /><br />Hal.13<br />Hachiken: Mikage juga sama seperti biasanya...<br />Hachiken: Apa aku saja yang berlebihan...?<br /><br />Hachiken: Itu bisa jadi sangat memalukan...<br /><br />Kepsek: Halo, Hachiken.<br />SFX: [DEG]<br />Hachiken: Woah!!<br /><br />Kepsek: Terima kasih atas daging babi asapnya tadi.<br />SFX: [menunduk]<br />Hachiken: Bapak juga makan daging saya!?<br /><br />Kepsek: Tentu saja!<br />Kepsek: Fantastis sekali!<br />[Kepsek: senyum]<br /><br />Hal.14<br />Hachiken: Terima kasih.<br />Hachiken: Saya tidak menyangka, tapi...<br /><br />Hachiken: Ah, saya juga dibantu sama yang lain!<br />Hachiken: Saya dibantu Kak Inada dari jurusan ilmu pangan!<br /><br />Hachiken: Dan karena belum biasa, bentuknya jadi aneh...<br />[Kucing: Hoahm]<br />Hachiken: Saya tidak bisa melakukannya sendiri...<br /><br />Hachiken: Membuat orang menyukai sesuatu seperti itu...<br />Hachiken: Terima kasih.<br /><br />Kepsek: Rasanya sama seperti saat kita membicarakan impianmu. // Kamu sama sekali nggak percaya diri?<br /><br />[Kepsek: Hm?]<br /><br />Hal.15<br />Hachiken: Saat saya masih SMP, tidak peduli seberapa keras saya mencoba, nilai saya tidak memenuhi kemauan orang tua...<br />Hachiken: Dan orang tua saya selalu bilang kalau saya bisa lebih baik dari itu... // Dibandingkan dengan kakak, saya...<br /><br />Hachiken: Selama SMP, selalu begitu. Saya gagal dalam prep school dan lari ke sini... // Saya...<br /><br />Kepsek: Hachiken, kamu melihat &quot;lari&quot; sebagai sesuatu yang buruk, bukan?<br /><br />Kepsek: Walau kamu berakhir lari dari satu tempat dan meninggalkan suatu masalah tidak terselesaikan, kamu mengalami sesuatu yang baru dan bertemu dengan orang-orang baru di mana pun kamu pergi...<br />Kepsek: Apa yang kamu pikirkan tengan orang-orang itu dan pengalaman? // Apa mereka buruk?<br /><br />Hal.16<br />Hachiken: .........<br />Hachiken: ...Bukan...<br /><br />Hal.17<br />Kepsek: Semua binatang di sini nggak bisa lari sesuka mereka. Tapi, kalau kamu beda.<br />Kepsek: Kamu bisa lari ke mana pun untuk bertahan hidup. // Kapanpun kamu mau.<br /><br />Hachiken: Kapanpun...<br />Komaba: Jadi kamu menyerah dan datang ke sini? (small text: lemahnya)<br />Hachiken: Bajingan itu...<br />Komaba: Kalau bukan aku, siapa lagi.<br /><br />Hachiken: ...Jadi apa yang harus mereka lakukan? Mereka yang tidak bisa lari?<br /><br />Hal.18<br />Kepsek: Temanmu?<br />Hachiken: Uh...<br />Hachiken: Itu...<br />Hachiken: Ya... begitulah...<br /><br />Kepsek: Tanganmu itu sudah penuh dengan masalahmu, tapi kamu masih sempat memikirkan masalah temanmu?<br />Hachiken: Saya memang kebanyakan bicara, ya...? // Saya pasti terlihat seperti orang bodoh...<br /><br />Kepsek: Tidak juga. Kamu bisa mendesripsikan perasaanmu dalam kata-kata dengan sangat baik. Kurasa untuk alasan itulah, kamu banyak bicara.<br /><br />Kepsek: Banyak anak lain yang sulit mengekspresikan apa yang mereka mau walau sesuatu sedang mengganggu mereka.<br />Kepsek: Kalau kamu tahu orang yang seperti itu, aku sangat berharap kamu bisa menolong mereka.<br /><br />Kepsek: Jangan kecil hari hanya karena kamu lari. Selama kamu bisa mengubahnya jadi pengalaman yang positif, kenyataan kalau kamu lari akan bermakna.<br /><br />Hal.19<br />Hachiken: B...<br />Hachiken: Baik.<br /><br />Hachiken: Terima kasih sudah mendengarkan.<br />Hachiken: Saya akan kembali bekerja.<br /><br />Kepsek: Hachiken.<br />Hachiken: Ya?<br /><br />Kepsek: Tolong turunkan aku.<br />Hachiken: Gimana cara bapak naik ke sana?<br /><br />(right text): Lari bukanlah sesuatu yang buruk... Kekhawatiran Hachiken menjadi sedikit berkurang. Tidak masalah lari... Pola pikir Hokaido. Pulaunya, seperti hati dari warganya, sangat besar.<br />(bottom text): Bersambung di Issue 17.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33914</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 33 by Michalv</title>
        <updated>2012-03-22T05:29:13+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33914" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai</strong><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/33/page/1">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/33/page/1</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />(left text): Chapter musim gugur dari coretan masa muda peternakan yang super populer berlanjut!!<br /><br />(papan): SMA Pertanian Yezo<br />Aula<br /><br />SFX: [srek srek srek]<br /><br />SFX: [srek srek srek]<br /><br />Mikage: Nggak apa-apa, kok!<br /><br />Komaba: Bukan urusanmu!<br /><br />Hal.3<br />Hachiken: Uuuuoooo!!!<br />[Beppu, Nishikawa: Apa masalahmu!?]<br /><br />SFX: [beep beep beep beep beep beep beep]<br /><br />SFX: beep<br /><br />Hachiken: Ah...<br />Hachiken: Aku kurang tidur gara-gara terlalu memikirkannya...<br /><br />Mikage, Hachiken: Ah.<br /><br />(right text): Tangisan Aki... Sikap Komaba... Hachiken tidak bisa menebak apa yang terjadi, jadi dia mengurung diri dengan belajar...<br /><br />Hal.4<br />(left text):<br />Sebelumnya<br />Musim gugur dimulai, dan anak-anak kelas tiga dari klub berkuda pensiun, yang berarti waktunya mereka memilih klub manajer baru. Kelas dua, Yoda terpilih sebagai ketua klub dan untuk wakilnya, mereka memilih Hachiken! Hachiken yang kebingungan dengan pilihan mereka, menghadapi situasi lain yang membingungkannya. Komaba dan Aki berbicara di asrama, dan tangisan keluar dari mata Aki... Hachiken mencoba mencari tahu kenapa, tapi mereka berdua menghindarinya!<br /><br />Mikage: Pagi.<br /><br />Hachiken: P...pagi...<br /><br />Hachiken: .........<br /><br />Hachiken: Hei...<br />Mikage: Cuacanya hari ini bagus ya.<br /><br />Hachiken: Ya...<br /><br />Hal.5<br />Hachiken: Tentang kemarin...<br />Mikage: Oh iya, kamu 'kan wakil sekarang!<br /><br />Hachiken: Y-Ya! Rasanya seperti mimpi saja! Soalnya aku nggak pernah ikut klub pas SMP! // Aku nggak percaya orang sepertiku bisa terpilih jadi wakil di tahun pertamanya sekolah! Apa aku bisa menanganinya ya?<br />[Hachiken: Hahaha]<br />[Hachiken: Aha]<br />Mikage: Aku yakin kamu pasti bisa, Hachiken! Kebulatan tekadmu itu menakjubkan!<br /><br />Mikage: Lagian, semua orang percaya padamu.<br /><br />Hachiken: Hei, Aki!! Kalau ada sesuatu yang me...<br />Orang: Pagi!!<br /><br />Orang: Hm? Ada apa? // Apa ada yang mengganggumu?<br /><br />Hal.6<br />(insert text): Mereka berdua terlihat dekat tapi juga jauh.<br /><br />Chapter 33 / Musim Gugur 2<br /><br />(bottom text): Pulau Utara yang penuh pesona! Volume satu dan dua dari seri populer ini dijual!!<br /><br />Hal.7<br />SFX: [hap hap]<br /><br />Orang: Pagi, wakil ketua!<br />[Hachiken: Pagi]<br />Hachiken: Uwah! Aku masih nggak terbiasa mendengarnya! Kedengarannya aneh!<br /><br />Hachiken: Kalian pagi amat datangnya.<br />Orang: Yah, kelas tiga sudah nggak di sini, // Jadi kita harus mengerjakan bagian kelas tiga yang dulu.<br />Hachiken: Rasanya aneh juga dengan orang sesedikit ini.<br /><br />Okawa: Pagi!<br />[Orang: Pagi]<br />Hachiken: Hah? Kak Okawa!?<br /><br />Okawa: Sudah kerja keras, pak wakil?<br />Hachiken: Apa yang kakak lakukan di sini?<br /><br />Okawa: Oh, aku hanya sudah terbiasa bangun pagi, jadi begini deh.<br />Okawa: Karena sudah terlanjur bangun, kurasa nggak ada salahnya mengunjungi klub 'kan?<br /><br />Hal.8<br />Toyonishi: Pagi. // Hah? Okawa?<br />Okawa: Toyonishi, kamu juga?<br /><br />Toyonishi: Aku nggak bisa melepaskan kebiasaanku yang satu ini.<br />Okawa: Sama.<br /><br />Yoda: Pagi!<br />SFX: [tap]<br />Yoda: Hah? Apa yang kalian lakukan?<br /><br />Okawa: Hei, ketua baru. Kamu kira bisa datang telat karena baru saja naik pangkat!?<br />Yoda: Sial, kukira aku bisa lolos hari ini karena kalian nggak ada!<br /><br />Orang: Semuanya bertingkah seperti biasa. Rasanya nggak ada yang beda.<br />[Orang: Wahaha]<br /><br />Hal.9<br />[Orang: Wahahaha]<br />Okawa: Kalian pasti sedih 'kan kalau nggak ada aku?<br />Yoda: Enak saja, justru sebaliknya!<br />SFX: [huh]<br />Okawa: Ya, apapun itu. Cepat kembali kerja!<br /><br />Toyonishi: Makanmu banyak amat pagi ini.<br />Yoda: Festival kebudayaan Yezo sebentar lagi. Apa yang harus kita lakukan?<br />Yoda: Masa nggak.<br /><br />Yoda: Apa kita perlu melakukan sesuatu sebagai klub?<br />Hachiken: Boleh ya?<br /><br />Orang: Mungkin seperti di kebun binatang?<br />Orang: Gimana kalau membiarkan orang berkuda?<br /><br />Hal.10<br />Toyonishi: Gimana kalau kalian mencoba sesuatu yang bisa membuat orang tertarik untuk bergabung dengan klub berkuda?<br />Yoda: Oke.<br /><br />Hachiken: Aku lapar.<br />Hachiken: Waktunya kembali ke asrama dan...<br /><br />SFX: [tap] 8x<br /><br />SFX: [tap] 6x<br /><br />Toyonishi: Kudanya lepas!<br />Hachiken: EHHHHH!?<br /><br />Hal.11<br />Mikage: Ah...<br /><br />Mikage: Gawat! Aku lupa menutup gerbangnya...!<br /><br />Hachiken: Ini gawat! Mereka akan pergi ke tempat yang ada rumput segarnya!!<br />Hachiken: Cepat tangkap mereka!!<br /><br />Toyonishi: Untungnya kuda-kudanya belum pergi jauh, tapi...<br /><br />Hal.12<br />Toyonishi: Kalau mereka sampai ke jalanan, bisa jadi masalah besar!<br />Mikage: Maafkan aku!<br /><br />SFX: [hah]<br /><br />Orang: Ini bukan seperti Mikage yang biasanya.<br /><br />Okawa: Mudah bagi orang untuk mengungkapkan isi hatinya padamu.<br />Okawa: Hachiken, percaya dirilah sedikit!<br /><br />Hachiken: Aku wakilnya! Aku yang bertanggung jawab atas orang-orang ini sekarang!<br />Hachiken: Kalau ada sesuatu yang mengganggu mereka, aku mau tahu!<br /><br />Hachiken: Sekarang beranilah dan tanya!<br />Hachiken: Mikage!<br /><br />Hal.13<br />Hachiken: Apa yang kamu bicarakan dengan Komaba kemarin?<br />Mikage: Oh, itu? // Nggak ada hubungannya denganmu kok.<br /><br />Hal.14<br />Yoshino: Oh, dan<br />Yoshino: Mereka berdua tinggal berdekatan, dan adalah teman masa kecil.<br /><br />Yoshino: Yang satu adalah andalan tim baseball dan dia berhasil membawa heroinenya ke Koshien, sesuai dengan janjinya.<br />Orang: Keren sekali saat karakter utamanya berhasil menepati janjinya.<br /><br />Tokiwa: Apa itu, Yoshino?<br />Yoshino: Manga yang kupinjam dari kakakku. Menarik loh!<br />SFX: [waa] 5x<br />Orang: Oh, aku tahu itu. Aku nonton animenya.<br />Orang: Kurasa sekarang sedang ditayangkan ulang lagi.<br /><br />Tokiwa: Apa yang terjadi dengan andalan tim baseball dan heroine pada akhirnya?<br />Yoshino: Mereka hidup bersama.<br />Orang: Uwah! Spoiler!!<br /><br />Hal.15<br />Orang: Bukankah itu hebat? Bisa tinggal bersebelahan dan punya persetujuan dari orang tuamu? // Benar-benar melelehkan hati.<br />Orang: Kalau kamu adalah teman masa kecil yang tinggal bersebelahan, rasanya seperti kakak adik 'kan?<br />Orang: Mana mungkin! Kalau aku punya teman masa kecil yang imut, mana mungkin aku menolknya!!<br />Orang: Rumah terdekat dari rumahku itu sejauh 3 kilometer. Kalau mereka datang setiap hari untuk membangunkanku, itu seperti bangun dari satu mimpi ke mimpi yang lain.<br /><br />Komaba: Kalau begitu nanti aku ke rumahmu.<br />Mikage: Oke.<br /><br />Komaba: Aki... Maaf ya merepotkanmu.<br /><br />Mikage: Nggak apa.<br />Mikage: Ichiro, jangan khawatirkan itu!<br /><br />Hal.16<br />Mikage: Aku lebih mengkhawatirkan Hachiken.<br />Komaba: Hachiken?<br /><br />Mikage: Apa kamu memberitahunya?<br />Komaba: Nggak. // Ini nggak ada hubungannya dengannya.<br /><br />Mikage: Tapi dia melihatku menangis dan tampaknya itu mengganggunya dari kemarin.<br />Komaba: Kenapa dia selalu ikut campur urusan orang lain sih!?<br /><br />Komaba: Dasar bodoh.<br />Komaba: Toh dia juga nggak bisa berbuat apa-apa kalau dia tahu.<br /><br />(papan): Toilet Pria<br /><br />Hal.17<br />SFX: [zip]<br /><br />SFX: [drap]<br /><br />Komaba, Hachiken: Ah.<br /><br />SFX: [psssss]<br /><br />Hal.18<br />Komaba: Apa yang kamu lakukan!?<br />Hachiken: Aku menunggu untuk memakainya.<br />Komaba: Pakai yang lain!! // Berhenti memasang muka seram itu di sekitarku!<br /><br />Komaba: Apa maumu...?<br /><br />Hachiken: Tentang kemarin...<br /><br />Komaba: Sudah kubilang bukan apa-apa.<br />Hachiken: Bohonh! Kamu dan Mikage terlihat sangat serius!<br />SFX: [kshhh]<br /><br />Komaba: Bukan urusanmu!<br /><br />SFX: [drap] x5<br /><br />Hal.19<br />SFX: [ding dong ding dong]<br /><br />Guru: Semester ini, kita punya banyak acara. Kelas satu akan mengikuti komptesisi pertamanya sebentar lagi, dan festival kebudayaan Yezo juga akan datang.<br />Guru: Kalian akan sibuk, dan dengan mudah melupakan waktu belajar kalian, tapi...<br /><br />Guru: Berhati-hatilah. Siapapun yang nilainya tidak mencukupi tidak akan bisa ikut berkompetisi. // Maksudnya kamu, Tokiwa.<br />Tokiwa: Baik!<br /><br />Guru: Banyak pilihan untuk festival yang akan datang. Kalian boleh buka stan, melakukan atraksi, atau apapun...<br />Guru: Apapun pilihan kalian, pastikan berikan draft dari rencana kalian!<br /><br />(papan tulis kiri): Festival Kebudayaan Yezo<br />(papan tulis kanan): Jumat, 2 September<br /><br />(right text): Tidak peduli kalau sesuatu sedang mengganggumu atau kamu tidak bisa membuat pilihan, waktu berjalan maju. Musim gugur di SMA Yezo penuh dengan ketidakpastian!<br />(bottom text): Bersambung di issue 16.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33911</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 32 by Michalv</title>
        <updated>2012-03-22T03:07:10+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33911" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai</strong><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/32/page/1">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/32/page/1</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />(insert text):<br />Langit yang cerah dan biru,<br />Kuda-kuda tumbuh gemuk,<br />Dan ladang siap dipanen.<br />Chapter musim gugur kami dimulai.<br /><br />(top left orange square):<br />Musim panas di SMA Yezo<br />Baru! Volume 3<br />Rabu, 18 April.<br />Dijual!!<br /><br />(bottom right green square): Coretan masa muda di peternakan<br />(bottom right orange square 1): Terima kasih untuk para pembaca,<br />(bottom right orange square 2): Kami populer bukan hanya di Hokaido, tapi di seluruh negara!!<br /><br />Chapter 32 / Musim Gugur 1<br /><br />Hal.3<br />(right text): Lengan yang kuat dan fast ball! Inilah coretan masa muda peternakan!<br /><br />Orang: Hm? Komaba terlihat beda dari biasanya?<br />Orang: Permainannya cukup bagus. // Tampaknya dia bekerja keras untuk turnamen musim gugur nanti.<br />Orang: Ya, begitu!<br /><br />Orang: Bukan, dia seperti...<br /><br />Orang: Haus darah.<br /><br />Hal.4<br />(right text):<br />Sebelumnya<br />Liburan musim panas... Hachiken menghabiskan waktu liburannya dengan bekerja di tempat Aki. Semester baru dimulai... dan Hachiken menggunakan uang yang ia dapat untuk membeli dagingnya Daging Babi, tapi dia masih belum yakin dengan pilihannya. Sekarang, musim berganti dan musim gugur dimulai...<br /><br />Hal.5<br />Orang: Woah!!<br /><br />Hachiken: Kak Okawa keren banget!<br />Orang: Di sini! Di sini itu terjadi!<br /><br />SFX: [klak]<br />Orang: Sedikit lagi!!<br /><br />Okawa: Kenapa kalian nonton itu berulang-ulang? Memalukan, tahu.<br />Orang: Ini semua demi klub kita. Kita akan menganalisa secara detail nanti.<br /><br />Hal.6<br />Okawa: Yah, padahal sejauh itu sudah bagus. Kukira itu sudah kupaku.<br />Okawa: Mau gimana lagi.<br />Orang: Lihat!? Di sana! // Okawa, kamu selalu saja santai! Mana rasa haus akan darahmu?<br /><br />Okawa: Yah, akhirnya saat ini tiba juga. Kami, kelas tiga, pensiun dari klub berkuda hari ini!<br /><br />Okawa: Kompetisi pertama kelas satu akan dilakukan Oktober, jadi terus berusaha semaksimal mungkin dan buat klub ini ternama!<br />Orang: Baik!<br /><br />Orang: Yoda, kami menunjukmu jadi ketua klub selanjutnya.<br />Yoda: Terima kasih!<br /><br />Orang: Dan untuk wakil ketua...<br /><br />Orang: Masuk akal juga. Yoda satu-satunya anak kelas dua di sini...<br />Orang: Berarti salah satu dari kami, kelas satu, yang akan jadi wakilnya?<br />Hachiken: Pasti Mikage.<br />Orang: Dia yang paling jago.<br />Mikage: Semoga bukan aku...<br /><br />Hal.7<br />Orang: Hachiken. Kami mengharapkanmu.<br /><br />SFX: [moo // moo]<br /><br />Hachiken: Apaaaa?! Tunggu dulu!!<br />Orang: Selamat!<br />Orang: Berjuanglah, Hachiken!<br />Orang: Hei, kamu jadi wakilnya loh!<br /><br />Hal.8<br />Mikage: Berjuang, ya!<br /><br />Orang: Kerja bagus hari ini, semua!<br />Orang: Ya, kerja bagus!<br />Orang: Yoda, Hachiken. Kalian ketua dan wakil baru, jadi bisa tunggu sebentar?<br />Yoda: Tentu.<br />Hachiken: Haaaaa!?<br /><br />Hachiken: Kenapa kakak memilihku?<br />(book):<br />SMA Yezo<br />Klub Berkuda<br />Jurnal<br /><br />Hachiken: 'Kan Mikage lebih jago dariku!<br />Orang: Ini tentang menjadi tim manajer. Tidak peduli seberapa jago dirimu.<br /><br />Okawa: Hachiken, kamu selalu jujur pada dirimu sendiri dan yang lainnya, tidak peduli dalam situasi apapun, iya 'kan?<br />Hachiken: Hm?<br /><br />Hachiken: Kurasa... tapi aku masih menentang ini. Aku bahkan masih nggak yakin kenapa aku milih sekolah ini...<br />Orang: Tuh? Itu kejujuran yang kumaksud.<br />[Orang: Tapi jangan mendadak bicara soal seperti itu!]<br /><br />Hal.9<br />Orang: Dengan kata lain, kamu mudah dibaca.<br /><br />Semua: Dia nggak menyadarinya...?<br /><br />Okawa: Jangan khawatir! Itu artinya kami tahu kami bisa mengandalkanmu!<br />Okawa: Saat orang punya masalah, mereka dapat dengan mudah membicarakannya denganmu!<br /><br />Yoda: Tugasmu adalah menjadi sejujur-jujurnya! Sisanya serahkan saja padaku! // Kita bisa saling melengkapi!<br />Hachiken: Ya... &quot;jujur&quot; lagi...<br /><br />Okawa: Tapi jangan salah sangka. Bukan berarti kelas satu yang lain tidak dapat dipercaya.<br />Orang: Kami sudah memikirkan untuk menjadikan Mikage sebagai wakil sejak lama. // Dia sangat ahli dan dia juga jujur, tapi... gimana ya...?<br /><br />Hal.10<br />Orang: Walau dia itu memang jujur, tampaknya dia selalu menyimpan sesuatu. Sepertinya dia tidak mau orang mengambil langkah terakhir itu supaya bisa benar-benar berhubungan dengannya.<br /><br />Hachiken: ...Kakak pikir begitu?<br />Yoda: Yakin?<br />Orang: Intuisi wanita.<br />Okawa: Itu nggak bisa diandalkan.<br /><br />Hachiken: Tetap saja, aku masih berpikir kalau Mikage jauh lebih cocok untuk jabatan ini daripada aku...<br />Okawa: Hachiken, percaya dirilah sedikit!<br /><br />Okawa: Sejak kamu membuat pizza dan daging babi asap itu, beberapa orang mulai memanggilmu &quot;Orang yang tidak akan menolakmu&quot;.<br />Hachiken: Aku!?<br />Orang: Beneran? Itu membuatmu kedengaran lebih keren!<br />Yoda: Jadi kamu adalah orang yang tidak pernah menolak permintaan orang lain?<br /><br />Hal.11<br />Okawa: Itu menunjukkan seberapa besar orang percaya padamu!<br />SFX: pat<br />Okawa: Ayolah, jadi wakil baru!<br /><br />Hachiken: Baiklah...<br /><br />Orang: Semoga berhasil, &quot;Orang yang tidak akan menolakmu&quot;!<br />SFX: pat<br />Hachiken: Apa!? Salah satu katamu salah! Kedengaran seperti aku mudah diinjak-injak orang!!<br /><br />Orang: Sampai nanti. Kami akan mengunjungi kalian sesekali.<br />Orang: Baik! // Semoga berhasil dalam mencari kerja!<br /><br />Hachiken: Tampaknya akan hujan.<br />Hachiken: Aku harus cepat-cepat kembali ke asrama...<br /><br />Hal.12<br />[Orang: Gehehehehehe]<br />[Orang: Gufufufufufu]<br />[Orang: Uhehehehehehe]<br /><br />[Orang: Ehehehehehe]<br /><br />Aikawa: Oh, Hachiken. Klubmu sudah selesai?<br />Hachiken: Apa yang kalian lakukan!?<br /><br />Hal.13<br />Orang: Kami membersihkan sapinya dan mempersiapkan mereka untuk kompetisi.<br />Hachiken: Kompetisi?<br /><br />Orang: Seperti konter kecantikan sapi. Lihat.<br />Hachiken: Oh, ini buku sapi yang erotis itu.<br />Aikawa: Erotis?<br /><br />Hachiken: Hmm... punggung sapimu kelihatan rada bulat.<br />Aikawa: Oh, lihat saja.<br /><br />Aikawa: Ada banyak cara untuk membuat mereka sebagus mungkin.<br /><br />Aikawa: Misalnya, kalau kamu membuatnya berdiri di tanah yang lebih tinggi sedikit dengan kaki depannya seperti ini... Lihat? Sekarang punggungnya terlihat lebih lurus 'kan?<br />SFX: [cling]<br />Hachiken: Wow! Kamu benar!<br /><br />Aikawa: Memotong rambut punggungnya juga membantu untuk membuatnya terlihat lurus.<br /><br />Hal.14<br />Aikawa: Di tempat di mana punggung mereka melengkung ke dalam, biarkan rambutnya memanjang. Dan di mana punggung mereka menonjol, potong rambutnya.<br />Hachiken: Oh, begitu.<br /><br />(gambar):<br />&lt;--- lurus ---&gt;<br />rambut<br /><br />Hachiken: Jadi, kalian hanya membuatnya terlihat lebih baik dari yang sekarang.<br />[Hachiken: Huh...]<br />SFX: [JLEB]<br /><br />Orang: Sebut saja itu komitmen untuk menunjukkan betapa cantiknya mereka!!<br />Orang: Nggak beda dengan makeup!!<br />Hachiken: Maaf!!<br /><br />Orang: Cantiknya!!<br />Orang: Kamu yang terbaik!!<br />Orang: Kami nggak akan membiarkan orang lain menyentuhmu dengan tangan kotor mereka!<br />Orang: Banyak sapi di kompetisi seperti ini, jadi kamu harus melakukan segala cara untuk mempercantik mereka.<br /><br />Orang: Tapi kita sendiri juga tidak akan bisa mengelabui mata juri.<br /><br />Hachiken: Oh...<br /><br />Hal.15<br />Hachiken: Kita sendiri juga tidak akan bisa mengelabui mata juri...?<br /><br />Hachiken: Apa kejujuranku di situasi apapun benar-benar tidak masalah...?<br />Hachiken: Apapun itu, aku nggak mau kelihatan seperti orang bodoh...<br /><br />Okawa: Itu menunjukkan seberapa besar orang percaya padamu!<br />Okawa: Ayolah, jadi wakil baru!<br /><br />SFX: ring // ring<br />Hachiken: Woah!<br /><br />Hachiken: Bikin kaget aja...<br />SFX: trek<br /><br />Hal.16<br />(hp):<br />1 Pesan baru<br />Ok<br /><br />Hachiken: .........<br />SFX: [klik // klik]<br /><br />(hp): Ini ibu. Kami dapat antaran daging babi asap kemarin. Ibu sangat kaget saat Shingo bilang itu buatanmu.<br /><br />(hp): Shingo bilang itu buatanmu. Benar-benar enak.<br /><br />(hp): Benar-benar enak. Ibu juga suruh ayah untuk mencobanya dan<br />SFX: [klik]<br /><br />Hal.17<br />(hp):  Ibu juga suruh ayah untuk mencobanya dan katanya enak sekali.<br /><br />Hachiken: !<br /><br />Hal.18<br />Hachiken: ?<br /><br />Mikage: Ah...<br /><br />Hal.19<br />Hachiken: A... A-Ada apa, Mikage!?<br />Mikage: Ah...<br />Mikage: Oh, nggak kenapa-kenapa kok!<br /><br />Hachiken: &quot;Nggak kenapa-kenapa&quot;!? Komaba, kamu melakukan sesuatu!?<br />Komaba: Nggak kenapa-kenapa!<br /><br />Komaba: Ini bukan urusanmu!<br />Hachiken: Tunggu...<br />Hachiken: Hei!!<br /><br />Hachiken: Ah... Anu... // Kamu nggak apa-apa?<br />[Hachiken: Ah... um... anu...]<br />Mikage: Maaf, nggak apa-apa kok.<br /><br />Mikage: Aku beneran nggak apa-apa!<br />Mikage: Jangan khawatir!<br /><br />Hal.20<br />(top text): Tangisan wanita muda memang membuat pria muda jadi tersesat... Sesuatu pasti sudah terjadi, tapi Hachiken ditinggal penasaran....<br /><br />SFX: [hiks]<br /><br />SFX: [blam]<br /><br />Hachiken: Apa yang sebenarnya terjadi...?<br />SFX: [tes tes]<br /><br />(bottom text): Bersambung di issue 15.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33897</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 31 by Michalv</title>
        <updated>2012-03-21T03:05:07+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33897" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai</strong><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/31/page/1">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/31/page/1</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />(left text): Sudah lebih dari satu juta copy terjual!! Volume satu dan dua dijual sekarang!!<br /><br />(insert text): Akhir dari cerita sampingan science fiction!!<br />Chapter 31 / Kenangan Musim Panas (Bagian 2)<br />Guru: Kembali ke sini!! // Ke mana mereka pergi!?<br /><br />Guru: Hm? Beppu!?<br /><br />Guru: Mana yang lain!? // Apa mereka di luar!?<br />Beppu: Ya... percuma saja kalau mau menangkap mereka.<br />Beppu: Mereka bisa lari dengan cepat dalam 11 detik...<br />(tidak benar)<br /><br />Guru: Kenapa kamu nggak ikut lari dengan mereka?<br />Beppu: Haha! Masa nggak tahu, sih?<br /><br />Beppu: Aku...<br />[Beppu: Heh...]<br />Beppu: 'kan payah soal berlari.<br /><br />Arakawa Hiromu<br /><br />Hal.3<br />Hachiken: Tunggu! Mana Beppu!?<br />Nishikawa: Sial! Apa dia ketangkap guru!?<br /><br />Nishikawa: Kita sudah nggak bisa berbuat apa-apa! Terus maju! // Pertama, kita harus keluar dari pepohonan ini...<br /><br />Tokiwa: Uwah!!<br />Hachiken: !?<br /><br />Tokiwa: Uu...<br />Nishikawa: Tokiwa!?<br />Hachiken: Ada apa!?<br /><br />Tokiwa: Stop!<br />Tokiwa: Kalian tetap di sana!<br /><br />Hachiken: Perangkap!?<br />Komaba: Apa mereka mungkin tahu jalur yang kita gunakan!?<br />Aizawa: Bisa jadi masih ada perangkap lain! Jangan kembali hutan!<br /><br />Hal.4<br />(top text):<br />Sebelumnya<br />Nishikawa mendapat informasi kalau &quot;dia&quot; akan datang ke Area 51. Para laki-laki berencana untuk kabur dari asrama yang dijaga ketat... Mereka akan bertemu &quot;dia&quot;, tidak peduli bahaya apa yang akan mereka hadapi!!<br /><br />Nishikawa: Tokiwa... Maafkan aku!<br />Tokiwa: Ini bukan salahmu... pergilah...<br /><br />Tokiwa: Tampaknya aku nggak bisa lanjut...<br />Tokiwa: Pastikan &quot;dia&quot; menerima bagianku!<br /><br />Nishikawa: Selamat tinggal...<br />[Nishikawa: Hormat!]<br />Nishikawa: Tokiwa!<br /><br />Tokiwa: Selamat tinggal... // Temanku...<br /><br />Hal.5<br />SFX: hah // hah<br />Nishikawa: Cepat!<br />SFX: hah // hah<br />SFX: hah // hah<br />SFX: hah // hah<br />SFX: hah // hah<br />Hachiken: Di sini gelap gulita! Gimana cara aku bisa lebih cepat!?<br /><br />Komaba: Hah? Kita ada di ladang!<br /><br />Komaba: Hati-hati, jangan injak apapun...<br />Nishikawa: !<br />Nishikawa: Shh!<br />SFX: drap<br /><br />SFX: drap // drap<br />SFX: srek // srek<br /><br />Komaba: Beruangkah?<br />SFX: waa // waa<br />Hachiken: Nggak mungkin ada beruang di sini!<br />SFX: waa // waa<br />SFX: waa // waa // waa<br />Nishikawa: Kudengar banyak orang di area ini melihatnya di dekat rumahnya. Tidak aneh kalau di sini juga begitu.<br /><br />Aizawa: Bukan...<br />Aizawa: Itu bukan beruang!!<br /><br />SFX: srek<br />SFX: drap<br />SFX: srek // srek<br /><br />Hal.6<br />Komaba: Brengsek! Punya nyali njuga kau datang ke sini dan mencuri makanan yang kami rawat dengan susah payah!! // Seharusnya kau diikat dan biarkan empat sapi memakanmu!<br />Aizawa: Kebagusan! Kita harus memotongnya dan mengubah dia jadi kompos!<br />Nishikawa: Mana mungkin! Kita harus membuatnya wajib kerja 100 tahun!!<br />Hachiken: [Uwah...]<br />Hachiken: Menyeramkan! Petani itu ternyata menyeramkan!!<br /><br />Aizawa: Yah... kurasa kita nggak punya pilihan lain...<br />SFX: klik // klik // klik<br /><br />Hal.7<br />Aizawa: Aku tetap di sini.<br />Nishikawa: Nggak ikut?<br />Aizawa: Nggak, seseorang harus membawa orang ini ke polisi. // Berjuanglah, teman-teman.<br />Komaba: Baiklah, sampai nanti.<br /><br />Nishikawa: Aikawa, aku nggak akan membiarkan pengorbananmu jadi sia-sia!!<br />Komaba: Kita pasti bisa melihat pertarungan ini sampai akhir!!<br /><br />SFX: klang // klang<br /><br />SFX: grrrrrrr<br /><br />Hal.8<br />Hachiken: Mereka memblokir jalannya...<br />Nishikawa: Tidak diragukan lagi! // &quot;Dia&quot; pasti akan muncul di dekat sana!<br /><br />Orang: !<br /><br />Orang: Apa ada orang di sana!?<br />Hachiken: Gawat!<br /><br />Orang: Tunjukkan dirimu! // Kalau tidak, kami akan...<br /><br />Hal.9<br />Nishikawa: Komaba!!<br /><br />Komaba: Hehe...<br />Komaba: Aku sudah mengira kalau ini akan terjadi!<br /><br />Nishikawa: Senternya sih sudah kamu rusak, tapi anjingnya!?<br />Komaba: Serahkan padaku.<br /><br />Komaba: Diamlah...<br />Komaba: Anjing sialan!!<br /><br />Anjing: !!<br /><br />Komaba: Rasakan ini...<br /><br />Hal.10<br />Komaba: Kejarlah!!<br /><br />Orang: Hei!! // Kembali ke sini!!<br /><br />Komaba: Aku akan menahan mereka di sini!<br />Hachiken: Apa!?<br />[Hachiken: Nggak boleh!!]<br /><br />Komaba: Pergi!!<br />Komaba: Sudah nggak ada waktu lagi!!<br /><br />Nishikawa: Kami nggak akan melupakan ini!! Ayo, Hachi!!<br /><br />Hachiken: Komabaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!<br />SFX: srek<br /><br />Hal.11<br />SFX: hah // hah<br />SFX: hah // hah<br />SFX: hah<br />SFX: hah<br /><br />Nishikawa: Sial... tinggal kita berdua saja...<br />SFX: hah<br />SFX: hah<br /><br />Nishikawa: Tapi tampaknya kita tepat waktu. // Hampir jam sembilan.<br />Hachiken: Sudahan dong...<br />Nishikawa: Kalau informasiku benar...<br /><br />Nishikawa: &quot;Dia&quot; harusnya di sini...<br />Nishikawa: Sebentar lagi!!<br /><br />SFX: klang<br /><br />SFX: klang // klang // klang<br />Hachiken: Ha?<br /><br />Hal.12<br />Hachiken: Ha?<br />Hachiken: Ha?<br />Hachiken: Ha?<br />Hachiken: Hah!?<br />Nishikawa: Ini dia ini dia ini dia ini dia!!<br /><br />Hachiken: Apa itu!?<br /><br />Hal.13<br />Orang: Siapa kalian?<br /><br />Orang: Kalian seharusnya tidak di sini pada jam segini!<br />Nishikawa: Maaf.<br />Orang: Kalian bisa saja dibunuh! Minggir!<br /><br />Orang: Apa?<br />Orang: Murid Yezo?<br /><br />Hachiken: Hah?<br />Nishikawa: Oh, wow!! Mesin penuai kombinasi yang sangat besar benar-benar di sini!!<br /><br />Hal.14<br />Nishikawa: Total beratnya 14,800 kg! Dengan 800 liter tangki bahan bakar! 12,6 liter enam silinder motor! Dan output maksimum 432 PS!<br />Nishikawa: Dan mesin itu juga punya tangki penyimpanan yang bisa muat sampai 11,000 liter dan outputnya bisa 100 liter per detik!<br />Nishikawa: Lebar kepalanya saja 170 m dengan diameter 60 cm! Dia juga punya sensor dengan ketelitian tinggi yang langsung mengecek topografi sekitarnya! Dan kepalanya bahkan bisa miring secara horizontal maupun vertikal untuk memanen hasil panen di permukaan yang tidak rata!<br />(TLN: PS adalah satuan untuk tenaga kuda yang masih dipakai di Jepang.)<br /><br />SFX: klik // klik // klik<br />Nishikawa: Wow! Ini menakjubkan!!<br /><br />Hal.15<br />Hachiken: Sebuah...<br />Nishikawa: Itu mesin yang digunakan untuk memanen gandum!!<br />Nishikawa: Gede 'kan!? Keren 'kan!?<br /><br />Hachiken: Kenapa kalian kerjanya malam!?<br />Orang: Kenapa? Mana bisa kita menggerakkan mesin sebesar ini di tengah hari.<br /><br />Orang: Mesin itu memakan dua jalur di jalan. // Kami harus menunggu sampai malam di mana nggak terlalu ada banyak orang jadi kami bisa menggerakannya dari satu tempat ke tempat lain.<br />Orang: Itu sebabnya kami juga punya pekerja ekstra untuk menuntunnya jadi mesin itu tidak merusak.<br /><br />Hal.16<br />Orang: Apa kalian berdua murid Yezo? // Kalian seharusnya tidak ikut campur dalam masalah ini!<br />Orang: Kami juga sedang buru-buru! Panen gandum tahun ini tertinggal dari jadwal yang sudah direncanakan!<br />SFX: klik // klik<br /><br />Orang: Sekarang cepat kembali ke sekolah!<br />[Nishikawa: Baik, pak]<br /><br />Hachiken: ......<br />Nishikawa: Ada apa, Hachi?<br /><br />Hachiken: ......<br />SFX: klik<br /><br />Hal.17<br />Hachiken: ...Bukannya ada helikopter terbang tadi?<br />Nishikawa: Ya, ada markas pasukan pertahanan Jepang di dekat sini.<br /><br />Hachiken: Jadi, apa yang dilakukan penjaga dengan anjingnya itu?<br />Nishikawa: Mungkin untuk mengawasi beruang. 'kan sudah kubilang kalau tahun ini banyak yang melihatnya.<br /><br />Hachiken: ...Lalu kenapa mereka memanggilnya &quot;Area 51&quot;?<br />Nishikawa: Itu karena nomor ladang itu 51.<br /><br />Hachiken: Dan crop circle...?<br />Nishikawa: Yang kudengar, itu lelucon murid sebelah.<br /><br />Paper:<br />Siswa berikut dikenai wajib kerja membersihkan kamar mandi!!<br />Nishikawa<br />Hachiken<br />Beppu<br />Tokiwa<br />Aikawa<br />Komaba<br /><br />Hachiken: Kenapa aku harus kena wajib kerja membersihkan kamar mandi hanya karena sesuatu seperti itu...?<br />Nishikawa: Apa maksudnya itu!? Mesin itu menakjubkan!<br /><br />Hal.19<br />Hachiken: Ya, memang keren, tapi aku mereka kalau kalian yang melibatkanku dalam ini.<br />Tokiwa: Tapi kita menangkap pencuri itu, jadi kita hanya perlu melakukannya untuk sehari! // Beruntung!<br /><br />Mikage: Itu pasukan pembersih kamar mandi.<br />Orang: Dasar kalian bodoh.<br />Tokiwa: Fufufu... Kami hanya membuktikan kalau keamanan asrama ini kurang bagus!<br />Hachiken: Kurasa orang yang celananya sobek nggak pantas mengatakan itu!<br /><br />Orang: Besarnya!<br /><br />Orang: Apaan itu!? // Ukurannya hampir serumah!!<br />Orang: Besar!<br />Orang: Lihat dong!<br />Komaba: Ukuran sepadan dengan kekuatan!<br /><br />Orang: Hachi, bisa kirimkan gambar iru?<br />SFX: waa // waa<br />[Orang: Besarnya!]<br />Hachiken: Ya, tentu.<br /><br />Hal.19<br />Aikawa: Jarang-jarang bisa melihatnya sebesar ini.<br />[Orang: Hahahahahaha]<br />Orang: Menakjubkan!<br />[Orang: Hahahahahaha]<br />Orang: Beruntung sekali! Aku mau melihatnya dari dekat juga!<br />Orang: Kudengar hanya ada dua di seluruh Jepang.<br />[Orang: Haha]<br />[Orang: Haha]<br />Orang: Melakukan wajib kerja membersihkan kamar mandi adalah harga murah untuk melihat aksi bayi kecil ini.<br /><br />Orang: [Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha]<br /><br />Tamako: Tahu, nggak? Kami punya satu mesin itu di peternakanku.<br />Tamako: Kalian bisa datang kapan saja.<br /><br />Tamako: Bodoh.<br /><br />(right text): Inilah para laki-laki sebenarnya! Cerita SMA Yezo yang disuka semua orang memulai chapter musim gugurnya di issue 14! Nantikanlah!<br />(bottom text): Bersambung di issue 14.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33891</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 30 by Michalv</title>
        <updated>2012-03-20T16:13:16+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33891" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai</strong><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/30/page/1">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/30/page/1</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />(left text): Cerita sampingan coretan masa muda di peternakan yang super populer... adalah science fiction!?<br /><br />Box: SMA Pertanian Yezo Hokaido, // atau disingkat &quot;SMA Yezo&quot;.<br />Box: Itu adalah nama SMA yang aku hadiri. Dalam tanah sekolah, ada gunung, sungai, hutan... // Sekolah yang sangat besar.<br /><br />Box: Untuk beberapa orang tertentu di sini, ada tempat spesial.<br />Box: Tidak ada yang tahu siapa yang memberi nama, tapi karena &quot;dia&quot; muncul dari waktu ke waktu, maka tempat itu diketahui sebagai...<br /><br />Box: &quot;Area 51&quot;.<br /><br />Hal.3<br />(right text): Penjualan kami sudah melebihi satu juta copy!! Volume satu dan dua dijual sekarang!!<br />(insert text): MAKHLUK TIDAK DIKETAHUI apa yang ditemui Hachiken...!?<br /><br />Chapter 30 / Kenangan Musim Panas (Bagian 1)<br /><br />Hal.4<br />Orang: Kalian dengar, nggak!? Sebuah crop circle muncul di dekat ladang gandum!<br />Orang: Mustahil!<br />Orang: Crop circle!?<br /><br />Hachiken: Maksudmu benda-benda yang dibuat UFO?<br />Mikage: Ya, ya.<br /><br />Komaba: Serius?<br />Hachiken: Woah! Kalau beneran, aku mau banget melihatnya!<br /><br />Orang: Itu akan mempengaruhi panen gandum!<br />Orang: Ya!<br />Orang: Mereka membuat kerjaan kita jadi susah!<br />Orang: Crop circle sialan itu benar-benar bikin kesal saja!<br />Hachiken: Kurasa inilah yang mungkin dipikirkan dari sudut pandang petani...<br /><br />Hal.5<br />(left text):<br />Sebelumnya<br />Hachiken menggunakan uang yang dia simpan dari bekerja saat liburan musim panas untuk membeli dagingnya Daging Babi... lalu dia menggunakannya untuk membuat daging babi asap, yang kemudian sangat populer di kalangan teman-temannya! Orang-orang di sekitarnya, yang selalu menerima memakan hewan ternak sebagai hal yang normal, mulai merubah pemikiran mereka... Tapi, Hachiken masih belum yakin kalau yang dia perbuat adalah hal yang benar. Itulah kenapa dia memutuskan untuk memberikan nama pada semua anak-anak babi, hanya supaya dia bisa khawatir dan berjuang lagi...<br /><br />Nishikawa: Ini aku.<br />SFX: waa waa waa<br />Nishikawa: Ya...<br /><br />Nishikawa: Dan kamu sangat yakin tentang itu?<br />Nishikawa: Di mana?<br /><br />Nishikawa: Begitu...<br /><br />Nishikawa: &quot;Area 51&quot;, ya...?<br /><br />Hal.6<br />Beppu: Nishikawa, saat kamu bilang &quot;Area 51&quot;, maksudnya bukan...<br />SFX: tap<br />Nishikawa: Benar.<br /><br />Nishikawa: &quot;Dia&quot; akan datang malam ini<br />SFX: glek<br /><br />Komaba: Seriusan?<br />Nishikawa: Informasiku berasal dari sumber terpercaya. Kamu bisa mempercayainya. // Itu akan terjadi tepat sebelum jam 9 malam nanti.<br /><br />Orang: Akhirnya...<br />Orang: Ya, akhirnya...<br />Hachiken: ?<br />Orang: Kenapa lama sekali...!?<br /><br />Nishikawa: Aku sudah menunggu hari ini sepanjang hidupku!<br /><br />Nishikawa: Malam ini, aku akan pergi melihat &quot;dia&quot;...!!!<br /><br />Hal.7<br />Hachiken: ?<br />Hachiken: ?<br />Hachiken: ?<br />Orang: Mana bisa! Kamu bilang tepat sebelum jam 9 malam nanti! Itu bertepatan dengan waktu belajar!<br />Orang: Kamu bahkan nggak boleh keluar kamar, apalagi asramanya!!<br /><br />Beppu: Tunggu! Nishikawa...<br />Tokiwa: Kamu nggak akan...<br /><br />Komaba: Menyelinap keluar...!?<br /><br />Yoshino: Jangan, Nishikawa!<br />Mikage: Ya! Itu terlalu beresiko!<br /><br />Nishikawa: Wanita dan anak-anak lebih baik jangan ikut campur dalam masalah ini!<br />Nishikawa: Aku akan pergi, meski aku harus pergi sendirian!<br /><br />SFX: pat pat<br /><br />Hal.8<br />Komaba: Jangan bodoh. Aku ikut denganmu.<br />Tokiwa: Aku juga!<br />Tokiwa: Nishikawa, aku nggak akan membiarkanmu melakukan ini sendirian!<br /><br />Aizawa: Setelah mendengar semua ini, aku nggak akan duduk diam dan menonton 'kan?<br /><br />Nishikawa: Kalian... // Aku nggak bertanggung jawab dengan apa yang akan terjadi pada kalian nanti, loh!<br />[Nishikawa: Fufu...]<br />Hachiken: &quot;Apa yang akan terjadi&quot;? Kita 'kan sudah tahu hukuman dari menyelinap keluar adalah wajib membersihkan kamar mandi!<br /><br />Komaba: Kalau kamu seorang pria, kamu nggak akan duduk diam dan membiarkan &quot;dia&quot; melakukan sesukanya.<br />[Tokiwa: Benar!]<br />Hachiken: Aku benar-benar nggak ngerti apa yang kalian bicarakan!<br /><br />Nishikawa: Itu benar...<br />Nishikawa: Ini adalah sesuatu yang ingin kutunjukkan padamu, Hachiken...<br />[Hachiken: Aku?]<br /><br />Nishikawa: Sudah diputuskan! Kalu gitu sekarang waktunya untuk membuat rencana!<br />Hachiken: Kamu bahkan belum menjelaskan tentan ini semua!!<br /><br />Hal.9<br />Nishikawa: Seperti yang kalian lihat...<br />SFX: srek<br /><br />Nishikawa: Semua jendela di asrama cowok ditutupi dengan bar besi.<br />Nishikawa: Seperti penjara!<br /><br />Komaba: Kenapa nggak langsung keluar dari pintu depan saja?<br />Nishikawa: Tidak bisa!<br /><br />Nishikawa: Walau kamu berhasil tanpa terlihat oleh orang yang berjaga di kantor depan, ada dua pasang pintu yang berat!<br />Nishikawa: Kita tidak bisa membukanya tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.<br /><br />Nishikawa: Jadi yang tersisa...<br />SFX: srek<br /><br />Nishikawa: Pintu darurat!<br /><br />Nishikawa: Tapi sebelum itu, kita harus mencari jalan keluar untuk melewati kantor manajer asrama.<br /><br />Hal.10<br />Nishikawa: Terakhir kali aku pergi ke toilet saat waktu belajar, pintu kantor terbuka lebar.<br />Nishikawa: Saat itu musim panas, // Jadi tidak diragukan lagi kalau pintu dari sebuah ruangan tanpa AC akan dibiarkan terbuka.<br /><br />Beppu: Jadi apa yang harus kita lakukan!? Dia pasti akan melihat kita!<br />Komaba: Melewati kantor itu? Mustahil!<br /><br />Nishikawa: Jadi, kita keluar dari salah satu jendela toilet, melewati taman dalam, dan kembali ke jendela toilet lainnya!!<br /><br />Nishikawa: Karena kita diperbolehkan menggunakan toilet saat waktu belajar, inilah pilihan terbaik untuk keluar dari kamar kita malam ini!!<br /><br />Nishikawa: Setelah itu, langsung ke pintu darurat!<br /><br />Nishikawa: Kalau kita berhasil keluar dari ini, di depan kita ada hutan...<br />SFX: waa waa<br /><br />Hal.11<br />Nishikawa: Dan malam ini...<br />Nishikawa: Nggak ada bulan!<br /><br />Beppu: Hampir seperti Surga ada di pihak kita malam ini!<br />Tokiwa: Ya, tapi apa yang harus kita lakukan dengan ronda malam?<br /><br />Nishikawa: Hari ini, yang melakukan ronda malam adalah Guru Hirono.<br />Nishikawa: Dia itu malas. Dia melakukan ronda hanya dengan membuka pintu dan memanggil nama.<br /><br />Nishikawa: Semua meja kita ada di belakang kasur, jadi yang perlu kita lakukan adalah satu orang tetap di sana untuk menutupi kita.<br /><br />Beppu: Jadi satu orang harus tinggal...<br /><br />Hal.12<br />Hachiken: Aku yang...<br />Beppu: Hachiken. // Nishikawa.<br /><br />Beppu: Jangan khawatirkan aku. Pergilah.<br />[Beppu: Fufu...]<br /><br />Nishikawa: Beppu...!!<br />Beppu: Serahkan padaku!<br />Hachiken: Tunggu, aku bisa kok tinggal.<br /><br />Hachiken: Aku...<br />Beppu: Jangan khawatir. Aku akan baik-baik saja...<br /><br />Beppu: Dengan badan seperti ini...<br />Beppu: Mana mungkin aku bisa melewati jendela toilet yang kecil...<br /><br /><br />Hal.13<br />Nishikawa: Beppu!! Aku tidak akan pernah melupakan pengorbananmu!!<br />[Nishikawa: Hormat!]<br />[Beppu: Hormat!]<br />Beppu: Pastikan dia dapat bagianku juga, sesuatu yang nggak akan dia lupakan!<br />Hachiken: .........<br /><br />Komaba: Sudah diputuskan.<br />Tokiwa: Ya!<br />SFX: hiks<br />Hachiken: ......<br /><br />Nishikawa: Operasi &quot;Area 51&quot; // Akan dilaksanakan malam ini jam 20:35!!<br />Nishikawa: Semuanya, samakan jam kalian!!<br />Semua: Baik, pak!!<br />Hachiken: Tapi jam handphone kita diset otomatis. Mereka semua sudah sama.<br /><br />SFX: tik tik tik<br /><br />SFX: tik tik<br /><br />Hal.14<br />Komaba: Cepat!<br />SFX: waa waa<br />Nishikawa: Semua sudah di sini?<br /><br />Nishikawa: ! // Tahan!<br />SFX: waa waa waa<br />Tokiwa: Ada apa?<br />SFX: waa waa waa<br /><br />Nishikawa: Ada kamera pengawas!!<br /><br />Aizawa: Apa!? Sudah berapa lama!?<br />Komaba: Mereka nggak percaya sama murid sendiri!?<br />Tokiwa: Dasar guru busuk!<br /><br />Beppu: Fufu... tampaknya kalian tercepit.<br />Beppu: Aku khawatir, jadi aku datang untuk melihat...<br />SFX: hup<br />Hachiken: Beppu!?<br /><br />Hal.15<br />Beppu: Nggak kusangka aku akan memakainya di tempat seperti ini...<br /><br />Tokiwa: Tunggu... apa itu?<br />Aizawa: Itu metode tradisional dalam membuat adonan pizza... // Tekhnik spesial yang digunakan para chef di Itali...!!<br /><br />Aizawa: Kamu memutar adonannya dengan sempurna supaya gaya sentripetal membuat ujung luarnya menebal dan bagian tengahnya menipis!!<br />Aizawa: Dan karena kau hanya menyentuh adonannya secara singkat saat memutarnya, raginya tidak rusak!!<br /><br />Nishikawa: Beppu, kau!!<br />Nishikawa: Kapan kau mempelajarinya!?<br /><br />Beppu: Aku sudah melatihnya secara diam-diam sejak pesta pizza...<br /><br />Hal.16<br />Beppu: ...HYAH!<br /><br />*Setelah itu, para staff menikmati pizza yang enak.<br /><br />Beppu: Sekarang kesempatan kita! Pergilah!!<br />Nishikawa: Beppu...<br /><br />Nishikawa: Gimana caranya kamu sampai sejauh ini?<br />Beppu: Guru yang bertugas sedang ke toilet, jadi nggak ada yang di dalam kantor.<br />Hachiken: Jadi, siapa yang menutupi kita?<br /><br />Hal.17<br />Guru: AH!!!<br /><br />SFX: ding dong ding dong<br />Speaker: Perhatian untuk para siswa!! Bagi mereka yang tidak ada di kamar, harap segera kembali!!<br />Beppu: Ketahuan!!<br />Nishikawa: Sial!!<br /><br />Komaba: Lari!!<br />Tokiwa: Berlindung di pepohonan!!<br />SFX: bang!<br /><br />Speaker: Kembali sekarang juga!! // Hei!!<br />Orang: Ada apa!?<br />Orang: Para cowok kabur!?<br /><br />Hal.18<br />Orang: Siapa?!<br />Orang: Beberapa cowok dari jurusan peternakan!<br /><br />Orang: Wew...<br />Orang: Bodoh...<br />Mikage: Mereka benar-benar melakukannya!<br /><br />[Orang: Wow...]<br />[Orang: Itu mereka...]<br /><br />Tamako: Bodoh...<br /><br />(right text): Para laki-laki sudah memulainya. Tidak ada kata mundur sekarang! Cerita mengejutkan bersambung di bagian dua!!<br /><br />(bottom text): Bersambung di issue 12.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33590</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 29 by Michalv</title>
        <updated>2012-02-26T05:19:30+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33590" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 29 / Musim Panas 19</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/29/page/1">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/29/page/1</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />- Halo? // Ini Shingo.<br />- Dapat paket dari Yugo, nggak?<br />- Ya, tapi...<br />- Apa ini?<br />- Daging babilah.<br />- Aku tahu itu.<br />- Yugo yang buat.<br />- Yugo!?<br />- Bagaimana aku bisa tahu kalau dia nggak taruh catatan atau apapun di paketnya...?<br />- Aku 'kan nggak bisa menduganya kalau dia mengirimnya tiba-tiba seperti ini<br /><br />Coretan masa muda di peternakan yang super populer... Cerita musim panas mencapai klimaksnya!!<br /><br />Hal.3<br />Walau awalnya dia tidak yakin, Hachiken akhirnya mengirim beberapa daging babi ke rumahnya... Segala perasaan yang tidak bisa dia ungkapkan dengan kata-kata... dibungkus dengan selera.<br /><br />- Yah, apa yang kamu tahu... Dia memang sekolah di SMA peternakan.<br />- Aku terkejut.<br />- Enak banget, lho. Pastikan ayah juga mencobanya.<br />- Sayang, Yugo mengirim beberapa daging babi untuk kita.<br />- Tampaknya dia membuatnya sendiri di sekolah.<br /><br />Hal.4<br />Chapter 29 / Musim Panas 19<br /><br />Arakawa Hiromu<br /><br />Mari kita mencoba melihat beberapa hal dari perspektif yang berbeda... Ini kah jalannya?<br /><br />Hal.5<br />Sebelumnya<br />Hachiken memakai uang yang dia simpan dari bekerja saat musim panas untuk membeli dagingnya Daging Babi... Dia lalu menggunakannya untuk membuat daging babi asap, yang populer di kalangan teman-temannya di sekolah! Sebelum dia menyadarinya, dia membuat pesta kecil-kecilan ♥ Di sanalah, kakak Hachiken, Shingo, muncul dan bilang pada Hachiken untuk &quot;menunjukkan kebulatan tekadnya&quot;. Setelah itu, Hachiken memutuskan untuk mengirim beberapa daging babi ke rumah, tapi...<br /><br />Jurusan Peternakan<br />1-D<br /><br />- Permisi...<br />- Bisa panggilkan Hachiken?<br />- Hachiken! // Ada yang mencarimu!<br />- ?<br />- Bukannya itu Ikeda dari jurusan ilmu pangan?<br />- Ada apa?<br />- Anu...<br /><br />Hal.6<br />- Katakan saja!<br />- Tapi... aku malu.<br />- Kalau nggak bisa, aku yang ngomong saja.<br />- Jangan! // Akan kulakukan!<br />*glek*<br />*waa waa waa*<br />- Eh? // Eh? // Eh?<br />*waa waa waa waa waa waa waa*<br />- Ada apaan sih? Kenapa semuanya pada bisik-bisik?<br />- Anu... Hachiken!<br />- Ya!?<br /><br />Hal.7<br />- Biarkan aku membeli beberapa daging babimu!!<br />- Yay!<br />- Ayo buat pizza daging babi!!<br />- Apa-apaan ini!? Kukira kalau kamu punya daging, harusnya 'kan kamu populer dengan laki-laki, tapi sekarang dia populer dengan perempuan juga!?<br />- Sialan kau, Hachiken!<br />- Sial! Mungkin aku harus beli daging babi dan membuat daging babi asap juga!<br /><br />Hal.8<br />- Aki, kamu menjatuhkan kroketmu.<br />- Hei, Hachiken di sini?<br />*ziiing*<br />- Berikan kami daging babimu.<br />- Kali ini, kelas tiga!<br />[Guhehehehehe]<br />- Seram!<br />- Kami nggak punya uang, lho.<br />- Kamu ngerti 'kan?<br />SFX: Muhahahaha<br />- Y-ya, tuan!<br />- Daging babi!!<br />*cih*<br />- Beterima kasihlah, kami masih membiarkanmu hidup!<br />- [Gehehehe]<br /><br />Akhir Zaman<br /><br />Hal.9<br />- Nggak apa 'kan kalau barter? // Ini selai buatan keluargaku.<br />- Sayur-sayuran.<br />- Nih, saus tomat.<br />- Dan beras.<br />- Makasih banyak!<br />- Kalau buat lagi, beritahu kami, ya!<br />- .........<br />- Kamu populer banget.<br />- Sekolah ini... benar-benar aneh...<br />*ding dong ding dong*<br />- Tadinya aku khawatir gimana caranya untuk makan 50 kg daging itu, tapi kelihatannya semuanya akan hilang dalam sekejap.<br />- Kalau kamu masih ada sisaan, akan kubeli.<br />- Tentu.<br /><br />Hal.10<br />- Mungkin aku harus coba beli babi dan buat daging babi asap...<br />- Kukira kamu nggak suka lihat darah dan hal semacamnya. // Kamu nggak akan apa-apa 'kan setelah babi itu berubah jadi daging?<br />- Yaah, aku barusan berpikir gimana kalau aku memulainya dari proses akhir dan bekerja mundur, jadi mungkin aku akan terbiasa...<br /><br />Dimatikan &lt;- Darahnya dikuras &lt;- Dipotong &lt;- Dipakaikan karkas &lt;- Daging yang diolah<br /><br />- Jadi, itu kayak DVD yang kita lihat kemarin, cuma dimundurin...<br />- Ada dokter hewan yang kerja di rumah jagal juga.<br />- Masa?<br />- Ya, mereka memeriksa hewan ternak untuk memastikan kalau daging yang diberikan pada konsumen adalah daging yang sehat.<br /><br />Kandang Babi<br /><br />- Wow, banyak sekali macam-macam dokter hewan.<br />- Ya, bidang dokter hewan lebih luas dari yang orang kira!<br />- Masih ada banyak pilihan yang tersisa untukku!<br />- Aku jadi semangat!<br />- Berjuanglah!<br /><br />Hal.11<br />- Lihat!<br />*oink oink oink*<br />- Anak babi baru!<br />- Lucunya!<br />- Sayang sekali mereka nggak bisa tetap jadi anak babi selamanya.<br />- Jadi mereka akan berubah jadi daging juga?<br />[Hmm...]<br />- APA!? Aku bahkan nggak pernah memikirkan itu sampai sekarang!!<br />- Hachiken, ini semua salahmu!!<br />- Ya!<br />- Ya!<br />- HAAAH!?<br />- 'Kan aku sudah bilang! Kalau aku nggak bisa makan daging babi lagi, kamu harus bertanggung jawab!!<br />- Ya, bertanggung jawablah!!<br />- Sial!!<br /><br />Hal.12<br />- Aku...<br />- AKu akan memberikan kalian sisa dagingnya!!<br />[ Horee!!]<br />- Nggak ada satu orang pun di sini yang bermasalah dengan makan daging babi!!<br />- Oink<br />- Guru Nakajima, Guru Fuji.<br />- Tahun depan, kami akan disuruh buat presentasi penelitian 'kan?<br />- Ya, itu adalah projek di mana kalian membentuk kelompok sesuai dengan apa yang kalian pilih.<br /><br />Hal.13<br />- Aku mau melakukan penelitian whey babi.<br />(TLN: Whey adalah salah satu jenis bahan dasar (komposisi) yang digunakan dalam pembuatan suatu produk.)<br />- Kami mempelajarinya sedikit di kelas pengolahan makanan. // Kita dapat menggunakan sisaan whey setelah membuat keju untuk membesarkan babi yang mempunyai daginng yang lebih baik...<br />- Benar.<br />- Aku sering memikirkan baik atau tidak untuk memakan makhluk hidup... // Tapi aku nggak bisa menahan diriku untuk tidak memakan sesuatu yang enak.<br />- Tapi selama aku di urusan ini, aku merasa ada sesuatu yang selalu kupikirkan, jadi... // Kalau aku menjelajahi semua aspek dari bidang yang aku sukai...<br />[Oink?]<br />- Um... aku lebih bisa siaga tentang ternak di waktu yang sama dengan membuat keju dan...<br />- AHHH! Aku nggak bisa menjelaskannya!!<br />- Kami mengerti, kok.<br />- Ya, kami ngerti.<br /><br />Hal.14<br />- Mungkin aku akan membantu penelitianmu...<br />- Aku agak tertarik!<br />- Sebuah kelompok antara produksi keju dan daging...<br />- Bagaimana kalau kita membuat babi dengan merk SMA Yezo?<br />[Ide bagus!!]<br />- Bagaimana kalau kita mulai penelitian sekarang juga dengan kotoran baru dari anak babi ini?<br />- Kedengarannya itu ide bagus.<br />- Kali ini, jangan namai mereka.<br />- Ya. // Memang benar kalau kamu menamainya, kamu jadi nempel sama babinya.<br /><br />Hal.15<br />- ...Nggak,<br />- Namamu Bacon!<br />- Kamu menamainya lagi?<br />- Ya!<br />- Jadi kamu mau bilang kalau kamu mau menghidupkan kembali semua kerja keras yang kamu buat untuk dirimu sendiri dulu?<br />- Guru Fuji... anda pernah bilang begini,<br />- Jangan berdiam di satu tempat dan berhenti mengejar sesuatu yang lebih baik!<br /><br />Hal.16<br />- Memutuskan kalau memakan binatang itu benar dan tidak pernah memikirkan tentangnya lagi adalah cara termudah melakukannya,<br />- Tapi aku hanya nggak bisa menerimanya!<br />- Yugo, kalau kamu tidak punya latar belakang akademis yang baik, tidak akan ada orang yang mau menerimamu.<br />- Itulah cara dunia ini bekerja.<br />- Membiarkannya dan hanya menerima kalau kamu nggak bisa melakukan apa-apa untuk mengubahnya...<br />[Oink Oink]<br />- Setelah melihat babi-babi ini, aku tidak bisa melakukan itu lagi.<br /><br />Hal.17<br />- Aku anak satu-satunya, jadi kalau aku nggak mewarisi peternakan...<br />- Kalau kamu bilang pada mereka apa yang kamu mau, aku yakin mereka akan mengerti!<br />- Banyak orang yang mencoba sebisa mereka saat mereka dihadang dengan masalah! Aku nggak mau melihat orang seperti itu gagal membuat cita-citanya jadi kenyataan!<br />- Kamu bisa terus mengkhawatirkan ini sampai akhir zaman, tapi kamu mungkin nggak akan menemukan jawabannya, kamu tahu?<br />- Dibandingkan dengan hal-hal yang kukhawatirkan di SMA, masalah ini juga patut dikhawatirkan!<br />- Baiklah! Sampai kamu diambil, aku akan selalu di sisimu, Bacon!<br />[Oink!]<br />- Haha! Kamu memang nggak pernah belajar, ya, Hachiken.?<br />[Ahaha]<br />[Hohohoho]<br />[Ufufu]<br />- Hachiken memang selalu melakukan sesuatu sesukanya...<br /><br />Hal.18<br />- Breaded Pork Bowl.<br />- Ham.<br />- Roasted Pork Fillet.<br />- Pork Soup.<br />- Pork Cutlet.<br />- Ginger Pork.<br />- Kamu kasih nama ke semuanya!?<br />- Dasar bodoh! Kamu boleh pintar, tapi kamu juga idiot!!<br />- Dasar gila!!<br />- Memangnya kenapa sih!?<br /><br />Hal.19<br />Beda dengan babi, Manusia tumbuh lebih lambat. Dan musim berganti... Issue selanjutnya adalah special side story!! Nantikanlah!!<br /><br />*nyam nyam nyam*<br /><br />Prinsip Sekolah<br />Ketekunan<br />Kerja sama<br />Keirasionalan<br /><br />- Mmm...<br />- Enak!<br /><br />Bersambung di Issue 11.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33301</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 28 by Michalv</title>
        <updated>2012-02-05T02:14:12+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33301" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 28 / Musim Panas 18</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/28/page/1">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/28/page/1</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Belum terlalu lama sejak saat itu...<br />Tapi terasa seperti sudah terjadi lama sekali...<br /><br />Chapter 28 / Musim Panas 18<br /><br />Arakawa Hiromu<br /><br />Hal.3<br />- Sudah siap!<br /><br />Daging babinya sudah selesai! Dan terlihat enak ♥<br /><br />- Wow! Aku belum pernah liat daging babi sesegar ini sebelumnya!<br />- Kerja bagus.<br />- Makasih.<br />- Keju dan telurnya juga sudah siap!<br />- Hm? // Kok ada telur dan keju!?<br /><br />Hal.4<br />- Dasar... kami memberimu izin untuk memakai smoker karena kamu bilang hanya projek kecil, tapi sekarang semua sudah di luar kendali!<br />- Guru Fuji sendiri ngapain? Apa yang anda lakukan dengan itu?<br />- Ini bahan untuk mengajar!<br />*brak*<br />*cling*<br />- Ini untuk mengajari kalian tentang afinitas antara produk fermentasi dan daging yang sudah disiapkan.<br />- Guru yang mengerikan!<br />- Lagian, ini 'kan setelah jam kerja!<br />[Fu fu fu!]<br />- Kita masih di sekolah, loh!<br />- Oh? Sudah selesai?<br />- Wow! Terlihat seperti yang dibeli dari toko!<br />*krucuk~*<br />- Ayo kita coba sama-sama.<br />- Yahooo!<br />- Enak!<br />- Kejunya juga.<br />- Aku nggak yakin. Kurasa pengasapannya terlalu lama.<br /><br />Hal.5<br />Sebelumnya<br />Hachiken menggunakan uang simpanannya dari bekerja untuk membeli daging babi... Semuanya 51 kg, total 25,296 yen. Walau dia sedikit khawatir, dia mulai memakannya. Ada banyak sekali, sampai akhirnya dia memutuskannya untuk menjadikannya daging babi...<br /><br />- Rasanya beda dengan yang kamu beli di toko.<br />- Mungkin karena daging-daging yang di toko sebenarnya tidak diasapkan. Hanya diberi saus agar rasanya mirip.<br />*endus endus*<br />- Bau apa ini? Kayu apa yang kamu pakai?<br />- Kayu pohon ceri.<br />- Guru Nakajima, mau coba keju asap?<br />- Keju itu 'kan memang milikku...<br />*nyam nyam nyam nyam nyam*<br />[Ahhhhhh]<br />*Shhh*<br />- Ini akan terasa lebih enak kalau diiris lalu digoreng.<br />[Tidaaaaak! Kita nanti jaid gendut!]<br />*Shhh Shhh*<br />- Kalau begitu, aku akan pakai minyak sisaan, menambahkan bawang putih yang sudah dicincang dan membuat nasi goreng.<br />[Gyaahhhh! Nasi dengan bawang putih dan daging? Apa itu? Keadilan!]<br /><br />Hal.6<br />- Aku akan gendut!!<br />- Kalian mau bunuh kami ya!?<br />- Mantap!!<br />- Enaknya...<br />- Enak sekali!<br />- Yo!<br />- Kenapa kau kembali!?<br />- Aku kerja sementara waktu di sini, di ladang gandum.<br />- Itu kakaknya Hachiken!<br />[Oh, tidak!]<br />- Itu si koki yakisoba beracun!<br /><br />Hal.7<br />- Aku mencium bau enak, jadi aku mengikuti baunya dan menemukan ini.<br />- Jadi kuputuskan untuk bergabung dan makan-makan.<br />- Hachiken yang membuatnya.<br />- Yugo?<br />- Benarkah...<br />- ...Apa!? Kalau kau sudah selesai makan, pulang sana!<br />- Mikage! Komaba!<br />- Aku mau kirim beberapa untuk keluarga kalian. // Mereka benar-benar telah membantuku saat liburan musim panas.<br />- Oh, benarkah?<br />- Makasih! AKu yakin mereka akan menyukainya!<br /><br />Hal.8<br />- Aku sudah tahu alamat Mikage, tapi aku nggak tahu alamat Komaba.<br />- Kalau kamu mau mengirinya, coba cek apa kamu bisa pakai mesin pengemas vakum di ruang pengolahan.<br />- Yugo, // Kirim beberapa ke Sapporo juga.<br />- Hah?<br />- Kenapa!? Aku nggak mau kirim apa-apa ke rumah!!<br />- Bukan masalah kamu perlu atau nggak. // Aku yakin orang tua kita pasti menyukainya.<br />- ...Aku bahkan ragu kalau mereka akan mempedulikannya!<br />- Setelah nggak pergi ke sekolah yang bagus dan nggak dapat nilai yang mereka inginkan... // Yang mereka lakukan hanya meremehkanku!<br />- Tidak peduli sekolah &quot;bagus&quot; mana yang kamu tuju.<br /><br />Hal.9<br />- Kamu hanya perlu menunjukkan kebulatan tekadmu.<br />- Dah.<br />- ...Tunggu!<br />- Kosongkan sakumu sebelum pergi.<br /><br />Hal.10<br />- Aku akan ada di sini untuk sementara, jadi kalau butuh sesuatu, sms saja!<br />*Ziiing*<br />- Bagus sekali! Bahkan aku nggak tahu nomormu!!<br />- Kembali! Kapan kau jadi cepat dalam lari!?<br />- Hahahahaha! Aku hanya punya otot yang berbeda darimu!<br />- Mereka saudara yang dekat.<br />- Ya.<br />[Hahaha]<br /><br />Asrama<br /><br />- Permisi.<br />- Aku ingin mengirim paket.<br />- Oh.<br />- Berapa banyak label pengiriman yang kamu mau?<br /><br />Label pengiriman<br />C.O.D. | Prabayar<br /><br />- Dua.<br /><br />Hal.11<br />- Selesai.<br />- Kamu mengirim daging babi? Kamu perlu pengiriman yang dibekukan kalau begitu.<br />- Ya.<br />- Mungkin aku harus kirim beberapa ke keluarga Tamako karena sudah memperbolehkanku melihat peternakan mereka...<br />- Tunjukkan mereka kebulatan tekadmu.<br />- .........<br /><br />Hal.12<br />- Anu...<br />- Ada apa?<br />- Boleh minta...<br />- Satu label lagi?<br />- Jadi, gimana?<br /><br />Ruang Binatu Pria<br />Ruang Pengeringan Pria<br /><br />- Apa?<br />- Daging babi.<br /><br />Hal.13<br />- Sudah buat keputusan yang benar?<br />- Hmm... nggak yakin...<br />- Aku nggak tahu apa seseorang bisa mengadili kalau membunuh atau tidak membunuh dan memakan binatang itu benar.<br />- Jujur saja, aku masih nggak yakin kalau hal yang kulakukan ini benar.<br />- Kepalaku jadi sakit karena memikirkannya.<br />- Kamu itu orang yang kelewat serius.<br />- Lebih baik kamu tidak memikirkan sesuatu secara berlebihan.<br /><br />Hal.14<br />*Ding*<br />- Waktunya untuk belajar sore. // Tolong kembali ke kamar masing-masing.<br />- Kamu sudah susah-susah buat semua daging babi itu. Kenapa kita nggak buat pesta pizza lagi saja?<br />- Betul, tuh! // Kita bisa pakai daging babi, dan beberapa kentang dari tempatku untuk buat pizza jerman.<br />- Aku sih lebih milih memakai daging babi sebagai bahan dasar.<br />- Kayak memotongnya kecil-kecul dan memasaknya langsung di adonannya.<br />- ...Hah?<br /><br />Hal.15<br />- ?<br />*bruk bruk*<br />- Apaan itu?<br />- Buku referensi.<br />- Apaan ini? // Ditulis pakai bahasa apa sih?<br />- Semua ini adalah buku persiapan masuk sekolah. // Semua buku di sini terlalu tipis.<br /><br />Hal.16<br />- Kenapa...? // Apa soal ini memang semudah ini?<br />- Mungkinkah...!?<br />- Aku menghabiskan banyak waktu menkhawatirkan satu soal yang nggak bisa diselesaikan dan sekarang soal ini mendadak punya satu jawaban yang sangat mudah...!<br />- ...Hachi?<br />*kriek*<br />- Hachiken... bantuin mat...<br />- Mat memang indah!!<br />- Lupakan, aku balik.<br />[Aku nggak ngerti kata-kata yang keluar dari mulutmu.]<br /><br />Hal.17<br />- Haha... buku memang hebat!<br />- Belajar itu memang menarik!<br />- Ada yang salah denganmu!!<br />- Menjauh!!<br />- ...Benar.<br />- Dulu, belajar sangat menyenangkan buatku...<br /><br />Hal.18<br />Jagung 300円<br /><br />Asosiasi Tamasya Sapporo<br />Ramune 150円<br />Es puter 150円<br />Es krim 200円<br /><br />*ding dong ding dong*<br /><br />- Paket untuk Hachiken!<br />[Selamat siang!]<br />- Sebentar!<br />- !<br />- Dari Yugo...!?<br /><br />Hal.19<br />Paket kecil diantar ke rumah Hachiken di Sapporo... Isinya adalah bukti kebulatan tekad Hachiken. Apa perasaan itu akan sampai pada orang tuanya...!?<br /><br />- Apa isinya...<br />- ?<br />- Daging babi?<br /><br />Bersambung di issue 10.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33286</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 27 by Michalv</title>
        <updated>2012-02-04T06:09:53+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/33286" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 27 / Musim Panas 17</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/27/page/1">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/27/page/1</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Daging babi berubah jadi daging, jadi Hachiken memutuskan untuk membelinya... Masa muda yang super populer!!<br /><br />- Semua tulangnya sudah dibuang dan dagingnya sudah dipotong<br />- Hachiken, ini daging babi yang kamu minta.<br />- 51 kg. // Semuanya.<br />- 51 kg.<br />- Beratnya seberat perempuan ya?<br /><br />Hal.3<br />Daging babi, yang Hachiken sukai, sudah berubah jadi daging... Berapa nilai kehidupan dari setiap kilogram daging itu?<br /><br />- Tokiwa...<br />- Kemari sebentar.<br />- Eh? Kenapa?<br />*Glek...*<br />- ...Haha...<br />- Dia jadi sangat kecil...<br /><br />Hal.4<br />Sebelumnya<br />Babi yang disukai Hachiken di kelas, daging babi, akhirnya dibawa keluar juga. Hachiken, yang kebingungan, memutuskan untuk menggunakan uang yang dia dapat dari bekerja di peternakan Aki selama liburan dan memberitahu Guru Fuji kalau dia akan membeli daging tersebut! Ini menyebabkan keributan besar di antara para murid dan guru yang berada di sekitarnya! Tiha hari kemudian, dagingnya daging babi sudah diantar...<br /><br />- Daging dari satu babi beratnya 51 kg.<br />- Harga pasar untuk daging babi sekarang 496 yen per kilogram...<br />- Totalnya 25,296 yen.<br />- Apa kamu bawa uangnya?<br />- Oh... ya.<br />*Srek...*<br /><br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />- 50 kg itu banyak banget...<br /><br />Hal.5<br />- Apa yang harus kulakukan dengan daging sebanyak itu...<br />- Kamu masih belum menentukannya?<br />- Kalau kamu berencana untuk mengolahnya atau menjualnya, akud engan senang hati akan membantumu.<br />- Beneran? Makasih.<br /><br />Ruang Pengolahan<br />Tugas pembersihan minggu ini<br />1-D Grup A<br />Aikawa Shinosuke<br />Komaba Ichiro<br />Tokiwa Keiji<br />Hachiken Yugo<br />Inada Tamako<br /><br />- Kita 'kan teman. // Jangan malu.<br />- Kalau kamu benar-benar tertarik, apa aku boleh minta sedikit dagingmu sebagai biaya penasehat? // Daging paha itu juga nggak masalah.<br />- Oh? Hanya itu yang kamu minta? // Kamu memang baik...<br />- Tunggu dulu, itu potongan otot paha! Daging dengan kualitas tertinggi! Apa maumu!?<br />- Jawaban terbaik, ya, memakannya.<br />- Ya, kamu bisa melakukan banyak hal dengan daging babi...<br />[Otot paha daging babiku...]<br />- Kamu bisa buat saus daging babi, ham...<br /><br />Hal.6<br />- Atau daging babi.<br />- Nggak, nggak, nggak, mana bisa aku mengubah daging babi jadi daging babi!<br />- Ya, mana mungkin!<br />*brak*<br />- Aku baru saja dengar.<br />[Nasi]<br />[yang baru dimasak]<br />[Serang!]<br /><br />Hal.7<br />- Pohon langit daging babi!!<br />- Aku nggak pernah lihat nasi dengan daging babi yang lebih banyak dari nasinya!<br />- Wow!<br />- Apa yang kamu bicarakan!? Nggak ada yang nggak bisa kamu lakukan dengan daging!<br />- Baiklah...<br />- Hachiken,<br />- Terima kasih atas daingnya!<br />*Hiks*<br />- ...Ya!<br /><br />Hal.8<br />Daging babi yang ditumpuk sangat tinggi sangat enak.<br /><br />- Ya ampun!<br /><br />Chapter 27 / Musim Panas 17<br /><br />- Ini sangat enak!<br /><br />Arakawa Hiromu<br /><br />Hal.9<br />- Maaf ya. Kerjaan hari ini jadinya hanya makan daging babi.<br />[Hahaha]<br />- Hachiken, apa yang akan kamu lakukan dengan semua daging itu? // Kalau nggak cepat-cepat memutuskan, semuanya akan hilang.<br />[Hah?]<br />- Hilang...?<br />- Kalau kamu punya uang, kamu akan populer dengan wanita, // Tapi kalau kamu punya daging, kamu akan populer dengan pria!<br />- Dagingmu adalah dagingku. // Dan dagingku adalah dagingku juga.<br />[Guhehehehehehehehehehe]<br /><br />Klub Sumo<br />Maju<br /><br />- Hei, kamu Hachiken, dari kelas satu jurusan peternakan?<br />- Ikut kami ke belakang gedung olahraga.<br />- Sekarang lompat!<br /><br />Akhir zaman<br /><br />[Ahh]<br />- Bagus! Ternyata kita benar! Orang ini bawa banyak daging!<br />*hap* *hap*<br />*tuk* *tuk<br /><br />Hal.10<br />Klub Lari<br /><br />[Gyahhhh]<br />[Ahhhhhhh]<br />[Oper oper oper]<br />- Daging babi!<br />[Oper oper oper]<br />[Sekolah ini seram banget!!]<br />- Aku akan diburu karena dagingku!!<br />- Kak Inada, tolong ajari aku cara buat daging babi asap!!<br />- Tentu.<br />- Sudah dapat izin untuk pakai ruang pengolahan?<br />- Ya!<br />- Kamu punya 50 kg 'kan? // Berapa orang yang mau pakai ruangannya?<br />- Hanya satu!<br /><br />Hal.11<br />Ruang Pengolahan Daging<br /><br />- ...Yak!<br />*hap*<br />- Akhirnya selesai juga persiapannya!<br />- Kerja bagus! // Masih satu minggu lagi sampai kita bisa pakai smokernya. Taruh saja di kulkas untuk diawetkan.<br />- Pergelangan tanganku sakit...<br />- Pekerjaan yang cukup berat, bukan?<br />- Kamu nekat juga, menyiapkan 50 kg daging sendirian tanpa pengalaman sedikitpun. <br />- Yah, begitulah... // Kadang aku berpikir &quot;sebenarnya apa yang kulakukan...?&quot;<br /><br />Hal.12<br />- Tapi...<br />*sroot*<br />- Rasanya beban di pundakku sudah terlepas.<br />- Kalau kamu sudah selesai, boleh aku beli beberapa daging babi asapmu?<br />- Eh? Aku nggak bisa menerima uangmu!<br />- Kamu beli daging itu dengan uangmu sendiri 'kan?<br />- Aku akan bayar.<br />- Lagian, kalau aku nggak membayarmu dari hasil kerja kerasmu, Tamako bisa marah.<br />- Begitu ya. // Kurasa kakak ada benarnya juga...<br />- Kalau begitu, kuterima uang kakak.<br /><br />Hal.13<br />- Wah, lihat tanganmu!<br />- Susah sekali melakukan pekerjaan yang aku sendiri nggak terbiasa. // Ototku sakit sekali...<br />[Ow...]<br />- Aku mulai memikirkan ini saat aku memotong rusa juga... Aku memang nggak cocok jadi koki.<br />- Tapi itu membuatmu terlihat keren.<br />- Hah?<br />- Tunggu sebentar ya.<br />- Ambil ini.<br /><br />Hal.14<br />- ?<br />- Itu kompres yang dibuat dengan bahan alami. // Baunya nggak menyengat, jadi kamu bisa memakainnya kalau mau.<br />- Makasih, Mikage...!! // Aku bisa merasakan cintamu...!!<br />- Ya, barang yang kamu beli di toko baunya menyengat sekali. // Kuda nggak akan menyukainya.<br />*tap* *tap*<br />- Cepat pakai itu, Hachiken.<br />- Itulah Mikage... // Aku benar-benar bisa merasakan cintamu terhadap kuda...<br />*hgroo*<br />[Fufu...]<br />*Tap*<br /><br />Hal.15<br />- Dia memang keren...<br /><br />Hal.16<br />- ...?<br />- Hah?<br />- Baunya enak!<br />- Kalian sudah mulai mengasapkan daging itu?<br />- Ya.<br />- Baunya enak sekali.<br />- Ya, akan siap malam ini.<br /><br />Hal.17<br />- Rasanya seperti pemakaman.<br />- Eh?<br />- Ah, maaf...<br />- Ini hanya membuatku memikirkan pemakaman ayahku.<br /><br />Hal.18<br />- Kamu benar, ini seperti pemakaman daging babi!<br />- Ya, dan memakan sisanya yang enak akan jadi upacara peringatan!<br />- Jadi cepatlah supaya kita bisa memakannya.<br />- &quot;Memakan sisanya yang enak akan jadi upacara peringatan&quot;? Jangan bilang seperti itu hanya karena kalian manusia lebih baik dari binatang!<br />- Kalau aku daging babi, nggak peduli gimana caramu memakanku, aku nggak akan menyukainya! Kalian akan dikutuk!<br />- Ya, hati-hati.<br />- Ah!<br />- Sudah mulai mengasapkannya?<br />- Enak.<br />- Ya, dan kelihatannya akan siap malam ini.<br /><br />Hal.19<br />Mustahil untuk mereka di SMA Yezo jadi sentimentil! Apa ini akan berubah jadi event besar seperti pesta pizza? Tunggu kelanjutannya!<br /><br />- ...Artinya kamu masih mengasapkannya sampai nanti 'kan?<br />- Ya.<br />- Aku akan segera kembali!!<br />- Bisa asapkan ini sekalian!?<br />- Aku selalu mau coba buat keju asap! ♥<br />- Yoshino, kamu dapat dari mana?<br />- Rahasia ♥<br />*Glek*<br />- Tunggu! Itu artinya kita bisa buat telur asap juga!?<br />- Seseorang bawakan telur dari kandang ayam, dong!<br />- Jadi nggak sabar!<br />- Aku akan segera kembali setelah klub selesai!<br /><br />Bersambung di issue 9.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32861</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 26 by Michalv</title>
        <updated>2011-12-31T06:14:33+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32861" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator: MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 26 / Musim Panas 16</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://www.batoto.net/read/_/68659/gin-no-saji_ch26_by_red-hawk-neo">http://www.batoto.net/read/_/68659/gin-no-saji_ch26_by_red-hawk-neo</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Hachiken: Berapa harga satu babi?<br />Hachiken: Aku... mau membelinya!<br /><br />Fuji: ...Babi dengan ukuran ini mungkin bisa dijual 30,000 yen di pasar.<br />SFX: *oink* *oink*<br /><br />Fuji: Dan apa rencanamu setelah membelinya? Memeliharanya?<br />Fuji: Di mana kamu akan memeliharanya? // Dan kamu juga harus memberinya makan.<br /><br />Fuji: Dan siapa yang akan merawatnya setelah kamu lulus?<br /><br />Hachiken: Aku tidak mau membeli dia yang sekarang...<br /><br />Left Text: Dia mau bertanggung jawab penuh. Apa jawaban yang telah ditemukan Hachiken? Coretan masa muda SMA Pertanian di mana kau belajar tentang sulitnya hidup dengan tubuhmu.<br /><br />Hal.3<br />Hachiken: Aku akan beli dia dalam keadaan sudah jadi daging babi beneran!<br /><br />Yoshino: Maksudmu... semuanya?<br />-: Ada berapa kilo coba...<br />Fuji: Uangnya?<br /><br />Hachiken: Aku punya uang! // Aku masih punya uang yang kudapat dari bekerja saat liburan!<br /><br />Fuji: Menarik.<br />Fuji: Dia milikmu!<br /><br />Hal.4<br />Sebelumnya<br />Pengiriman daging babi akhirnya ditentukan dan Hachiken harus menghadapi masalahnya... Semua orang di sekitarnya membuat keributan! Dan di tengah hal itu, Hachiken pergi ke Guru Fuji dan menanyakan harga satu ekor babi...<br /><br />-: Selanjutnya.<br />-: Selanjutnya.<br />SFX: *chirp* *chirp*<br /><br />SFX: *oink* *oink*<br /><br />-: Satu, dua, tiga...<br />SFX: *oink* *oink* *oink* *oink* *oink*<br />-: Delapan! // Ini yang terakhir 'kan?<br />-: &lt;akhirnya!&gt;<br />SFX: *oink*<br /><br />Hal.5<br />Hachiken: Daging babi...<br />SFX: *tap* *tap* *tap* *tap* *tap*<br /><br />SFX: *tap* *tap* *tap*<br />SFX: *oink* *oink* *oink*<br />Hachiken: Ah...<br /><br />SFX: *brak*<br />SFX: *oink* *oink*<br /><br />Hachiken: Anu...<br />-: Apa?<br />SFX: *oink* *oink* *oink* *oink*<br /><br />Hal.6<br />SFX: *oink* *oink* *oink*<br /><br />Hachiken: Anu...<br />Hachiken: Itu...<br /><br />Hachiken: Tolong dibuat cepat dan tanpa rasa sakit.<br /><br />-: Ya,<br />-: Baiklah.<br /><br />Fuji: Pastikan untuk memisahkan proses babi dengan tanda 'X'.<br />-: Nggak masalah.<br /><br />Hal.7<br />Fuji: Hachiken, aku akan memberitahumu kalau dagingnya sudah diproses dan siap untuk dikirim.<br /><br />Fuji: Kita akan membersihkan kandangnya hari ini.<br />Fuji: Sudah ada bayi babi baru yang siap dipindah ke sini. // Kita harus membersihkannya sebersih mungkin.<br />(papan) Kandang Babi<br /><br />SFX: *sruk* *sruk* *sruk*<br /><br />SFX: *sruk*<br /><br />Hal.8<br />Top Text: Sejauh ini, sudah lebih dari satu juta salinan terjual! Volume satu dan dua sudah dijual sekarang!!<br /><br />[Ini adalah tempat di mana dia biasa tinggal...]<br /><br />Chapter 26 / Musim Panas 16<br /><br />-: Benarkah!? Kamu membelinya dengan uangmu sendiri?<br />SFX: *ding dong*<br />(papan) Peternakan Susu 1-D<br /><br />-: Dasar aneh.<br />-: Berapa kilo?<br />-: Ya... dagingnya 'kan kurang lebih setengah badannya, jadi mungkin 50 kilo?<br /><br />-: Kapan kamu akan mendapatkannya?<br />-: Mungkin sekitar 3 hari?<br /><br />Hal.9<br />Hachiken: Bukannya daging paling enak saat masih segar?<br />Tokiwa: Mereka bilang begitu sebelum dagingnya jadi nggak enak.<br />-: Anemia... ya?<br />-: Maksudmu asam amino?<br /><br />Tokiwa: Guru, apa hubungannya asam amino dengan daging babi?<br />-: Ah. // Protein biasanya tidak berasa, tapi mereka diurai enzim yang meningkatkan kadar asam amino dan peptida di dalam daging.<br /><br />SFX: *groook* *grook*<br />-: Kita menyebutnya &quot;flavor factor&quot;.<br /><br />-: Daging dan ikan mengandung protease, yang bisa mengurai protein ke asam amino kecil. // Inilah alasan daging bisa awet.<br />-: Daging yang dipotong disimpan dengan suhu dua sampai empat derajat celcius. // Kudengar untuk mengawetkan daging babi butuh waktu tiga sampai lima hari untuk hasil yang maksimal.<br /><br />-: Penelitian melaporkan kalau belakangan ini jika kamu menambah jamur ke daging rusa dan mengawetkannya, itu akan meningkatkan kadar asam amino lima kali lipat.<br />Hachiken: Daging rusa...<br />Hachiken: &lt;Aku penasaran kalau itu bisa lebih bagus...&gt;<br /><br />-: Ini adalah rumus dasar untuk asam amino!<br />SFX: *PSSH* *pssh* <br /><br />Hal.10<br />-: Baik, kembali ke tempat duduk...<br />-: ...Oh, apa ini? // Kalian masih di tengah pelajaran kimia?<br /><br />Aikawa: &lt;Bla Bla Yaddaa Yadda&gt;<br />-: Apa? Flavor Factor? Daging babi?<br /><br />-: Kalau begitu, harusnya serum susu babi!<br /><br />Yoshino: Serem susu asalnya dari susu. Itu adalah cairan yang tersisa saat susu sudah beku.<br />Yoshino: Dalam proses pembuatan keju, ada banyak. Tapi dulu, biasanya itu hanya akan dibuang.<br /><br />-: Tapi di tahun-tahun terakhir, manfaat gizi dari serum susu semakin banyak.<br />-: Contohnya, ini adalah serum susu babi. Mereka adalah jenis babi yang diberi makan dengan serum susu dan daging mereka jadi lebih lunak dan terasa lebih enak.<br /><br />-: Ada sembilan sifat dasar asam amino.<br />-: Dan kalau kamu mencari cara menelan yang paling efisien, lihat saja euglena.<br />-: Apa...!?<br />-: Jangan meremehkan euglena! // Mereka itu organisme yang patut dicontoh! Dia masuk dalam jenis binatang dan tumbuhan!<br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br /><br />Hal.11<br />-: Apa yang kalian berdua lakukan?<br />-: Oh, Guru Yachiyo.<br /><br />-: Kami sedang ngobrol dengan Hachiken, lalu...<br />-: Daging babi?<br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br />Yoshino: Aku ingin tanya!<br />-: Aku juga!<br /><br />Yachiyo: Hmm... Hachiken, kamu ini memang suka melakukan hal yang aneh-aneh.<br />Hachiken: Ha... Apa aku melakukan hal yang salah...?<br /><br />Yachiyo: Bukan...<br />Yachiyo: Bukan begitu...<br /><br />SFX: *ding dong*<br />Yachiyo: Yah...<br />Yachiyo: Untuk pelajaran ilmu pemeliharaan ternak kali ini, kita akan nonton video di ruangan audio visual.<br /><br />Hal.12<br />Yachiyo: Ini video tentang rumah jagal.<br /><br />Yachiyo: Video ini menunjukkan proses dari hewan ternak dimasukkan ke rumah jagal sampai mereka jadi daging yang sudah diproses.<br /><br />Yachiyo: Bagi kalian yang mau menontonnya, <br />Yachiyo: Harap ke ruangan audio visual.<br /><br />Yachiyo: Kalian tidak wajib ikut.<br />Yachiyo: Di dalamnya ada adegan hewan ternak asli dibunuh. // Bagi kalian yang tidak tahan, kalian tidak perlu menontonnya.<br /><br />Hal.13<br />Yachiyo: Kuulangi sekali lagi. // Kalian tidak wajib ikut.<br />Yachiyo: Ini tidak akan mempengaruhi nilai kalian.<br /><br />Yachiyo: Bagi kalian yang mau melihatnya, tolong ke ruang audio visual sekarang.<br />-: &lt;Oke&gt;<br /><br />-: Ini sulit.<br />-: Kamu nonton?<br />-: Keluargaku beternak sapi, jadi aku sudah tahu kalau saat ini akan datang.<br />-: Aku juga mau lihat.<br />SFX: *waa* *waa* *waa* *waa* *waa*<br /><br />Aikawa: .........<br /><br />Hal.14<br />Aikawa: ...Baiklah.<br /><br />(papan) Peternakan Susu 1-D<br /><br />(papan) Ruang belajar<br /><br />-: Ada juga yang milih untuk tinggal.<br />Ishizaka: Ya, kukira cuma aku sendiri.<br /><br />-: Ishizaka, kenapa kamu nggak ikut? Kata kakak perempuanku, wanita lebih berani kalau berkaitan dengan darah.<br />Ishizaka: Aku pernah lihat sapi dibedah di film dokumentasi dulu, // Jadi aku lebih memilih nggak ikut kali ini.<br /><br />Hal.15<br />Ishizaka: Aku tahu itu pasti akan terjadi, tapi melihat kematian seekor binatang itu membuatku stres.<br />-: Otanishi, kamu juga nggak ikut?<br />Otanishi: Ya.<br /><br />Otanishi: Aku lihat menu makanan untuk hari ini.<br />Otanishi: Hari ini kita akan makan daging sapi.<br /><br />Otanishi: Aku nggak mau sesuatu mempengaruhi keinginanku untuk makan!<br />Otanishi: Jadi kali ini aku nggak ikut!<br /><br />Ishizaka: Kondo, kamu juga?<br />Kondo: Aku sudah pernah melihatnya dengan mata kepalaku sendiri, jadi tidka terima kasih.<br />Ishizaka: Bau nggak?<br />Kondo: Nggak, ruangannya selalu bersih jadi nggak sebau dugaanmu. // Tepatnya... suasananya sangat tegang.<br /><br />-: Seisi ruangan terasa tegang karena hewannya, tapi terasa sangat serius juga karena para pekerjanya.<br />-: Yah, kalau mereka nggak fokus, malah mereka yang terluka.<br />-: Itu menakjubkan! // Mereka nggak beneran motong daging... lebih ke... membedah?<br /><br />(papan) Ruang belajar<br /><br />Hal.16<br />Otanishi: Menurutku itu sangat keren untuk bisa melakukan sesuatu dengan fokus.<br />-: Ya.<br /><br />Yachiyo: Sebelum dibawa ke rumah jagal, hewan ternak dicuci dulu.<br />Yachiyo: Selanjutnya, mereka dikirim satu persatu untuk dibuat sesak nafas dengan menggunakan gas atau disetrum.<br />Yachiyo: Kalau jantung mereka sudah berhenti berdetak sebelum mereka mengeluarkan darahnya, kemungkinan besar dagingnya akan busuk dan terasa tidak enak.<br /><br />Yachiyo: Lalu hewannya digantung dan darahnya dikeluarkan.<br />Yachiyo: Pisau dimasukkan ke dalam leher dan arterinya dipotong dalam satu garis lurus.<br /><br />Yachiyo: Kaki dan tangannya lalu disingkirkan.<br />-: Cepatnya!<br />Yachiyo: Dan setelah itu, organ dalam dibuang.<br /><br />Yachiyo: Kertas ini adalah nomor rumah jagal.<br />Yachiyo: Ini dilakukan supaya kalian bisa tahu hewan ini berasal dari rumah jagal mana.<br /><br />Yachiyo: Selanjutnya...<br /><br />Hal.17<br />SFX: *ding dong*<br />-: Aku jamin itu akan sangat berbeda kalau kita lihat secara langsung.<br />-: Daging yand sudah terlihat enak.<br />(papan) Ruang Audio Visual<br />-: Para pekerjanya sudah master!<br />-: Aku lapar.<br />-: Apa ya makan siang hari ini?<br />SFX: *waa* *waa* *waa* *waa* *waa*<br /><br />Hachiken: Aikawa...<br />Aikawa: Ah...<br /><br />Aikawa: Ya ampun... aku tahu ini akan sulit, tapi ini lebih dari dugaanku...<br /><br />Hachiken: Kmau nggak apa-apa 'kan?<br />Aikawa: Kalau yang begini saja aku nggak tahan, mana mungkin aku bisa jadi dokter hewan...<br /><br />Aikawa: Video itu... // cukup menarik.<br />Aikawa: Dapat memotong seekor hewan secepat itu, kamu harus benar-benar tahu semua tentang tubuh hewan itu.<br /><br />Hal.18<br />Aikawa: Aku mau jadi seorang dokter hewan, jadi aku harus bisa seperti itu!<br /><br />Otanishi: Sudah ya?<br />-: Gimana?<br />Tokiwa: Hebat.<br /><br />-: Aku tahu akan seperti itu jadinya, tapi aku masih nggak bisa melupakannya.<br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br />Komaba: Makan siang sudah datang.<br />-: Apa makanannya?<br />Komaba: Daging babi.<br /><br />-: Saat aku melihatnya, si tua di rumah jagal itu sedang memakai sesuatu yang mirip rantai.<br />-: Ya, pisau itu juga kelihatan cukup berbahaya.<br />SFX: *waa* *waa* *waa* *waa*<br /><br />-: Setelah mereka mengeluarkan isinya, sudah terlihat siap untuk dimakan!<br />-: Daging dan jeroan!<br />-: &lt;Mari makan!&gt;<br />SFX: *waa* *waa* *waa* *waa* *waa*<br />Mikage: Berapa banyak yang bisa mereka potong dalam sehari ya?<br /><br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br />SFX: *nyam...*<br /><br />-: Hachiken, kamu nggak apa-apa 'kan?<br />Hachiken: Ah... ya.<br /><br />Hal.19<br />Top Text: Daging babi kembali. Dia berubah dari mankhluk hidup menjadi makanan... Apa yang akan Hachiken lakukan? Kami akan break, tapi issue 8 patut dlihat!!<br /><br />Hachiken: Aku memotong rusa pas liburan, jadi kurasa nggak seburuk itu juga...<br />Hachiken: &lt;Fufu...&gt;<br />SFX: *nyam* *nyam*<br />-: Mukamu pucat.<br />Tokiwa: Kalau kamu nggak nafsu makan, boleh buatku?<br /><br />Hachiken: Tidak akan!!<br />SFX: *nyam* *nyam* *nyam*<br />Tokiwa: &lt;Cih!&gt;<br />Fuji: Hachiken ada?<br /><br />Fuji: Daging babimu<br />Fuji: Sudah datang.<br /><br />Bottom Text: Bersambung di issue 8 tanggal 25 Januari.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32763</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 25 by Michalv</title>
        <updated>2011-12-25T16:10:45+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32763" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 25 / Musim Panas 15</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://www.batoto.net/read/_/66809/gin-no-saji_ch25_by_red-hawk-scans">http://www.batoto.net/read/_/66809/gin-no-saji_ch25_by_red-hawk-scans</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Radio: Sarapan hampir selesai dibuat.<br />Radio: Semua siswa tolong berkumpul di ruang makan.<br />(papan) Aula SMA Pertanian Yezo<br /><br />Hachiken: Lapar...<br />Tokiwa: Oh, aku mencium bau kari!<br /><br />Tamako: Kari di sini enak 'kan?<br />Hachiken: Ya, enak.<br />(papan) Ruang Makan<br /><br />Tamako: Apa?<br />Hachiken: Nggak kenapa-kenapa kok. Hanya saja tidak ada yang tersisa untuk mengagetkanku.<br /><br />Hal.3<br />Hachiken Yugo memiliki beberapa kekhawatiran yang tiada habis, dan seperti biasa, di tengah ambang kebingungan lagi... Apakah babi adalah makanan atau makhluk hidup...?<br /><br />(?): Waktunya makan!<br /><br />(?): Enak sekali!<br />(?): Ini kari daging babi<br />SFX: *waa* *waa*<br /><br />(?): Kari memang paling enak dengan daging babi!<br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br />Tokiwa: Aku sih lebih suka pakai daging ayam.<br />(?): Mana mungkin! Daging sapi!<br />(?): Hmm... Menurutku sih daging babi yang paling enak.<br /><br />(?): Jadi, lebih banyak yang suka daging babi, hah!?<br />(?): Daging babi lebih enak untuk dijadikan sukiyaki.<br /><br />(?): Daging selalu ada di mana-mana!<br />(?): Daging babi, contohnya!<br /><br />Hachiken: Daging Babi...<br /><br />Hal.4<br />SFX: *waa* *waa*<br />(papan) Ruang Guru<br />(?): Tadi enak sekali!<br />(?): Daging babi memang paling enak.<br />(?): Nggak! Daging sapi!<br /><br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br />Hachiken: .........<br /><br />Hachiken: ...Aku bisa melakukannya!<br /><br />Hachiken: Permisi.<br />Hachiken: P-permisi. Apa anda punya waktu sebentar?<br />(?): Hachiken, ada apa?<br /><br />Hachiken: Ada sesuatu yang ingin saya tanyakan...<br /><br />Hal.5<br />Tamako yang begitu cantik... kenangan musim panas... menjadi kurus dan cantik.<br /><br />Chapter 25 / Musim Panas 15<br /><br />ARAKAWA HIROMU<br /><br />Hal.6<br />(?): Aku harus ke klub!<br />(?): Kita ada kerjaan di kandang babi.<br />(papan) Kandang Babi<br /><br />Yoshino: Hah?<br /><br />Yoshino: Hachiken, kenapa kamu kerja di kandang babi?<br />SFX: *oink* *oink* *oink*<br />Hachiken: Oh.<br /><br />(?): Kau nggak jadi tenaga kerja wajib... 'kan?<br />Hachiken: Bukan, bukan begitu.<br /><br />Hachiken: Aku minta pada guru untuk kerja di sini...<br />Hachiken: Setidaknya, sampai Daging Babi dikirim.<br /><br />(?): Begitu ya. Kamu jadi sangat dekat dengan babi ini.<br />(?): Ya, tapi sampai menambah kerjaanmu?<br />(?): Bukannya semakin kamu mengurusnya setiap hari, semakin sulit untuk melepaskannya?<br /><br />Hal.7<br />(?): Kamu itu orang yang suka menderita atau apa!?<br />(?): (Wahahahaha)<br /><br />Yoshino: Aku nggak ngerti.<br />Hachiken: Apanya?<br /><br />Yoshino: Aku terus mencoba mencari kenapa kamu selalu membuat dirimu susah sendiri.<br />Hachiken: Susah sendiri!?<br /><br />Yoshino: Seperti memimpin di pesta pizza yang sebenarnya nggak mau kamu lakukan, atau menamai babi itu. // Atau datang ke sekolah seperti ini padahal kamu sekolah di SMP yang bagus.<br /><br />Yoshino: Kamu pintar, kenapa nggak pergi ke sekolah yang lebih tinggi demi masa depanmu?<br />Hachiken: (Aku nggak mau dengar itu!)<br />Hachiken: Uh... // Aku hanya terbawa saja, dan semua berakhir seperti ini... Aku sangat m,enyedihkan...<br /><br />Hachiken: Itulah sebabnya... aku memikirkannya dan memutuskannya kali ini kalau aku mau melakukan ini.<br />Hachiken: Kurasa kalau aku tidak menemukan jawaban dan memutuskannya sendiri, aku hanya akan menyesal nantinya.<br /><br />Hal.8<br />Yoshino: Kamu memang serius dalam segala hal.<br />Hachiken: Aku hanya nggak mau ketinggalan apa-apa.<br />Hachiken: Hanya memalingkan mata sejenak saja, dia sudah besar dan akan dikirim! // Dan itu semua akan terjadi seberapa pun aku mengkhawatirkannya atau mencoba untuk nggak mempedulikannya!<br /><br />Yoshino: Itulah kehidupan. // Menyerahlah.<br />Hachiken: Jangan mengira kehidupan itu seperti itu!<br /><br />Yoshino: Ahaha, maaf, maaf. // Sebenarnya, aku dulu sering menertawakanmu, soalnya kukira kamu agak bodoh karena keras kepala.<br />Hachiken: Aku!?<br /><br />Yoshino: Yah...<br />SFX: *srek* *srek*<br />Yoshino: Kebanyakan dari kita nggak terlalu memikirkan kenyataan kalau kita membunuh dan memakan mereka. // Kami hanya memikirkannya sebagai hal yang alami.<br /><br />Yoshino: Tapi kamu... Cukup bodoh untuk memikirkan hal seperti ini. Kamu jadi susah sendiri 'kan?<br />Hachiken: Bilang saja kalau aku bodoh, ya 'kan?<br />Yoshino: Itu membuatku sadar.<br /><br />Yoshino: Aku sadar kalau mundur dan memikirkan hal yang kamu sukai juga penting.<br />SFX: pat<br />SFX: pat<br /><br />Hal.9<br />SFX: *BAM!* *duk*<br /><br />Yoshino: Aduh... sakit... // Kepalaku... benjol...!<br />Hachiken: Kamu nggak apa-apa 'kan?<br />SFX: *oink?*<br /><br />Yoshino: Hachiken, kamu sangat dekat dengannya sampai dia jadi akrab dengan orang. Dia sudah mulai dekat denganku, juga!<br />SFX: *oink* *oink*<br />SFX: *srek* *srek*<br />Yoshino: (Dia terlalu imut!)<br /><br />Yoshino: Apa yang akan kamu lakukan kalau aku jadi nggak bisa makan daging babi lagi!? Kamu akan bertanggung jawab 'kan!?<br />SFX: *oink*<br />Hachiken: Ah... ya.<br /><br />Tokiwa: Aku akan memulai kerja wajib hari ini dengan sebuah senyuman!<br /><br />Tokiwa: Hei, Hachiken! Yoshino!<br />Yoshino: Ya ampun, benar-benar terjadi kali ini...<br />[Benturannya.]<br /><br />Hal.10<br />Yoshino: Kamu akan bertanggung jawab atas semua yang sudah kamu lakukan 'kan?<br />[Kalau dia jadi nggak bisa makan daging babi lagi.]<br /><br />[...Hah?]<br /><br />(?): Kerja bagus.<br />(?): Makasih atas bantuannya hari ini!<br /><br />Hachiken: Ya ampun, aku sampai keringetan begini.<br />SFX: *krieek*<br />Tokiwa: ........<br /><br />Tokiwa: Hachiken, aku mendengar pembicaraanmu tadi...<br />Hachiken: Tentang?<br /><br />Tokiwa: Di kandang babi... pas kamu ngobrol sama Yoshino...<br />Tokiwa: Apa yang akan kamu lakukan? Kamu mau bertanggung jawab?<br />Hachiken: Oh, itu?<br /><br />Hal.11<br />Hachiken: Ya, aku memikirkan masalah (tentang daging babi) ini dengan serius!<br />Hachiken: Aku seorang pria! // Aku akan bertanggung jawab penuh (demi daging babi)!<br /><br />Tokiwa: Hachiken... kamu sudah bertumbuh dan berkembang...<br />Hachiken: Eh? // Oh, kurasa ya!<br />Hachiken: Fufufu... tampaknya aku mendapat sedikit perhatiannya!<br /><br />(?): Makasih ya sudah bantuin. // Ada klub?<br />Hachiken: Ya.<br />(?): (Panasnya...)<br />(?): Sampai nanti.<br /><br />(?): ?<br />(?): Ada apa, Tokiwa?<br /><br />Tokiwa: Hachiken... dan Yoshino...<br />Tokiwa: Terjebak dalam masalah serius...<br /><br />Hal.12<br />SFX: *waa*<br /><br />SFX: *waa* *waa*<br />(papan) Peternakan Susu 1-D<br /><br />(?): Serius?!<br />(?): Hachiken dan Yoshino?<br />(?): Masa sih!?<br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br /><br />(?): Hachi bilang dia akan bertanggung jawab...<br />(?): Eh? Jadi...<br />(?): Si bajingan itu... sejak kapan dia...<br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br /><br />(?): Ada apaan sih?<br />(?): Semua laki-laki bisik-bisikkan. Menyeramkan.<br /><br />Tokiwa: Kalian nggak boleh bilang siapa-siapa, oke? // Hanya di antara kita, ngerti?<br /><br />(?): EHHHHH!? Hachiken sama Yoshino!?<br />Tokiwa: Pelankan suara kalian!! Semuanya bisa dengar, tahu!!<br /><br />SFX: *tap* *tap*<br /><br />Hal.13<br />(?): Aki, kamu menjatuhkan penghapusnya.<br /><br />SFX: *srek*<br />Tokiwa: (Uh-oh)<br /><br />Hachiken: ?<br /><br />(?): Jadi itu berarti...<br />SFX: *psst* *psst* *psst*<br /><br />SFX: *psst* *psst*<br />Hachiken: ?<br />Hachiken: ?<br />Hachiken: ?<br />Yoshino: Ada yang nggak beres.<br />SFX: *psst* *psst* *psst*<br /><br />Hal.14<br />SFX: *ding dong*<br />(papan) Ajaran Sekolah<br />Ketekunan<br />Kerjasama<br />Keirasionalan<br />(?): Berdiri. // Beri hormat.<br /><br />(?): Hachiken, Yoshino. Ikut aku ke ruang konselor.<br />Hachiken: Baik.<br /><br />Hachiken: ?<br />SFX: *waa* *waa* *waa* *waa*<br />Yoshino: Ada apa ya?<br /><br />SFX: *waa* *waa* *waa*<br />Hachiken: Memangnya kita pernah berbuat kesalahan?<br />Yoshino: (Gawat...)<br />Yoshino: Mungkin ini tentang aku menyuap Guru Nakajima untuk keju itu...<br /><br />Tokiwa: Oh tidak... sudah ketahuan...<br />SFX: *slurp* *slurp* *slurp*<br />Komaba: Apa yang akan terjadi kalau sekolah mengetahui hubungan seksual gelap mereka?<br />Aikawa: Menurut perarutan sekolah sih tidak diperbolahkan, jadi...<br /><br />(?): Dikeluarkan dengan paksa?<br />Tokiwa: Tidaaak!!<br /><br />Hal.15<br />Tokiwa: Kalau Hachiken dikeluarkan, siapa yang akan mengajariku!?<br />Tokiwa: (TIDAAAK!)<br />Komaba: Ini orang yang memulai gosip ini pertama kali 'kan?<br />(?): Dia juga seharusnya dikeluarkan!<br /><br />(papan) Ruang Konselor<br />(?): Hubungan seksual gelap!?<br /><br />Hachiken: Saya!?<br />Yoshino: Dengan saya!?<br />(?): Ya. Itu gosip yang berkeliaran.<br /><br />(?): Cukup biasa saat keinginan seks... er... lebih tepatnya saat masa pubertas datang.<br />Yoshino: Tolong jangan membicarakannya seperti itu!<br />Hachiken: Yang lebih penting, itu nggak mungkin! Nggak mungkin!<br /><br />Hachiken: Tepatnya di jadwal saya yang padat, kapan saya punya waktu untuk... melakukan sesuatu seperti itu!?<br />Hachiken: (Walau membicarakan jadwal, itu membuatku agak sedih)<br /><br />(diagram - Mulai dari 0, searah jarum jam)<br />Klub<br />Sekolah<br />Kerja<br />Klub<br />PR<br /><br />Yoshino: Saya juga ada klub di akhir pekan!<br />(?): Jadi maksud kalian, gosip ini...<br /><br />Y&amp;H: NGGAK BENAR!!<br />(?): Begitu ya, baiklah.<br /><br />Hal.16<br />Hachiken: Dari mana gosip itu berasal!?<br />(papan) Ruang Konselor<br />(?): Tidak tahu.<br /><br />Hachiken: ...Siapa?<br /><br />Tokiwa: Pas kamu di kandang babi, kamu ngobrol sama Yoshino tentang tanggung jawab atau apalah itu!<br />Yoshino: Itu?!<br />Hachiken: Itu tentang babi, tahu!!<br /><br />Hal.17<br />Tokiwa: Eh? Hachiken, kamu menghamili babi?<br />Yoshino: Hachiken, kurasa sekarang saat yang tepat untuk memukulnya!<br /><br />Mikage: .........<br /><br />(kertas) Pengumuman<br />Kelas 1 jurusan peternakan susu kelompok D<br />Tokiwa Keiji<br />Kerja wajib dari siswa yang namanya disebut di atas diperpanjang tiga hari.<br /><br />Tokiwa: Padahal hukumanku hampir selesai...<br />Hachiken: Tiga hari itu nggak cukup buatmu!<br /><br />SFX: *oink* *oink* *oink* *oink*<br />(?): ?<br /><br />Hachiken: Mereka berisik sekali hari ini.<br />SFX: *oink* *oink* *oink* *oink*<br /><br />Yoshino: Kandangnya sangat bersih.<br />SFX: *oink* *oink* *oink* *oink*<br />Yoshino: Mereka belum dikasih makan ya hari ini?<br /><br />Hal.18<br />Fuji: Kalian tidak perlu memberinya makan hari ini.<br />(?): Eh?<br />(?): Kenapa?<br /><br />Fuji: Sudah diputuskan. Mereka akan dikirim besok.<br />Fuji: Kalau diberi makan, mungkin nanti ada sisa makanan di ususnya, dan membuat proses penyembelihan jadi berantakan.<br /><br />Yoshino: Kurasa sudah saatnya untuk berpisah...<br />SFX: *oink* *oink* *oink* <br />Yoshino: Maaf ya. // Kuharap aku bisa memberi kalian makanan...<br /><br />SFX: *oink* *oink* *oink*<br /><br />Hal.19<br />Saat liburan musim panas, Hachiken bekerja di peternakan Aki... Mungkinkah...? Tunggu kelanjutannya!<br /><br />SFX: *oink* *oink* *oink* *oink*<br /><br />SFX: *oink* *oink* *oink*<br /><br />Hachiken: Guru Fuji...<br />SFX: *oink* *oink* *oink*<br /><br />Hachiken: Berapa...<br />Hachiken: Harga satu babi?<br /><br />Bersambung di issue 5/6 pada 4 Januari.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32580</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 24 by Michalv</title>
        <updated>2011-12-14T16:16:22+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32580" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 24 / Musim Panas 14</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://www.batoto.net/read/_/61440/gin-no-saji-silver-spoon_ch24_by_red-hawk-scans">http://www.batoto.net/read/_/61440/gin-no-saji-silver-spoon_ch24_by_red-hawk-scans</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Side Text: SMA Yezo VS Perserikatan Stan Yezo! Formasi pertarungan musim panas!<br /><br />-: Bocah-bocah SMA Yezo...<br />-: Tahun ini, kami akan pasti akan memenuhi nafsu makan mereka sampai mereka kenyang sekenyang-kenyangnya!!<br /><br />-: Kalian tahu apa yang sedang kalian hadapi 'kan...?<br />-: Seruan perangnya adalah &quot;Makan sampai nggak ada yang tersisa&quot;!<br /><br />Hal.3<br />Top Text: Tambahan, Volume 2 sudah dijual sekarang!!<br />ARAKAWA HIROMU<br /><br />Side Text: Festival musim panas adalah medan perang!! Pertarungan megah, &quot;makan atau dimakan&quot;, akan segera dimulai!!<br /><br />Chapter 24 / Musim Panas 14<br /><br />Hal.4<br />-: Takoyaki sudah ditumpas!<br />(papan) Habis<br /><br />(papan) Habis<br />-: Yakisoba juga sudah dihancurkan!<br /><br />-: Okonomiyaki juga sudah dibabat habis!<br />(papan) Habis<br />(papan) Habis<br /><br />-: Mereka fokus pada semua yang mengandung karbohidrat!<br />-: Mereka tidak mempedulikan pelanggan lain! Siswa SMA Yezo memang monster!<br />-: Dan nafsu makan mereka semakin besar!<br />-: Tim karbohidrat, jangan kalah!!<br /><br />Hal.5<br />Top Text: Sebelumnya<br />Liburan musim panas sudah berakhir dan Hachiken kembali ke sekolah di mana teman-temannya mengalami perubahan, baik perubahan besar maupun kecil. Bahkan daging babi sudah tumbuh menjadi babi dewasa. Saat Hachiken melihatnya, dia tahu kalau waktu untuk mengubah daging babi menjadi daging sudah dekat, dan sekali lagi dia menjadi khawatir. Mikage sadar ada sesuatu yang salah dan memutuskan untuk mengundang Hachiken ke festival musim panas! Dengan janjinya akan ada banyak stan makanan yang lezat, dia mau pergi. Tapi, pertarungan apa yang akan terjadi...?<br /><br />Inada: Hei! Kalian kira apa yang kalian makan?<br />-: Uh-oh! Itu Kak Inada dari jurusan ilmu pangan!<br /><br />-: Ada apa ini!? Kelihatannya ada seseorang dari bocah-bocah Yezo yang lebih bijak di luar dugaan kita!!<br />-: Rasakan! Bilang pada mereka untuk mempedulikan pelanggan yang lain!<br /><br />Inada: Jangan cuma makan karbohidrat saja! Kalian harus menjaga keseimbangan nutrisi kalian!<br />-: Baik, pak!<br />-: Yakitori, hancur!<br />-: Permen apel selesai!<br />-: Kare tamat!<br />-: Dan coklat pisang juga sudah merasakannya!<br /><br />-: Kenyang sekali.<br />SFX: *egh*<br />-: Nggak akan ada cukup ruang untuk makan malam nanti.<br /><br />-: Apa ini? Tampaknya nafsu mereka berkurang!<br />-: Maksudmu kita bisa menang!?<br />-: Apa kita benar-benar bisa menang tahun ini!?<br /><br />Hal.6<br />-: Hai.<br />(baju) Daging<br />SFX: *Tap* x4<br />-: Yo!<br />-: Klub sumo sudah datang.<br />-: Bala bantuan!<br /><br />-: Kalian telat.<br />-: Ya, kami ada latihan gabungan dengan SMA Industri Yezo.<br />-: Apapun itu, lima porsi Yakisoba.<br />-: Aku sepuluh.<br />-: Sama.<br />-: GYAH!!<br /><br />-: Orang-orang dari industri Yezo juga di sini.<br />-: Serius!?<br />SFX: *tap* x4<br />(papan) Habis<br />-: Kalau gitu cepat! Sebelum mereka menghabiskan semuanya!<br /><br />-: Stan makanan kalah besar...<br /><br />-: Nafsu makan mereka yang berapi-api benar-benar membuatku ketakutan tiap tahun!<br />-: Aku membuat pilihan yang tepat untuk nggak membuat stan makanan kali ini.<br />(papan) 4 tembakan: 300 yen<br />SFX: *klik*<br /><br />Hal.7<br />Fuji: [Nih.]<br />-: [Yay!!]<br /><br />-: Mustahil! Baru setengah hari dan kita sudah kehabisan bahan!<br />(baju) Krepes<br />-: Festival yang sebenarnya saja belum mulai sampai nanti malam!! Aku nggak percaya kita sudah harus menutup toko...<br /><br />Tamako: Ada masalah?<br />-: Kami nggak punya bahan...<br />(baju) Krepes<br />-: Aku sudah nggak bisa krepes...<br />-: Dan aku nggak punya jagung...<br />-: Aku butuh kentang dan mentega!<br /><br />Hal.8<br />Tamako: Kalau kalian ke SMA Yezo, bilang mereka aku yang mengirim kalian.<br /><br />Tamako: Kami punya bahan-bahan pertanian, tepung terigu, dan sayur-sayuran dengan hartga yang terjangkau!<br /><br />-: Ayo!!<br />Tamako: Halo? Saya mau bicara dengan guru yang bertugas di pertanian.<br />Tamako: Ada grup yang pergi ke tempat anda untuk membeli perlengkapan. Tolong persiapkan bahan-bahannya.<br /><br />(kotak) Tepung<br />(kotak) Telur<br /><br />-: Baiklah! // Ini bisa bertahan sampai sehari!<br />-: Makasih SMA Yezo!<br /><br />Hal.9<br />Hachiken: Hei, klub baseball muncuk.<br />Komaba: Latihannya akhirnya selesai.<br />-: Aku lapar!<br />-: Pak tua, berikan aku krepes dengan semua taburan di atasnya.<br />-: Oh, dan kentang mentega juga.<br />-: Sialan kau, SMA Yezo!<br /><br />-: Keiji!<br />Tokiwa: Hah? Paman? Aku nggak tahu kalau paman buka stan.<br /><br />-: Ini teman-teman sekolahmu? // Hai, aku pamannya Keiji.<br />Mikage: Senang bertemu dengan anda.<br /><br />-: Kalau orang-orang SMA Yezo ke sini, aku kekurangan orang. // Keiji, bisa bantu?<br />Tokiwa: Tentu.<br /><br />-: Gyah! Mereka ke sini!!<br />Tokiwa: Jangan takut, paman! Aku akan menahan...<br />-: [Lapar banget!!]<br /><br />Tokiwa: Mereka!<br />SFX: *BAM*<br />Hachiken: Tokiwaaaaaa!!<br />-: Keijiii!<br /><br />Hal.10<br />Hachiken: Ya ampun, semua orang bisa makan banyak ya!<br />Mikage: Ya, dan kita akan makan malam saat kita kembali ke asrama juga.<br /><br />Hachiken: [Enak!]<br /><br />Mikage: Sudah merasa lebih baik?<br />Hachiken: Hah?<br /><br />Mikage: Kamu terlihat murung akhir-akhir ini.<br />Mikage: Kukira dengan makan sesuatu bisa sedikit menyemangatimu.<br />Hachiken: Oh...<br /><br />Hal.11<br />Hachiken: Maaf... aku nggak bermaksud menganggumu.<br />Mikage: Jangan khawatirkan itu.<br /><br />Mikage: Apa ini tentang daging babi?<br />Hachiken: Kurasa... ya...<br /><br />Hachiken: Aku bisa mencoba untuk tidak terlalu terlibat dengannya, tapi si kecil itu berubah jadi besar tanpa disadari. Sekarang dia akan dijual dan diubah jadi daging sungguhan...<br /><br />Hachiken: Kurasa aku hanya...<br /><br />Hachiken: Oh, tapi nggak apa kok! // Lihat! Aku sudah membaik karena kamu mengundangku hari ini!<br />SFX: *ding*<br />Radio: Perhatian bagi semua yang mengikuti festival hari ini.<br /><br />Hal.12<br />Radio: Kita akan mulai mempersiapkan acara MEMANGGANG SEMUA BABI sebentar lagi.<br /><br />Radio: Bergabunglah di tengah taman.<br />-: [Woah!]<br />-: [Wow!]<br />-: [Kelihatannya enak!]<br />Hachiken: [Uh]<br />Mikage: Ah...<br /><br />Hachiken: .................<br /><br />Hal.13<br />Hachiken: Ini dia! Mungkin aku bisa keluar dari kekhawatiran ini dengan jadi vegetarian!!<br />Mikage: Mau kebab?<br /><br />Hachiken: Enak!<br />Mikage: Ya 'kan?<br />Hachiken: Aku nggak akan bisa jadi vegetarian!<br />Mikage: Ya 'kan?<br /><br />Tokiwa: Uwah... tadi itu parah sekali...<br />SFX: *kluk* x2<br />Hachiken: Tokiwa! // Sudah selesai?<br /><br />Hachiken: Dan benda mengkilap apa itu!?<br />SFX: *cling* x4<br />Tokiwa: Aku dapat sedikit uang karena sudah membantu, jadi aku beli ini deh!<br />Tamako: Kenapa kamu mau menghabiskan uangmu dengan membeli barang seperti itu!? [Kamu itu gagak, hah?]<br /><br />Hal.14<br />Tokiwa: Hachiken, kamu nggak mau babi panggang?<br />Hachiken: Nggak, makasih!<br /><br />Tokiwa: Kenapa? Jangan sedih begitu.<br />Hachiken: Bagaimana bisa aku makan babi panggang kalau aku masih khawatir dengan daging babi!?<br />-: Kamu masih mengkhawatirkannya?<br /><br />Tokiwa: Lebih baik kamu nggak usah memikirkannya.<br />-: Mana bisa, dia 'kan orangnya seperti itu.<br />Yoshino: Makanya sudah kubilang untuk nggak kasih nama!<br /><br />Hachiken: Ah! Apa yang kulakukan!?<br />-: Kenapa tanya aku?<br />-: Kamu yang paling pintar, jadi jangan tanya kami!<br />-: Jadi vegetarian?<br />-: Daging sapi memang enak 'kan?<br />-: Kurasa aku pernah menamai seekor sapi saat aku masih kecil.<br />-: Aku juga! Aku menangis saat dia dijual!<br /><br />-: Daging babi lebih enak.<br />-: Sudahlah.<br />SFX: *waa* x6<br /><br />Hal.15<br />-: Tampaknya Hachiken masih mengkhawatirkan babi itu. // Dia harus cepat-cepat melupakan perasaan seperti itu.<br />Inada: Itulah dia.<br /><br />-: Ya, tapi itu artinya dia akan kesulitan bertahan di sekolah ini 'kan?<br />Inada: Kamu pikir begitu?<br /><br />-: Seharusnya dia pura-pura setuju saja dan membiasakan diri dengan mereka.<br />-: Kalau semua orang di dunia jadi vegetarian...<br />-: Semua orang yang kerjanya berhubungan dengan daging harus mencari kerjaan lain.<br />-: Ada banyak tipe vegetarian. // Nggak semua dari mereka boleh makan telur.<br />-: Sejak kapan kamu membuat batas antara hewan dan makanan?<br />-: Bicara tentang vegetarian tidak akan membantu Hachiken dengan masalahnya sekarang.<br />-: Tapi dia malah memikirkannya dan mempertanyakannya.<br /><br />Inada: Sama seperti saat dia membuat semua pizza. Kalau dia sungguh-sungguh, orang-orang tanpa sadar akan masuk ke ruang lingkupnya.<br /><br />Fuji: Seperti memikat. Tapi kalau kamu memasukkan Hachiken ke kelompok seperti itu, di mana semua orang memikirkan hal yang sama, itu akan memulai diskusi yang tidak akan dinyatakan terjadi.<br /><br />Hal.16<br />Fuji: Kalau kamu mencampurkannya dengan berbagai macam nilai, seluruh kelompok itu akan mulai berevolusi.<br /><br />Fuji: Junior jurusan peternakan susu semakin menarik saja.<br />Hachiken: Yang kumaksud...<br />Tokiwa: Aku nggak ngerti.<br /><br />-: Taman ini akan diubah jadi tanah untuk festival es di musim dingin nanti.<br />-: Ho...<br /><br />Yoshino: Nanti datang yuk!<br />Mikage: Patung esnya indah-indah.<br />Hachiken: Ya! // Kedengarannya itu ide bagus!<br />Tokiwa: Masukkan aku juga!<br /><br />Komaba: Pastikan untuk tidak dikeluarkan dari sekolah sampai sebelum festival dimulai, Tokiwa.<br />Tokiwa: Diam!<br /><br />Hal.17<br />-: AH!<br /><br />Hachiken: Shingo!?<br />Shingo: Eh, ada Yugo! Dan Mikage juga!<br /><br />Hachiken: Apa yang kamu lakukan di sini?!<br />Shingo: Aku menggunakan semua uangku untuk misiku, jadi aku kerja paruh waktu.<br />Tokiwa: [Itu kakaknya Hachiken?]<br />Shigno: Jadi semua orang muris SMA Yezo di sini? // Pantas saja kami menerima banyak pesanan.<br /><br />Hachiken: Kenapa kau harus di sini...?<br /><br />Shingo: Wow!<br /><br />Hal.18<br />Shingo: Tampaknya kamu dan teman-temanku sudah bersenang-senang!<br /><br />Shingo: Aku kerja di stan Yakisoba di sana. Kenapa kalian nggak ke sana saja? // Kuberi sedikit diskon deh.<br />-: Benarkah!? Kakak yang baik hati!<br />Shingo: Hanya sedikit!<br /><br />Komaba: Hachiken, ikut nggak?<br />Tokiwa: Kami nggak akan menyisakan bagianmu!<br /><br />Hal.19<br />Top Text: Hachiken sedang memiliki efek dari orang-orang di sekitarnya. Bahkan saat dia mengkhawatirkan sesuatu, dia terus maju selangkah... Kakaknya, yang pasti, adalah seseorang yang patut ditakuti...!<br /><br />Hachiken: [Tunggu...] Stop!!!<br />Hachiken: Jangan memakannya!!!<br /><br />-: Kita berhasil!!<br />-: Kita mengalahkan SMA Yezo!!<br />-: [Horeee!]<br />Hachiken: Maafkan aku, semuanya!<br />Mikage: Perlu kemampuan khusus untuk membuat Yakisoba yang rasanya aneh.<br />SFX: *cssh* x2<br />Shingo: Ah, kamu membuatku malu saja!<br /><br />Bottom Text: Bersambung di issue 3/4 pada tanggal 21 Desember.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32547</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 23 by Michalv</title>
        <updated>2011-12-12T10:27:11+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32547" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 23 / Musim Panas 13</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://www.batoto.net/read/_/59880/gin-no-saji-silver-spoon_ch23_by_red-hawk-scans">http://www.batoto.net/read/_/59880/gin-no-saji-silver-spoon_ch23_by_red-hawk-scans</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />SFX: *oink* x2<br /><br />Hachiken: Um... Guru Fuji...<br />Fuji: Apa?<br /><br />Hachiken: Daripada menggunakan mereka sebagai daging, bagaimana kalau kita biarkan saja hidup...<br />Fuji: Tidak bisa.<br />Fuji: Daging mereka akan dijual<br /><br />Bottom Text: Liburan musim panas sudah berakhir dan daging babi sudah berubah jadi babi dewasa. Takdir apa yang menantinya...?<br /><br />Hal.3<br />Hachiken: Setidaknya sudah kucoba...<br />SFX: *srek* x2<br /><br />(papan) SMA Pertanian Yezo<br />Aula<br /><br />Side Text: Tentu saja bukan hanya babi yang berubah selama liburan musim panas...<br /><br />Tokiwa: Hei, Hachiken! Mikage!<br />Tokiwa: Lama nggak ketemu!<br /><br />Mikage, Hachiken: ...Kamu siapa?<br />Tokiwa: Ini aku, Tokiwa, yo!<br />Hachiken: 1+1 berapa?<br />Tokiwa: 3!!<br />Hachiken: Itu memang Tokiwa.<br /><br />Hachiken: Ada apa denganmu!? // Mencoba untuk menunjukkan rasa hormat pada ayam!?<br />-: Eh? Tokiwa?<br />-: Apa itu beneran Tokiwa?<br />Tokiwa: Fufufu... tampaknya semua orang terkejut dengan perubahanku!<br /><br />Hal.4<br />(kotak) Sebelumnya<br />Di hari kerja terakhirnya di peternakan Mikage, Hachiken menyebabkan berliter-liter susu habis terbuang dan dia jadi stres... Tapi, sekarang sudah waktunya untuk kembali ke SMA Yezo semester dua! Liburan musim panas sudah berakhir dan teman-teman Hachiken berubah, perubahan yang besar dan  kecil! Tapi yang paling besar adalah daing babi! Dia sudah berubah jaid babi dewasa! Tapi apa itu artinya...?<br /><br />Yoshino: Apa ini yang mereka sebut &quot;menemukan jati diri saat liburan musim panas&quot;?<br />SFX: *glek*<br />-: Wah! Aku belum pernah lihat itu terjadi pada orang sebelumnya. Jadi ada ya orang seperti itu...<br />-: Dia kelihatan jelek...<br />SFX: *bwa* *ha ha*<br />-: Dia jadi aneh!<br />Tokiwa: Diam! Apa yang kalian... // ...!?<br />SFX: *deg*<br /><br />Tokiwa: AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH<br /><br />Tokiwa: S-s-siapa si cantik itu!?<br />Hachiken: Hah? Yang mana?<br />Tokiwa: Dia! Yang di sana!<br /><br />Tokiwa: Yang tingginya hampir sama dengan Tamako! Warna rambutnya juga sama dengan Tamako!!<br /><br />Hal.5<br />Tamako: Oh, hei Komaba. Lama nggak ketemu.<br />Komaba: Oh? Tamako? // Kamu turun banyak ya?<br />SFX: *uh...*<br /><br />Tamako: Apa kamu sibuk dengan klub baseball selama liburan?<br />Komaba: Ya, selalu latihan dan latihan.<br /><br />-: Orang ini benar-benar bekerja keras! // Pelatih bilang dia mulai jadi pemain inti di turnamen musim gugur nanti!<br />Mikage: Benarkah Ichiro!?<br /><br />Mikage: Hebat!<br />Komaba: [Fuhaha!]<br />-: Mari ke Koshien bersama-sama!<br /><br />Hachiken: Omong besar padahal aku berhasil memukul lemparanmu.<br />SFX: *waa*<br /><br />Komaba: Itu hanya kebetulan! // Jangan buat aku memaksamu untuk minum susu ini DI lantai!<br />Hachiken: Maafkan aku.<br /><br />Hal.6<br />Top Text: Semua orang bertumbuh selama liburan musim panas. Sekarang semester dua SMA Yezo akan dimulai.<br /><br />(papan) Ajaran Sekolah<br />Ketekunan<br />Kerjasama<br />Keirasionalan<br /><br />Chapter 23 / Musim Panas 13<br />Arawkawa Hiromu<br /><br />Hal.7<br />SFX: *ding*<br /><br />SFX: *dong*<br /><br />-: [Selamat pagi]<br />(papan) 18 Agustus (Kamis)<br />Upacara pembukaan<br />-: Apa semuanya sudah di sini?<br /><br />(papan) 18 Agustus (Kamis)<br />Upacara pembukaan<br />-: Saya senang mendengar tidak terjadi kecelakaan selama liburan.<br /><br />-: Sebaliknya, tampaknya ada beberapa dari kalian yang terllau bersenang-senang...<br /><br />-: Tokiwa, // Harap berdiri!<br /><br />-: Rambut!!<br />-: Aksesoris!!<br />-: Pakaian!!<br />-: Gaya!!<br /><br />Hal.8<br />-: Terlalu banyak pelanggaran untuk dihitung! // Saya akan mengadakan rapat untuk menentukan hukumanmu!<br />Tokiwa: [Apaaaaaaaaa!]<br /><br />-: Saya rasa saya sudah bilang untuk tidak mendapatkan masalah sebelum liburan.<br />Tokiwa: ...Ya...<br /><br />-: Kamu sudah kelewatan dan sekarang kamu sudah merusak moral sekolah kita! // Saya rasa kamu sudah siap untuk menerima hukuman yang pantas, bukan?<br />Tokiwa: Ya...<br /><br />Tokiwa: Saya tidak akan diskors 'kan...?<br /><br />-: Setelah ini berakhir, kamu hanya akan berharap lebih baik diskors!!<br /><br />Hal.9<br />-: Hei semuanya!!<br />(papan) Peternakan susu<br />1-D<br /><br />-: Hukuman Tokiwa sudah diputuskan!<br />-: Mereka menempelnya di luar ruang guru!<br /><br />Hachiken: Mereka menempel hukumannya...!?<br />Mikage: Tidak mungkin! Masa dia diskors!?<br /><br />(kertas) Pengumuman<br />Kelas 1 jurusan peternakan susu kelompk D<br />Tokiwa Keiji<br />Siswa yang namanya disebut di atas dijatuhi hukuman menjadi tenaga kerja wajib selama satu minggu dikarenakan pengaruh buruknya di lingkungan sekolah.<br /><br />(kertas) Siswa yang namanya disebut di atas dijatuhi hukuman menjadi tenaga kerja wajib selama satu minggu dikarenakan pengaruh buruknya di lingkungan sekolah.<br /><br />Semua: [...Sangat terduga.]<br /><br />Hal.10<br />Hachiken: Bertahanlah, Tokiwa!<br />Tokiwa: Ya, ya!<br /><br />Tokiwa: Sialan... aku hanya bersenang-senang sedikit...!<br />Hachiken: Kamu hanya sedikit berlebihan saja.<br />Komaba: [Jadi semua anting-anting itu palsu?]<br />Komaba: Kamu bahkan nggak mau belajar dari kesalahanmu, ya 'kan?<br />Tokiwa: [Mereka bahkan menggunduliku!]<br /><br />Komaba: Kalau kamu nggak hati-hati, kamu nggak akan bisa lulus! Kamu harus lebih hati-hati.<br />Komaba: Apalagi karena kamu paling sering gagal di ujian.<br />Tokiwa: Uwah... ini gawat!<br /><br />Hachiken: Jangan khawatir. Aku akan membantumu dalam pelajaran, jadi kita bisa lulus bersama.<br />Tokiwa: Temanku!<br /><br />Tokiwa: Karena kita semua adalah teman baik, gimana kalau kalian bantu aku!?<br />Semua: Oh! Sudah waktunya untuk kegiatan klub!<br /><br />Hal.11<br />Tokiwa: Terlalu, terlalu...<br />SFX: *haah* x2<br /><br />Tokiwa: Apapun itu, kamu makin besar ya, daging babi! // Padahal kamu dulu lebih kecil daripada yang lain, tapi sekarang kamu hampir nggak ada bedanya dengan yang lain!<br /><br />Tokiwa: Guru Fuji, apa munkin kalau anda bisa memberikan kamu sedikit daging?<br /><br />Hal.12<br />Hachiken: Daging babi...<br />Hachiken: Apa semuanya akan memakanmu ya...<br /><br />Hachiken: Tidak! Aku nggak boleh berpikir seperti itu! Dia hanya makanan!<br />Hachiken: Dia bukan hewan peliharaan!<br /><br />Hachiken: Ah, tapi... tapi...<br /><br />SFX: *Pak!*<br />Hachiken: Oof!<br /><br />SFX: *Hoosh* x2<br />Hachiken: Woah! Woah! // Woahhh!!<br /><br />Hal.13<br />SFX: *brak*<br />Hachiken: Aduh!<br />-: [Woah]<br /><br />-: Kamu nggak apa-apa?<br />Hachiken: Hanya tersandung kok! Nggak apa-apa!<br /><br />Nakajima: Hachiken, saya rasa lebih baik kamu tidak menunggangi kuda hari ini.<br />Hachiken: Kenapa?<br /><br />Nakajima: Saya tidak bisa membiarkanmu menunggangi kuda saat kamu sedang banyak pikiran dan tidak bisa fokus.<br /><br />Nakajima: Itu berbahaya, dan tidak sopan pada kuda.<br /><br />SFX: *huh*<br /><br />Hal.14<br />Hachiken: ...Maaf.<br /><br />-: Hachiken nggak seperti dirinya.<br />Mikage: Ya, kamu benar.<br /><br />-: Apa ada yang terjadi selama liburan? // Dia kerja di tempatmu 'kan?<br />Mikage: Itu benar.<br /><br />-: ...Apa ada yang terjadi di antara kalian berdua?<br />Mikage: Nggak, nggak ada.<br /><br />Hal.15<br />-: Dasar Hachiken banci...<br />-: Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa<br />-: Dan kamu juga jahat...<br />Mikage: Ha!? Apa yang kakak maksud!?<br /><br />-: Kerja bagus.<br />-: Terima kasih atas bantuannya hari ini.<br /><br />-: Aki, kamu pergi ke festival nggak minggu ini?<br />Mikage: Festival?<br /><br />-: Ya, yang di taman Midorigaoka. // Aku dengar akan ada banyak stan di sana.<br />Mikage: Hmm... aku masih belum tahu sih...<br /><br />-: [Sampai nanti]<br />Hachiken: [Terima kasih atas bantuannya]<br /><br />Mikage: Hachiken, mau ke festival?<br />Hachiken: Festival?<br />-: Ya! Kamu harus membuat banyak kenangan indah di musim panas selagi kamu hidup di pertanian!<br /><br />Hal.16<br />Hachiken: Kenangan...<br />Hachiken: Musim panas...<br /><br />Text: Tersesat<br />Text: Rusa (mati)<br />Text: Beruang (mati)<br /><br />Shingo: [Universitas Tokyo!]<br />Text: Kakak<br /><br />Text: Membuang susu<br /><br />Hachiken: Kenangan... musim panas...<br />-: Eh!? Kenapa!? Aku salah!?<br /><br />Mikage: Hachiken, ini akan jadi langkah perubahan yang baik!<br />Mikage: Ayo ke festival! // Gimana!?<br /><br />Hal.17<br />Tokiwa: Woah! // Apa yang harus kumakan duluan!?<br />SFX: *bum* x3 *klak* x2 *babum*x2<br /><br />Tokiwa: Hachiken, kamu pasti punya uang setelah bekerja selama liburan 'kan!? Belikan kami makanan!<br />-: Oh? Hachi, kamu kerja?<br />Hachiken: Eh!?<br /><br />Hal.18<br />Hachiken: Um...<br /><br />Hachiken: Tidak bisa! Aku nggak mau menggunakannya sekarang!<br />Tokiwa: Kenapa nggak!?<br />-: Pelit!<br />-: [Boo! Boo!]<br /><br />-: Pelit!<br />-: [Boo!]<br /><br />Hachiken: Kamu sendiri!? Bukannya kamu juga kerja!?<br />Tokiwa: Tentu! Aku dapat sedikit penghasilan karena sudah membantu di rumah!<br /><br />Tokiwa: Dan aku menggunakan semuanya untuk penampilan baruku!<br />Hachiken: [Uh...]<br />Yoshino, Tamako: Ah...<br />Mikage: Dia bukan tipe orang yang menggunakan uangnya dengan bijak...<br /><br />Tamako: Oh, itu kakakku.<br />Inada: Hei, Tamako.<br /><br />Hal.19<br />Hachiken: Aku nggak tahu kalau kakak kelas juga akan ada di sini.<br />Inada: Kami sudah tidak sabar tahun ini!<br /><br />-: Mereka datang!!<br />-: Bocah-bocah dari SMA Yezo ke sini lagi tahun ini!!<br /><br />-: Bukan hanya nafsu makan dari pelajar SMA yang sedang tumbuh, tapi semua pekerjaan yang mereka lakukan setiap hari membuat mereka semakin lapar dari biasanya!<br /><br />-: Setelah mereka datang ke sini, semua stan benar-benar disapu bersih...<br />-: Mereka adalah hewan liar... // Pekerjaan kita sebagai Perserikatan Stan Yezo adalah untuk memuaskan nafsu makan dari setiap mereka!!<br /><br />(papan) Yakisoba Lezat<br />(papan) Taiyaki<br />(papan) Crepes<br />(papan) Cumi Goreng<br />(papan) Kentang Panggang Mnetega<br />-: [Majulah!]<br />-: [Kami datang]<br />Hachiken: Ada apa dengan atmosfer yang aneh ini...?<br /><br />Side Text: Bersambung di issue 2 dalam tahun baru pada tanggal 14 Desember.<br /><br />Bottom Text: Semuanya sudah pergi ke festival musim panas untuk bersenang-senang!! Atau setidaknya itulah yang dipikirkan Hachiken... Tapi atmosfer tidak menyenangkan apa ini? Apa ini permulaan dari perang antara pelajar SMA Yezo dengan Perserikatan Stan Yezo!?</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32438</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 22 by Michalv</title>
        <updated>2011-12-04T03:57:21+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32438" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 22 / Musim Panas 12</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://www.batoto.net/read/_/57290/gin-no-saji-silver-spoon_ch22_by_red-hawk-scans">http://www.batoto.net/read/_/57290/gin-no-saji-silver-spoon_ch22_by_red-hawk-scans</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br />Hal.2<br />Hachiken: Aku...<br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />Hachiken: Aku tidak bisa menerima ini.<br />Insert Text: Orang harus menebus kesalahannya... Itulah yang hanya Hachiken pikirkan. Tapi...<br /><br />Ibu: Kenapa?<br />Hachiken: Kenapa...? Setelah semua kekacauan besar yang telah kubuat hari ini? // Aku membuang banyak hasil kerja keras anda...<br /><br />Ibu: Oh itu? // Jangan cemaskan itu! Dua orang yang di sana bekerja denganmu jadi mereka juga harusnya kena marah karena tidak memeriksa mesinnya!<br />SFX: *duk*<br />Kakek: Dia ada benarnya.<br /><br />Hal.3<br />Side Text: Dia tidak bisa menerima cek gaji ini. Dia merasa bertanggung jawab atas kesalahnanya yang membuat berliter-liter susu terbuang...<br /><br />Hachiken: Setidaknya biarkan aku membayar kembali apa yang telah aku buang...<br />Ibu: Tidak, tidak! Itu nggak perlu!<br /><br />Hachiken: Tapi...<br />Ibu: Kami tahu, Hachiken...<br /><br />Ibu: Semua kerja keras yang telah kamu lakukan selama musim panas ini...<br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />Ibu: Uang di amplop itu senilai dengan kerja keras yang telah kamu perlihatkan pada kami. // Itulah cek gaji.<br /><br />Ibu: Jadi ambilah.<br /><br />Hal.4<br />Side Text: Sebelumnya<br />Side Text: Dia tersesat, menyembelih rusa, dikunjungi oleh kakaknya... Banyak hal yang terjadi pada Hachiken saat dia sedang bekerja di peternakan Mikage, tapi kesalahan terbesarnya adalah di hari terakhir. Dia lupa untuk menyambungkan kembali pipa tabung dari mesin pemerahan susu ke Bulk, dan hasilnya berliter-liter susu terbuang. Malam itu, saat Hachiken mendapatkan cek gajinya...<br /><br />Nenek Buyut: Itulah cara dunia bekerja.<br />Nenek Buyut: Seringkaliu, kita semua melakukan kesalahan.<br /><br />Nenek Buyut: Kamu hanya perlu memastikan untuk tidak melakukan kesalahan saat hidupmu dipertaruhkan.<br />SFX: *glek*<br /><br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />Ibu: Kamu tidak bisa melanggar perintah langsung dari pemilik peternakan Mikage 'kan?<br /><br />Hal.5<br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />Hachiken: ...Aku terima ini dengan rasa syukur terdalamku.<br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />Nenek Buyut: Dia sudah melalui banyak kesulitan dan membuat kenangan yang tidak mengenakkan dengan mendapatkan uang itu.<br />Nenek Buyut: Kurasa dia tidak akan menggunakannya untuk hal yang sia-sia.<br /><br />Nenek Buyut: Orang bodoh menghambur-hamburkan uang mereka. // Hanya yang bijak yang bisa menggunakan uang mereka dengan baik.<br /><br />Hal.6<br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />Nenek Buyut: Orang dinilai dari bagaimana cara dia menghabiskan uangnya<br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />Chapter 22 / Musim Panas 12<br /><br />Hokaido<br />SMA Pertanian Yezo<br /><br />-: Hei!<br />-: Lama nggak jumpa!<br />Insert Text: Dan sekarang, kembali ke SMA Yezo...<br />-: Aku belum menyelesaikan PRku!!<br />-: Serius?<br />SMA Pertanian Yezo<br />Aula<br />Bottom Text: Arakawa Hiromu<br /><br />Hal.7<br />Hachiken: Terima kasih atas semua yang sudah anda lakukan untukku, Bibi Mikage.<br />Ibu: Ah, jangan begitu! Kamu juga sudah banyak membantu!<br /><br />Ibu: Kami mungkin akan meminta bantuanmu lagi kalau kami perlu.<br />Hachiken: Baik...<br /><br />Hachiken: Walau aku sudah membuat kesalahan besar, apa benar nggak apa-apa?<br />Ibu: Kalau kamu sekeras itu pada dirimu sendiri setelah membuat kesalahan, aku yakin kamu pasti akan lebih berhati-hati untuk selanjutnya 'kan?<br /><br />Ibu: Jangan menganggap kalau dirimu adalah sebuah kegagalan hanya karena satu kesalahan yang kamu buat.<br /><br />Ibu: Dah!<br />SFX: *Brrm...*<br /><br />Hal.8<br />Hachiken: Aku harap aku dilahirkan di keluargamu...<br />SFX: *hiks*<br /><br />Mikage: Hachiken, nanti mau ke klub berkuda sebentar?<br />Hachiken: Oh, tentu.<br />Yang sudah kembali, tolong balik papan namamu untuk menunjukkan kalau kamu sudah kembali!<br /><br />-: Permisi.<br />SFX: *waa* x3<br />-: Wow, kamu menghitam!<br />-: Aku di luar terus saat musim panas!<br /><br />Hachiken: Hei, Aikawa.<br />Aikawa: Hachiken, lama nggak jumpa! // Oh? Kamu menghitam ya?<br /><br />Hachiken: Ya, aku kerja sih. // Kamu gimana? Berat badanmu turun ya?<br />Aikawa: Ya, aku terkena heat stroke, jadi aku hanya bisa berbaring...<br />Kamar 138<br />A Nishikawa<br />D Hachiken Yugo<br />C Beppu Tarou<br /><br />Hachiken: Kamu nggak menjumpai siapa-siapa selama sebulan dan mereka sangat berubah, ya 'kan?<br />Aikawa: [Sangat berubah.]<br />SFX: *waa* x5<br /><br />Hal.9<br />Tamako: Hei Aikawa, Hachiken. Selamat datang kembali.<br />Hachiken: Hai.<br />Aikawa: Makasih.<br /><br />Aikawa: Dia siapa ya?<br />Hachiken: AKu belum pernah lihat dia.<br /><br />Kamar Asrama Wanita<br /><br />D Inada Tamako<br /><br />Hal.10<br />Aikawa, Hachiken: ITU SI HUMPTY!?<br />Mikage: Tama-chan, beratmu turun banyak!<br />Tamako: Ya, aku terkena sedikit heat stroke...<br />Tamako: [Uh... aku nggak punya tenaga...]<br />Yoshino: Kamu nggak apa-apa?<br /><br />Aikawa: Wanita memang menyeramkan...<br />Hachiken: Itu sih bukan beratnya yang turun... dia berubah!<br />Aikawa: [Dah.]<br />Hachiken: [Sampai nanti.]<br /><br />Hachiken: Halo.<br />Beppu: Selamat datang.<br /><br />SFX: *TADA!*<br /><br />Hal.11<br />Hachiken: ...Apa ini?<br />Beppu: Telur rebus. // Tokiwa barusan kemari dan menaruhnya di sini.<br />Hachiken: [Dia sampai memberikan garam juga...]<br />Hachiken: Oh, benar juga. Aku bilang padanya untuk memberikanku beberapa telur sebagai ganti telah mengajarinya.<br /><br />Hachiken: Banyak banget! // Mana mungkin aku bisa menghabiskan semuanya.<br />Beppu: Aku akan coba tanya di luar.<br /><br />Beppu: Hei, kami punya beberapa telur rebus. Mau?<br />-: Telur?<br /><br />-: Mau!!<br />-: Aku sedikit lapar!<br /><br />-: Enak sekali!<br />-: Ini enak.<br />-: Berikan aku garamnya!<br />-: Minta lagi!<br />-: Kulitnya taruh di sampah saja.<br />-: Kita bisa memakainya sebagai pupuk!<br /><br />Hal.12<br />-: Makasih.<br />-: Enak sekali.<br />-: Buurgh<br /><br />Hachiken: Aku bahkan belum makan satupun!!!<br />Beppu: Aku hanya bisa makan lima! // Mereka benar-benar sekumpulan anjing hutan!<br />Hachiken: Diam, dasar babi!<br /><br />Nishikawa: Sayang sekali. // Buatmu, Hachi.<br />Hachiken: ?<br /><br />Burst ♥ Memo<br />MANJU<br />Itu oke 'kan?<br />Tokyo<br /><br />Hachiken: ...Kamu pergi ke mana sih?<br />Nishikawa: Aku pergi sebentar ke Tokyo.<br />Nishikawa: [Harus kutaruh di mana ya?]<br /><br />Hal.13<br />Nishikawa: Hachi, bagaimana dengan liburanmu?<br />Hachiken: Aku?<br />Nishikawa: Kamu di tempat Mikage 'kan?<br /><br />Nishikawa: ...Nggak terjadi apa-apa?<br /><br />Hachiken: Nggak terjadi apa-apa!<br /><br />Hachiken: [Uh...]<br /><br />Nishikawa: Oleh-oleh Tokyo...<br />Nishikawa: Buatmu juga deh...<br />Nishikawa: [Aku beli dua, jadi...]<br />MEMORIAL<br />Hachiken: NGGAK BUTUH!!!<br /><br />Hal.14<br />Okawa: Oh!<br />OKawa: Mereka yang di asrama sudah kembali ya?<br /><br />Mikage: Guru Nakajima, Kak Okawa, lama nggak jumpa!<br />Hachiken: Hah? Memangnya ada kegiatan klub hari ini?<br />Okawa: Tidak, aku hanya melakukan latihan tambahan.<br /><br />Hachiken: Sendiri?<br />Okawa: Ya. Yang kulakukan hanya makan, bernapas, dan memikirkan kuda terus!<br /><br />Okawa: Kami para senior akan mengikuti kompetisi terakhir kami di akhir bulan, // Jadi aku mau berusaha keras.<br />SFX: *sur* x3<br /><br />Hal.15<br />Okawa: Sesudah kompetisinya berakhir, aku akan cari pekerjaan. // Kurasa ini yang kamu sebut hari-hari terakhir di masa muda.<br />Hachiken: [Mencari kerja...]<br /><br />Hachiken: Aku jamin kakak pasti mencari pekerjaan yang berhubungan dengan kuda 'kan?<br />Okawa: Tidak, aku menerima apapun pekerjaannya di perusahaan terdekat.<br /><br />Hachiken: Bukannya kakak punya mimpi?<br />Okawa: Mimpi? Nggak juga... // Aku bukan tipe pemimpi.<br /><br />Okawa: Tapi kalau dipaksa, aku mau &quot;kehidupan yang tenang&quot;! Itu mimpiku!<br />Hachiken: Begitu ya...<br /><br />Okawa: Kurasa sangat hebat kalau orang bisa menemukan pekerjaan yang cocok, // Tapi kurasa juga penting menyesuaikan diri dengan pekerjaanmu.<br />Okawa: Seperti hubungan antara manusia dengan kuda.<br /><br />Nakajima: Mudah saat seekor kuda sudah cocok dengan orang yang menungganginya, tapi juga akan menarik kalau mengubah karaktermu sendiri supaya sesuai dengan kuda.<br />Hachiken: Hah...<br /><br />Hal.16<br />Hachiken: Kukira semua orang di sekolah ini sudah punya rencana untuk masa depan mereka.<br />Hachiken: Banyak dari kelas kita yang akan mengambil alih bisnis keluarganya.<br /><br />Mikage: Aku benar-benar lupa kalau suda hampir waktunya bagi para senior untuk memikirkan apa yang mau mereka lakukan.<br />Hachiken: Aku nggak percaya sudah lima bulan sejak kita di sini.<br /><br />Hachiken: Waktu berlalu sangat cepat.<br />Mikage: Kamu sudah menemukan apa yang mau kamu lakukan?<br /><br />Hachiken: Sama sekali belum!<br />Hachiken: Aku sudah cukup berjuang hanya untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan! // Itu seperti aku terbawa arus di sungai dan nggak ada waktu untuk tenggelam!<br />Mikage: Oh...<br /><br />Hachiken: Beneran deh, ke mana aku akan pergi...<br /><br />Hal.17<br />SFX: *oink* x3<br /><br />Hachiken: Oh, aku juga harus melihat daging babi!<br />Mikage: Ikut!<br /><br />Hachiken: Sudah hampir sebulan sejak kita melihatnya! // Aku penasaran apa yang dia lakukan!<br />Hachiken: Selamat siang!<br /><br />SFX: *nyam* x5<br /><br />SFX: *GROOOOK*<br />SFX: *Nyam* x4 *krauk* x3<br /><br />Hal.18<br />Hachiken: Daging babi berubah jadi babi besar!!!<br />Mikage: Daging babi memang seekor babi, Hachiken!<br /><br />Hachiken: Aku nggak percaya kalau hanya dalam sebulan, dia berubah jadi gendut dan jorok...! // Tingkat pertumbuhan babi benar-benar...<br />Mikage: Wow... <br />Mikage: Mereka kemarin adalah bayi-bayo babi yang lucu, dan sekarang tak ada satupun yang tersisa.<br /><br />Fuji: Jangan memanggil babi dengan nama!<br />SFX: *BAM!*<br /><br />Fuji: Persentase lemak di tubuh babi sekitar 15%!<br /><br />Hal.19<br />Top Text: Bahkan setelah menjadi babi, Daging Babi masih saja lucu ♥ Tapi, Daging Babi masih tetap akan jadi... Selanjutnya!!<br /><br />Rata-rata Pria ♂<br />10~20%<br />Rata-rata Wanita ♀<br />20~30%<br />Rata-rata Babi<br />15%<br /><br />Hachiken: Aku memanggil Beppu babi tadi... Aku benar-benar minta maaf, babi...<br />Hachiken: [Uhh...]<br />Mikage: Aku lebih babi daripada seekor babi...<br /><br />Fuji: Aku agak khawatir dengan yang ini karena dia sangat kecil saat baru lahir, tapi dia tumbuh dengan baik.<br />SFX: *oink* x2<br /><br />Fuji: Tampaknya kita tetap bisa menjalankan rencana semula.<br /><br />SFX: *oink?*<br /><br />Side Text: Bersambung di issue 1 tahun depan</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32341</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 21 by Michalv</title>
        <updated>2011-11-26T12:01:05+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32341" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 21 / Musim Panas 11</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://www.batoto.net/read/_/52611/gin-no-saji_ch21_by_red-hawk-scans">http://www.batoto.net/read/_/52611/gin-no-saji_ch21_by_red-hawk-scans</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Anjing: Guk // Guk<br />Anjing: Guk<br /><br />Kembar: Halo!<br />Hachiken: Oh?<br /><br />Hachiken: Kalian si kembar Komaba 'kan? Apa yang kalian lakukan di sini?<br />Kembar: Kita beruntung, dia masih di sini.<br /><br />Hachiken: Kalian ke sini mencariku?<br />Kembar: Ya!<br />SFX: *srek srek*<br /><br />Kembar: Kami mau kakak mencoba jagung kami!<br />Insert Text: Chapter final dari kerja paruh waktu Hachiken!!<br /><br />Ibu: Wah, kelihatannya enak sekali!<br />Ibu: [Halo.]<br />Kembar: [Selamat siang!]<br />Kembar: Ini musim pertama! // Kami baru saja selesai memetiknya! // Kami mau semuanya mencoba!<br />Kembar: [Selamat siang!]<br />Mikage: [Wow!]<br /><br />Hal.3<br />Akhirnya! Volume 2 akan dijual 14 Desember!!<br /><br />Ibu: Bagus! Kita harus segera mendidihkannya!<br />Semua: [Satu dua satu dua satu dua satu dua satu dua satu]<br />Semua: [Mari memasak Mari memasak Mari memasak]<br /><br />Hokaido adalah koleksi harta karunnya kelezatan ♥<br /><br />Chapter 21 / Musim Panas 11<br /><br />Ibu: Dan ini dia!<br />Hachiken: Panas!<br /><br />Hachiken: Panas! Panas!<br />Hachiken: [Fuuuh fuuuh]<br />Hachiken: Panas! Panas!<br /><br />Hal.4<br />Hachiken: Apa ini!? // Manis banget! Apa ini ditambah dengan gula atau sesuatu!?<br />Mikage: Nggak. Aku cuma menambahkan sedikit garam.<br /><br />Kembar: Apa jagungnya enak? Apa jagungnya enak?<br />Hachiken: Enak sekali!<br /><br />Kembar: [Yay! Yay! Kami senang!]<br />SFX: *Nyam* x5<br />Hachiken: ?<br /><br />Kembar: Aku yang menanamkan bibitnya!<br />Kembar: Aku yang menyianginya!<br />Kembar: Dan kami berdua membuat orangan sawah untuk menjaganya dari rubah!<br />SFX: *Nyam* x5<br />Hachiken: Kalian susah-susah kemari untuk memberikan petikan pertama untukku?<br /><br />Kembar: Yep! Karena kakak membantu kami memberi makan sapi!<br />Hachiken: [Hah...]<br />Hachiken: Mereka anak-anak yang baik...!<br /><br />Sebelumnya<br />Kakak Hachiken muncul di peternakan Mikage. Seharusnya dia kuliah di Universitas Tokyo, tapi dia malah keluar dan sedang di tengah pelatihan untuk menjadi koki ramen. Dalam perjalanannya, dia menerima telpon dari ibunya, memintanya untuk mengunjungi Hachiken dan apa yang sedang Hachiken lakukan. Hubungan Hachiken dengan kakaknya terlihat sedikit rumit. Setelah menyajikan ramen menjijikan pada Hachiken dan keluarga Aki, Kakak Hachiken hilang seperti angin...<br /><br />Hal.5<br />Ayah: Oh!? Jagung!?<br /><br />Ayah: Tunggu sebentar!<br />Semua: [Satu dua satu dua satu dua satu dua satu dua]<br /><br />Semua: [Satu dua satu dua satu dua satu dua satu dua]<br /><br />Ayah: Kalau kamu mau memasak jagung, kamu harus memanggangnya!<br /><br />Hachiken: [Enak banget!]<br />Hachiken: [Wahh!]<br />Kakek: Ya 'kan?<br /><br />Hal.6<br />Ayah: Kita juga harus memanggang beberapa terong!<br />Ibu: Ah! Kita butuh kecap!<br />Kakek: Ambil miso juga!<br />Nenek: [Baik!]<br />SFX: *nyam* x3<br />Hachiken: Ini benar-benar aneh. // Setelah mereka mendapat sesuatu yang enak, mereka berhenti melakukan pekerjaannya dan membuat pesta kecil!<br /><br />Hachiken: Dan mereka selalu terlihat gembira saat mereka mendapatkan seseorang untuk mencoba makanan mereka...<br />Mikage: [Mau coba lagi?]<br />Kembar: [Apa itu enak? Apa itu enak?]<br />Ibu: [Mau lagi nggak?]<br />Kakek: [Masih muat nggak?]<br /><br />Hachiken: Tapi benar deh, ini snagat enak. // Apa ini jenis khusus?<br />Mikage: Nggak, itu jenis yang sama yang bisa kamu dapatkan dimana-mana.<br /><br />Mikage: Kalau kamu nggak langsung memasaknya setelah memetiknya, rasanya berubah. // Dari saat kamu memetiknya, rasa manisnya akan mulai hilang.<br />Hachiken: Setelah kamu bilang begitu, Nishikawa waktu itu mengatakan sesuatu tentang sayuran segar di pesta pizza.<br /><br />Mikage: Hampir semuanya akan terasa lebih enak kalau mereka baru dipetik. // Itu adalah hak khusus bagi mereka yang bekerja keras demi menumbuhkannya.<br />Ibu: Walau ada yang berbeda. Pati dari kentang dan labu akan jadi manis, jadi mereka akan menjadi manis kalau dibiarkan.<br /><br />Hal.7<br />Hachiken: Kalau baru dipetik, rasanya paling enak, ya...?<br /><br />Hachiken: Apa susu juga lebih segar kalau langsung dari sapinya juga?<br />Kakek: Ya iyalah! // Biasanya kamu mendidihkannya untuk membunuh semua bakterinya dulu, tapi yang mentah rasanya enak juga!<br /><br />Hachiken: Mungkin aku bisa menco...<br />Kakek: Tidak bisa.<br /><br />Kakek: Ada hukum kebersihan makanan yang dengan tegas menyatakan kalau kamu tidak bisa membeli atau menjual susu mentah yang tidak steril.<br /><br />Hachiken: Begitu ya...<br />Hachiken: [Sayang sekali...]<br /><br />Hal.8<br />Kakek: Namun, kalau kamu orangnya pilih-pilih, hukumnyna tidak mengatakan porsi dari peternakan yang minum dari peternakannya sendiri, jadi...<br /><br />Kakek: Kurasa kita bisa mengambil tanggung jawabnya sendiri... // Misalnya saja, kamu membuka Bulk※ saat aku tidak melihat... // Kalau kamu mendadak sakit, aku nggak pernah lihat apa-apa, jadi...<br />※&quot;Bulk&quot; adalah kependekan dari &quot;Bulk Cooler&quot;. Ini adalah tangki penyimpanan susu.<br /><br />Kakek: Aku nggak pernah lihat apa-apa~!<br /><br />SFX: *blam*<br /><br />Kakek: Aku sungguh-sungguh.<br />Kakek: Kalau kamu menyelinap dan coba sedikit saat aku nggak melihat, aku tidak bertanggung jawab atas konsekuensinya!<br />Hachiken: Dia terlihat gembira saat mereka memberikan seseorang sesuatu yang enak untuk dimakan!<br /><br />Hal.9<br />SFX: *deg* x2<br />SFX: *klak*<br /><br />Hachiken: Bertanggung jawab...<br /><br />SFX: *slurp...*<br /><br />Kakek: [Anak baik]<br /><br />Hal.10<br />Menunduk<br />SEMBAH<br /><br />Kakek: Hachiken, kamu memang menarik. Reaksimu selalu berlebihan, nggak peduli apapun yang kami berikan padamu.<br />Hachiken: Itu karena sangat enak! Melebihi mimpi terliarku!<br /><br />Hal.11<br />Kakek: Kalau kamu selalu berlebihan seperti itu, itu berarti kamu bisa membedakan rasa sekecil apapun.<br />Kakek: Apa indera perasamu setajam itu?<br /><br />Hachiken: Setelah dipikir-pikir lagi, salah satu kakak kelasku dari jurusan ilmu pangan memang memuji indera perasaku sekali.<br />Kakek: Kakakmu bilang dia sangat yakin dengan indera perasanya. Mungkin kalian berdua memang memiliki indera perasa yang sensitif.<br /><br />Hachiken: Kenapa anda menanyakannya? // Apa karena keturunan?<br />Kakek: Bukan begitu.<br /><br />Kakek: Itu artinya saat kalian masih kecil, mungkin orang tua kalian memberi makan kalian dengan makanan kualitas tinggi.<br /><br />Hal.12<br />Ayah: Hei, pekerja paruh waktu! Kamu sudah siap!? // Aku akan membawa sapi-sapinya ke ruang pemerahan!<br />Hachiken: ! // A-Aku akan segera ke sana!<br /><br />Hachiken: Mesin pemerahan... ON.<br />SFX: *tuk* x3<br /><br />Kakek: Waktu cepat berlalu ya. // Liburan musim panas berakhir besok 'kan?<br />Hachiken: Ya, cepat sekali!<br /><br />Kakek: Hachiken tentunya bekerja keras, ya 'kan!?<br />SFX: *tuk* x3<br />Ayah: ...Begitulah.<br /><br />Hal.13<br />Kakek: Mungkin kita harus kasih sedikit bonus ke gajimu!<br /><br />Hachiken: Oh, benar juga! Aku lupa kalau aku akan dibayar!<br /><br />Hachiken: Uang yang bisa kupakai sesukaku... // Apa yang mau kubeli ya?<br />Hachiken: Mungkin sedikit ini dan itu!<br /><br />Hal.14<br />Mikage: Ayah! Kakek! // Tabungnya kendor! Susunya kemana-mana!<br />Kakek: Apa?!<br /><br />Hal.15<br />Ayah: Ahhh... kacau sekali!<br />Kakek: Ini bencana!<br /><br />Ayah: Sayang sekali.<br />Mikage: Sudah berapa lama ini tidak disambungkan!?<br /><br />Hachiken: Ah...<br /><br />Hachiken: Sebelum kita mulai memerah sapi...<br />Hachiken: Aku... lupa menyambungkan kembali selangnya...<br /><br />Ayah: Sebelum kita mulai?<br />Kakek: Artinya kita hilang cukup banyak susu.<br /><br />Hal.16<br />Kakek: Mari kita lihat... menurutku, sekitar 500 liter.<br /><br />Kakek: Nggak ada gunanya menangisi susu yang sudah tumpah. Kembalilah ke pemerahan susu sapi. // Aki, bisakah kamu membersihkannya?<br />Mikage: Baik.<br /><br />Ayah: Jangan hanya berdiri saja!<br />SFX: *pak*<br />Ayah: Sapinya nggak akan menunggumu untuk sampai ke sana!<br /><br />Ayah: Ayo! Kalau tidak cepat, sapi yang sedang menunggu bisa terkena Mastitis※! // Kita nggak punya waktu untuk duduk diam merenungi!<br />Sapi: [Moo // Kenapa lama sekali? // Cepat perah aku! // Ambingku bisa meledak!]<br />※Mastitis adalah pembengkakan payudara atau ambing yang bisa disebabkan saat bakteri masuk ke puting susu yang terbuka.<br /><br />Hachiken: ...Baik.<br /><br />Hal.17<br />Hachiken: ...Mikage. // Berapa harga susu ini?<br />Mikage: Berapa? // Maksudmu berapa yang akan kami dapatkan?<br /><br />Mikage: Yah, untuk sekarang, perusahaan di industri peternakan membayar pengolahannya sekitar 80 yen per liter.<br /><br />Hachiken: Lima ratus liter, 80 yen per liter, berarti 40,000 yen..<br />Hachiken: Kekacauanku membuat terbuangnya 40,000 yen...<br /><br />Hachiken: Tunggu... sebentar.<br />Hachiken: Kalau kamu mengurangi biaya makan dan semua beban lainnya...<br /><br />Hal.18<br />SFX: *tuk*<br />Hachiken: Sisa keuntungan yang didapatkan peternak hanya sedikit!<br /><br />Ibu: Hachiken, kamu sudah selesai mandi?<br /><br />Ibu: Bisa ke sini sebentar?<br /><br />Ibu: Ini cek gajimu!<br />Cek Gaji<br />Hachiken<br /><br />Ibu: Kamu sudah melakukannya dengan baik!<br />Ibu: Kamu sangat membantu kami dalam liburan kali ini!<br />Mikage: Makasih ya.<br /><br />Hal.19<br />Top Text: Dia harus menebus kesalahannya... bukan, dia mau menebusnya... untuk bertanggung jawab. Kata-kata itu mulai mempengaruh Hachiken. Dan jadi...<br /><br />Mikage: Beruntungnya! Hei, bagaimana denganku!?<br />Ibu: Kamu nggak dibayar! Anak punya tanggung jawab untuk menolong peternakan keluarga!<br />Mikage: Ibu selalu berkata seperti itu.<br /><br />Hachiken: Umm... Aku...<br />Hachiken: Aku nggak bisa menerima ini...<br /><br />Bottom Text: Berlanjut di Issue 53 pada tanggal 30 November.</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32214</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 20 by Michalv</title>
        <updated>2011-11-14T10:58:49+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32214" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 20 / Musim Panas 10</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/20/">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/20/</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.3<br />Semua orang<br />Semua jenis binatang<br />Itulah yang membuat<br />SMA Yezo menjadi tempat yang menyenangkan!!<br /><br />Sekilas! Volume 2 tersedia tanggal 16 Desember!<br />Semuanya berkat kalian!!!<br />Tankobon Volume 1 Super Big Hit!<br /><br />Super populer!! Coretan peternakan masa muda!!<br />Chapter 20 / Musim Panas 10<br /><br /><br />Hal.4<br />Mikage : Itu... saudaramu?<br />Hachiken : Ya.<br /><br />Mikage : ...Kalian nggak akur?<br />Hachiken : Nggak, bahkan aku nggak tahan kalau ngomong sama dia!<br /><br />Mikage : Benarkah? Dia kelihatan seperti orang baik buatku.<br />Kakek Mikage : [Apa itu Cub asli?]<br />Pria : [Ya, aku mendapatkannya dari pak tua di toko ramen.]<br />Hachiken : Jangan biarkan dia menipumu, Mikage! Semua yang kamu bicarakan tak akan mempan padanya!<br /><br />Kakak Hachiken muncul... Tapi apa yang dikhawatirkan Hachiken?<br /><br /><br />Hal.5<br />Sebelumnya<br />Hachiken akhirnya sudah mulai terbiasa kerja di peternakan... tapi lalu segerombolan sapi melewati pagar peternakan kota dan bercampur dengan sapi-sapi peternakan Mikage, yang menyebabkan kepanikan besar! Saat Hachiken sedang mencoba untuk memperbaiki situasinya, seorang koboi muda dengan motornya muncul dan mengelilingi mereka layaknya anjing gembala. Ternyata, pria muda itu adalah kakak Hachiken...<br /><br />Mikage : Kamu sendiri yang bilang kalau kamu bisa mengerti seseorang dengan berbicara dengan mereka!<br />Mikage : Nggak apa! Kamu pasti bisa!<br />Mikage : [Ayo!]<br />Hachiken : Aku nggak percaya kamu menggunakan kalimatku sendiri untuk menasehatiku!<br /><br />Hachiken : .........<br /><br />Hachiken : Apa yang kamu lakukan di sini, Shingo!?<br />Shingo : Dia khawatir denganmu, jadi Ibu bilang padaku untuk mampir dan melihat keadaanmu.<br /><br />Shingo : Sebenarnya aku sedang berjalan-jalan mengelilingi Hokaido dengan motorku, jadi aku tinggal berhenti di SMA Yezo saat tengah perjalanan. // Tapi saat aku sampai di sana, asramanya tutup dan nggak ada satu siswapun di sana. Saat kutanya, mereka bilang semua siswa harus tinggal di tempat lain selama liburan.<br /><br />Shingo : Mereka bilang kamu tinggal dengan gadis bernama Mikage Aki. // Kamu numpang atau apa sih?<br />Hachiken : Ini kerja paruh waktu, tahu!!<br /><br /><br />Hal.6<br />Kakek Mikage : Kamu keliling Hokaido dengan motor...? Kamu masih SMA?<br />Hachiken : Dia sudah kuliah. // Dia kuliah di Tokyo.<br /><br />Mikage : Wow, jauh banget.<br />Mikage : Universitas apa?<br />Hachiken : Universitas Tokyo.<br /><br />Shingo : Oh iya, aku keluar dari universitas lho.<br />Hachiken : Apa?!<br />Shingo : Aku membuat ramen sekarang.<br />Hachiken : Ramen!?<br /><br />Shingo : Ramen yang kumakan di Tokyo sangat enak jadi aku berpikir, &quot;Ini dia!&quot; // Saat aku diterima jadi murid dari pemilik toko itu, itu sangat memacuku!<br /><br /><br />Hal.7<br />Shingo : Kalau aku yang ngomong, mungkin nggak ada yang percaya, tapi indera pengecapku ternyata sangat baik! // Pemilik toko mengakui kemampuanku setelah aku menebak resepnya dengan benar!<br />Hachiken : ........<br /><br />Shingo : Cita-citaku adalah membuka toko ramenku sendiri!<br />Ayah Mikage : Tapi kamu diterima di Universitas Tokyo! Sangat disia-siakan...<br /><br />Shingo : Ah, tidak. Kalau seseorang sepertiku bisa masuk ke Universitas Tokyo,<br />Shingo : Berarti itu universitas kurang bagus.<br /><br />Shingo : Sebenarnya ada cata untuk belajar buat ujiannya.<br />Ayah Mikage : [Masa?]<br />Kakek Mikage : [Oh ya?]<br />Hachiken : Kamu mengerti sekarang, Mikage...? // Lihat cara dia bicara pada orang yang punya kemauan untuk belajar sampai mati...?<br />Mikage : Ah... Ya... Maafkan aku karena sudah mengira kalau kalian bisa mengerti satu sama lain... // Aku nggak tahu apa yang kakakmu bicarakan...<br /><br /><br />Hal.8<br />Kakek Mikage : Ini yang terakhir!<br />SFX : Moo x3<br /><br />Kakek Mikage : Aku akan menelpon ke aula kota dan peternakannya, supaya mereka bisa membawanya pulang.<br />SFX : Moo<br />Ayah Mikage : Kita juga harus mensortir punya kita sebelum pemerahan susu malam ini.<br /><br />Kakek Mikage : Ah... lari-larian benar-benar membuatku lapar!<br />SFX : Gaaak!<br />Nenek Mikage : Kita 'kan belum makan siang.<br /><br />Ayah Mikage : Terima kasih sudah membantu kami! // Kami nggak punya banyak, tapi gimana kalau makan bersama?<br />Ibu Mikage : Ayo kita buat sesuatu.<br />Nenek Mikage : [Tentu]<br />Shingo : Anda mau mulai masak sekarang?<br /><br />Shingo : Kalau begitu, gimana kalau aku saja yang masak?<br />Shingo : Aku akan buat ramen.<br /><br />Kakek Mikage : Ramen!? Kedengarannya menarik!<br />Nenek Mikage : Ya, tapi kami nggak punya bahan-bahan yang kamu perlukan.<br /><br /><br />Hal.9<br />Shingo : Nggak masalah! Aku selalu membawa sup dan mi denganku!<br />SFX : Srek x2<br />Hachiken : Jangan masak saat badanmu masih dipenuhi kotoran sapi!!<br /><br />Shingo : Apa yang kamu bicarakan!? Kamu bisa mengekstrak vanili, komponen utama vanili kacang, dari kotoran sapi! Yamamoto Mayu dapat IG Nobel dari itu! Jadi, jangan meremehkan kotoran sapi!<br />SFX : Tegas<br />Hachiken : Kedua Enterohemorrhagic E. Coli O111 dan O157 dapat ditemukan di usus sapi! Jadi kau harusnya tidak meremehkan kotoran sapi!<br /><br />Shingo : Dibandingkan dengan biaya membuat vanili kacang dan mengekstrak vanili dari itu, dengan cara ini biayanya hanya setengah dari aslinya. Kamu bahkan bisa menggunakan pupuk dari herbivora selain dari sapi juga. Tinggal campurkan satu gram pupuk dengan empat liter air dan panaskan dengan suhu 200°C sekitar sejam dan hasilnya kamu akan punya 150 mikrogram vanili.<br />Hachiken : Vanila asalnya dari pengawetan tanaman berjalar spesifik! Diekstrak dari Lignin! Kamu bisa menggunakan serbuk gergaji dari tumbuhan juga! Dan ada produk sampingan selulosa lainnya yang...<br />Hachiken : Lebih baik pakai guaiacol. Kalau kamu mau mensintesakannya, kamu bisa dapat produk kimiawi lain, yang jika dibuat dengan formilasi, akan menghasilkan...<br />Shingo : Ada eksperiman tentang mengimplementasikan cara mengekstrak sampai 1.2 gram bensin hanya dari 100 gram pupuk sapi.<br />Mikage : Hachiken bicara nggak henti-henti!<br />Ayah Mikage : Mereka berbicara tentang hal yang sulit dimengerti, tapi masih berkisar dengan pupuk.<br />Kakek Mikage : Aku nggak peduli apa yang mereka bicarakan, hanya saja, cepatlah buat ramen!<br /><br />Shingo : Wow, kurasa ini yang kalian dapat di peternakan! // Pancinya besar-besar!<br /><br /><br />Hal.10<br />Nenek Mikage : Kalau kamu mau membuat ramen, daging babilah yang terbaik, tapi kami sudah memakai semua dagingnya.<br /><br />Nenek Mikage : Kalau ini?<br />Nenek Mikage : Daging rusa.<br />Shingo : Oh!<br /><br />Nenek Mikage : Kami menabraknya dengan truk dan Hachiken memotongnya untuk kami.<br />SHingo : Beneran!? Yugo yang melakukannya?<br /><br />SFX : Haah x3<br />Shingo : Bagus, adik kecilku.<br /><br /><br />Hal.11<br />Shingo : Oh iya! Aku harus telpon ibuku...<br />Shingo : ...tunggu, ada apa ini?<br />Nenek Mikage : HP tidak bisa dipakai di sini.<br /><br />Nenek Mikage : Kalau kamu buru-buru, kamu boleh pakai telpon kami.<br />Shingo : Terima kasih. // Ibu kami sudah sangat khawatir, jadi aku ingin menelponnya secepat mungkin.<br /><br />Shingo : Halo? Ibu? // Ini Shingo.<br />Shingo : Ya, dia kerja paruh waktu di peternakan di mana nggak ada sinyal untuk HP. // Tapi dia nggak apa-apa kok.<br /><br />Shingo : Aku sudah mengunjungi sekolahnya juga. // Tampaknya mereka punya kelas yang menarik. Seperti sesuatu tentang pizza.<br />Shingo : Hu-uh. Ya.<br /><br />Shingo : Kelihatannya dia sangat senang di sini, jadi kubiarkan saja...<br />Ayah Hachiken : Pizza?<br />Ibu Hachiken : Ya, dia bilang Yugo membuatnya di sekolah atau apalah...<br /><br />Ayah Hachiken : Lucu sekali. Berikan aku telponnya.<br />Ibu Hachiken : Sayang, apa yang kau... // Klik<br /><br /><br />Hal.12<br />Ayah Hachiken : Shingo?<br /><br />Shingo : ........<br />Shingo : Hai, ayah.<br /><br />Ayah Hachiken : Apa yang kamu lakukan?<br />Shingo : Aku sedang mengunjungi Yugo.<br />Ayah Hachiken : Bukan itu yang kubicarakan.<br /><br />Ayah Hachiken : Kenapa kamu keluar dari universitas?<br /><br />Shingo : Untuk membuat ayah kesal ♥<br /><br />Shingo : Ayah bilang akan memasukkanku ke sekolah yang bagus, dan sudah kulakukan bukan?<br />Shingo : Aku sudah membuat ayah terlihat baik, jadi aku akan melakukan hal yang kusuka mulai dari sekarang.<br /><br /><br />Hal.13<br />Ayah Hachiken : Apa-apaan dengan omong kosong tentang ramen dan pizza? Kalian berdua memang tidak berguna... // Apa Yugo di sana?<br />Shingo : Tidak, dia sibuk bekerja sekarang.<br /><br />Ayah Hachiken : Kalau begitu, berikan aku nomornya...<br />Shingo : Nggak mau. Dah.<br />SFX : Pip<br />SFX : Klik<br /><br />Shingo : Benar-benar bikin sakit kepala saat orang tua mencampuri urusan anaknya yang sudah berusaha keras.<br />Shingo : Iya 'kan?<br />Nenek Buyut : Aku lapar.<br />Shingo : Oh iya! Aku akan menyiapkan makan malamnya dalam sekejap!<br /><br />Shingo : Maaf membuat kalian menunggu!<br /><br />Ayah Mikage : Oh, kelihatannya enak!<br />Shingo : Karena kalian kehabisan daging babi, jadi aku membuatnya dengan daging rusa!<br /><br /><br />Hal.14<br />Hachiken : Hah? Apa ini...?<br /><br />Shingo : Aku sudah dengar semuanya, Yugo.<br /><br />Shingo : Kamu memotong rusa 'kan?<br />Shingo : Sangat mengesankan!<br /><br />Hachiken : Fu... Fufufu...<br /><br />Hachiken : Kamu bahkan sampai keluar universitas demi membuat ramen. // Mari kita lihat apa yang bisa kamu lakukan!<br />Ibu Mikage : [Mari makan!]<br />SFX : Slurp<br /><br /><br />Hal.15<br />Hachiken : Mengerikan!<br /><br />Hachiken : AHH! Apa-apaan ini! Kamu mau coba membunuh kami!?<br />Shingo : Kamu terkejut juga? Walau aku punya indera pengecap sempurna, aku hanya tidak punya perasaan dalam memasak!<br /><br />Hachiken : Ini sangat menyakitkan melihat bahan yang kupersiapkan dengan kerja keras berubah menjadi sesuatu yang mengerikan seperti ini! // Dan aku selalu makan makanan yang enak akhir-akhir ini, jadi itu membuat makanan ini semakin buruk!<br />Shingo : Wah, apa ini? Salah satu dari kalian tampaknya menyukainya! Aku senang!<br />SFX : Slurp x2<br />Nenek Buyut : Makanan yang kami punya dulu di sini masih belum sebanding dengan kotoran babi. Dibandingkan dengan itu, ini enak.<br /><br /><br />Hal.16<br />Shingo : Woah! Dia besar!<br />SFX : Haah<br /><br />Shingo : Ini lebih mirip gajah.<br />Kakek Mikage : Yang masih di sini itu kecil.<br /><br />Shingo : Anda bilang ini adalah kuda Ban'ei? // Pacuan kuda sangat menguntungkan, ya 'kan?<br />Kakek Mikage : Oh, itu sangat menarik dulu, tapi aku sudah nggak melakukannya lagi sekarang.<br /><br />Kakek Mikage : Walau kamu membesarkan mereka sebisamu, banyak dari mereka yang berakhir dipotong sebagai daging.<br />Kakek Mikage : Kurasa sekatang itu seperti hobi orang tua.<br /><br />Hachiken : Hei, Shingo! Jangan menganggu terus!<br />Shingo : Aku 'kan nggak menganggu! Kasar sekali!<br /><br /><br />Hal.17<br />Shingo : SMA Agrikultur dan aktivitas klub. Siapa yang kira? // Apa kamu suka binatang?<br />Hachiken : Tinggalkan aku sendiri! Lagian aku nggak pernah berpikir untuk masuk ke SMA seperti ini!<br /><br />Shingo : Aku tadi lihat-lihat sebentar di sekolahmu. Kelihatannya sangat menarik.<br /><br />Shingo : Kelihatannya seperti sekolah bagus!<br /><br />Hachiken : ........<br />Hachiken : Kurasa nggak sejelek dugaanku...<br /><br /><br />Hal.18<br />Shingo : Banyak babi yang kelihatan enak juga di sana!<br />Shingo : Mereka pasti akan kelihatan lezat di mangkuk ramen!<br /><br />Mikage : Hachiken, selamat sudah menyelesaikan kerja paruh waktumu!<br /><br />Hachiken : Maafkan aku. Aku nggak bisa membantu lebih dari yang kulakukan sekarang.<br /><br />Mikage : Omong kosong! Kamu sangat membantu kok!<br />Hachiken : [Ah, nggak juga...]<br />Hachiken : Waktunya untuk memanjakan diriku sedikit!<br /><br />Hachiken : Akhirnya, aku dibayar!<br /><br /><br />Hal.19<br />Mikage : Ini dia!<br /><br />Mikage : Maaf kami nggak bisa membayarmu dengan uang... // Kami agak kesulitan uang sekarang.<br /><br />Nenek Mikage : Tapi kalau kamu membesarkannya, kamu bisa menjualnya dengan harga mahal! // Anggap saja sebagai investasi!<br />Kakek Mikage : Kamu juga bisa memakannya sendiri!<br /><br />SFX : Slurp x3<br />SFX : Nyam x3<br /><br />SFX : Ciit x3<br />SFX : Brrt x3<br /><br /><br />Hal.20<br />SFX : Ciit<br /><br />Shingo : Terima kasih sudah mengizinkanku menginap di sini.<br />Kakek Mikage : Kamu bisa tinggal sampai kapanpun kamu mau.<br /><br />Shingo : Nggak perlu, master ramenku mengirimku dalam misi untuk mengumpulkan bahan-bahan terhebat, tak peduli berapa tahun yang diperlukan! // Aku nggak bisa berhenti sampai aku mencari seluruh Jepang... bukan! Seluruh dunia!<br />Hachiken, Mikage : Mulus sekali... dia memecatmu, dan bahkan kamu nggak sadar...<br /><br />Shingo : Sampai jumpa, Yugo! Jaga dirimu baik-baik!<br />Hachiken : Sudah terlambat untuk itu! Aku sudah sakit karena makan ramenmu!<br /><br /><br />Hal.21<br />Shingo : Hahahah! Aku akan mencoba lebih keras lagi! // Kalian semua harus mengunjungi tokoku kalau aku sudah buka sendiri!<br /><br />Shingo : Sampai jumpa!<br /><br />Mikage : Kamu mau ke tokonya?<br />Hachiken : Nggak akan! Bahkan kalau dia berhasil membuka toko, aku akan menutupnya!<br /><br />Hachiken : Aku nggak ngerti saat kepala sekolah bilang baik kalau aku belum punya cita-cita, tapi sekarang semuanya masuk akal! // Mempunyai cita-cita yang setengah-setengah hanya akan membuat masalah pada orang di skeitarmu!<br />Mikage : Ya, dan tampaknya suatu hari nanti kakakmu mungkin akan membunuh seseorang dengan ramennya...<br /><br />Kakaknya muncul bagaikan badai... dan hilang bagaikan angin!</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32084</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 19 by Michalv</title>
        <updated>2011-11-05T04:42:54+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/32084" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 19 / Musim Panas 9</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/19/">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/19/</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Komedi peternakan yang populer!!]<br /><br />SFX : Ciit x4<br /><br />SFX : Tik<br />SFX : Dong<br /><br />SFX : Dong x4<br />SFX : Tap x5<br /><br />Ayah Mikage : Hei, pekerja paruh waktu!<br />SFX : Brak<br />Ayah Mikage : Bangun dan ke gudang ternak sekarang...! // - // ...hah?<br /><br />[Semuanya berjalan dengan mulus antara Hachiken dan Aki, tapi tidak dengan ayahnya Mikage... Berapa lama penderitaan Hachiken akan terus berlanjut?]<br /><br /><br />Hal.3<br />SFX : Cit x2<br />SFX : Moo x2<br /><br />SFX : Ziing x3<br /><br />[Tampaknya semua berjalan dengan mulus ♥]<br /><br />Kakek Mikage : Hachiken, apa bangun jam lima setiap hari itu tidak membuatmu capek?<br />Hachiken : Tidak! // Biasanya aku bangun jam empat untuk klub berkuda!<br /><br />Kakek Mikage : Kalau gitu, gimana kalau kamu bangun jam empat mulai besok!?<br />Hachiken : Anda ada-ada saja.<br />Ayah Mikage : Pekerja paruh waktu, berani-beraninya kau...! // Jangan kira aku akan menerimamu hanya karena kau bisa bangun pagi!<br />SFX : Grep<br />Mikage : Ayah, jangan menghalangi jalan.<br /><br />Ayah Mikage : Hei, pekerja paruh waktu! Pindahkan ini!!<br />Hachiken : Ya, pak!<br /><br />Ayah Mikage : Bantu ini!!<br />Hachiken : Ya, pak!<br /><br /><br />Hal.4<br />Sebelumnya<br />Hachiken mengkhawatirkan Aki yang akan mewarisi peternakan keluarganya, dan kekhawatirannya dapat menyemangatkan Aki sedikit. Tapi, saat Hachiken kira semuanya sudah berjalan dengan mulus ♥, Ayah Aki, yang seharusnya ada di rumah sakit, muncul...<br /><br />Ayah Mikage : Urus ini!!<br />Hachiken : Ya, pak!<br /><br />Ayah Mikage : Perbaiki ini!!<br />Hachiken : Ya, pak!<br /><br />Ayah Mikage : Bersihkan ini!!<br />Hachiken : Ya, pak!<br /><br />Ayah Mikage : Dan ini!!<br />Hachiken : Ya, pak!<br />Ayah Mikage : Dan itu!!<br />Hachiken : Ya, pak!<br />Ayah Mikage : Itu juga!!<br />Hachiken : Ya, pak!<br /><br />Ibu Mikage : Hachiken!<br />Hachiken : Ya, pak!<br /><br />Ibu Mikage : ...Kamu baik-baik saja?<br />Hachiken : Ah...<br /><br /><br />Hal.5<br />Ibu Mikage : Jangan bekerja terlalu keras. Istirahatlah. // Merawat tubuhmu juga salah satu bagian dari pekerjaan.<br />Ibu Mikage : Sayang, kamu juga terlalu bekerja keras! // Kamu masih belum sembuh total, pastikan kamu banyak istirahat!<br />Ayah Mikage : Mmm...<br />Hachiken : Ah, tidak... aku tak apa-apa.<br /><br />Ibu Mikage : Kamu bisa bilang kalau kamu tak apa-apa, tapi kamu pasti lelah karena kamu akan bekerja di sini selama liburan musim panas...<br />Hachiken : Tidak, aku masih bisa terus bekerja!<br /><br />Hachiken : Maksudku, yang aku inginkan adalah anda memperbolehkanku untuk terus bekerja.<br />Ibu Mikage : ?<br /><br />Ayah Mikage : ?<br /><br />Hachiken : Anda lihat 'kan... sebenarnya, aku masih belum punya tujuan atau cita-cita kalau aku sudah besar nanti... // dan...<br /><br />Hachiken : Aku ingin memastikan untuk membantu teman-temanku kalau mereka mulai kehilang impian mereka.<br />Hachiken : Tapi aku yang sekarang, aku tidak punya hak untuk memberikan mereka saran.<br /><br /><br />Hal.6<br />Hachiken : Jadi setidaknya, aku ingin melakukan pekerjaan ini dengan benar...<br /><br />Ibu Mikage : Sayang, kita harus jadikan Hachiken menantu kita!<br />Ayah Mikage : Kenapa kau mengatakan itu!?<br /><br />Ibu Mikage : Hachiken adalah pekerja keras, jadi apa masalahnya!? Dia bahkan bilang kalau dia belum tahu apa yang ingin dia lakukan!<br />Ayah Mikage : Aku nggak akan membiarkannya mengambil gadis kecilku!!<br />Ibu Mikage : Aku nggak pernah bilang kalau dia akan...<br />SFX : Brum x4<br />Mikage : Ayah! // Kakek!<br /><br />Ayah Mikage : Ada apa?<br />Mikage : Kita dalam masalah besar!<br /><br />Mikage : Sekelompok sapi dari peternakan kota keluar...<br /><br />Mikage : Dan sekarang mereka semua bercampur dengan sapi-sapi kita!!<br /><br /><br />Hal.7<br />[Sapi Sapi SAPI!!]<br />[Ini... kepanikan hitam dan putih!!]<br /><br />Arakawa Hiromu<br />Chapter 19 / Musim Panas 9<br /><br />Kakek Mikage : Ahhh...<br />Ayah Mikage : Ahhh...<br /><br /><br />Hal.8<br />Hachiken : Dari mana datangnya sapi-sapi ini!?<br />SFX : Moo x2<br />Kakek Mikage : Ahhh...Ada padang rumput di dekat sini yang mengurus sapi-sapi yang masih muda dari berbagai macam peternakan. // Mereka mungkin merusak pagarnya dan kemari.<br /><br />Kakek Mikage : Aku yakin mereka ke sini karena makanan lezat yang kita punya.<br /><br />Hachiken : Be... berapa banyak sapi yang ada di sana...?<br />Kakek Mikage : Sekitar 300.<br />SFX : Moo x3<br /><br />Kakek Mikage : Akan jadi masalah besar kalau sapi-sapi muda ini mengejar sapi kita dan melukai mereka. // Kita harus memisahkan mereka dari punya kita dan menaruh mereka di suaut tempat.<br />SFX : Moo x6<br />Hachiken : Memisahkan...? Aku bahkan nggak tahu yang mana punya kita...<br /><br />Ayah Mikage : Lihat saja dari ambingnya! Yang dari peternakan kota adalah sapi muda yang belum beranak, jadi ambing mereka masih dalam tahap pertumbuhan. // Yang punya kita sudah matang, jadi mereka akan mulai layu seperti is...<br />SFX : BUK<br />Hachiken : Jadi, ambing sapi milik anda sudah matang...<br /><br /><br />Hal.9<br />Hachiken : Dan yang dari kota masih muda, jadi punya mereka akan bertambah... besar...<br />Mikage : [Ah! Ini kacau!]<br /><br />Ayah Mikage : Apa yang kau lihat, bocah!?<br />Hachiken : Maafkan aku!<br />Mikage : Bagaimana kalau kita mengelilingi mereka dan taruh di lapangan rumput sebelum mereka merusak ladang?<br />Nenek Mikage : Ya, mungkin itulah yang terbaik.<br />SFX : Moo x2<br /><br />Ibu Mikage : Ayo, ke sini!<br />SFX : Moo x2<br />Hachiken : Stop! Stop! Stop! Bukan ke sana!<br /><br />Mikage : Ayah, mereka datang ke arahmu!<br />SFX : Moo x2<br /><br />Hachiken : Ahh!!<br />Hachiken : Mereka terlalu banyak!<br />SFX : Moo x3<br /><br /><br />Hal.10<br />SFX : Nyam x3<br />SFX : Guk x6<br /><br />SFX : Moo x3<br /><br />SFX : Moo x2<br />Nenek Buyut : Slurp<br /><br />SFX : Jeeeng<br /><br />SFX : Ah...<br /><br />Hal.11<br />SFX : Moo<br />Nenek Buyut : Slurp<br /><br />Kakek Mikage : Percuma! Kalau kita saja, nggak akan cukup!<br />SFX : Moo x2<br />Nenek Mikage : Kita harus minta bantuan!<br /><br />Kertas - Peternakan Mikage<br />SFX : Breem x5<br /><br /><br />Hal.12<br />SFX : Moo x3<br />SFX : Breem x7<br /><br />SFX : Breem x11<br /><br />Hachiken : Bukan! Bukan ke sana!<br />SFX : Moo x2<br />Hachiken : Hei!<br /><br />Hal.13<br />-<br /><br />Hal.14<br />SFX : Breem x10<br />SFX : Moo x2<br />Kakek Mikage : Apa-apaan!?<br />Ayah Mikage : Super cub!?<br /><br />Kakek Mikage : Aku nggak tahu siapa kamu, tapi berhenti menghalangi!<br /><br />SFX : Moo x2<br /><br />SFX : Breem x8<br /><br /><br />Hal.15<br />Sapi : Moo<br /><br />Sapi : Moo<br />Sapi : Moo<br /><br />Kakek Mikage : Wow, kerja bagus!<br />SFX : Moo x2<br /><br />Hachiken : Hebat... dia seperti anjing gembala.<br />Ayah Mikage : Tapi dia siapa?<br />SFX : Moo x3<br /><br /><br />Hal.16<br />Mikage : Keren!<br /><br />Pria : Hyaahhhhh... // hah!?<br />SFX : Pluk x3<br />SFX : Seeet<br /><br /><br />Hal.17<br />Pria : Ah~~~~~<br />SFX : Gubrak<br /><br />SFX : Moo x2<br />SFX : Hisssss<br />Kakek Mikage : Hei, kamu baik-baik saja!?<br /><br />Pria : Sakit sekali... kurasa aku terlalu terbawa...<br />Kakek Mikage : Kamu terluka?<br /><br />Pria : Jijik! Apa ini!? Aku nggak tahu kalau kotoran sapi menjijikkan seperti ini!<br />SFX : Srek x3<br />Kakek Mikage : Anak muda, sebenarnya dari mana asalmu?<br /><br />Hachiken : ...Suara itu...<br /><br /><br />Hal.18<br />[Pria muda yang liar dan keren muncul dengan motornya... Apa dia benar-benar saudara dari murid teladan Hachiken? Sampai bertemu di issue selanjutnya!!]<br /><br />Pria : Yo, Yugo!<br />Pria : Lama nggak jumpa!<br /><br />Hachiken : ...Apa yang saudaraku lakukan di sini...!?<br /><br />[Berlanjut minggu depan!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/31933</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 18 by Michalv</title>
        <updated>2011-10-22T03:08:51+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/31933" />
        <summary type="html">Translation ke-200! &lt;(^o^)&gt;<br /><br /><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 18 / Musim Panas 8</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/18/">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/18/</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Pria : Ini dia!<br />SFX : Hap<br /><br />Hachiken : ? // Ke mana dia akan membawanya pergi?<br />Tamako : Kami punya tempat tersendiri untuk bayi sapi.<br /><br />Hachiken : Kalian tidak membiarkan bayi bersama ibunya?<br />Tamako : Kami langsung memisahkannya setelah bayinya lahir supaya memudahkan perawatannya.<br /><br />SFX : Slurp slurp<br />Hachiken : Apa? Maksudmu adegan yang penuh kasih sayang antara ibu dengan bayinya yang baru lahir...<br />SFX : Uhh Uhh Uhh<br />Tamako : Nggak terjadi.<br />SFX : Gup Gup Gup<br />Mikage : Itu juga nggak terjadi di rumahku.<br /><br />Rayakan<br />Seekor bayi sapi baru lahir<br />♥<br />Contoh yang ideal dari coretan masa muda peternakan!<br /><br /><br />Hal.3<br />Hachiken : Aku merasa kasihan sama ibunya karena anaknya lang baru lahir langsung diambil...<br />Sapi : [Ya ampun, tadi itu susah sekali! Aku lapar!]<br />SFX : Nyam x4<br />Hachiken : ...Hei! Dia bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa!<br /><br />[Hachiken Yugo ikut campur dalam masalah orang lain lagi, kali ini dalam cara sapi mengasuh anaknya...]<br /><br />Hachiken : Apa yang salah denganmu!? Nggak ngapa-ngapain tentang hubungan dengan orang asing, akhir-akhir ini hubungan orang tua dengan anak makin lemah! Padahal kukira di sini, di dunia binatangm hubungan itu sangat berharga, tapi kau...!<br />SFX : Marah x5<br />Sapi : ?<br />Tamako : Kenapa kamu malah ceramahin sapinya?<br /><br />Tamako : Banyak sapi yang membuat keributan saat kami mengambil bayinya setelah kelahiran pertama kereka...<br />SFX : Gup x6<br />Tamako : Tapi setelah kami melakukannya berkali-kali, sapinya mulai berpikir &quot;Kurasa aku serahkan saja urusan ini pada manusia&quot;.<br /><br />Tamako : Yang ini jantan, jadi dalam waktu seminggu dia akan dibawa ke pasar dan dijual kepada orang yang punya ternak daging sapi.<br />Tamako : Kalau dia terlalu dekat dengan ibunya, nantinya malah jadi repot.<br /><br />Hachiken : Apa semua ternak jantan dibesarkan hanya untuk diambil dagingnya?<br />Mikage : Ya, selain yang digunakan untuk perkembangbiakan, biasanya sih begitu.<br /><br /><br />Hal.4<br />Sebelumnya<br />Libur musim panas telah tiba, dan Hachiken memutuskan untuk bekerja paruh waktu di peternakan Aki. Saat akhirnya dia mendapatkan waktu istirahat, dia pergi ke tempat Tamako, Giga Farm. Hachiken terkejut melihat betapa luasnya tempat itu, tapi tiba-tiba ada suatu kejutan! Seekor sapi lahir! Mengikuti arus, Hachiken mau tak mau menolong, tapi setelah semuanya selesai, dia terharu.<br /><br />Tamako : Lalu, mereka dikebiri, digemukkan, dan dijadikan daging. Itulah seluruh hidup mereka.<br />SFX : Brr x2<br /><br />Hachiken : Sayang sekali kamu dilahirkan sebagai sapi...<br /><br />SFX : Cling x6<br /><br />Hachiken : Selain dipisahkan oleh ibumu, hidupmu hanyalah untuk menjadi daging.<br />Hachiken : Tapi kamu tak tahu apa yang dilakukan pasar padamu, jadi kamu dapat menghadapinya dengan wajah tidak berdosa.<br /><br />Hachiken : Tetap bebal dan hidup selama mungkin selagi kamu bisa, BEEF BOWL.<br />Mikage, Tamako : Berhenti memberikan nama pada binatang.<br /><br /><br />Hal.5<br />Mikage : Kita di sana terlalu lama. // Kalau nggak cepat-cepat pulang, kita bisa terlambat memerah susu sapi.<br />Ibu Mikage : Tapi tadi itu pengalaman yang bagus, bukan?<br /><br />Ibu Mikage : Kamu tahu, ada tipe mesin lain yang bisa menghemat tenaga kerja lebih banyak daripada Rotary Parlor. // Sapimua masuk ke ruang pemerahan kapanpun mereka mau dan alat itu bisa memulai proses pemerahan secara otomatis.<br />Mikage : Oh ya?<br />Hachiken : Oh, iya juga! // Aku bisa dapat sinyal di sini!<br /><br />SFX : Flip<br />HP -<br />0001 Ibu<br />0002 Ibu<br />0003 Amazon.com<br />0004 Tokiwa<br />0005 Ibu<br />0006 Customer Service<br />0007 Kak Ogawa<br />0008 Klub Berkuda<br /><br /><br />Hal.6<br />SFX : Klik Klik<br />HP -<br />From Ibu<br />Sub<br />Kamu kerja di rumah temanmu? Peternakan ya?<br /><br />SFX : Klik<br />HP -<br />From Ibu<br />Sub<br />Kalau mereka yang akan mengurusmu sementara waktu ini, setidaknya aku ingin bilang Halo pada mereka.<br /><br />Hachiken : Nggak usah!<br />SFX : Klik x4<br />Hachiken : Kirim!<br /><br />Hachiken : [Ha~]<br />Hachiken : Apa-apaan sih? Aku cuma kirim satu pesan dan dia tiba-tiba mulai bertingkah layaknya seorang ibu?<br />SFX : Klik x3<br /><br />SFX : Klik<br />HP -<br />From Tokiwa<br />Sub<br />Aku nggak ngerti sama sekali PR mat! &lt;(^o^)&gt;<br />Bantu aku setelah liburan selesai ya!<br />Tokiwa<br /><br />Hachiken : Kalau di hari biasanya, ini akan membuatku marah, tapi kali ini pesanmu menenangkanku, Tokiwa!<br />SFX : Klik x3<br />HP - Aku akan membantumu, tapi sebagai gantinya kamu berhutang padaku beberapa telur yang lezat.<br />Hachiken : [Dan kirim.]<br /><br /><br />Hal.7<br />Hachiken : PR ya...<br />HP - Sending<br /><br />Hachiken : Benar juga... liburan musim panas hampir berakhir...<br /><br />Hachiken : Setelah liburan musim panas selesai, Daging Babi akan diubah jadi daging babi asap...<br /><br /><br />Hal.8<br />Arakawa Hiromu<br />Chapter 18 / Musim Panas 18<br /><br />[Kenangan adalah sesuatu yang tidak bisa dibuat sendirian.]<br /><br />[Wilayah Utara memiliki banyak keunikan! Big Hit, volume satu, dijual sekarang!]<br /><br /><br />Hal.9<br />Kakek Mikage : &quot;Apa kita berperasaan saat memberikan nama pada ternak?&quot;<br /><br />Kakek Mikage : Memang benar kalau setiap sapi ternak punya pedigree, yang berarti setiap mereka punya nama, tapi biasanya nama mereka itu diberikan secara sembarangan.<br /><br />Kertas - Sertifikat Pedigree<br />Kakek Mikage : Ini adalah Pedigree.<br /><br />Kakek Mikage : Dari waktu ke waktu, // kami biasanya mengambil satu kata dari nama baginda, satu kata dari nama bendungan, dan satu kata yang kami pilih sendiri secara bebas.<br /><br /><br />Hal.10<br />Kakek Mikage : Kadang ada juga saat di mana kamu memberikan kata khusus di akhir namanya. // Contohnya, kalau kembar, kamu mungkin akan menambah kata &quot;Kembar&quot; atau mungkin &quot;Merah&quot; pada sapi Holstein yang lahir dengan warna rambut merah atau &quot;ET&quot; untuk sapi yang lahir setelah transfer embrio.<br />Kakek Mikage : Biasanya nama yang diberikan nama-nama yang mudah.<br /><br />Hachiken : Kalau mereka semua punay pedigree, berarti mereka sama dnegan binatang kesayangan 'kan?<br />Kakek Mikage : Yap.<br /><br />Hachiken : Dan lagi anda bisa membunuh ternak, tapi tak ada seorangpun yang mau melihat hewan mereka mati...<br />Hachiken : Aku penasaran apa bedanya. // Apa karena kurangnya kasih sayang?<br /><br />Kakek Mikage : Bukan begitu. Kami semua sangat mencintai ternak kami! // Mungkin lebih dari kamu yang mencintai babi, Hachiken!<br />Hachiken : Eh...<br /><br />Hachiken : Dan lagi anda tak masalah dengan memakan mereka.<br />Kakek Mikage : Tentu saja tidak! // Karena kami membesarkan mereka dengan perasaan &quot;Tumbuhlah untuk menjadi enak dimakan&quot;!<br /><br /><br />Hal.11<br />Kakek Mikage : Dengan binatang kesayangan, perasaanmu biasanya &quot;Ah, imutnya!&quot; // Dan dengan kuda Banei, biasanya &quot;Ayo lakukan sebisa kita di perlombaan ini!&quot;<br /><br />Kakek Mikage : Perasaan itu tergantung pada orangnya dan situasinya.<br />Kakek Mikage : Kasih sayang datang dengan berbagai bentuk, Hahciken!<br />Hachiken : Yah, kurasa begitulah...<br /><br />Mikage : Ah, yah. // Kurasa aku tahu apa yang dia maksud.<br /><br />Mikage : Kami membesarkan mereka dengan harapan agar mereka bisa melakukan yang terbaik di perlobaan, iya 'kan?<br />Hachiken : Ya.<br /><br />Mikage : Kami terus menjaga mereka supaya sehat, memberikan mereka latihan, dan memberikan mereka afeksi dengan harapan hasil yang baik. // Kami akan sangat kecara kalau suatu hari, kami mendapat perintah, &quot;Ubah dia jadi daging&quot;.<br />Mikage : Itu karena kami bekerja keras membesarkan mereka dan bukan untuk melihat mereka disembelih.<br /><br /><br />Hal.12<br />Mikage : Jadi yah, kurasa aku mengerti.<br />Mikage : Aku jamin orang tua yang bekerja di peternakan juga akan merasa begitu tentang membesarkan anak mereka.<br /><br />Hachiken : Hei...<br /><br />Hachiken : Ah.. Umm... // Mungkin aku akan terlihat seperti suka mencampuri masalah orang, tapi...<br /><br />Hachiken : Apa kamu yakin kamu nggak khawatir tentang mewarisi peternakan, dan kamu hanya melakukannya demi orang tuamu?<br /><br /><br />Hal.13<br />Hachiken : ..........<br /><br />SFX : Hup<br /><br />SFX : Mm<br /><br />Mikage : Sebenarnya... <br />Mikage : Aku ingin mendapatkan pekerjaan yang berhubungan dengan kuda.<br /><br /><br />Hal.14<br />Mikage : Tapi itu bukn berarti aku benci peternakan! // Sapi juga lucu kok!<br />Mikage : Dan lagipula, aku anak satu-satunya! Kalau aku nggak mewarisi peternakan ini, usaha keluargaku bisa bangkrut!<br /><br />Mikage : Keluargaku mengandalkanku. Aku nggak mau mengecewakan mereka.<br /><br />Mikage : Aku harus hidup sesuai dengan harapan keluargaku. Jadi kurasa kita berdua punya sesuatu yang sama.<br />Hachiken : ...Itu nggak sama.<br /><br />Hachiken : Mikage, kamu bilang padaku kalau aku seharusnya membicarakannya pada orang tuaku 'kan?<br />Hachiken : Tapi kamu bahkan belum memberitahu perasaanmu yang sebenarnya pada orang tuamu.<br /><br /><br />Hal.15<br />Hachiken : Semua orang di keluargamu menyenangkan dan baik...<br />Hachiken : Jadi... kalau kamu beritahu mereka apa yang sebenarnya kamu inginkan, aku yakin mereka akan mengerti! // Beda dengan keluargaku, pasti tak akan apa-apa!<br /><br />Mikage : Kenapa kamu selalu mengkhawatirkan orang lain?<br /><br />Hachiken : Kurasa... karena itu menggangguku...<br /><br />Hachiken : Maksudku, kamu punya cita-cita 'kan?<br /><br />Hachiken : Aku, aku nggak bisa mencapai tujuanku di SMP dan sekarang aku nggak punya cita-cita. Sebenarnya, aku iri pada kalian semua yang sudah mengetahui apa cita-citamu dan bekerja keras untuk mencapainya!<br />Hachiken : Tapi, kamu tahu...<br /><br /><br />Hal.16<br />Hachiken : Banyak orang yang masih terus berusaha walaupun mereka dihadang masalah besar!<br />Hachiken : Aku nggak mau melihat siapapun yang gagal mencapai cita-citanya!<br /><br />Hachiken : Kamu terlihat keren saat berkuda...<br /><br />Hachiken : Iut juga salah satu alasanku bergabung dengan klub berkuda...<br /><br />Hachiken : Jadi... itu...<br />Hachiken : Kalau kamu mau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kuda, aku ingin melihatmu mengikuti mimpi itu... // Dan... // Um...<br /><br />Hachiken : Oof!<br /><br />Hachiken : Kau...<br />SFX : Mm x3<br />Hachiken : Apa yang kau mau!? Jangan mengganggu!<br /><br />Hachiken : Ow! Sakit!<br /><br /><br />Hal.17<br />Mikage : Hachiken, kamu selalu membantu orang, tapi tidak mendapat apa-apa sebagai balasannya.<br />Hachiken : Eh!?<br /><br />Hachiken : Apa artinya itu? // Apa aku mudah dimanfaatkan?<br />Mikage : Bukan begitu.<br /><br />Mikage : Walau kamu sibuk, kamu selalu khawatir dengan orang lain dan selalu menemukan cara untuk menolong mereka, baik mereka minta ataupun tidak minta.<br />SFX : Nyam x2<br />Mikage : Sifatmu itu mengingatkanku pada kuda.<br /><br />Hachiken : Jadi aku jelek!?<br />Mikage : Darimana kamu dapatkan pikiran seperti itu...?<br /><br />Hachiken : Eh? // Tunggu...<br />Hachiken : Kuda...<br /><br />Mikage : Alasan mereka mengamati orang karena mereka waspada.<br />Mikage : Mereka adalah herbivora, jadi mereka akan selalu berdekatan dalam peternakan.<br /><br /><br />Hal.18<br />Mikage : Mereka lemah, pemalu, tapi juga punya rasa persahabatan yang kuat.<br />Hachiken : Wow, kedengarannya seperti mereka sulit dimengerti...<br /><br />Mikage : Itulah yang membuat mereka menarik.<br /><br />Hachiken : [Menarik...] x5<br /><br />Hachiken : Apa... itu berarti...<br />Hachiken : Aku seperti itu?! // Mikage!? // Mikage!?<br /><br />Hachiken : Mikage!!!<br />Hachiken : AKu...<br /><br /><br />Hal.19<br />Mikage : Oh, // Selamat datang, ayah.<br /><br />Ibu Mikage : Bersulang untuk ayah yang sudah keluar dari rumah sakit!<br />Ayah Mikage : Mungkin aku akan beneran darah tinggi lagi. Hahahahahaha!!<br />Hachiken : Hahahahahaha...<br /><br />[Ogre muncul di waktu yang tidak tepat...]<br /><br />[Kami akan istirahat di minggu selanjutnya. Sampai jumpa lagi di issue 49!!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/31857</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 17 by Michalv</title>
        <updated>2011-10-15T08:21:00+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/31857" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 17 / Musim Panas 7</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/17/">http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/17/</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Peternakan yang populer<br />Coretan Masa Muda<br /><br />Serialisasi berlanjut!!!!!!<br /><br />Hachiken : Maaf sudah menunggu!<br />Hei, Hachiken di sini!<br /><br />Ceritanya sampai sekarang<br />Liburan musim panas dimulai dan Hachiken tidak mau kembali ke rumahnya. Itulah saat di mana dia mendapat undangan tak terduga dari Aki.<br />Mikage : Yah, kalau kamu nggak mau ke mana-mana, kenapa tidak tinggal di rumahku saja?<br /><br />Tapi, tentunya itu adalah undangan untuk bekerja, bukan yang lain... ♥<br />Hachiken : Serius!? Akan kulakukan!<br /><br />Hachiken : Dan nantinya aku akan mengungkap kalau kakek dan nenekmu akan ada di sana atau apapun itu, benar 'kan!?<br />Mikage : [Mengungkap?]<br />Mikage : Ya, mereka akan ada di sana.<br /><br />Hachiken : Gunungnya besar sekali!<br /><br />Hachiken menerima tawaran Aki untuk bekerja, tapi dia lalu tersesat di hutan.<br /><br />Dia ditemukan oleh teman sekelasnya, Komaba.<br />Hachiken : Kenapa ada orang yang mau membuat peternakan di tempat yang berbahaya!?<br />Komaba : Kenapa?<br /><br />Dan kejadian berakhir dengan anehnya, menyembelih rusa di rumah Komaba.<br />Kakek Mikage : Apa kamu mau coba...<br />Kakek Mikage : Menyembelih rusa ini?<br /><br />Setelah itu, Hachiken mulai bekerja lebih giat.<br />Orang : Oh.<br />Orang : Hachiken bekerja dengan keras.<br /><br />Saat dia mendapat waktu istirahat, dia mengunjungi tempat Tamako, Giga Farm.<br />Hachiken : Apa-apaan ini?!<br />Hachiken : Wow!<br /><br />Tamako : Namanya Rotary Parlor. Peralatan khusus untuk pemerahan susu secara berputar.<br />Mikage : Menakjubkan!<br /><br />Hachiken : Mirip seperti meja berputar di restoran China.<br />Hachiken : [Wow]<br />Mikage : Ini komidi putar bagi para sapi!<br />Tamako : Ini membuat para pekerja melakukan bagiannya tanpa memerlukan mereka untuk bergerak banyak. // Pemasangan sistem garis meningkatkan efisiensi dan membuat kami memerah susu dengan cepat!<br />Tamako : [Fu fu fu]<br /><br />Pastikan untuk memeriksa seluruh ceritanya sebelum ini juga!<br />Volume satu sudah dijual!<br /><br />Dan sekarang, ceritanya berlanjut!!<br /><br /><br />Hal.3<br />[Oh... Uh... Teman baru?]<br />[Big Hit! Pencetakan ulang darurat! Pastikan untuk membaca volume satu!]<br /><br />Chapter 17 / Musim Panas 7<br />Arakawa Hiromu<br /><br /><br />Hal.4<br />Ayah Tamako : Gadis itu selalu berbicara untuk jadi manajer dan mewarisi peternakan. Kurasa dia mencoba untuk memaksa dirinya sendiri untuk tumbuh terlalu cepat.<br />[Sepertinya ada hal yang perlu dikhawatirkan, bahkan di Giga Farm milik keluarga Inada.]<br /><br />Ayah Tamako : Aku senang dia mau meneruskan jejak kita, tapi tetap saja...<br />Ibu Tamako : Aku akan merasa sedih kalau satu-satunya alasan dia memilih untuk mewarisi peternakan karena dia adalah anak kita, dia merasa itu adalah hal yang wajib dilakukan.<br /><br />Hachiken : Wajib...?<br /><br /><br />Hal.5<br />Sebelumnya<br />Liburan musim panas telah dimulai dan Hachiken memutuskan untuk bekerja paruh waktu di peternakan Aki. Saat dia mendapatkan waktu istriahat, dia pergi mengunjungi Tamako, di Giga Farm. Hachiken sangat terkejut melihat luasnya, tapi tampaknya ada hal yang perlu dikhawatirkan, bahkan di tempat seperti ini...<br /><br />Tamako : Aku bawa beberapa teh!<br />Tamako : [Walau cuma dari mesin jual otomatis.]<br />Mikage : Makasih, Tama-chan.<br /><br />Hachiken : .........<br />Tamako : Apa? // Apa yang kalian bicarakan?<br /><br />Ayah Tamako : Ibumu dan aku hanya mau bilang kalau kami harap kamu tidak memaksakan dirimu dalam mengambil keputusan hanya karena kamu khawatir kalau kami menginginkanmu untuk mewarisi peternakan ini.<br />Ibu Tamako : Ya, kamu nggak perlu membuat pilihan secepat ini.<br /><br />Tamako : &quot;Mewarisi peternakan&quot;?<br /><br />Tamako : Ibu, Ayah. // Tampaknya kalian salah pahan tentang tujuanku, jadi kukatakan saja supaya jelas.<br /><br /><br />Hal.6<br />[Yang paling kusuka adalah uang!!!]<br /><br />Tamako : Dengan rasional, cepat-cepat, kreatif!<br />Tamako : Mendapatkan keuntungan besar-besaran memberikanku kesenangan yang tidak terlukiskan!<br /><br /><br />Hal.7<br />Tamako : Sekarang adalah waktunya untuk memerangi peternakan!<br />Tamako : Dan caramu mengelola tempat ini tidak akan bisa bersaing dengan peternakan-peternakan di dunia!<br /><br />Tamako : Alasanku bekerja di sini supaya aku punya kekuatan untuk mengubahnya! // Setelah aku masuk ke perusahaan, kaulah sasaran pertamaku!<br />Ayah Tamako : Apa?! Deklarasi pemberontakkan!?<br /><br />Ibu Tamako : Ini bukan rencananya untuk mewarisi peternakan! Dia berencana untuk mengambilnya! Tamako, sejak kapan kamu jadi anak yang menyeramkan!?<br />Ayah Tamako : Kita harus menghancurkannya selagi kita bisa!<br />Tamako : Coba saja! Hohohohohoho!!<br />Ibu Mikage : Dia berpikir sangat maju...<br />Hachiken : Gadis itu gila...<br /><br />Hachiken : Seperti Humpty Dumpty yang tidak bisa rusak...<br /><br />Mikage : Pasti sangat menenangkan bagi orang tua kalau mereka punya penerus seperti itu...<br />Hachiken : Mana mungkin. Itu akan membuat mereka khawatir setiap malam.<br /><br /><br />Hal.8<br />Hachiken : Hei...<br /><br />Hachiken : Mikage... // Apa pembicaraan warisan ini mengganggumu?<br /><br />Hachiken : Ah... maksudku...<br />Hachiken : Hanya saja...<br /><br />Hachiken : Kalau kamu ingin teman bicara, kamu bisa mengandalkanku.<br /><br /><br />Hal.9<br />Hachiken : Umm...<br />Hachiken : [Hah?]<br /><br />Hachiken : Dasar goblok!!!<br />Hachiken : Gimana cara si pecundang yang lari dari sekolah persiapan kuliah dan benar-benar nggak tahu apa yang mau dia lakukan dengan hidupnya ini untuk memberikan saran pada masa depan orang lain!? // Apa yang kulakukan sih!?<br /><br />Hachiken : Bodoh...<br />Hachiken : [Bodoh x5]<br />Hachiken : Dasar bodoh... // Memalukan sekali...<br /><br /><br />Hal.10<br />Mikage : Makasih.<br /><br />Mikage : Itu...<br />Mikage : Adalah perasaan yang bisa kuandalkan.<br /><br />Hachiken : Mikage...<br />Hachiken : [Waahhh...]<br />Mikage : Kenapa kamu nangis?<br /><br />Mikage : Hachiken... // Kamu mengingkatkanku pada seekor kuda.<br /><br />Hachiken : Kuda?<br />Mikage : Wow, lihat itu! // Bunker Silonya besar-besar!<br /><br /><br />Hal.11<br />Ibu Mikage : Hei, kalian berdua! Mau pulang sekarang?<br /><br />Tamako : Ada apa?<br />Hachiken : Mikage baru saja bilang padaku kalau aku mengingatkannya pada seekor kuda. // Apa maksudnya?<br />Ibu Mikage : Kuda?<br /><br />Tamako : Pengecut?<br />Ibu Mikage : Cocok untuk jadi tenaga kerja?<br />Ayah Tamako : Mungkin dia lapar dan ingin makan daging kuda?<br />Ibu Tamako : Ya ampun! ♥<br />Hachiken : Kuda = Jelek<br /><br />Hachiken : Aku jelek!? // Apa dia mau bilang kalau aku jelek!?<br />SFX : Ring x5<br /><br />Ayah Tamako : Ya? // Baiklah.<br />Ayah Tamako : Aku akan segera ke sana.<br /><br /><br />Hal.12<br />Ayah Tamako : Maaf. Tampaknya ada satu sapi yang mau melahirkan. <br />Ibu Mikage : Benarkah? Hachiken, kamu harus melihatnya.<br />Hachiken : Sapi melahirkan?<br /><br />Tamako : Kamu pernah lihat?<br />Hachiken : Belum pernah.<br />Hachiken : Sebenarnya, aku belum pernah melihat binatang apapun melahirkan!<br />Ibu Mikage : Kamu harus melihatnya! Ini pengalaman yang sangat menyentuh!<br /><br />Ayah Tamako : Baguslah kalau itu menginspirasinya, tapi...<br /><br />Tamako : !<br />Hachiken : ?<br /><br />Ayah Tamako : Dengan sapi sebanyak ini, kami biasanya punya dua atau tiga bayi sapi yang lahir setiap harinya.<br />Ayah Tamako : Itu juga berarti kami sering punya masalah.<br /><br /><br />Hal.13<br />Pria : Dia sudah mulai bersalin, tapi bayinya masih belum keluar. Saat aku mengeceknya, ini yang kutemukan.<br />Ayah Tamako : Begitu ya.<br /><br />Pria : Sekarang, hanya sebagian kakinya yang muncul.<br />Ayah Tamako : Oh, kaki yang bagus. // Tampaknya lumayan besar.<br /><br />Ayah Tamako : Ini kehamilan sungsang.<br />Ayah Tamako : Ini akan jadi sedikit rumit.<br /><br /><br />Hal.14<br />Ayah Tamako : Biasanya, bayi sapi lahir dengan kepala keluar duluan, tapi saat mereka berbalik dan kakinya keluar duluan, itu disebut kehamilan sungsang.<br />Bayi sapi : Ya!<br />Bayi sapi : Tidak!<br /><br />Ayah Tamako : Karena tali pusat sudah sobek sebelum kepalanya keluar, ada kemungkinan lebih besar kalau bayi sapinya akan tercekik.<br />Ayah Tamako : Itu artinya kita harus menentukan waktunya sesuai dengan kontraksi ibunya dan menariknya.<br /><br />Ayah Tamako : Kita berlomba dengan waktu.<br />Ayah Tamako : Ini lumayan besar. Kalau terjebak di bahunya, habis sudah.<br /><br />Ayah Tamako : Mari kita lakukan!<br />Hachiken : ........<br /><br />Hachiken : Eh?<br />Hachiken : Apa?<br />Hachiken : EH?<br />Hachiken : Apa yang terjadi?<br />Hachiken : Kenapa mereka membuatku membantu di sini?<br /><br /><br />Hal.15<br />Sapi : Mooooo!!!<br /><br />Ayah Tamako : Sekarang!!<br /><br />Pria : Tarik!!<br /><br />Ayah Tamako : Lagi!<br /><br />Pria : Tarik!!<br />Pria : Tarik!<br />Sapi : Mooooooo<br /><br /><br />Hal.16<br />Pria : Tarik!!<br /><br />Sapi : Moooo<br />Sapi : Mooooooooooooo<br /><br />Sapi : Moo // Moooo<br />Pria : Tarik!<br />Sapi : Mooo<br />Pria : Tarik!!<br /><br />Ayah Tamako : Baiklah, ini yang terakhir!<br /><br />Sapi : Oooooo...<br /><br /><br />Hal.17<br />Pria : Tarik!!<br />Sapi : Mooooooo<br />Sapi : Mooooooo<br /><br />Ayah Tamako : Keluar!<br /><br />Ayah Tamako : Gawat...<br /><br />Ayah Tamako : Dia tidak bernafas.<br /><br /><br />Hal.18<br />Pria : Angkat!<br /><br />Ayah Tamako : Jangan mati!<br /><br />Ayah Tamako : Satu! Dua! Tiga! Empat!<br />SFX : Hup Hup<br /><br />Ayah Tamako : Nafas buatan!?<br /><br />SFX : Uhuk<br /><br /><br />Hal.19<br />SFX : Haa<br /><br />SFX : Hachooo!<br />Pria : [Sukses!!!]<br /><br />Ayah Tamako : Kamu bisa sendiri 'kan mulai dari sini?<br />Pria : Ya, Pak!<br />Pria : Cukup besar.<br />Pria : Jantan pula.<br /><br />Mikage : Terima kasih Tuhan!<br />SFX : Plok x3<br /><br />Ibu Mikage : Bagaimana, Hachiken? // Bukankah melihat kehidupan yang baru datang ke dunia itu sangat indah?<br /><br /><br />Hal.20<br />Hachiken : Menjijikkan!<br /><br />Ibu Mikage : Biasanya orang akan bilang &quot;Tadi itu sangat menyentuh!&quot; di saat seperti ini.<br />Hachiken : Mana mungkin! Itu sangat menjijikkan! Menyeramkan!<br /><br />Mikage : Jadi kamu bisa menyembilh rusa, tapi tidak tahan dengan ini...?<br />Hachiken : Bukan salahku, tahu! Aku nggak tahu gimana ngejelasinnya, tapi dibandingkan dengan menyembelih, melihat kelahiran ini terlalu menyeramkan buatku!<br /><br />Tamako : Kehidupan yang baru datang ke dunia! Pasti ada yang salah dengan otakmu kalau kamu tidak tersentuh sedikitpun!<br />Hachiken : Kamu kan peternak sapi yang sombong! Jangan memaksakan pandanganmu itu padaku! Kalau aku nggak bisa mengatasinya, ya aku nggak bisa! Tinggalkan aku sendiri!<br />Ayah Tamako : Wah, Hachiken kelihatan gemetaran, bukankah begitu?<br />Ibu Tamako : Ya, dia benar-benar butuh untuk membiasakan diri.<br /><br />[Hachiken membicarakan isi pikirannya... Itu sangat menakjubkan...]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/31380</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 16 by Michalv</title>
        <updated>2011-09-09T13:38:13+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/31380" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 16 / Musim Panas 6</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+16">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+16</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Menyembelih rusa dan memakan rusa, jalan pikiran Hachiken lambat laun berubah...]<br /><br />Hachiken : Maafkan aku, aku sudah membuat banyak masalah...<br /><br />Nenek Mikage : Aku senang kamu tak apa-apa, tapi kami sangat mengkhawatirkanmu!<br />Hachiken : Aku benar-benar minta maaf! Aku janji akan melakukan pekerjaanku dengan benar besok!<br /><br />Nenek Mikage : Kudengar kamu menyembelih rusa?<br /><br />Hachiken : Ya!<br />Hachiken : Kami memberikan setenganya ke Komaba, tapi bagian anda ada di sini.<br /><br /><br />Hal.3<br />Sebelumnya<br />Hachiken memutuskan untuk pergi ke peternakan Mikage untuk bekerja selama liburan musim panas, tapi dia tersesat di hutan saat mencari sinyal untuk mengirim pesan ke orang tuanya. Kakek Mikage datang untuk menjemputnya malam itu, tapi Hachiken disuruh untuk menyembelih rusa sebagai ganti karena pekerjaan yang tidak dia lakukan hari itu. Musim panas Hachiken, penuh dengan frustasi, rintangan, dan perkembangan, berlanjut...<br /><br />Hachiken : Berat.<br /><br />Kakek Mikage : Aku masih nggak percaya! // Keberuntungan macam apa yang kupunya sampai aku menabrak beruang? Sekarang truknya jadi penyok!<br /><br />Nenek Buyut : Beruang...<br />SFX : Hmm<br />Hachiken : Dia bicara!<br /><br />Nenek Buyut : Tahun di mana kita menetap di sini, tentangga kita, Jirou, istrinya dan anak perempuannya dimakan beruang. // Semua pria pergi dengan pemburu Ainu untuk mencarinya, tapi mereka tidak berhasil membunuhnya. // Dua hari kemudian, dia memakan seluruh keluarga Genichi. // Dia pasti besar.<br />SFX : Bla x9<br />SFX : Hmm Hmm<br />Hachiken : Ini juga berat!<br /><br /><br />Hal.4<br />[Mereka mungkin hanya sapi,]<br />[Tapi mereka adalah sapi!]<br />[Karena itulah,]<br />[Bukankah seekor sapi hanyalah seekor sapi?]<br /><br />Chapter 16 / Musim Panas 6<br />Arakawa Hiromu<br /><br /><br />Hal.5<br />Ibu Mikage : Aku pulang.<br /><br />Mikage : Hai bu, selamat datang. // Gimana keadaan ayah?<br />Ibu Mikage : Punggungnya hampir sembuh dan dia bisa keluar dari rumah sakit kapan saja.<br /><br />Ibu Mikage : Tapi tekanan darahnya masih agak tinggi dan karena dia sudah di sana, aku menyuruhnya untuk tetap di rumah sakit dan beristirahat. // Oh, aku juga bawa oleh-oleh.<br /><br />Ibu Mikage : Wah.<br /><br />Ibu Mikage : Hachiken kelihatannya sangat bekerja keras.<br />SFX : Haah Haah Haah Haah<br /><br /><br />Hal.6<br />TV : Pertandingan selesai!<br /><br />TV : Babak pertama dari Turnamen Baseball SMA tingkat Nasional...<br />Kakek Mikage : Ah, mereka kalah.<br />Nenek Mikage : 3-2 ya? Padahal sedikit lagi.<br />Hachiken : Semangka!<br /><br />Kakek Mikage : Stadion Koshien kelihatannya panas sekali...<br />Mikage : Kalau Yezo sudah membaik tahun ini, mungkin bisa masuk.<br /><br />Ibu Mikage : Bagaimana dengan season selanjutnya? // Apa Ichiro masuk ke tim inti musim gugur ini?<br />Mikage : Aku nggak tahu tentang itu, tapi klubnya seharusnya sedang latihan keras di kamp sekarang.<br /><br />Hachiken : Selama liburan musim panas?<br />Mikage : Mereka selalu sibuk. Di antara Road Game* dan latihan, mereka nggak punya banyak liburan.<br />(*Road Game = Permainan yang dilakukan di tempat lawan. Lawan sebagai tuan rumah.)<br /><br /><br />Hal.7<br />Ibu Mikage : Ah, benar juga! Kamu masih liburan!<br />Ibu Mikage : Kamu belum bersantai sejak datang kemari 'kan? // Bagaimana kalau pergi ke tempat lain sebelum masuk sekolah?<br />Hachiken : Ke tempat lain? // ...Ke mana aku harus pergi?<br /><br />[Tidak ada satu rumahpun]<br />[di sekitar sini.]<br /><br />Ibu Mikage : Aku akan mengantarmu dengan mobil. // Apa ada tempat yang mau kamu kunjungi?<br />Hachiken : Umm... // Apa ada tempat yang bisa dikunjungi di skeitar sini?<br /><br />Ibu Mikage : Ada department store!<br />Hachiken : .........<br /><br />Ibu Mikage : Jaraknya hanya 100 kilometer, jadi nggak akan lama kalau mau ke sana!<br />Hachiken : .........<br /><br />Ibu Mikage : Hanya 1 jam kok!<br />Hachiken : [Hah? 100 kilometer dalam sejam?]<br />Hachiken : Umm...<br /><br /><br />Hal.8<br />Hachiken : !<br /><br />Hachiken : Oh iya, Komaba bilang aku harus mengunjungi peternakannya Tamako. Dia bilang peternakannya sangat besar.<br />Mikage : Oh, Giga Farm! // Peternakan yang dibuat dari banyak peternakan yang berbeda di bawah joint management 'kan?<br /><br />Mikage : Aku akan tanya Tama-chan!<br /><br />Mikage : Halo, Tama-chan? // Ini Aki.<br />SFX : Nyam Nyam Nyam<br />Mikage : Aku ada permintaan. // Ya, baiklah.<br /><br />Mikage : Dia bilang kita boleh datang untuk melihat-lihat!<br /><br /><br />Hal.9<br />Mikage : Ah!<br />Mikage : Ini dia.<br /><br />Mikage : Mulai dari sini, semuanya adalah milik Giga Farm.<br />Hachiken : Beneran?!<br /><br />Hachiken : Besar banget!<br /><br /><br />Hal.10<br />Hachiken : Banyak sekali!<br /><br />Hachiken : Hei, Tama... hah!?<br /><br />Ayah Tamako : Kalian pasti temannya Tamako yang datang untuk melihat-lihat. // Selamat datang. Aku ayahnya Tamako.<br />Hachiken : Nama saya Hachiken Yugo!<br />Hachiken : Woah! DNA, mirip BANGET!<br />Mikage : Saya Mikage Aki.<br />Ibu Mikage : Dan saya ibunya Mikage.<br /><br />Ayah Tamako : Tamako, temanmu sudah datang.<br />Hachiken : Pakai HP? Seberapa besar tempat ini?<br /><br />Hachiken : Oh, tunggu! Berarti aku bisa pakai HP-ku di sini!<br /><br />Hachiken : !<br /><br /><br />Hal.11<br />0001 Ibu<br />0002 Ibu<br />0003 Amazon.com<br />0004 Tokiwa<br />0005 Ibu<br />0006 Costumer Service<br />0007 Kak Ogawa<br />0008 Klub Berkuda<br /><br />Ayah Tamako : Tamako akan datang sebentar lagi, jadi duduk dan tunggulah sebentar.<br />Hachiken : Baiklah, terima kasih.<br /><br />Hachiken : Tempat ini sangat besar.<br />Ayah Tamako : Ya, kami punya lebih dari 300 hektar untuk padang rumput.<br /><br />Hachiken : Umm... berapa kalinya Sapporo Dome?<br />Ayah Tamako : ? // Aku tidak tahu kalau itu, tapi kurasa ukurannya tujuh kali kota Vatikan.<br /><br />Hachiken : [Itu sama sekali nggak membantu!]<br />Ayah Tamako : Kami punya total 800 sapi. // Meliputi empat peternakan dan keluarganya serta berlusin-lusin pekerja.<br /><br />Hachiken : Wow, ini sungguh teramat besar, tapi mereka bisa mempekerjakan cukup orang untuk mengelolanya.<br /><br /><br />Hal.12<br />Tamako : Kau kira apa yang kau lakukan, Hachiken!?<br />Mikage : [Hai, Tama-chan!]<br />Hachiken : Dan bagaimana denganmu, humpty dumpty!?<br /><br />Tamako : Kalau mau lihat-lihat, desinfeksi dulu sepatumu! Pencegahan penyakit infeksi! Ini wajar!<br />Tanda - Guna untuk mencegah penyebaran kontaminasi, khusus pekerja mulai dari titik ini.<br />Hachiken : Baik, baik...<br />Tanda - Desinfektan<br /><br />Tamako : Walau hanya satu sapi yang terinfeksi, selalu ada kemungkinan kalau kami perlu membuang semuanya!<br />Tamako : Terkecuali kalau kamu sudah siap untuk membunuh 800 sapi dan membuat 4 peternakan gulung tikar, silahkan masuk!<br /><br />Hachiken : Iya, iya!<br /><br /><br />Hal.13<br />Hachiken : Apa-apaan ini?!<br />Hachiken : Woah!<br /><br />Tamako : Namanya Rotary Parlor. Peralatan khusus untuk pemerahan susu secara berputar.<br />Mikage : Menakjubkan!<br />Tamako : Alat ini bisa memuat 45 sapi sekaligus.<br /><br />Masuk<br />Pertama, kamu membersihkan dan mensterilkan ambing sapinya.<br />Kedua, kamu menyampungkan alat pemerah susu.<br />Seluruh podium berputar secara perlahan.<br />Saat susu berhenti mengalir dari ambingnya, perlatannya akan lepas dengan sendirinya.<br />Berputar secara perlahan.<br />Terakhir, bersihkan ambingnya lagi.<br />Keluar<br />Pandangan dari mata burung<br /><br />Hachiken : Mirip seperti meja berputar di restoran China.<br />Hachiken : [Wow]<br />Mikage : Ini komidi putar bagi para sapi!<br />Tamako : Ini membuat para pekerja melakukan bagiannya tanpa memerlukan mereka untuk bergerak banyak. // Pemasangan sistem garis meningkatkan efisiensi dan membuat kami memerah susu dengan cepat!<br />Tamako : [Fu fu fu]<br /><br />Mikage : Kamu bisa memerah seluruh susu sapi keluarga hanya dalam satu setengah putaran dengan alat itu!<br />Hachiken : Bahkan untuk memerah susu seluruh sapi Komaba, tak sampai satu putaran.<br /><br /><br />Hal.14<br />Hachiken : Hah?<br /><br />Hachiken : Apa mereka membawa sapi itu ke suatu tempat?<br />Tamako : Itu yang mau kami buang.<br /><br />Tamako : Kalau seekor sapi terluka atau tidak memproduksi susu yang cukup, sesuatu yang menurunkan efisiensi, kami langsung membuangnya.<br /><br />Hachiken : Kejam sekali!<br />Tamako : Ada masalah? Kami bukan beramal di sini, tahu.<br /><br />Tamako : Karena kami bisa memproduksi kuantitas yang besar dengan efisien, kami juga bisa menjamin hasil yang stabil. // Dan karena kami punya joint management, kami juga bisa menukar para pekerja, jadi mereka bisa dapat waktu istirahat.<br />Tamako : Peternakan yang lebih tua yang bersusah pauah membuat keuntungan untuk bertahan hidup di ekonomi yang sekarang. // Terutama di pasar luar negeri.<br /><br /><br />Hal.15<br />Mikage : Wow. Tama-chan, kamu tahu banyak tentang ini.<br />Tamako : Maksudmu kamu nggak tahu? // Kalau kamu berencana untuk melanjutkan peternakanmu, minimal pikirkanlah cara untuk membantu yang bekerja padamu dan bagaimana cara memberikan suplai yang stabil pada pelangganmu.<br /><br />Hachiken : Semua kelihatan merasakan hal yang sama pada ternak, tapi agak aneh kalau sebuah peternakan yang beroperasi bisa bervariasi, tergantung dari perasaan orang yang memilikinya.<br /><br />Hachiken : Keluarganya Komaba nggak membuang sapi-sapinya kecuali kalau ada masalah besar.<br />Hachiken : Tapi tempatnya Tamako bahkan nggak membiarkan masalah sekecil apapun.<br />Mikage : Menurutku, kita ada di tengah-tengah<br /><br />Hachiken : Aku juga ingat dokter hewan di balapan itu bilang bagus kalau ada orang yang bisa dan tidak bisa mengecewakan para binatang dengan mudah.<br />Hachiken : Dan semua orang di kleas bilang kalau aku nggak perlu menamai anak babi itu... // Tapi kak Inada bilang tak apa selama aku siap dengan konsekuensinya.<br /><br />Hachiken : Ada banyak hal keras di dunia ini...<br /><br /><br />Hal.16<br />Hachiken : Tapi kurasa // Tak apa untuk memiliki lebih dari satu solusi.<br />Hachiken : Kamu nggak harus terfokus // pada data yang spesifik di bukumu.<br /><br />Tamako : Oh? Kebetulan aku suka data! // Angka nggak pernah berbohong!<br /><br />Tamako : Hachiken, tampaknya kamu cukup bagus dalam matematika dan inggris. Kamu seharusnya bekerja di sini setelah lulus. // Kami bisa menggunakan kemampuanmu dan menaruhmu di bagian administrasi atau department penjualan internal.<br />Hachiken : Apa? Mana mungkin! Jangan menentukan sesuatu seenaknya sendiri!<br /><br />Ibu Tamako : Kalian sudah selesai?<br />Hachiken : Oh, ya...<br /><br /><br />Hal.17<br />Ibu Tamako : Maafkan aku tidak bisa menemani kalian lihat-lihat.<br />Hachiken : Ah, tidak, tidak apa-apa!<br /><br />Hachiken : Aku nggak tahu kalau dia punya saudara... dan mirip sekali dengannya...<br />Mikage : Kamu dan saudaramu mirip sekali.<br />Tamako : Dia bukan saudaraku.<br /><br />Tamako : Ini ibuku.<br />Ibu Tamako : [Halo]<br />Hachiken : Ibunya?!<br /><br />Ibu Tamako : Tamako, bisa ambilkan minuman?<br />Tamako : Baik.<br />SFX : Brr Brr Brr<br />Hachiken : Menyeramkan! Keluarga Inada sangat menyeramkan!<br /><br />Ibu Tamako : Terima kasih sudah membantu putriku.<br />Hachiken : Ah, tidak tidak! Bukan apa-apa!<br /><br /><br />Hal.18<br />[Terkadang seseorang harus mempertimbangkan banyak hal demi anaknya... Silver Spoon akan mengambil waktu istirahat. Kami berencana untuk kembali di issue 46!]<br /><br />Hachiken : Dia selalu berpikir seperti orang dewasa dan dia selalu memikirkan sesuatu untuk diselesaikan.<br />Hachiken : [Ha Ha Ha Ha Ha]<br />Hachiken : Rasanya seperti dia yang selalu membantu kami...<br /><br />Ibu Tamako : Kadang aku penasaran...<br /><br />Ayah Tamako : Aku juga.<br />Ayah Tamako : Anak itu selalu memikirkan untuk mengambil alih tempat ini. Kadang rasanya seperti dia memaksakan diri untuk tumbuh terlalu cepat.<br /><br />Ayah Tamako : Kadang aku merasa kalau lebih baik dia menemui masalah.<br />Ibu Tamako : Aku setuju.<br /><br />Hachiken : Eh?</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/31261</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 15 by Michalv</title>
        <updated>2011-08-31T14:03:12+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/31261" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 15 / Musim Panas 5</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+15">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+15</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Terima kasih untuk para penggemar, Volume satu laku keras! Coretan masa muda di peternakan yang populer!]<br /><br />Hachiken : ...Hah?<br /><br />Kakek Mikage : Aku tanya apa kamu mau menyembelih rusa ini?<br /><br />Hachiken : Anda mau aku yang melakukannya?<br />Kakek Mikage : Ya. Cobalah.<br /><br />Hachiken : Tidak! Tidak mungkin! Aku tidak bisa melakukannya! // Aku belum pernah lihat buku tentang cara menyembelih rusa!<br />Kakek Mikage : Hachiken-kun...<br /><br />Kakek Mikage : Apa seluruh hidupmu sudah tertulis dalam buku?<br /><br /><br />Hal.3<br />Chapter 15 / Musim Panas 5<br /><br />[Semua daging yang ada di supermarket dipotong oleh seseorang. Hari ini, seseorang itu adalah... kamu!]<br /><br />Kakek Mikage : Aku sudah menguras darahnya setelah kutabrak dengan truk, jadi tak apa! // Saat kamu mulai memotong, darahnya nggak akan keluar banyak!<br />Hachiken : Dari mana... harus kumulai?<br /><br />Kakek Mikage : Pertama, ambil pisau lalu potong perutnya seperti ini. Terus potong seperti ini dan keluarkan bagian adalamnya...<br />Hachiken : Aku tidak mengerti apa yang anda katakan.<br /><br />Kakek Mikage : Oh, ayolah. Sudah hijau? Lohas? Kehidupan pecinta alam lagi populer dalam generasi muda 'kan? // Semua orang mulai memakain binatang liar akhir-akhir ini, bukan begitu?<br />Hachiken : Tentu saja tidak!<br /><br />Kakek Mikage : Eh? Bagaimana dengan gadis hutan dan gadis gunung? Maksudmu mereka tidak tinggal di hutan dan gunang, menangkap dan memakan binatang liar?<br />Mikage : Kakek, sudahlah, hentikan.<br />Hachiken : [Gadis hutan? Gadis Gunung? ...Princess Mononoke?]<br /><br />Hachiken : Padahal... dia masih hidup tadi...<br /><br /><br />Hal.4<br />Inada : Saat 'Daging Babi' berubah jadi daging beneran, apa kamu bisa memakannya?<br /><br />Hachiken : Itu benar... beda dengan Daging Babi, yang ini benar-benar asing buatku.<br />Hachiken : [Tunggu, apa rusa ini bisa jadi asing buatku?]<br />Hachiken : Aku bisa melakukannya! Aku bisa melakukannya! Aku bisa... // Uwah! Jangan melihatku dengan mata bulat besar itu!<br /><br />SFX : Kaku<br /><br />Kakek Mikage : Uh-oh. Dia menatap matanya.<br />Komaba : Akan kuurus.<br /><br />Komaba : Nah. Sekarang kamu bisa melakukannya tanpa perlu melihat matanya.<br /><br />Hachiken : Komaba...<br /><br />Hachiken : Sekarang malah terlihat seperti dia mau dieksekusi!<br />Komaba : Ah.<br /><br /><br />Hal.5<br />Sebelumnya<br />Hachiken pergi mencari sinyal untuk mengirim pesan pada orang tuanya dan berakhir tersesat di dalam hutan. Hachiken diselamatkan oleh Komabadan tinggal di peternakan keluarganya sampai Mikage datang menjemputnya. Saat para Mikage sudah tiba, kakek Mikage tiba-tiba bertanya. &quot;Mau coba menyembelih rusa?&quot;<br /><br />Hachiken : Komaba, apa kamu pernah melakukan ini sebelumnya?<br />Komaba : Yah, ada banyak rusa di sekitar sini. // Jadi aku belajar cara melakukannya dengan sering melihat.<br /><br />Hachiken : Dan kamu suka melakukannya?<br />Komaba : Nggak, bukan seperti aku suka melakukannya...<br /><br />Komaba : Tapi bagaimana jika, misalnya, ada sebuah kecelakaan yang menempatkan kita dalam situasi untuk bertahan hidup, dan hanya ini cara yang tersisa untuk kita makan? Asalkan tahu cara menyembelihnya, aku bisa memberi makanan untuk semuanya.<br />Komaba : Setidaknya, menurutku itu adalah kemampuan yang harus dimiliki semua orang.<br /><br />Hachiken : Cara yang tersisa untuk makan? Kamu bisa memikirkan hal-hal yang gila, ya...<br />Komaba : Hei, itu 'kan bisa terjadi!<br /><br />Komaba : Jangan paksakan dirimu kalau kamu nggak mau. // Berikan aku pisaunya.<br />Kakek Mikage : Ichiro.<br /><br />Kakek Mikage : Ini pekerjaan Hachiken.<br /><br /><br />Hal.6<br />Komaba : Baiklah.<br /><br />Hachiken : Pekerjaanku...<br /><br />Nenek Mikage : Aku tidak bisa membayarmu kalau kamu begini terus!<br />Hachiken : Benar! Aku datang ke sini untuk bekerja! // Dan apa yang sudah kulakukan seharian ini!?<br /><br />Komaba : Jadi kamu menyerah dan datang ke sini? // Menyedihkan.<br />Hachiken : Apa aku akan lari lagi dari tempat yang sudah kutuju?!<br />Hachiken : ...Tidak! Itu sangat memalukan!<br /><br /><br />Hal.7<br />Inada : Kamu harus terus mencoba untuk mendapatkan pengalaman. Kalau tidak, kamu tidak akan bisa tumbuh.<br />Hachiken : Yang kulakukan sekarang adalah menyelesaikan masalah dengan Daging Babi!<br />Hachiken : Kalau aku bisa menyembelih rusa ini sekarang, hal ini bisa saja membantuku nanti!<br /><br />Hachiken : Cara yang tersisa untuk makan? Kamu bisa memikirkan hal-hal yang gila, ya...<br />Komaba : Hei, itu 'kan bisa terjadi!<br /><br />Hachiken : Ya! // Mikage dan aku berakhir di pulau terlantar sendirian!<br />Hachiken : Aku akan memasak hewan menjijikan ini untukmu!<br />Mikage : Oh, Hachiken-kun!<br />Mikage : Hachiken-kun mulai bertingkah agak aneh.<br /><br />Hachiken : Akan kulakukan!! Demi mimpi cerita cinta di pulau terlantarku!<br /><br />Pria : Kita menggunakan mereka sebagai makanan, jadi kalau mungkin, aku ingin mereka dikuburkan dengan layak.<br /><br /><br />Hal.8<br />SFX : Tek...<br /><br />Kakek Mikage : Kurasa ini memang berlebihan buatnya...<br /><br />SFX : Plok Plok<br /><br /><br />Hal.9<br />Hachiken : Baiklah, mari kita lakukan!<br /><br />Hachiken : Umm... bisa tunjukkan dari mana aku harus mulai?<br />Kakek Mikage : Oh? // Tentu!<br /><br />Kakek Mikage : Pertama, kamu akan membuka perutnya dari sini.<br />Kakek Mikage : Tapi hati-hati untuk tidak memotong organnya.<br />Hachiken : Baik.<br /><br />Hachiken : Ohhh... ini sangat menjijikan!<br />Kakek Mikage : Jangan menutup matamu! Kamu bisa memotong tanganmu sendiri!<br /><br />Kakek Mikage : Saat kamu mengeluarkan bagian dalamnya, taruh di ember ini.<br />Kakek Mikage : Hei! Bass! Kemari!<br />Anjing : [Uh-Oh!]<br /><br />Kakek Mikage : Selanjutnya, kita menyingkirkan kulitnya. // Dulu, kamu bisa menjual bisa kulitnya.<br />Kakek Mikage : Oh, dan otaknya sangat halus di beberapa tempat.<br /><br /><br />Hal.10<br />Kakek Mikage : Sekarang, lepaskan kepalanya. // Ya, begitu. Taruh pisaunya di antara tulang-tulang itu.<br />Kakek Mikage : Kepalanya lebih berat dari kelihatannya. // Hati-hatilah.<br /><br />Kakek Mikage : Dan, selesai sudah.<br /><br />Kakek Mikage : Kenapa kalian tidak bawa setengah untuk ibu kalian, nona cilik!<br />Nino &amp; Misora : Aye-aye!<br /><br />Hachiken : .........<br /><br /><br />Hal.11<br />Komaba : Bagus.<br />Mikage : Kerja bagus!<br /><br />Komaba : Aku akan mengembalikan ini.<br />Mikage : [Hati-hati ya!]<br /><br />Hachiken : Dia membuang sisanya di hutan?<br />Mikage : Ya. Tapi itu bukan membuang, lebih ke daur ulang.<br />Kakek Mikage : Daging atinya kelihatan sangat enak... // Tapi kamu juga harus waspada akan parasit dan keracunan makanan, jadi kubiarkan saja deh.<br /><br />Hachiken : Sa... Sayang sekali...<br />Mikage : Oh, tidak kok.<br /><br />Mikage : Kalau kamu menguburnya di hutan, binatang lain akan memakannya. // Dan bahkan, kalau dibiarkan saja di sana, bisa menyuburkan tanah.<br />Hachiken : Maksudmu seperti beruang dan rubah? Kamu memberi makan pada binatang semacam itu?<br /><br />Mikage : Beruang memakan rusa yang biasanya memakan hasil panen kami dan rubah menyingkirkan tikus. // Itu hanyalah suatu hal yang alami.<br />Mikage : Kamu tidak bisa memisahkan binatang ke kategori &quot;baik&quot; atau &quot;jahat&quot; dengan mudah.<br /><br /><br />Hal.12<br />Mikage : Tapi kamu ada benarnua juga. Kami nggak menginginkan beruang di sekitar sini, jadi kami menaruh mereka di tempat yang jauh.<br />Komaba : Ayo, Bass!<br /><br />Mikage : Hachiken-kun, kamu nggak cuci tangan?<br />Hachiken : Eh?<br />Hachiken : Uwah! Lihat!<br /><br />Hachiken : .........<br /><br /><br />Hal.13<br />Mikage : Kakek, tadi itu hebat sekali.<br /><br />Kakek Mikage : Apaan?<br />Mikage : Hachiken-kun memberi nama pada salah satu bayi babi di sekolah, walau sebenarnya babi itu akan disembelih suatu hari nanti, dan aku pikir hal itu mulai menganggunya.<br /><br />Mikage : Kakek membuatnya menyembelih rusa itu untuk membantunya sedikit, ya 'kan?<br />Kakek Mikage : Hah? Apa yang kamu bicarakan?<br /><br />Kakek Mikage : Aku benar-benar tidak suka orang yang ingin mendapatkan uang tanpa bekerja, jadi aku hanya membuatnya menyesal karena sudah bermalas-malas hari ini!<br />Kakek Mikage : Dan lagian, menyembelih daging itu kerja keras!<br /><br />Kakek Mikage : Ya ampun, pemula memang masih belum ahli! Potongan mereka tidak rapi dan kasar. Mereka selalu merusak bagian daging yang terenak!<br />Kakek Mikage : [Gahahahahahaha]<br />Kakek Mikage : [Mungkin seharusnya aku menyuruhnya memotong dua atau tiga lagi!]<br />Mikage : Begitu ya...<br /><br />Ibu Komaba : Mikage-san, makan malam sudah siap! Bagaimana kalau kamu bergabung dengan kami?<br /><br /><br />Hal.14<br />Nino &amp; Misora : Yakiniku!<br />Ibu Komaba : Makanlah selagi masih panas!<br />Komaba : Ah, aku lapar!<br />Komaba : Mari makan!<br /><br />Hachiken : Ini...<br />Hachiken : Masih hidup beberapa saat yang lalu...<br /><br />Hachiken : ......<br />Hachiken : ...Kurasa aku harus mencobanya.<br /><br /><br />Hal.15<br />SFX : Hm<br /><br />SFX : Endus Endus<br />Hachiken : Baunya masih ada, padahal aku sudah mencucinya.<br /><br />Hachiken : Kurasa bau itu nggak akan mudah hilang...<br /><br />Hachiken : Ya ampun...<br />Hachiken : Aku nggak melakukan apa-apa kecuali membuat orang khawatir hari ini. Itu juga nggak mudah untuk dihilangkan...<br /><br /><br />Hal.16<br />Hachiken : Sejak aku kecil, selalu saja &quot;Lebih baik kamu memenuhi harapan orang tuamu!&quot;<br />Hachiken : Tak ada tempat bagi mereka yang nggak bisa memberikan hasil dari pembelajaran mereka.<br /><br />Hachiken : Dan hari ini, aku sama sekali nggak membantu keluargamu.<br />Hachiken : Kurasa kalian semua pasti menganggapklu tidak berguna... // Jadi saat kalian mengkhawatirkan keadaanku, aku sangat terkejut.<br />Mikage : Semuanya pasti akan mengkhawatirkanmu! // Ada banyak beruang di sekitar sini, dan banyak hutan juga!<br /><br />Mikage : Tapi nenekku cukup marah sih.<br />Nenek Mikage : Kau mau jadi budak di sini, hah!?<br />Hachiken : Aku akan minta maaf dan kembali bekerja setelah kita kembali!<br /><br />Hachiken : Tapi aku benar-benar kaget. // Komaba, yang kelihatannya sangat tangguh, tapi bahkan dia memarahiku tentang meyakinkan kalau diriku ini baik-baik saja sebelum mengkhawatirkan pekerjaan.<br />Hachiken : [Hahaha]<br /><br />Mikage : Ayahnya Ichiro...<br />Mikage : Dia selalu bekerja dan memberikan hasil. Dia benar-benar pekerja keras.<br /><br /><br />Hal.17<br />Mikage : Dia kadang bekerja terlalu keras... terutama saat lagi musim  yang sibuk.<br />Mikage : Satu malam, dia tidak kembali. Setelah hari gelap, semua orang mencarinya. Kami menemukannya pingsan di salah satu hutan, tapi itu semua sudah terlambat...<br /><br />Mikage : Sampai sekarang, ibunya terlalu bekerja keras juga. Aku yakin itu yang membuatnya memikirkan ini...<br /><br />Hachiken : ...Begitu ya.<br /><br />Hachiken : Ahhh! Mendengar semua itu membuatku semakin berasa bersalah! // Aku benar-benar bodoh mengira kalau aku bisa ke rumah Komaba dengan mudah!<br />Mikage : Itu sebagian salahku!<br /><br />Mikage : Aku mengatakan hal-hal tentang mungkin kamu bisa dapat sinyal di rumah Komaba tanpa pikir panjang! Maafkan aku! // Jadi, kamu berhasil mengirim pesan pada orang tuamu?<br />Hachiken : Ya, berhasil.<br /><br />Mikage : Baguslah!<br />Hachiken : Begitulah!<br /><br /><br />Hal.18<br />Hachiken : Wow! Bintangnya banyak sekali!<br /><br />Hachiken : Saat aku berjalan di hutan, aku selalu melihat ke bawah.<br />Mikage : Mereka indah 'kan? // Setiap tahun selalu seperti ini.<br /><br />Hachiken : Langit penuh bintang... <br />Hachiken : Sendirian di truk ini. Hanya Mikage dan aku...<br /><br />[Tunggu...]<br />[Atmosfer sempurna ini terlalu bagus untuk jadi kenyataan.]<br /><br />Hachiken : Ini...<br />Hachiken : Ini kesempatanku untuk... <br /><br />SFX : Ciiit<br />SFX : Duar<br /><br /><br />Hal.19<br />Hachiken : Langit dipenuhi bintang...<br /><br />Hachiken : Sendirian di truk ini. Hanya Mikage... // Dan aku...<br /><br />Hachiken : ...Dan mayat beruang.<br /><br />Kakek Mikage : Siapa yang kira kalau aku akan menabrak beruang dalam perjalanan pulang!? // Hari ini kita dapat tangkapan besar! Wahahahaha!<br />Hachiken : Begitulah! Ahahahahahahahahahahahahaha!<br /><br />[Musim panas Hachiken penuh dengan frustasi, rintangan, dan pertumbuhan... dan tangisan seorang pria!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30997</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 14 by Michalv</title>
        <updated>2011-08-20T15:00:00+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30997" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 14 / Musim Panas 4</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+14">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+14</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Dua pria di tempat terbuka!!]<br /><br />Komaba : Banyak beruang di sekitar sini.<br />Komaba : Dan seringkali, mereka memangsa salah satu sapi kami.<br /><br />Hachiken : Kenapa ada orang yang mau punya peternakan di tempat berbahaya seperti ini!?<br />Komaba : Kenapa? Keluargaku sudah menetap di sini dari dulu. Bahaya atau nggak, ini adalah rumah sekarang.<br /><br />Hachiken : [Hyaa!]<br /><br />Hachiken : Oh, hanya rusa...<br />Komaba : Masih muda. Mungkin baru lahir tahun ini.<br /><br />Hachiken : .........<br />Hachiken &amp; Komaba : Dia kecil (rata kiri)dan kelihatan lezat. (rata kanan)dan lucu.<br /><br /><br />Hal.3<br />[Kita tidak bisa memalingkan mata dari liburan musim panas Hachiken yang menarik!]<br /><br />[Terima kasih untuk para penggemar kami, kami melakukan pencetakan ulang! Populer, volume satu, dijual sekarang!]<br /><br />Hachiken : Kalian yang membesarkan binatang tidak punya rasa belas kasihan!!<br />Komaba : Kenapa kamu bilang seperti itu? Itu hanya sesuatu yang menganggu. // Akan lebih baik kalau kita buru dan makan mereka.<br /><br />Komaba : Apa perasaan akan mengenyangkan perutku? // Jangan samakan aku dengan tipe orang yang bersimpati pada babi dan memberikannya nama.<br />Hachiken : Tutup mulutmu!!<br />Palang - Peternakan Komaba<br /><br />Chapter 14 / Musim Panas 4<br /><br />Mikage : Hachiken!? // Di mana kamu?<br />Hachiken : Aku di tempat Komaba.<br /><br /><br />Hal.4<br />Hachiken : Maafkan aku!<br />Hachiken : Aku benar-benar minta maaf! Aku jadi nggak membantu apa-apa!<br /><br />Mikage : Nggak apa! // Aku senang kamu selamat!<br />Mikage : Kami sangat mengkhawatirkanmu!<br /><br />Mikage : Kakek! Kakek! // Hachiken! Dia ada di rumah Ichiro!<br />Kakek Mikage : Dia baik-baik saja? Syukurlah!<br /><br />Mikage : Kami masih ada pekerjaan, jadi kami nggak bisa langsung menjemputmu. Tunggulah di sana sebentar. // Setelah kami selesai dengan sapinya, kami akan menjemputmu.<br />Hachiken : Oke... aku akan menunggu. // Terima kasih!<br /><br /><br />Hal.5<br />SFX : Klik<br />Hachiken : ..........<br /><br />Gadis : Apa kamu temannya kakak?<br /><br />Gadis : Selamat malam!<br />Hachiken : Selamat malam. // Kakak? Apa kalian adiknya...<br /><br />Nino : Ya, kami adiknya.<br />Nino : Aku Nino.<br />Misora : Aku Misora.<br /><br />Hachiken : Aku nggak bisa membedakannya...<br />Ibu Komaba : Nino! Misora!<br /><br /><br />Hal.6<br />Ibu Komaba : Cepat urus jeraminya!<br />Nino &amp; Misora : Baik!<br /><br />Hachiken : Hah...?<br />Hachiken : Mereka bekerja walaupun mereka masih kecil?<br /><br /><br />Hal.7<br />Ibu Komaba : Oh, Hachiken!<br />Hachiken : Aku baru saja selesai menelpon Mikage! // Terima kasih banyak!<br /><br />Ibu Komaba : Aku minta maaf karena aku tidak bisa membantumu banyak-banyak.<br />Hachiken : Ah, tidak, anda sudah sangat membantu!<br /><br />Kotak - Sebelumnya<br />Hachiken memutuskan untuk bekerja di peternakan keluarga Aki selama liburan musim panas. Dia mencoba untuk mengirim pesan pada ibunya, tapi peternakan Mikage di luar jangkamuan sinyal telepon. Dia pergi mencari sinyal, tapi malah tersesat lagi... dan dia diselamatkan oleh Komaba.<br /><br />Ibu Komaba : Aku tak yakin kamu suka atau tidak, tapi mau makan malam bersama sebelum kamu...<br />Ibu Komaba : Ah! Lagi-lagi!<br /><br />Ibu Komaba : Kenapa kamu gelisah terus!?<br /><br />Hachiken : Apa ibumu selalu mengurus sapi sebanyak ini sendirian?<br />Komaba : Ya. Kami tidak punya uang untuk membayar pekerja. // Kami hanya punya 20 atau 30, jadi satu orang bisa melakukannya kalau dia bekerja keras.<br /><br /><br />Hal.8<br />Hachiken : Kamu nggak dapat liburan dong kalau mengurusi ternak-ternak ini?<br />Komaba : Tidak. // Memangnya kenapa?<br /><br />Hachiken : .........<br /><br />Hachiken : Hei, Komaba, kubantu ya.<br />Komaba : Tak masalah, tapi kami nggak membayarmu loh.<br />Hachiken : Oh, lagipula aku nggak bisa menerima uangmu.<br /><br />Hachiken : Kita hanya perlu memberikan ini ke sapi 'kan?<br />Nino &amp; Misora : Kamu akan membantu kami!? Hore!<br /><br />Hachiken : Apa kalian berdua selalu melakukan ini? // Apa kalian pernah mendengar standar pekerja?<br />Nino &amp; Misora : Hah? Apaan tuh?<br />Hachiken : PBB juga punya hukum tentang pekerja anak-anak...<br />Nino &amp; Misora : Kamu pintar sekali.<br />Komaba : Berhenti memasukkan ide-ide aneh ke kepala mereka!<br /><br /><br />Hal.9<br />SFX : Duk<br />Hachiken : Uwoah!<br /><br />Hachiken : Sapi-sapi di sini ramah ya.<br />Komaba : Mereka adalah sapi yang lebih tua, jadi mereka sudah terbiasa dengan orang.<br /><br />Hachiken : Lebih tua?<br />Komaba : Ibuku juga terlalu dekat dengan mereka. Dia bilang dia bisa mengerti setiap perasaan mereka, jadi kami tidak akan menyembelih mereka hanya karena mereka semakin tua.<br /><br />Hachiken : Kukira orang yang mengurusi ternak akan selalu memotong mereka.<br />Komaba : Setiap peternakan punya cara mereka sendiri. // Kamu tahu peternakan Tamako?<br />Hachiken : ? // Tidak...<br /><br />Komaba : Mereka punya peternakan raksasa yang dibuat dari peternakan-peternakan kecil yang bergabung. Kalau dijumlah, mereka punya sekitar 800 sapi.<br />Hachiken : 800!?<br /><br />Hachiken : Dan mereka memerah susunya tiap hari?<br />Komaba : Sangat sistematis dan disiplin. Peternakan itu menakjubkan, seperti pabrik susu asli.<br /><br /><br />Hal.10<br />Komaba : Kamu harus melihatnya sesekali. // Kalau kamu mau, kamu bisa mengunjunginya.<br />Hachiken : Pabrik susu? Apa seperti kandang ayam...<br />SFX : Moo Moo Moo<br />[Apartemen Sapi]<br /><br />Ibu Komaba : Hachiken, terima kasih sudah membantu!<br />Hachiken : Mikage belum datang 'kan? // Bagaimana kalau kamu makan dulu?<br />Hachiken : Ah, jangan khawatirkan aku!<br /><br />Ibu Komaba : Kalian berdua, bantu ibu membuat makan malam.<br />Nino &amp; Misora : Baik!<br />HP : 19:45<br />Hachiken : Mereka baru membuat makan malam sekarang!? // Gila!<br /><br />Hachiken : .........<br /><br />Hachiken : Hei... Aku berpikir...<br /><br />Hachiken : Apa kamu pikir yang kamu lakukan agak aneh?<br /><br />Hachiken : Kalian bekerja 365 hari setahun tanpa liburan. Bahkan kedua gadis kecil itu membantu. // Dan bahkan setelah itu, mereka tidak punya cukup uang untuk mengirimmu ke perguruan tinggi. Apa menurutmu ini tidak aneh?<br /><br /><br />Hal.11<br />Hachiken : Ah... Maaf... aku tahu kalau aku tidak berhak mengkritik cara orang melakukan sesuatu, tapi...<br />Hachiken : Bekerja dan bekerja pada sesuatu yang tidak menghasilkanmu uang... Kukira nggak semua orang mau...<br /><br />Komaba : Hachiken!<br />Hachiken : Uwah! Maaf! Aku mengatakan terlalu banyak!<br /><br />Komaba : Ikut aku.<br /><br />Hachiken : Wah!! Tempat apa ini!?<br />Komaba : Bullpen. // Tempat untuk latihan melempar.<br /><br /><br />Hal.12<br />Komaba : Yah, seperti yang kubilang, ini bullpen. // Kalau aku sedang pergi, ibuku membiarkan anak-anak sapi berkeliaran di sini.<br />Komaba : Aku sudah bilang padanya berkali-kali untuk tidak melepaskannya di sini karena kotorannya bisa menempel di bola.<br /><br />Hachiken : Kenapa kamu punya tempat seperti ini di peternakan?<br />Komaba : Ayahku membuatkannya untukku. // Hachiken, kamu berdiri di kotak pemukul.<br /><br />Hachiken : ? // Di sini?<br />Komaba : Ya, ambli tongkat pemukul.<br /><br />Hachiken : Aku nggak tahu cara memegangnnya. Apa seperti ini...?<br /><br />Komaba : Bagus! Memang lebih baik kalau ada pemukul yang berdiri di sana!<br /><br /><br />Hal.13<br />Komaba : Cobalah untuk memukul.<br /><br />Hachiken : Mana mungkin bisa!! Aku nggak bisa memukul sesuatu yang cepat seperti itu!<br />Komaba : Itu belum cepat. Aku masih pemanasan.<br /><br />Komaba : Coba saja untuk memukulnya.<br />Hachiken : Uh!<br />Komaba : Nah, begitu.<br /><br />Hachiken : Jadi kamu bekerja setiap hari dan lalu ke sini untuk latihan!? Kamu benar-benar aneh!<br /><br />Komaba : Ini tidak aneh!<br />Komaba : Kalau aku nggak seperti ini, aku nggak akan bisa ke Koshien.<br /><br />Hachiken : Kukira kalian tidak bisa tahun ini!<br />Komaba : Benar! Dan aku bahkan nggak masuk ke tim utama, tapi aku pasti akan masuk selanjutnya!<br /><br /><br />Hal.14<br />Komaba : Aku akan ke Koshien! // Disinari lampu sorot!<br />Komaba : Dan kalau semuanya berjalan lancar, menjadi pro!<br /><br />Hachiken : Hei, kukira kamu mau mewarisi peternakan... ini! // Uh!<br />Komaba : Memang!<br /><br />Komaba : Dengan uang yang kudapat dari bermain sebagai pro, aku akan membuat kandang baru, membeli lebih banyak sapi, mempekerjakan beberapa orang, dan meningkatkan peternakan ini untuk memudahkan ibuku!<br />Komaba : Dan setelah aku pensiun dari pro, aku akan mengambil alih peternakan ini dan membuatnya jadi lebih besar!<br />Hachiken : Sial... setiap dari mereka sudah punya cita-cita dan terfokus pada cita-cita itu. Itu benar-benar...<br /><br />Hachiken : Membuatku sebal!!<br /><br />Komaba : Apa kamu bilang?<br /><br />Hachiken : Aku masih belum menentukan cita-citaku! Sial!!<br /><br /><br />Hal.15<br />Komaba : Kenapa marah padaku!?<br />Hachiken : Kamu punya DUA cita-cita! Untuk mengambil alih tempat ini dan bermain bisbol! Kamu terlalu rakus, sialan!<br /><br />Komaba : Memangnya itu salah!? // Aku akan meningkatkan peternakan ini!<br /><br />Komaba : Dan untuk itu, aku butuh uang!!<br /><br />Hachiken : Hah?<br /><br /><br />Hal.16<br />SFX : Plop<br /><br />Hachiken : Ah...<br /><br />Hachiken : Aku berhasil memukulnya! Aku berhasil!<br />Hachiken : Walau bolanya terbang ke pelempar, tapi aku berhasil memukulnya!<br />Komaba : ........<br /><br />Komaba : Kau... Sekarang kau membuatku marah...<br /><br />Komaba : Bola Pembunuh Liga Raksasa nomor satu!<br />Komaba : Bola pembunuh nomor dua!<br />Komaba : Bola tak terlihat!<br /><br />Komaba : Bola kekuatan penuh!<br /><br />Komaba : Bola dengan kecepatan linear!<br /><br /><br />Hal.17<br />Mikage : Selamat malam. // Kami ke sini untuk menjemput Hachiken.<br />Nino &amp; Misora : Aki!!<br /><br />Komaba : Yo.<br />Mikage : Hah?<br /><br />Komaba : Aku membuatnya berlatih denganku.<br />Mikage : Kamu tahu 'kan kalau dia tidak bisa berlatih sepertimu!<br />Hachiken : Punggungku... Lenganku... Perutku...<br /><br />Kakek Mikage : Hai, Komaba.<br />Nino, Misora, Ibu Komaba : Selamat malam.<br /><br />Kakek Mikage : Aku minta maaf karena pekerja paruh waktuku merepotkanmu.<br />Hachiken : Tuan Mikage... Nona Komaba... aku benar-benar minta maaf.<br />Ibu Komaba : Tak apa. Dia lumayan membantu kami.<br /><br />Kakek Mikage : Oh, Hachiken. Kamu lapar?<br />Kakek Mikage : Aku baru saja memungut suvenir yang bagus!<br /><br /><br />Hal.18<br />Hachiken : Suvenir?<br />Hachiken : Apa sesuatu yang lexat!?<br /><br />Kakek Mikage : Seekor rusa.<br /><br />Kakek Mikage : Kami menabraknya dengan truk saat kemari! // Aku menguras darahnya di pinggir jalan. Pasti enak!<br />Kakek Mikage : Oh, dan aku akan memberikan setengahnya pada kalian.<br />Kakek Mikage : [Wahahahaha!]<br />Nino &amp; Misora : Hore! Venison!<br /><br />Komaba : Ada apa? Apa kamu nggak lapar? Kamu nggak suja Venison?<br />Hachiken : Bukan itu... Bukan karena aku menyukainya atau nggak... // Ini tentang melestarikan perasaanku...<br /><br />Komaba : Taruh dagingnya di kulkas selama beberapa hari untuk mengawetkannya, lalu taruh di pot yang isinya banyak jahe, kecap, dan sake dan didihkan dengan api kecil selama sehari. Itu akan melunakkan daging yang jelek, mempertebal uratnya, dan memudahkan lemaknya untuk...<br />Mikage : Hentikan, Ichiro. Dia tidak mendapatkan daging sebagus ini. Kita seharusnya nggak membicarakan tentang kehalusan, rasa alami dari daging atau rasa kecap yang rasanya dimasak perlahan menjadi rasa nasi panas yang tidak terlukiskan setelah kamu menuangkan kecap itu dan kecap itu akan meresap sampai setiap butir!<br />Hachiken : Tidak! Hentikan, kalian setan!<br />Nino : [Merasa hancur kalau mereka melawan rasa lapar!]<br />Misora : [Iya!]<br /><br /><br />Hal.19<br />Kakek Mikage : Nah, ayo kita mulai.<br />Kakek Mikage : Hachiken.<br /><br />Kakek Mikage : Mau coba...<br />Kakek Mikage : Menyembelih rusa ini?<br /><br />[Sebenarnya apa yang dibutuhkan dalam menyembelih? Apa respon Hachiken terhadap permintaan yang tiba-tiba ini!? Temukan di isu 40, dijual tanggal 31 Agustus!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30797</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 13 by Michalv</title>
        <updated>2011-08-05T13:23:01+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30797" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 13 / Musim Panas 3</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+13">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+13</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Bekerja tidak terlalu buruk rupanya.]<br /><br />Chapter 13 / Musim Panas 3<br /><br /><br />Hal.3<br />[Hari pertama Hachiken tinggal di peternakan. Apa dia bisa menunjukkan kebolehannya?]<br />Binatang : [Moo~ Moo~ Moo~]<br /><br />Ibu Mikage : Kalau begitu, aku dan ayahmu akan pergi ke rumah sakit sekarang. // Urus peternakannya ya.<br />Mikage : Pasti.<br />Hachiken : Hati-hati di jalan.<br /><br />Ayah Mikage : Singkirkan tanganmu jauh-jauh!<br />Hachiken : Dari apa!?<br /><br />Mikage : Ayo kita mulai bekerja.<br /><br /><br />Hal.4<br />Kotak - Cerita sebelumnya<br />Asrama ditutup selama liburan musim panas, tapi Hachiken tidak mau pulang ke rumah. Malahan, dia memutuskan untuk membantu di peternakan Aki, tapi dia belum memberitahu orang tuanya...<br /><br />Kakek Mikage : Hachiken!<br />Hachiken : Ah!<br />Hachiken : Aku akan ke sana!<br /><br />Kakek Mikage : Aku memintamu untuk mulai dari kuda dulu.<br />Hachiken : Baik!<br /><br />Kakek Mikage : Keluarkan mereka dari lapangan jadi mereka bisa sedikit berolahraga, lalu masukkan kembali saat siang.<br />Kakek Mikage : Bersihkan dulu kandang mereka sebelum memasukkan mereka kembali. // Setelah itu, lakukan kandang sapi.<br /><br />Hachiken : Anda ingin aku merawat raksasa yang satu ini?<br />Kakek Mikage : Ini adalah salah satu dari dua kuda yang akan tumbuh besar.<br /><br />Kakek Mikage : Kepala dan badannya panjang dan ramping. Kakinya tidak terlalu tebal, dan bagian belakannya juga bagus dan langsing! Benar-benar makhluk yang cantik! // Aku akan merawatnya sampai dia menjadi kuda yang mengagumkan!<br />Hachiken : Dia sama persis seperti mereka yang dari klub Holstein...<br /><br /><br />Hal.5<br />Kakek Mikage : Hm?<br />SFX : Brrm Brrm Brrm Brrm<br /><br />Kakek Mikage : Ah, mati aku. Lihat siapa yang datang.<br />Hachiken : ?<br /><br />Kakek Mikage : Mereka pelatih kuda dan pedagang kuda.<br />Kakek Mikage : Aku jamin mereka ke sini untuk melihat kualitas kuda kita.<br />SFX : Bam Bam<br /><br />Pria : Selamat pagi!<br />Kakek Mikage : Pagi!<br />Mikage : Selamat pagi.<br />Pria : Aki? Kamu sudah libur ya?<br /><br />Pria : Oh, ada wajah yang tak kukenal. // Kamu baru saja mulai SMA. Kamu pulang dengan membawa suami?<br />Mikage : Dia temanku yang akan membantu kami.<br />Hachiken : [Suami?]<br /><br />Pria : Tidak bisa! Kamu akan mengambil alih peternakan ini, jadi kamu harus menemukan suami yang baik secepatnya!<br />Kakek Mikage : [Gahahahahahahaha!]<br />Kakek Mikage : Jangan khawatir! Aki bisa diandalkan, jadi aku yakin kalau dia bisa mengurus peternakan ini, walaupun seorang diri!<br /><br /><br />Hal.6<br />Pria : Bagus sekali.<br />Kakek Mikage : Ya 'kan?<br />Pria : Ini kuda terbagus yang pernah kulihat!<br /><br />Hachiken : Ah, sial... // Nggak ada sinyal juga di sini.<br /><br /><br />Hal.7<br />Hachiken : Tidak...<br />Hachiken : Ada...<br />Hachiken : Sinya... // dimana-mana!<br /><br />Hachiken : Sialan!<br /><br />Hachiken : [WAH!!]<br /><br />Nenek Mikage : Ya ampun, Hachiken terjatuh ke pupuk kuda.<br />Mikage : Uwah!<br /><br />Mikage : Hachiken, kamu baik-baik saja!?<br /><br />Hachiken : Ya...<br />Hachiken : Aku baik-baik saja...<br /><br />Nenek Mikage : Apa ini? Dia belum mulai apa-apa.<br /><br /><br />Hal.8<br />Hachiken : Jijik, baunya nggak hilang-hilang.<br /><br />Mikage : Kamu belum kasih tahu orang tuamu 'kan?<br /><br />Mikage : Kamu harus berani, telpon mereka sebelum semuanya jadi semakin gawat.<br />Hachiken : Aku tahu... // Aku mencoba untuk mengirim mereka sms, tapi nggak ada sinyal.<br /><br />Mikage : Kenapa kamu nggak pakai saja telpon rumah kami?<br />Hachiken : Tidak... sms saja...<br /><br />Mikage : Kamu tahu, kamu harus terus terang pada orang tuamu.<br /><br /><br />Hal.9<br />Hachiken : ?<br /><br />Komaba : Hah? Hachiken?<br />Anjing : Guk!<br />Hachiken : !<br /><br />Komaba : Apa yang kamu lakukan di sini?<br />Hachiken : Komaba!<br /><br />Hachiken : Aku kerja! Kamu sedang apa di sini!?<br />Komaba : Kenapa aku di sini? Aku kan tinggal di sebelah rumah ini.<br /><br />Hachiken : Sebelah?<br />Mikage : Bukannya aku sudah bilang kalau Ichiro adalah tetanggaku?<br />Komaba : Kalau kamu ke kanan di persimpangan itu, rumah pertama adalah rumahku.<br /><br />Kakek Mikage : Oh, Ichiro. Apa yang membuatmu kemari?<br />Komaba : [Selamat siang]<br />Komaba : Loader bagian depannya rusak lagi. // Apa aku boleh meminjam peralatan anda?<br /><br /><br />Hal.10<br />Kakek Mikage : Rusak di tempat yang sama lagi? // Sudah keberapa kalinya ini?<br /><br />Kakek Mikage : Kurasa ini karena benda ini sudah agak tua. // Memang kadang lebih baik kalau rusak, tapi mungkin inilah saatnya untuk membeli yang baru.<br />Komaba : Kami masih bisa menggunakannya selama kami membetulkannya.<br /><br />Kakek Mikage : Baiklah kalau kamu bersikeras. Bisa tolong ambilkan peralatannya?<br />Komaba : Tentu, terima kasih.<br /><br />HP - Tidak bisa mengirim pesan<br />Hachiken : .........<br /><br />Nenek Mikage : Hachiken!<br />Hachiken : Ya!?<br />SFX : Blam<br />Nenek Mikage : Kamu melamun lagi!<br /><br />Nenek Mikage : Aku tidak bisa membayarmu kalau kamu begini terus!<br />Hachiken : Maafkan aku! // Ini tidak akan terjadi lagi!<br /><br /><br />Hal.11<br />Hachiken : [Ha...]<br /><br />Mikage : Rumah Ichiro ada di tempat yang lebih tinggi dari ini. Mungkin kamu bisa dapat sinyal di sana.<br />Hachiken : Benarkah!?<br /><br />Hachiken : Aku akan tanya padanya kalau...<br />Mikage : Hachiken!<br /><br />Mikage : Tolong selesaikan kerjaanmu dulu. ♥<br />Mikage : [Hmm!]<br /><br />Hachiken : ...Ya, nyonya.<br /><br />Kakek Mikage : Hachiken, kita akan memerah susu sapi nanti sore. Istirahatlah dulu.<br />Hachiken : Baik.<br /><br />Hachiken : Jam berapa kita mulai lagi?<br />Kakek Mikage : Setengah enam.<br /><br /><br />Hal.12<br />Hachiken : Masih ada satu setengah jam.<br /><br />Hachiken : Apa Komaba sudah pulang ya...?<br /><br />Komaba : Aku kan tinggal di sebelah rumah ini.<br />Komaba : Kalau kamu ke kanan di persimpangan itu, rumah pertama adalah rumahku.<br /><br />Hachiken : Belok kanan lalu rumah pertama...<br /><br />Hachiken : Umm, aku mau jalan-jalan.<br />Kakek Mikage : Oke, sampai nanti.<br /><br />Kakek Mikage : Ada banyak beruang di sekitar sini, jadi hat-hati ya!<br />Hachiken : [APA!?]<br />Hachiken : Pasti! Aku akan kembali tepat waktu untuk membantu memerah susu sapi!<br /><br />Hachiken : Baiklah, aku harus cepat!<br /><br /><br />Hal.13<br />Hachiken : Dia bilang rumahnya di sebelahnya 'kan?<br />SFX : Hoo ~ Hoo~<br />SFX : Srek Srek Srek<br />SFX : Ribbit Ribbit Ribbit<br /><br />Hachiken : Oh tidak... aku sudah terlambat!<br />Hachiken : Aku bahkan nggak tahu aku sudah jalan berapa kilometer...<br /><br />Hachiken : Aku buruk... Aku belum membantu sama sekali hari ini. Keluarga Mikage pasti sedih.<br />Hachiken : Apa yang kulakukan? // Mungkin seharusnya aku belok tadi...<br /><br /><br />Hal.14<br />Tanda - Hati-hati, ada beruang<br /><br />Hachiken : Seharusnya aku sudah dekat...<br />Hachiken : Apa aku mengambil jalan yang salah ya...?<br /><br />Hachiken : !!<br />Hachiken : Oh! Aku menemukan... // nya...<br /><br /><br />Hal.15<br />SFX : Srek<br />SFX : Srek<br /><br />SFX : Srek<br />SFX : Srek // Srek<br /><br />SFX : Srek<br />SFX : Srek<br /><br />SFX : Srek<br />SFX : Srek // Srek<br /><br />Hachiken : Ini...<br />Hachiken : Bukan rumahnya Komaba... 'kan...?<br /><br />Hachiken : Dingin...<br /><br /><br />Hal.16<br />Komaba : Apa yang kamu lakukan di sini?<br />Hachiken : [Ahh!!]<br /><br />Hachiken : Komaba! Kamu datang untuk menyelamatkanku!!<br />Komaba : Nggak, aku hanya mau membetulkan pagar di sekitar rerumputan kami.<br /><br />Hachiken : Ternyata Tuhan itu ada!!<br />Komaba : Hah?<br /><br />Hachiken : Aku mencoba ke rumahmu, tapi aku nggak bisa menemukannya!<br />Komaba : Oh, aku memang bilang kalau rumahku di sebelah rumah aki, tapi kamu masih harus jalan terus. // Kamu harus jalan 8 kilometer dari tempat Aki.<br /><br />Hachiken : Sejauh itu? // Kukira ini rumahmu tadi...<br /><br />Komaba : Bukan...<br /><br /><br />Hal.17<br />Komaba : Keluarga yang tinggal di sini sudah meninggalkannya dulu sekali.<br /><br />Komaba : Memangnya kamu mau ngapain ke tempatku?<br />Hachiken : Mikage kira mungkin aku bisa mendapatkan sinyal di sini, jadi aku mau coba apa aku bisa mengirim sms...<br />Hachiken : [Haaah]<br /><br />Komaba : Kami tidak punya layanan telpon.<br />Komaba : [Itulah kenapa aku nggak punya HP]<br />Hachiken : Mustahil... padahal aku sudah jalan sejauh ini...<br /><br />Hachiken : Ah! Kapan aku bisa mengirim sms sialan ini!?<br />Hachiken : [Aku nggak bisa dapat sinyal di sini!]<br /><br />Komaba : Coba kulihat.<br />SFX : Hup<br /><br />Komaba : Ah...<br />SFX : Bip<br />Komaba : Satu bar.<br /><br /><br />Hal.18<br />Komaba : Kamu mau mengirim ini? // Aku hanya perlu memencet tombol yang di tengah 'kan?<br />SFX : Bip<br />Hachiken : [Ohhh...]<br />Hachiken : Terima kasih, temanku! Menaraku!<br /><br />Hachiken : [Haah~]<br />Hachiken : [Nggak ada sinyal lagi...]<br />Hachiken : Akhirnya bisa juga...<br /><br />Komaba : Apa yang akan kau lakukan sekarang?<br />Hachiken : Eh?<br /><br />Komaba : Walaupun kamu pulang sekarang, sebentar lagi semua akan gelap gulita.<br />Hachiken : Oh, sial! Aku nggak bilang pada mereka kalau aku pergi ke rumahmu!<br /><br />Hachiken : Kalaupun aku kembali, kerjaan hari ini pasti sudah selesai. // Mereka pasti marah padaku...<br />Komaba : Kamu mencemaskan pekerjaan? Kamu bodoh ya!?<br /><br /><br />Hal.19<br />[Dia tahu kalau apa yang dilakukannya salah, tapi bukan apa yang harus dia lakukan untuk memperbaiki kesalahannya. Selanjutnya, kata-kata akan menusuknya bagaikan pisau!]<br /><br />Komaba : Mereka mungkin sangat khawatir kalau kamu tersesat di dalam hutan!<br />Komaba : Hal pertama yang harus kita beritahu pada mereka adalah kamu baik-baik saja!<br /><br />Komaba : Rumahku ada di sana, sedikit jauh.<br /><br />Komaba : Kamu bisa telpon ke rumah Aki dari sana!<br />Tanda - Peternakan Komaba</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30704</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 12 by Michalv</title>
        <updated>2011-07-30T13:45:12+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30704" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 12 / Musim Panas 2</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+12">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+12</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Bahkan murid-murid SMA Pertanian Yezo mempunyai liburan musim panas. Apa petualangan musim panas Hachiken Yugo akan kesasar?]<br /><br />HP - <br />From: Ibu<br />Sub:<br />Apa liburan musim panas ini kamu akan pulang ke rumah?<br /><br />Hachiken : ......... .........<br /><br />SFX : Klik<br /><br />Aikawa : Hachiken, apa kamu ada rencana untuk liburan musim panas?<br /><br />Hachiken : Aku terus bekerja saat asrama ditutup.<br />Aikawa : Oh, sayang sekali.<br />Tokiwa : Hachiken! Apa kamu nggak ada rencana untuk liburan kali ini?<br /><br /><br />Hal.3<br />[Hachiken kelihatan sangat populer tepat sebelum liburan dimulai... tapi dia sudah punya rencana untuk pergi ke rumah Aki... Apa musim semi Hachiken akhirnya akan datang pada musim panas kali ini?]<br /><br />Aikawa : Dia bilang dia kerja.<br />Tokiwa : Oh, sayang sekali.<br />Pria : Apa? Hachi, kamu kerja?<br /><br />Pria : Ah, sial.<br />Pria : Selamat berjuang dengan kerjaanmu.<br />Hachiken : Makasih.<br /><br />Tamako : Jadi... kamu sudah buat rencana untuk liburan ya...<br />Hachiken : Apa, kamu juga, Tamako!? // Itu benar! Aku akan terus bekerja!<br /><br />Hachiken : Maaf saja kalau aku nggak punya waktu bermain dengan kalian!<br />Tamako : [Hmph]<br /><br />Hachiken : ...Ada apa sih?<br />Hachiken : Kenapa mendadak aku jadi populer begini?<br /><br />Hachiken : Maaf aku nggak bisa main dengan kalian, semuanya...<br />Hachiken : [Fuhahahaha]<br />Hachiken : Tapi aku akan menghabiskan liburanku di bawah atap yang sama dengan Mikage!<br /><br /><br />Hal.4<br />Kotak - Cerita sebelumnya<br />Memasuki SMA Pertanian Yezo tanpa tujuan atau cita-cita, Hachiken Yugo berjuang di kelas dan aktivitas klub. Sekarang, musim mulai berganti... dan bahkan SMA Yezo juga mendapatkan liburan musim panas! Hachiken sudah merencanakan untuk tinggal di asrama, tapi asrama akan tutup karena ada perbaikan. Hachiken kebingungan, lalu Aki menanyakannya dengan pertanyaan hebat sepanjang masa... &quot;Kalau kamu nggak kemana-mana, mau tinggal di rumahku?&quot; ♥<br /><br />Gadis : Apa!? Hachiken akan kerja di tempatmu musim panas kali ini?!<br />Papan (Text terpotong) - SMA Pertanian Yezo Aula<br /><br />Mikage : Ya.<br />Gadis : Ini nggak adil!<br /><br />Pria : Sial! Mikage mendapatkannya sebelum aku!<br />Yoshino : Seharusnya aku mengundangnya ke tempatku dulu!<br />Gadis : Aku juga!<br /><br />Mikage : Hachiken populer banget.<br />Orang : Ya, karena dia pekerja yang hebat!<br /><br />Yoshino : Lebih murah mempekerjakan murid yang kerja sambilan daripada mempekerjakan orang dari peternakan susu!<br />Pria : Ya!<br />Pria : Dan lagi dia nggak berasal dari keluarga petani, jadi kamu bisa menggunakannya sesukamu!<br />Pria : Hachiken nggak pernah bilang &quot;tidak&quot; untuk permintaan.<br />Pria : [Kamu benar!]<br />Guru : Bagus, Hachiken. Kelihatannya kamu cukup populer.<br /><br /><br />Hal.5<br />[Berapa tahun cahaya mereka terpisah?]<br /><br />[Volume pertama dari Manga coretan masa muda SMA Pertanian telah dijual sekarang dan terbang ke rak-rak buku!]<br /><br />Chapter 12 / Musim Panas 2<br /><br /><br />Hal.6<br />Hachiken : Uh, // Woah! // Uwahhh!!<br /><br />Hachiken : Tunggu, pelankan! Anda terlalu cepat! // Semua barang bawaan kami bisa jatuh!<br />Pria : Aki pergi jauh-jauh dan membawa pulang seorang teman, jadi aku memberikanmu pelayanan khusus!<br /><br />Mobil - Peternakan Mikage<br /><br />Hachiken : Tapi... bawang bawaan kami... akan...<br /><br /><br />Hal.7<br />Hachiken : Woah!<br />Hachiken : Gunungnya besar sekali!<br /><br />Hachiken : Kuda!<br /><br /><br />Hal.8<br />Anjing - Guk! // Guk! // Guk!<br /><br />Ibu Mikage : Kamu pasti Hachiken. // Senang bertemu denganmu. Aku ibunya Aki.<br />Hachiken : Halo, senang bertemu dengan anda juga!<br /><br />Ibu Mikage : Terima kasih sudah datang jauh-jauh untuk menolong kami. // Ayahnya Aki akan pergi ke rumah sakit besok, dan kami sudah sangat khawatir karena kami tidak bisa menemukan seseorang untuk membantu kami.<br />Ibu Mikage : Sayang! Sayang!<br /><br /><br />Hal.9<br />Ibu Mikage : Hachiken sudah datang!<br />Ibu Mikage : Sayang!<br /><br />Ayah Mikage : Aku dengar...<br /><br />Ayah Mikage : .........<br />Hachiken : Senang bertemu dengan anda, namaku Hachiken Yugo.<br /><br />Ayah Mikage : Aku tidak setuju!!<br />Hachiken : Setuju apa!?<br /><br />Ibu Mikage : Maafkan dia. // Dia kira Aki akan diambil.<br />Ibu Mikage : [Hohohoho!]<br />Hachiken : Oh...<br />Ayah Mikage : [Oh, punggungku...]<br /><br /><br />Hal.10<br />Ibu Mikage : Jadi Hachiken, apa kamu anak tertua dari keluarga petani?<br />Hachiken : Tidak, aku hanya anak laki-laki kedua dari keluarga kelas menengah.<br /><br />Hachiken : Eh?<br /><br />Nenek Mikage : Oh, halo. Selamat datang ke dalam gunung.<br />Mikage : Ini nenekku.<br />Hachiken : Senang bertemu dengan anda.<br /><br />Nenek Mikage : Eh? Apa? Anak laki-laki kedua dari keluarga biasa?<br /><br />Hachiken : Ada apa ini? Aku terlihat seperti mangsa mereka...<br />SFX : Deg Deg Deg<br /><br /><br />Hal.11<br />Mikage : Nenek Buyut, aku pulang!<br /><br />Mikage : Ini Hachiken. Dia dari kelas yang sama denganku dan dia datang untuk membantu.<br />Hachiken : Senang bertemu dengan anda.<br /><br />Mikage : Nenek buyut 107 tahun.<br />Hachiken : Sera...!? // Jadi, nenek buyutmu lahir di zaman Meiji?<br /><br /><br />Hal.12<br />Mikage : Benar.<br />Mikage : Nenek buyut sudah ada di sini saat mereka masih mengembangkan Hokaido.<br /><br />Hachiken : [Wow]<br />Hachiken : Dia sudah melihat banyak sejarah...<br /><br />Orang : [Wahahahaha]<br /><br />Ibu Mikage : Hachiken, makanlah yang banyak!<br />Nenek Mikage : Cobalah ini juga!<br /><br /><br />Hal.13<br />Hachiken : Ah tidak, aku tidak bisa memakan semua ini!<br />SFX : Plop Plop Plop<br />Ibu Mikage : Jangan malu-malu! Kamu masih muda! Tentu kamu bisa!<br /><br />Kakek Mikage : Kalau kamu tidak tumbuh besar, kamu tidak akan bisa jadi petani!<br />Kakek Mikage : [Gahahahahaha!]<br />Mikage : Yah, Hachiken masih belum menentukan apa dia mau jadi petani atau tidak.<br />Hachiken : Haha<br /><br />Nenek Mikage : Aku tidak enak, hanya bisa memberikanmu makanan dari pedesaan.<br />Hachiken : Ah tidak, ini enak kok!<br /><br />Hachiken : Apalagi nasinya!<br />Mikage : Beberapa saudara kami memiliki pertanian dan mereka mengirimkan beberapa stok terbagus mereka pada kami.<br /><br />Mikage : Aku nggak tahu kenapa, tapi onigiri buatan tangan rasanya selalu enak.<br />Mikage : Kecuali kalau kamu membuatnya sendiri... // Aku penasaran.<br /><br /><br />Hal.14<br />Nenek Mikage : Itu karena mereka dibuat dengan penuh cinta!<br />Kakek Mikage : Aku bilang itu karena mereka dibuat oleh tanganmu yang terlatih!<br /><br />Ibu Mikage : Oh iya, Hachiken, bisa beritahu nomor telpon rumahmu?<br />Hachiken : !<br /><br />Ibu Mikage : Kalau kami akan merawat anaknya untuk sementara waktu, aku harus menelpon orang tuamu.<br />Hachiken : Oh... ah, tidak, tidak usah! // Aku sudah memberitahu mereka, jadi tidak perlu!<br /><br />Ibu Mikage : Tapi, tetap saja...<br />Hachiken : Oh... Oh iya! Kalau sekarang, tidak ada orang di rumah!<br /><br /><br />Hal.15<br />Ibu Mikage : Kamu yakin?<br />Hachiken : Ya, tidak usah repot-repot.<br /><br />Mikage : Kamu bisa pakai kamar ini.<br />Hachiken : Wah, luas!<br /><br />Mikage : Aku akan memberitahumu kalau bak mandinya sudah siap.<br />Hachiken : Oke!<br /><br />Hachiken : Kenyangnya!<br /><br />Hachiken : ...Tadi enak sekali.<br /><br /><br />Hal.16<br />Hachiken : Oh, mungkin aku harus menyelesaikan pelajaran hari ini...<br /><br />Buku - <br />Mudah Dimengerti<br />Mat<br />Latihan Masalah<br /><br />Kertas - Ranking Tes Kemampuan<br /><br />Ibu Hachiken : Yugo, kamu mau makan tidak?<br /><br /><br />Hal.17<br />Hachiken : Aku tidak mau membuang waktuku. // Aku akan makan di kamarku sambil belajar.<br /><br />Ibu Hachiken : Baiklah... aku akan membuat beberapa onigiri kalau begitu.<br /><br /><br />Hal.18<br />SFX : Flip<br />HP - Reply to sender<br /><br />HP -<br />To:<br />Sub:<br />Aku bekerja di peternakan temanku selama liburan. Aku tidak bisa pulang ke rumah.<br />SFX : Klik Klik Klik<br /><br />Hachiken : .........<br /><br /><br />Hal.19<br />SFX : Bip<br />HP - Sending<br /><br />Hachiken : [Haah]<br /><br />SFX : Bip Bip<br /><br />HP -<br />No signal<br />Send Failed<br /><br />Mikage : Hachiken, bak mandinya...<br />Mikage : Ada apa?<br />Hachiken : Tidak... bukan apa-apa.<br />Hachiken : [Sialan kau, pedesaan...]<br /><br />[Jari-jarinya menulis sebuah pesan kepada ibunya dengan ragu-ragu... Perasaan adalah sesuatu yang sulit untuk diucapkan, bukan begitu Hachiken?]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30592</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 11 by Michalv</title>
        <updated>2011-07-23T09:13:03+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30592" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 11 / Musim Panas 1</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+11">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+11</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Memasuki chapter baru!]<br /><br />Hachiken : Kuda ini... selalu membuatku kesal...<br />Hachiken : Meremehkanku...<br /><br />[Lead Color]<br />[Musim panas dimulai!]<br /><br />Hachiken : Jangan kira kalau aku masih sama seperti yang sebelumnya... // Dasar kuda bodoh, jelek...<br /><br />Orang : Hei! Hati-hati, Hachiken!<br /><br /><br />Hal.3<br />Chapter 11 / Musim Panas 1<br /><br />Hachiken : Ah...<br /><br />Super Populer!! Coretan masa muda dalam peternakan!!<br /><br />Hachiken : Mataharinya terasa baik hari ini.<br />[Langit biru. Awan putih.]<br />[Ini adalah musim di mana kehidupan bersinar paling terang... Musim panas]<br />[Hari-hari yang tidak akan dilupakan Hachiken]<br />[Akan segera dimulai.]<br /><br />Semua orang membicarakannya!<br />Volume 1 dijual sekarang!!<br /><br /><br />Hal.4<br />[Memasuki SMA Pertanian Yezo tanpa tujuan atau cita-cita, Hachiken Yugo terus merasa lebih rendah dari teman-temannya, yang sudah menentukan tujuan mereka, dan berjuang baik di kelas maupun aktifitas klub. Lalu, melalui serangkaian acara aneh, dia menemukan sebuah Masonry Oven dan dijadikan orang yang bertanggung jawab dalam pembuatan pesta pizza. Dengan bantuan teman-temannya, acara itu sukses besar! Sekarang, musim mulai berganti...]<br /><br />Mikage : Hachiken-kun, kamu sekarang sudah bisa menunggangi kuda lebih baik daripada sebelumnya!<br /><br />Hachiken : Apa kamu pikir begitu?<br />Mikage : Kamu sudah tidak nyeri lagi juga 'kan?<br /><br />Hachiken : Fufufu... itu benar!<br />Hachiken : Aku sudah mengetahui trik untuk mengendalikan si wajah bintik ini...<br /><br />Hachiken : Hah?<br /><br />Hachiken : Ah! Sial... aku nggak menyuruhmu ke sini...<br />Hachiken : Ow!<br />Mikage : Tampaknya dia masih memandang rendah kuda.<br /><br /><br />Hal.5<br />Orang : Lebih baik kamu berhenti memanggilnya &quot;Wajah bintik&quot; dan gunakan nama aslinya, &quot;Chestnut&quot;. // Dia punya harga diri, tahu.<br />Hachiken : Ya...<br /><br />Orang : Mengesankan, kamu bisa menungganginya sebaik itu, walau dia bisa berubah jadi murung tiba-tiba.<br />Orang : Posturmu juga sudah lebih baik. Dalam waktu setahun, kamu bisa menungganginya seperti seorang pro.<br /><br />Orang : Karena aku ada di klub berkuda, mungkin mereka akan mengizinkanku menjadi penunggang di pertandingan kavaleri dalam kompetisi antar saudara...<br />Hachiken : Penunggang? Itu tanggung jawab yang besar!<br /><br />Orang : Kompetisi antar saudara, ya?<br />Orang : Tak kusangka sudah hampir waktunya.<br />{T/N : Dalam sebuah festival olahraga di Jepang, mereka punya acara yang disebut pertandingan kavaleri. Tiga murid membentuk dasar (kuda) dan satu murid naik di atasnya. Tujuan dari game ini adalah penunggang harus mengambil ikat kepala dari penunggang tim lawan.}<br /><br /><br />Hal.6<br />Bendera - SMA Industrial Yezo<br /><br />Bendera - SMA Pertanian Yezo<br />Orang : Akhirnya orang-orang dari SMA Industrial  sampai juga...<br /><br /><br />Hal.7<br />Orang : Sudah lama ya, pertanian...<br />Orang : Memang, industrial...<br /><br />Speaker : Selamat datang di kompetisi antar saudara ke-53 antara SMA Pertanian Yezo dan SMA Industrial Yezo.<br />Speaker : Mari kita mulai.<br /><br />Pria : Kalian bau seperti kotoran! // Atau kompos? Kalian bau seperti kompos!<br />Pria : Dan kau pengecut bau seperti oli! // Dasar sektor kedua sialan!<br />Pria : Diam, sektor pertama!<br />Pria : Kau mau kami taruh di bubutan!?<br />Pria : Kami ubah kalian jadi daging asap!<br />Pria : Jangan membuatku melas mulut kalian!<br />Pria : Kami akan memotong pasokan makananmu, dasar pemalas!<br />{T/N : Sektor pertama adalah mereka yang memproduksi bahan mentah, seperti petani dan sektor kedua adalah mereka yang mengubah bahan mentah itu menjadi sebuah produk.}<br /><br />Hachiken : ...Mereka semua murid SMA 'kan?<br />Aikawa : Ya.<br />Orang : Kalau kalian nggak diam juga, kami lapisi kalian dengan tanah!<br />Orang : Gimana kalau aku mengebor beberapa lubang di tulang kalian!?<br />Orang : Kubuat kau lari ketakutan seperti kucing!<br />Orang : Mau kumasukkan duri ke pantatmu!?<br />Orang : Kulindas kau dengan traktor!<br />Orang : Tidak, sebelum aku merusaknya dulu!<br /><br /><br />Hal.8<br />Guru : Selamat pagi, SMA Pertanian Yezo. Kami menanti acara yang seru tahun ini.<br />Guru : Mari kita coba agar acara ini berakhir tanpa ada yang terluka.<br />Tulisan di atap - SMA Pertanian Yezo<br />Tulisan di kotak - HQ<br /><br />Orang : Kompetisi antar saudara Yezo!<br />Orang : SMA Pertanian Yezo dan SMA Industrial Yezo terpisah sejauh enam kilometer bagaikan burung gagak yang terbang, dan sekali dalam setahun, kita menyelenggarakan festival olahraga khusus antara mereka berdua!<br /><br />Orang : Kompetisi ini sudah menjadi tradisi dan para kontestan dari kedua sekolah menjadi semakin panas, melebihi panas matahari saat pertengahan musim semi!<br /><br />Gadis : [Panas banget!]<br />Gadis : [Rasanya seperti terbakar...]<br />Gadis : [Aku sudah capek.]<br />Gadis : [Mau sunblock?]<br />Gadis : [Kabur yuk, dan beli es krim.]<br /><br />Orang : Oh, dan setelah acara ini usai, kita akan mengadakan pesta Genghis Khan!<br />Orang : Walau mungkin para murid lebih menanti itu daripada kompetisinya.<br /><br /><br />Hal.9<br />Speaker : Pertandingan kavaleri akan segera dimulai. // Para kontestan, harap bersia-siap!<br /><br />Hachiken : K... Kamu yakin aku bisa jadi penunggangnya?<br />Komaba : Ya!<br />Hachiken : Masa sih!?<br /><br />Pria : Serahkan saja kami! Kamu nggak usah cemas!<br />Hachiken : Ya!<br /><br />Hachiken : Sejak pesta piza, aku merasa semuanya menjadi lebih dekat!<br />Hachiken : Apakah ini persahabatan sejati!?<br /><br /><br />Hal.10<br />Hachiken : T... tunggu! Kalian terlalu ce...<br /><br /><br />Hal.11<br />Hachiken : Apa-apaan ini!?<br />Hachiken : Kalian menjatuhkan semua penunggangnya!<br /><br />Pria : Di versi pertandingan kavaleri kami, // Kamu kalah kalau kudanya jatuh!<br />Pria : Penunggang hanya ada untuk dekorasi!<br /><br />Pria : Minggir!<br />Pria : Minggir, penunggang!<br />Pria : Serahkan ini pada kami!<br /><br />Hachiken : Kuda macam apa mereka itu, Ban'ei?<br />Tokiwa : Kita bisa terinjak sampai mati, nih!<br />Orang : [Ayo! Ayo! Ayo! Kejar mereka!]<br />{T/N : Dalam balap kuda Ban'ei, kuda Ban'ei tidak memiliki penunggang. Tugas mereka hanyalah menarik kargo.}<br /><br />Gadis : Beneran? Kamu punya tujuh cewek dalam kelas yang sama?<br />Gadis : Aku hanya cewek sendiri di kelasku.<br />Gadis : Kelasku hanya ada dua.<br />Gadis : Apa ada cowok keren?<br />Yoshino : [Majulah!]<br />Kotak - Softball Wanita<br /><br /><br />Hal.12<br />Baju - SMA Pertanian Yezo HOLSTEIN<br />Pria : [Berjuang!]<br /><br />Gadis : Selalu ada kekurabfab cewek di pertanian, jadi semua cowok mungkin mencoba menemukan cewek, mumpung mereka masih di sekolah. // Apa di sekolah kalian juga seperti itu?<br />Gadis : [Kyahaha!]<br />Gadis : [Mana mungkin!]<br />Gadis : [masa?]<br />Gadis : Apa mereka putus asa seperti itu?<br />Gadis : Hati-hati.<br />Gadis : [Hyah! Hyah!]<br />Kotak - Badminton Wanita<br /><br />Pria : [Aku nggak akan kalah!]<br /><br />Gadis : Tim Baseball SMA Pertanian Yezo tampak bersemangat.<br />Gadis : Ya, mereka bilang mereka akan menuju Koushien tahun ini, tapi mereka gagal.<br />Gadis : [Fufufu]<br />Gadis : [Ahaha]<br />Gadis : Oh, aku menonton pertandingan kualifikasinya!<br />Gadis : Bukankah itu hebat?<br />Gadis : [Hyah Hyah]<br />Kotak - Tenis Meja Wanita<br /><br />Pria : Dasar bajingan, kau sengaja ya!?<br />Pria : Itu salahmu karena nggak memerhatikan!<br />Pria : Mau berantem!?<br />Pria : Coba saja!<br />Pria : Maju kalau berani!<br /><br /><br />Hal.13<br />Guru : Sapinya lari kemana-mana!<br />Guru : Bisa bantu kami!?<br /><br />Orang : Apa di sini?<br />Orang : Ya ampun, sapinya besar-besar.<br />Guru : Terima kasih, murid industrial.<br />Guru : Kalian sangat membantu.<br /><br />Speaker : Acara hari ini sudah usai.<br />Speaker : Kita akan mulai dengan pemberian penghargaan.<br /><br /><br />Hal.14<br />Orang : Dua barbeque, semua selesai!<br />Orang : [Woah!!]<br /><br />Orang : Kalian, industrial, memang pengelas yang hebat!<br />Orang : Dan kalian, pertanian, selalu punya sayuran terbaik!<br />Orang : [Wahahahahahahaha]<br /><br />Orang : Sampai jumpa tahun depan!<br />Orang : Ya, sampai jumpa tahun depan!<br /><br /><br />Hal.15<br />Hachiken : Ahh, akhirnya selesai juga!<br /><br />Hachiken : Mereka melakukan kerjaan di kelas dengan tangan, latihan dengan tangan, aktifitas klub, dan lalu festival olahraga... Apa semua orang di sekolah ini gila?<br /><br />Hachiken : ...Oh?<br /><br />Hachiken : Ohhh?<br /><br />Hachiken : Aku sudah mulai agak berotot.<br />Hachiken : Kelihatan bagus saat aku melentur...<br />Orang : Kelompok selanjutnya akan masuk!<br /><br /><br />Hal.16<br />Pria : Orang-orang industri itu...<br />Hachiken : .........<br />Pria : Kita harus pastikan kalau kita akan menang tahun depan.<br />Pria : Kalau nggak, bisa-bisa para senior membunuh kita.<br /><br />Hachiken : Tidak, jangan khawatir! Ayolah, Hachiken, kamu ke sini bukan untuk membentuk otot petani!<br /><br />Hachiken : Hampir liburan musim panas!<br />Hachiken : Selagi orang-orang main dan bermalas-malasan, aku akan sendiri di asrama yang tenang dan menghabiskan waktuku untu belajar...<br /><br />Kertas -<br />Pengumuman<br />Asrama ditutup saat liburan musim panas!<br />25 Juli - 17 Agustus<br />Asrama akan ditutup untuk perbaikan dalam waktu yang sudah ditulis di atas.<br /><br />Hachiken : ...Tidak.<br /><br /><br />Hal.17<br />Mikage : Ya, benar. // Tampaknya beberapa dari anggota klub yang rumahnya dekat akan mengurus kuda.<br /><br />Mikage : Kalau kamu? Kamu nggak pulang ke rumah untuk liburan?<br />Hachiken : Oh...<br /><br />Hachiken : Um... tidak...<br />Hachiken : Nggak ada alasan buatku untuk pulang...<br /><br />Hachiken : Tepatnya, aku nggak mau pulang sih...<br /><br />Mikage : Yah, kalau kamu nggak kemana-mana, kenapa nggak tinggal di tempatku saja?<br /><br /><br />Hal.18<br />Mikage : Orang tuaku pergi.<br /><br />[...Datang dan tinggal di tempatku?]<br />[Orang tuaku pergi.]<br /><br /><br />Hal.19<br />Hachiken : Dan nanti aku akan menemukan simpulan kalau kakek nenekmu juga akan ada di sana atau semacamnya 'kan!?<br />Mikage : [simpulan?]<br />Mikage : Ya, mereka akan ada di sana.<br /><br />Hachiken : Baiklah! Kejutan yang tidak diperlukan teratasi! Aku bisa melakukannya!<br />Hachiken : Ya! Sedikit mengecewakan, tapi tak masalah!<br />Mikage : Ayahku sakit hernia.<br />{T/N : Hernia, atau yang lebih dikenal dengan turun berok, adalah penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. <a rel="nofollow" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hernia">http://id.wikipedia.org/wiki/Hernia</a> }<br /><br />Mikage : Dia akan dioperasi dan akan tidak akan ada di rumah untuk sementara waktu. Ibuku ikut dengannya. // Kami masih mencari seseorang untuk membantu merawat binatang.<br />Hachiken : Oh, begitu... // Aku hanya jadi tenaga kerja...<br /><br />Mikage : Kami juga akan membayarmu tentunya. Tertarik?<br />Hachiken : Serius!? Baiklah, aku mau!<br /><br />Papan -<br />Jumat, 22 Juli<br />Akhir semester<br />Guru : Liburan musim panas akan dimulai besok!<br /><br /><br />Hal.20<br />Guru : Jangan membuat masalah! // Sekian!<br /><br />Orang : Dadah!<br />Orang : Mau nonton movie?<br />Orang : Aku mau ke pantai!<br />Orang : Beruntung sekali! Aku harus ikut karyawisata klub.<br /><br />Hachiken : Hmm...<br />Hachiken : Kerja sambilan, ya?<br /><br />Hachiken : Ini pertama kalinya aku bekerja untuk mendapatkan uang...<br />[Selanjutnya, Hachiken Yugo memasuki lautan penuh badai di dunia yang sebenarnya!!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30246</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 10 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-29T14:47:00+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30246" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 10 / Musim Semi 10</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+10">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+10</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Coretan masa muda SMA Pertanian yang populer! Klimaks musim semi!]<br /><br />Inada : Daging?<br />Inada : Ya, kami punya beberapa.<br /><br />Inada : Kamu mau daging untuk pizza 'kan? // Kami baru saja berpikir untuk memakan yang nggak kami jual, jadi kami menyimpan sisanya. Kamu bisa memakainya.<br />Hachiken : Makasih banyak!<br /><br />SFX : Oink Oink<br /><br />Hachiken : Dia semakin besar ya.<br />SFX : Krauk krauk<br /><br />Inada : Kudengar kamu memberinya nama.<br />Inada : Daging Babi.<br /><br /><br />Hal.3<br />[Hachiken menemukan sebuah Masonry Oven dan tanpa disadari, dia yang bertanggung jawab dalam pesta pizza... Sekarang dia sedang mencoba untuk mencari beberapa daging!]<br /><br />Hachiken : Kurasa itu ide yang buruk, ya?<br />Inada : Nggak juga. Anak-anak babi memang lucu. // Aku tahu perasaanmu yang ingin menamai mereka.<br /><br />Inada : Apa kamu bisa memakannya?<br /><br />Hachiken : Eh?<br />Inada : Aku bertanya padamu apa kamu bisa memakan Daging Babi saat dia dipotong.<br /><br />Inada : Tiga bulan yang lalu, ini adalah anak babi seperti babi kecil itu.<br /><br />Inada : Nantinya, ia akan jadi ham dan daging. // Saat itu terjadi, apa kamu bisa memakannya?<br /><br /><br />Hal.4<br />Kotak - Cerita sebelumnya<br />Pembersihan SMA Yezo membongkar segala jenis sampah. Di bawah semua itu, Hachiken menemukan benda aneh, yang ternyata adalah Masonry Oven. Saat dia bilang kalau oven itu bisa dipakai untuk membuat pizza, dia berakhir dipilih untuk menyusun pesta pizza oleh orang-orang di sekitarnya.<br /><br />Hachiken : ......<br /><br />Hachiken : Jujur saja...<br /><br />Hachiken : Aku nggak bisa bilang sampai waktunya tiba.<br /><br />Hachiken : Aku hanya nggak bisa memberikan jawaban yang pasti.<br /><br />Hachiken : Aku merasa seperti berjalan di tengah kegelapan tanpa arah... // Fuji-sensei mungkin akan marah padaku...<br /><br /><br />Hal.5<br />Inada : Kenyataan kalau kamu masih berjalan artinya kamu masih mencari jalan keluar.<br />Inada : Kamu masih belum menyerah.<br />SFX : Tak<br /><br />Inada : Kamu harus tetap mendapatkan sebanyak mungkin pengalaman pertama. Kalau kamu nggak menemukan jalan keluar sendiri, kamu nggak akan bisa berkembang.<br />Inada : Nih, cobalah.<br /><br />Hachiken : Makasih.<br />SFX : Nyam<br /><br />Hachiken : ......<br />SFX : Nyam Nyam<br /><br />Hachiken : Ah... Kenapa...?<br />Hachiken : Ini membuat semuanya jadi lebih sulit!<br /><br /><br />Hal.6<br />[Mereka sedang membuat PIZZA sendiri! Festival SMA Yezo mulai!]<br /><br />Hachiken : Ini benar-benar menyusahkanku kalau ini sangat enak!<br />Inada : Setuju! Benar-benar menyusahkan kalau babi terasa sangat enak! // Mau lagi?<br /><br />Chapter 10 / Musim Semi 10<br /><br /><br />Hal.7<br />Hachiken : Kenapa guru-guru juga di sini!?<br />Guru : (Ahahaha)<br />Guru : Saat kami mendengarnya, kami pikir ini akan jadi menyenangkan, jadi...<br /><br />Hachiken : Banyak orang yang nggak ada sangkut pautnya di sini!<br />Beppu : Kelihatannya, hampir semua anggota klub tahu apa yang kita lakukan.<br />Orang : (Pizza! Pizza!)<br /><br />Shiraishi : Hai.<br />Hachiken : Shiraishi-sensei!?<br /><br />Hachiken : Apa yang anda lakukan di sini!?<br />Shiraishi : Aku penasaran apa yang kamu lakukan, jadi aku berkunjung ke sini.<br />Orang : (Guru SMP Hachiken?)<br /><br /><br />Hal.8<br />Beppu : Hachiken, ayo mulai!<br />Hachiken : Oke... // Aku segera ke sana.<br /><br />Hachiken : Maaf, aku harus pergi dulu...<br />Shiraishi : Oh, tak apa.<br /><br />Kepala Sekolah : Jadi, menurutmu?<br />Shiraishi : Aku masih sedikit gugup...<br />SFX : Krak!<br />SFX : Criing Criing<br />Hachiken : Aduh!<br />Orang : Hati-hati, Hachi!<br /><br />Hachiken : Umm... Terima kasih kalian sudah datang hari i...<br /><br />Orang : Siapa yang peduli sama pidatonya! Cepat buat pizza!<br />Orang : (Iya, cepetan!)<br />Orang : (Pidato doang!)<br />Hachiken : Ya, ya, baiklah!<br /><br />Hachiken : Kita nyalakan api dari dua jam yang lalu dan terus nyalakan.<br />Hachiken : Jurusan agrikultur sudah membantu memperbaiki ovennya dan jurusan kehutanan dengan memberikan kayu bakar.<br /><br /><br />Hal.9<br />Hachiken : Adonan tepung terigu dikembangkan oleh jurusan agrikultur dan disiapkan oleh jurusan ilmu pangan.<br />Hachiken : Setelah menggiling adonannya, didiamkan selama beberapa jam agar mengembang.<br /><br />Hachiken : Sekarang kita sebarkan pasta tomat... // Daging yang telah diproses jurusan ilmu pangan dari babi yang dipelihara jurusan peternakan.<br />Hachiken : Jurusan agrikultur juga memberikan sayur untuk ta...<br /><br />Mikage : Tunggu, mana sayurnya?<br />Beppu : Itu tugas Nishikawa, 'kan?<br />Hachiken : Dia belum ke sini!?<br /><br />Nishikawa : Hei, aku bawa sayur-sayuran.<br />Hachiken : Nishikawa, kamu telat!<br /><br />Nishikawa : Kamu boleh mengeluh setelah mencoba ini. // Sayur-sayuran akan terasa enak kalau dipetik segar-segar.<br />Hachiken : Apa rasanya akan benar-benar berbeda?<br /><br />Hachiken : Dan terakhir, kita sebarkan keju di atasnya. // Oh, Yoshino-san dari jurusan peternakan adalah orang yang mendapatkannya untuk kita.<br /><br /><br />Hal.10<br />Hachiken : Sekaramg, kita taruh di oven dan tunggu lima menit!<br /><br />Orang : (Ooohhhhhh!!)<br /><br />Hachiken : Aku penasaran apa aku sudah memasaknya dengan benar... Aku agak khawatir...<br />Beppu : Kalau gitu, kamu bisa jadi testernya.<br /><br /><br />Hal.11<br />Hachiken : (Aku?)<br /><br />Hachiken : ...Ini dia.<br />SFX : Nyam<br /><br />Hachiken : (Panas!)<br />Orang : (Glek...)<br /><br />Hachiken : ......<br /><br />Hachiken : ..................<br /><br />Hachiken : Umm...<br /><br />Hachiken : HeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHee<br /><br /><br />Hal.12<br />Hachiken : HeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHee<br />Beppu : Apa dia baik-baik saja?<br />Hachiken : HeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHeeHee<br /><br />Hachiken : (Hahahahahaha)<br />SFX : Pat Pat<br /><br />Hachiken : (Silahkan coba.)<br /><br />SFX : Huuf Huuf<br /><br />SFX : Nyam Nyam<br />Yoshino : ............<br /><br /><br />Hal.13<br />Semua : (Uwahahahahaha!)<br />Tamako : (Heh)<br /><br />Orang : Ya ampun, apa ini?<br />Beppu : Aku nggak bisa berhenti tersenyum!<br /><br />Hachiken : Wow, apa itu?<br />Hachiken : Kurasa kamu nggak bisa menahan ketawamu saat kamu memakan sesuatu seenak ini!<br />Orang : (Uwahahahahaha! Ini hebat!)<br /><br />Beppu : Apa yang kalian tunggu!?<br />Beppu : Masak lagi!<br /><br />Orang : Lezat!<br />Orang : Enak!<br />Orang : Ini cukup bagus untuk dijual, ya 'kan?<br /><br /><br />Hal.14<br />Inada : Keju Gouda ini punya rasa yang hebat yang mungkin seharusnya tidak kita tutup dengan daging sebanyak ini.<br />Pria : Ya.<br /><br />Gadis : Sayurnya enak!<br />Nishikawa : Asparagus akan mulai kehilangan rasanya saat kamu memetiknya. // Ini benar-benar berpacu melawan waktu.<br /><br />Gadis : Dari mana kamu dapat keju ini? Beli ya?<br />Gadis : (Benar-benar enak!)<br />Yoshino : Rahasia. ♥<br />Pria : (Panas!)<br /><br />Shiraishi : Ini benar-benar enak...<br />Guru : (Hahahahahahahaha)<br /><br />Shiraishi : Dan ini semua dibuat oleh Hachiken yang menyusun acaranya?<br /><br />Guru : Aku nggak percaya kalau sesuatu sehebat ini terkubur di bawah tumpukan sampah!<br />Guru : Kapan benda ini dibuat?<br /><br /><br />Hal.15<br />Guru : Mungkin seseorang membuatnya untuk keisengan.<br />Guru : Aku ingin tahu siapa.<br />Kepala Sekolah : (Ooops!)<br /><br />Guru : Wah, bir dingin bisa membuat ini jadi lebih enak lagi!<br />Guru : Mau buat? Bir SMA Yezo!<br />Guru : Aku nggak yakin kalau mereka akan memperbolehkan kita membuat bir di SMA...<br /><br />Guru : Ada beberapa SMA yang membuat arak beras Jepang. Kita bisa lolos kalau bilang itu pelajaran tentang fermentasi.<br />SFX : Tap Tap<br /><br />Kotak -<br />SMA Pertanian Yezo<br />Pizza Festival<br />Rencana Projek<br />1-D<br />Inada Tamako<br /><br />Tamako : Kalau kita buat pesta pizza ini jadi acara resmi dan membiarkan warga sekitar datang...<br />SFX : Klik Klik Klik<br />Guru : (Iya juga.)<br />Guru : (Hmm...)<br />Guru : (Begitu ya...)<br />Tamako : Kita bisa beri biaya untuk masuk. Perhitunganku menunjukkan...<br />Kepala Sekolah : (Lezat!)<br /><br /><br />Hal.16<br />Hachiken : Aku capek!<br />Hachiken : Berapa hari yang kuhabiskan untuk mempersiapkan ini? Dan aku bahkan nggak tahu berapa banyak pizza yang kubuat...<br /><br />Hachiken : Mana mungkin aku melakukan ini la...<br /><br /><br />Hal.17<br />Mikage : Kerja bagus hari ini!<br /><br />Mikage : Akhirnya kamu bisa bernapas lega sekarang.<br />Mikage : Ini, minumlah teh.<br /><br />Mikage : Pizzanya sangat enak! Dan menyenangkan juga membuatnya! // Makasih!<br /><br />Hachiken : Oh, itu bukan apa-apa...<br />Hachiken : Makasih sudah bantuin, Mikage.<br /><br />Tokiwa : Kerja Bagus!<br />Beppu : Enak sekali!<br />Pria : Makasih banyak!<br />Pria : Menyenangkan sekali!<br /><br /><br />Hal.18<br />Orang : Terima kasih!<br />Orang : Makasih!<br />Orang : Trims!<br />Hachiken : Tunggu! Stop! Stop!<br /><br />Hachiken : Sto...<br /><br />Hachiken : Siapa yang menuang susu!?<br />Komaba : Ini campuran susu SMA Yezo.<br />Hachiken : Sekarang aku nggak bisa meminumnya!<br /><br />Shiraishi : Saat Hachiken masih SMO, dia selalu terfokus dengan ide kalau dia &quot;harus jadi sesuatu&quot;. Aku merasa kalau dia benar-benar tertinggal dengan bagian &quot;Aku akan menjadi apa nanti?&quot;.<br />Hachiken : Sialan!<br />Komaba : Woah! Hati-hati!<br />Orang : (Gyahahahaha!)<br /><br />Shiraishi : Dia selalu terobsesi untuk sesuatu yang membuatnya jadi terbaik. // Kukira kalau aku mengirimnya ke sini, dia mungkin bisa belajar sesuatu tentang dirinya.<br /><br />Shiraishi : Aku penasaran apa aku membuat pilihan yang tepat.<br />Kepala Sekolah : (Fufu)<br />Kepala Sekolah : Masih terlalu cepat untuk mengetahuinya.<br /><br /><br />Hal.19<br />Kepala Sekolah : Tapi...<br /><br />Kepala Sekolah : Tampaknya hari ini... // Dia mungkin sudah menyadari sesuatu.<br /><br />Kepala Sekolah : Baiklah, semuanya! Setelah pesta selalu ada pembersihan! // Dan kalau kalian sudah selesai, aku mau kalian menulis laporan tentang apa yang kamu pelajari dari menanam dan mempersiapkan makanan sendiri!<br />Orang : Apa!?<br />Orang : Anda serius!?<br />Kepala Sekolah : Mari ubah pengalaman yang kalian dapat hari ini menjadi pembelajaran!<br />Orang : (Apaaa!?)<br />[Dan dengan ini kami menyambut musim panas... Chapter musim panas akan dimulai di isu 34, dijual tanggal 20 Juli dengan cover halaman berwarna!!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30224</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 9 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-28T05:37:59+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30224" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 9 / Musim Semi 9</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+09">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+09</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Serialisasi berlanjut! Kehidupan yang bergairah, coretan masa muda di SMA Pertanian!]<br /><br />Hachiken : Ah, ini dia!<br />Hachiken : Disebut sebagai Masonry Oven...<br />{T/N : Masonry Oven adalah oven yang terbuat dari batu, untuk penjelasan lengkap : <a rel="nofollow" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Masonry_oven">http://en.wikipedia.org/wiki/Masonry_oven</a> }<br /><br />Hachiken : Jadi, itu hanya oven yang dibuat dari batu?<br />Hachiken : Hmm...<br /><br />Beppu : Apaan tuh? Oven dari batu?<br />Hachiken : Ya. // Aku menemukannya terkubur di dalam sampah.<br /><br />Hachiken : Tampaknya kamu bisa memasak semua jenis makanan di sana.<br />Hachiken : Roti... // Daging... // Pizza...<br /><br /><br />Hal.3<br />[Benda yang mereka temukan di bawah sampah adalah Masonry Oven... Apa yang dilakukan benda itu di sana? Sayang sekali!]<br /><br />Beppu : Pi...<br /><br />Orang : Pizza!?<br />Orang : Kita nggak boleh membiarkannya begitu saja!<br />Orang : Beneran bisa dibuat!?<br />Orang : Aku mau!!<br /><br />Hachiken : Ini cuma pizza...<br />Hachiken : Kamu bisa mendapatkannya dengan diantar 'kan?<br /><br />Orang : Aku tinggal di luar radius pengantarannya!<br />Orang : Sama!<br />Orang : Kami bahkan nggak bisa dapat sinyal di rumahku!<br />Orang : Rumahku bahkan nggak dapat koran sore sampai besok siang!<br />Orang : Hachiken, kamu beruntung banget!<br />Hachiken : Perbedaan kelas yang sangat besar!<br /><br /><br />Hal.4<br />Kotak - Cerita sebelumnya<br />Hachiken Yuugo, yang masuk ke SMA Pertanian Yezo tanpa tujuan atau cita-cita, masih merasa rendahan dibanding teman sekelasnya yang sudah menentukan cita-cita mereka. Lalu waktu untuk pembersihan kampus saat musim semi telah tiba. Semua jenis sampah dibersihkan. Jadi benda aneh apa yang ditemukan Hachiken di bawah tumpukan sampah?<br /><br />Beppu : Aku dengar... di kota besar, kamu bisa memesan pizza lewat telpon dan mereka akan mengantarnya ke rumahmu kurang dari 30 menit.<br />Orang : Ha!? Beppu, kamu serius!?<br /><br />Orang : Satu-satunya pizza yang pernah kumakan adalah pizza beku pas natal.<br />Orang : Bukannya sekolah masuk ke dalam jangkauan pengantaran?<br />Orang : Itu melanggar aturan asrama!<br /><br />Beppu : Ahh... aku mau coba pizza beneran...<br />Hachiken : Kita punya Masonry Oven, jadi kenapa nggak coba buat satu?<br /><br />Hachiken : Uhh... // Ya... anu...<br />Hachiken : Pizza terbuat dari adonan, keju, sayuran, dan daging 'kan?<br /><br />Hachiken : Kedengarannya gampang dibuat untukku.<br /><br /><br />Hal.5<br />Beppu : Baiklah, kalau gitu, kami mengandalkanmu untuk membuat Pizza, Hachiken!<br />Hachiken : Ha!?<br />Nishikawa : Kamu sendiri yang bilang gampang 'kan?<br /><br />Beppu : Kami akan membantu sebisa kami.<br />Orang : Kalau gitu sudah ditentukan!<br />Orang : (Baiklah!)<br />Hachiken : Tunggu dulu!!!<br /><br />Hachiken : Mana bisa kita memakai peralatan sekolah untuk membuat pizza!<br />Orang : Kamu yang menemukannya di bawah sampah 'kan?<br />Orang : Kami hanya mendaur ulang!<br /><br />Hachiken : Tetap saja, sekolah nggak akan memberi izin hanya karena kita &quot;mau makan pizza&quot; yang nggak ada hubungannya sama sekali dengan pelajaran!<br />Orang : Kita nggak akan ketahuan kalau cuma membuat dua atau tiga pizza!<br />Orang : Dan kalaupun kamu ketahuan, murid terhormat sepertimu nggak akan kena masalah besar!<br />Hachiken : Aku harus menanggung semua kesalahan!?<br /><br />Orang : Cuma kamu yang tahu rasa pizza yang sesungguhnya!<br />Hachiken : Uwah...<br /><br /><br />Hal.6<br />Yoshino : Aku juga mau coba pizza!<br />Mikage : Aku juga!<br />Hachiken : Suatu kehormatan bisa membuat beberapa pizza untuk kalian.<br /><br />[Chapter 9 / Musim Semi 9]<br /><br />Hachiken : Lebih gampang mengatakan daripada melakukan...<br /><br />Hachiken : Apaan ini? Alat khusus? Perawatan Masonry Oven?<br />Hachiken : Dua tipe tepung? // Ragi?<br />Hachiken : Keju Mozzarella? // Tunggu, memangnya ada berapa banyak jenis keju?<br /><br />Hachiken : Ya ampun, berapa total harga semua bahan ini?<br /><br />Nishikawa : Kenapa kamu nggak ke kebun saja?<br />Nishikawa : Kan ada kebijakan 'Pakai sesukamu' untuk segala jenis sayur yang nggak dijual.<br /><br /><br />Hal.7<br />Nishikawa : Sekarang, lagi musim asparagus dan tomat di rumah kaca hampir masak juga. // Mau kuambilkan yang bagus?<br />Hachiken : Iya juga, kamu 'kan di jurusan agrikultural! Bagus!<br /><br />Beppu : Pasti akan enak untuk saus pizza, dan kalau kita punya cukup, kita bisa memotong sisanya dan menggunakannya sebagai taburan. // Apa aku boleh membuatnya!?<br />Hachiken : Oh, benar juga, kamu 'kan di jurusan ilmu pangan! Makasih!<br /><br />Hachiken : Tunggu. Kalaupun kita dapat semua bahannya, kita nggak akan bisa membuatnya tanpa bahan dasar!<br />Hachiken : Tepung... tepung...<br /><br />Nakajima : Semua jenis makanan dan gandum ditanam di Yezo.<br />Hachiken : Wow, anda juga menanam gandum?<br />Hachiken : Oh!<br /><br />Inada : Tepung?<br />Inada : Ya, kami membuatnya di sini.<br />Papan - Penyimpanan<br /><br /><br />Hal.8<br />Inada : Berapa banyak yang kamu butuhkan?<br />Inada : (Jangan bilang siapa-siapa ya.)<br />Beppu : (Ambil semua?)<br />Hachiken : Kami hanya butuh beberapa kilo!<br />Papan - Penyimpanan<br /><br />Papan - Jurusan peternakan susu 1-D<br /><br />Yoshino : Keju untuk pizza?<br /><br />Hachiken : Yoshino, kamu bilang kamu mau membuka pabrik kejumu sendiri? Jadi, kamu seharusnya tahu tentang ini 'kan?<br />Yoshino : Kurasa kamu bisa bilang begitu.<br /><br />Hachiken : Kita butuh agak banyak, jadi mungkin akan mahal untuk membeli semuanya. Aku hanya berharap kalau kita bisa melakukan sesuatu dengan yang sudah ada di sekolah.<br />Yoshino : Keju ya?<br /><br />Mikage : Aku nggak tahu kalau keju itu dijual atau nggak oleh sekolah.<br />Yoshino : Mungkin itu karena kejua sulit dibuat.<br />Hachiken : Jadi itu hanya sesuatu yang bisa kamu buat di pabrik sebenarnya?<br /><br /><br />Hal.9<br />Yoshino : Tidak, tunggu dulu...<br />Yoshino : Aku rasa...<br /><br />Yoshino : Ternyata benar!<br />Yoshino : Kecil, tapi kita punya ruang pengolahan keju!<br /><br />Mikage : Oh iya. Kita di sini saat kelas sedang membuat keju.<br />Yoshino : Kamu bisa buat lebih dari itu! // Semua peralatan dasar ada di sini, jadi kurasa kita bisa buat keju biasa di sini.<br /><br />Yoshino : Kalau ada ruangan pengolahan, seharusnya ada ruang untuk menyimpan keju di dekat sini.<br />Mikage : Tapi aku nggak lihat apa-apa di peta.<br /><br />Hachiken : Hmm...<br />Hachiken : Ha?<br /><br />Peta -<br />Gedung Peternakan<br />Supervisor<br />Nakajima<br /><br /><br />Hal.10<br />Papan - Gedung Peternakan<br /><br />Nakajima : Apa yang kamu lakukan di sini?<br />Yoshino : Begitu ya! Jadi ini tempatnya di bawah tanah!<br /><br /><br />Hal.11<br />Hachiken : Maafkan aku, Nakajima-sensei. // Kami perlu beberapa keju...<br />Nakajima : Tidak bisa diterima! Ini ruangan pribadi...<br />Yoshino : (Wow! Gelap! dan Kecil!)<br />Mikage : (Agak menyeramkan!)<br />Nakajima : Apa yang kalian lakukan!?<br /><br />Hachiken : Tolong, Nakajima-sensei!<br /><br />Hachiken : Oh iya! // Anda sendiri yang bilang kalau sekolah akan membantu jika kita ingin melakukan sesuatu!?<br />Nakajima : ~~~~~~......<br /><br />Nakajima : ......<br />Nakajima : Aku juga bilang kalau kamu harus mendiskusikannya dengan guru sebelum melakukannya.<br /><br />Yoshino : Wow!!<br /><br />Yoshino : Hebat! Ini Gouda!<br />Hachiken : Apa bisa dipakai untuk pizza?<br />Hachiken : Di buku yang aku baca bilang lebih baik memakai Mozzarella...<br /><br /><br />Hal.12<br />Yoshino : Kebanyakan orang Jepang lebih memilih keju Gouda.<br />Yoshino : Lagipula, keju Mozzarella yang biasa dibuat dari air susu kerbau dan kita nggak kerbau di sini. // Kamu bisa membuatnya dari susu biasa juga, tapi rasanya akan berbeda.<br /><br />Mikage : Nakajima-sensei, anda membuat semua ini?<br />Nakajima : Hanya sedikit orang di sekolah ini yang tahu tempat ini, jadi kuharap kalian tutup mulut kalian rapat-rapat!<br /><br />Hachiken : Berarti anda menggunakan peralatan sekolah untuk keperluanmu sendiri?<br />Nakajima : Manusia adalah makhluk yang penuh kerakusan.<br /><br />Yoshino : Kami akan merahasiakan tempat ini, jadi tolong berikan keju terbaik anda!<br />Nakajima : (Marah)<br /><br />Nakajima : Kalau kalian membuat Pizza, pastikan buatkan aku juga.<br />Hachiken : Tentu saja!<br />Hachiken : (Terima kasih!)<br /><br /><br />Hal.13<br />Hachiken : Apa selanjutnya...?<br />Yoshino : Hachiken serius sekali...<br />Mikage : Itu di luar pengetahuannya, tapi benar-benar kelihatan kalau dia kerja keras.<br /><br />Yoshino : Saat pertama kali ke sini, dia kelihatan sangat segan 'kan?<br />Yoshino : Tapi sekarang dia melakukan aktivitias klub, pelajaran khusus, dan sekarang dia membuatkan semua orang pizza... // Bahkan sampai-sampai menamai bayi babi itu.<br />Mikage : Dia orangnya baik hati.<br /><br />Mikage : Mungkin itulah dia sebenarnya. Dia orangnya baik sampai-sampai membebankan dirinya sendiri.<br />Yoshino : Haha, mungkin kamu benar.<br /><br />Mikage : Tapi itu nggak penting. <br />Mikage : Orang lain akan selalu berdatangan untuk membantu orang yang baik.<br /><br />Hachiken : (Hmm...)<br />Hachiken : (Apa maksudnya ini...?)<br /><br />SFX : Ding Dong Ding Dong<br />Guru : Hari ini sekian.<br />Guru : Sampai jumpa besok.<br /><br /><br />Hal.14<br />Hachiken : Gawat! Sebelum mendapatkan semua bahan-bahannya, aku harus memeriksa dan lihat kalau Masonry Oven itu bisa digunakan atau nggak!<br /><br />Guru : ......<br /><br />Hachiken : Aku akan memeriksanya sebelum aktivitas klub mulai.<br /><br />Hachiken : !<br /><br />Hachiken : Mikage!<br /><br />Hachiken : Kamu membersihkannya untukku?<br />Mikage : Ya. // Aku ada waktu sebelum klub dimulai.<br /><br /><br />Hal.15<br />Mikage : Aku ingin coba makan Pizza, jadi aku akan membantumu!<br />Mikage : Dan kamu nggak mau masak di oven yang kotor 'kan?<br />Hachiken : Oh, Mikage! Aku akan membuatkan pizza terlezat sebanyak-banyaknya untukmu!<br /><br />Hachiken : Ah... Aku agak khawatir tentang ini. Tampaknya ada bagian yang sudah hancur...<br /><br />Hachiken : Apa ini sesuatu yang bisa diperbaiki oleh pemula...?<br />Mikage : Kalau ini...<br /><br />Okawa : Apa? Masonry Oven?<br />Kotak - <br />Jurusan Teknik Mesin Pertanian<br />Senior<br /><br />Okawa : Selama kamu punya rencana, aku bisa memperbaikinya untukmu! // Anggap saja sebagai balasan karena mau menggantikanku mengurus kuda saat minggu emas!<br />Hachiken : Ohh! Terima kasih banyak, Okawa-san!<br />Hachiken : Aku pasti akan membuatkanmu pizza juga!<br /><br /><br />Hal.16<br />Pria : Kalau kamu mau membuat pizza dengan Masonry Oven, kamu pasti butuh kayu 'kan?<br />Pria : Apa mau kuambilkan beberapa kayu sisa?<br />Hachiken : Beneran? Bagus sekali!<br />Kotak - <br />Jurusan Kehutanan<br />Kelas 1<br /><br />Pria : Gantinya, boleh aku minta pizza?<br />Hachiken : Tentu saja!<br /><br />Hachiken : Kukira membuat dua atau tiga saja akan cukup, tapi sekarang jadi banyak!<br />Mikage : Tapi pasti akan dinanti-nanti oleh semua!<br /><br /><br />Hal.17<br />Tokiwa : Hachiken~<br /><br />Tokiwa : Bisa bantu aku kerjain matematika?<br /><br />Beppu : Tokiwa, apa yang kamu lakukan? Kalau kamu ketahuan keluar saat jam belajar, kamu akan dimarahi.<br />Tokiwa : Loh?<br /><br />Tokiwa : Dia pasti sudah bekerja keras.<br /><br />Tokiwa : Kurasa dia mau semuanya siap untuk pertas pizza sabtu ini.<br />Nishikawa &amp; Beppu : Aku nggak sabar!<br /><br /><br />Hal.18<br />Tokiwa : Kalau gitu, sampai besok.<br />Beppu : Eh? // Bagaimana dengan matematikamu?<br /><br />Tokiwa : Aku harus mencobanya sendiri mulai sekarang.<br />Tokiwa : (Dah!)<br /><br />Beppu : Sudah sampai sejuah ini...<br />Nishikawa : Yang kita butuhkan sekarang...<br /><br />Nishikawa : Daging untuk pizza.<br /><br /><br />Hal.19<br />[Dan musim terus berubah - Isu selanjutnya: Klimaks Musim Semi!]<br /><br />Shiraishi : Ya ampun, // Panas sekali hari ini.<br /><br />Shiraishi : SMA Pertanian Yezo...<br /><br />Shiraishi : Aku penasaran apa Hachiken baik-baik saja...</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30036</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 8 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-12T14:48:32+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30036" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 8 &quot;Musim Semi 8&quot;</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+08">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+08</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Pertandingan paling ganas saat SMA adalah... Ulangan... Tapi di sini, di SMA Yezo, hanya Hachiken sendiri yang bertanding!]<br /><br />Guru : Ini adalah hasil dari ulangan tengah semester kalian.<br />Semua : (Uh!!)<br /><br />Guru : Ambil saat aku panggil nama kalian.<br /><br />Hachiken : Nggak ada yang perlu dikhawatirkan! Aku sudah periksa ulang jawabanku, semua sudah kuiisi.<br /><br />Hachiken : Dibandingkan sekelompok orang bodoh ini, nggak perlu diragukan lagi kalau aku akan juara satu!<br />Guru : Hachiken!<br /><br />Guru : Sedikit lagi.<br />Hachiken : (Ha!?)<br /><br />[Silver Spoon]<br /><br /><br />Hal.3<br />Kotak - Cerita Sebelumnya<br />Hachiken Yugo datang ke SMA Pertanian Yezo tanpa keinginan untuk bekerja di pertanian. Semua temannya sudah menentukan mimpinya, dan dia masih berjuang dengan perasaannya. Dan tentunya, ini bukanlah tempat di mana kamu bisa melakukan sesuatu setengah-setengah. Selama pelajaran tentang babi, Hachiken bersimpati terlalu banyak pada piglet yang kalah dalam perebutan.<br /><br />Hachiken : Sial, salah satu.<br />Pria : Wow, hebat sekali, Hachiken!<br /><br />Pria : Aku nggak percaya kamu bisa mendapat nilai sebagus itu walau kamu nggak berasal dari peternakan!<br />Pria : (Dia benar-benar pintar.)<br />Hachiken : Itu bukan apa-a...<br /><br />[Peternakan]<br />Grafik {Dari atas-bawah} - Peternakan - Produksi - Peralatan Pertanian - Manajemen Pertanian - Bioteknologi - Produksi Makanan - Pengolahan Data - Jepang - Matematika<br /><br />[Produksi]<br />Grafik {Dari atas-bawah} - Peternakan - Produksi - Peralatan Pertanian - Manajemen Pertanian - Bioteknologi - Produksi Makanan - Pengolahan Data - Jepang - Matematika - Kimia<br /><br />[Produksi Makanan]<br />Grafik {Dari atas-bawah} - Peternakan - Produksi - Peralatan Pertanian - Manajemen Pertanian - Bioteknologi - Produksi Makanan - Pengolahan Data - Jepang - Matematika - Kimia<br /><br /><br />Hal.4<br />[Biologi]<br />Grafik {Dari atas-bawah} - Peternakan - Produksi - Peralatan Pertanian - Manajemen Pertanian - Bioteknologi - Produksi Makanan - Pengolahan Data - Jepang - Matematika<br /><br />[Manajemen Pertanian]<br />Grafik {Dari atas-bawah} - Peternakan - Produksi - Peralatan Pertanian - Manajemen Pertanian - Bioteknologi - Produksi Makanan - Pengolahan Data - Jepang - Matematika<br /><br />[Peralatan Pertanian]<br /><br />[Olahraga]<br /><br />Pria : Wah, lihat itu! // Hachiken ada di peringkat teratas.<br />Hachiken : Aku nggak dapat nilai penuh di satu mata pelajaranpun. Kalau mendapatkan ranking teratas dengan ini...<br />Hachiken : nggak akan memuaskan!!<br /><br /><br />Hal.5<br />[Penunggang dalam Masa Pelatihan]<br /><br />[Volume pertama yang sudah dinati-nanti! Dijual tanggal 15 Juli!]<br /><br />Chapter 8 / Musim Semi 8<br /><br /><br />Hal.6<br />Orang : Kerja bagus hari ini!<br />Orang : Selesai!<br />Orang : Sampai jumpa besok!<br /><br />Pria : Hei, bertahanlah anggota baru!<br />Gadis : (Wow.)<br />Gadis : Mereka sudah sampai poin ITU rupanya.<br /><br />Gadis : Melihat mereka seperti ini membuatmu merasa mereka bukan anggota baru lagi, ya 'kan?<br /><br />Gadis : Sakit Pelana.<br /><br />Mikage : Semuanya juga mengalami hal yang sama saat mereka mulai menunggang kuda pertama kali. Ini seperti bagian dari ritual.<br />Hachiken : Apa yang harus kulakukan?<br /><br />Mikage : Bertahanlah.<br />Hachiken : (Wahh!)<br /><br /><br />Hal.7<br />Hachiken : Kukira ini akan mudah karena aku nggak perlu memakai kakiku sendiri! Dasar bodoh!<br />Hachiken : Aku nggak percaya kamu harus menggunakan kekuatan oto sebanyak ini hanya untuk duduk di atas kuda!!<br /><br />Gadis : Pahaku!<br />Pria : Pantatku!<br /><br />Nishikawa : Hei, minggir!<br /><br />Nishikawa : Minggir, kalian mau terlindas?<br /><br /><br />Hal.8<br />Nishikawa : Berhenti berjalan seperti orang mabuk, Hachi!<br />Hachiken : Nishikawa!<br /><br />Hachiken : Untuk apa ini!? Kamu di klub traktor?<br />Nishikawa : Mana ada klub seperti itu. // Kalau ada sih, aku langsung gabung.<br />Nishikawa : Aku hanya mau mengembalikan ini.<br /><br />Hachiken : Tunggu, apa kamu punya SIM untuk traktor?<br />Nishikawa : Kamu nggak perlu SIM untuk mengendarai properti pribadi. // Aku biasanya mengendarai ini saat di rumah.<br /><br />Nakajima : Waktu yang tepat. // Bisa tolong bawakan setumpuk jeramki ke klub berkuda?<br />Nishikawa : Tentu.<br /><br />Nishikawa : Uhhh...<br /><br /><br />Hal.9<br />Nishikawa : Mau naik?<br /><br />Hachiken : Woooaaahhh!!!<br /><br /><br />Hal.10<br />Hachiken : Besar!!<br />Hachiken : Dan sangat tinggi!!<br /><br />Hachiken : Ini seperti kita mengendarai robot!<br />Nishikawa : T-8000! Bayi ini punya 4 silinder disel dengan intercooler engine yang dilengkapi dengan empat roda besar! // Panjangnya 510 cm, lebarnya 246 cm dengan tinggi 310 cm! // Beratnya lebih dari delapan ton!<br /><br />Nishikawa : Dilengkapi dengan kecepatan super, mesin pengendali kecepatan konstan, dan pengaturan transmisi otomatis!<br />Nishikawa : Ini juga punya transmisi powershift yang punya empat gigi utama, masing-masing dengan enam kecepatan individu, memberikan total 24 kecepatan jadi kamu bisa...<br />Hachiken : Kamu bicara panjang lebar lagi!?<br /><br /><br />Hal.11<br />Nishikawa : Seri-T ini juga punya pengangkat yang dipasang! Bisa mengangkat sampai 1900 kg!<br />Nishikawa : Rasakan kekuatannya!<br /><br />Nishikawa : Bisa berbelok dengan radius 4.5 cm!! // Dan kecepatan maksimum 33 km/jam!<br />Hachiken : Itu saja!?<br />Pria : (Bodoh.)<br />Pria : (Dasar bodoh.)<br /><br />Hachiken : Aku nggak menyadarinya sebelumnya, tapi semua jerami yang digunakan di kandang kuda itu dipanen di sekolah 'kan?<br /><br />Nakajima : Bukan hanya jerami. // Semua makanan berasal dari hasil panen di Yezo. Dengan kata lain, 100% hasil panen Jepang.<br />Hachiken : Wow, anda bahkan menanam gandum?<br /><br />Nakajima : Produksi, ternak, pengolahan makanan, kehutanan, pekerjaan publik... Kita semua melakukannya di sini.<br />Nakajima : Sekolah ini dapat berfungsi sebagai komunitas sosial yang mandiri.<br /><br /><br />Hal.12<br />Nakajima : Kalau ada sesuatu yang ingin kalian coba atau buat, kalian tinggal ngomong ke guru-guru pertanian. // Mereka akan mengizinkan kalian mencoba, hampir semuanya.<br />Nishikawa : Benarkah!?<br /><br />Nishikawa : Aku mau coba buat robot!<br />Hachiken : Kurasa mereka nggak akan mengizinkannya.<br /><br />Nishikawa : Kenapa tidak? // Dulu, pembuat traktor itu biasanya membuat tank, tahu! Kurasa satu atau dua robot cukup!<br />Hachiken : Mereka nggak ada hubungannya dengan pertanian!<br />Nishikawa : Baiklah, kalau begitu aku akan membuat beam saber untuk memotong sawah!<br /><br />Hachiken : Pasti menyenangkan ya bisa memikirkan sesuatu yang mau kamu lakukan dengan mudah.<br />Hachiken : Haah.<br />Hachiken : Aku iri.<br /><br />Nishikawa : Oh ya? Aku selalu lebih iri pada orang yang bisa dapat ranking.<br />Hachiken : Ha!?<br /><br /><br />Hal.13<br />Hachiken : Itu mengingatkanku... Aku mau jadi juara pertama dan aku sudah mendapatkannya, tapi aku maish belum puas.<br /><br />Hachiken : Aku nggak merasakan itu sia-sia,<br />Hachiken : Tapi seperti...<br /><br />Hachiken : Sesuatu yang ingin kulakukan... sesuatu yang ingin kulakukan.. aku hanya nggak tahu...<br />Nishikawa : Kamu nggak bisa memaksakan dirimu untuk memikirkan itu. // Hal itu akan datang dengan sendirinya.<br /><br />Guru : Semuanya!<br />Guru : Ulangan tengah semester kalian sudah selesai, salju musim dingin yang tersisah sudah cair, dan cuacanya akhirnya hangat.<br /><br /><br />Hal.14<br />Guru : Jadi kita akan menghabiskan waktu hari ini untuk membersihkan sampah di sekitar sekolah.<br /><br />Pria : Umm...<br />Pria : Anda bilang &quot;sekitar sekolah&quot;, maksud anda...<br /><br />Guru : Seluruh kampus.<br />[Kelilin 20 km]<br /><br /><br />Hal.15<br />Guru : Jangan Khawatir! // Dengan semua kelas satu bekerja sama, hanya satu hektar per orang!<br /><br />Kepala Sekolah : Setelah kalian selesai dengan pembersihannya, kita akan mengadakan pesta Genghis Khan.<br />{T/N : Genghis Khan adalah makanan yang mirip dengan barbeque orang Mongolia yang disiapkan dengan daging kambing dan sayuran di Hokaido.}<br /><br />Orang : Yaaa!! Ayo!!<br />Orang : Bekerjalah, pemalas!!<br />Orang : Aku nggak peduli itu 10 hektar atau 100 hektar! Mari kita lakukan ini!<br />Orang : (Daging!!!)<br /><br /><br />Hal.16<br />Hachiken : Dasar...<br /><br />Hachiken : Ini nggak ada habis-habisnya...<br /><br />Hachiken : Apa yang orang pikirkan tentang properti ini?<br /><br /><br />Hal.17<br />Hachiken : .........<br /><br />Hachiken : Itu Kolonel Sanders!<br /><br />Pria : Wah, dari mana kamu menemukan itu?<br />Hachiken : (Ha~ Ha~ Ha~ Ha~)<br />Pria : Itu benda terbesar yang kulihat hari ini!<br /><br />Pria : Wew! Ini sudah semuanya 'kan?<br /><br />Hachiken : Kelompok A, kalian bertugas untuk memisahkan ini.<br />Tokiwa : Ya, pak.<br /><br /><br />Hal.18<br />Tokiwa : Aku lapar.<br />Komaba : Aku sudah siap untuk beberapa Genghis Khan.<br /><br />Hachiken : Apa ini tumpukan sampahyang bisa dibakar?<br />Tokiwa : Apa Kolonel bisa dibakar?<br /><br />Komaba : Coba bakar dia dan kalau nggak kebakar, masukkan ke tumpukan sampah yang nggak bisa kebakar.<br />Tokiwa : Ide bagus!<br />Tokiwa : (Kamu pintar!)<br />Hachiken : Nggak, itu bukan ide yang bagus!<br />SFX : Srek...<br /><br />Hachiken : Woah!!<br /><br />Komaba : Hati-hati!<br />SFX : Uhuk Uhuk<br />Tokiwa : Kita sudah membuat marah Kolonel!<br /><br /><br />Hal.19<br />Hachiken : !<br /><br />Hachiken : ...Apa ini?<br /><br />[Benda apa yang ditemukan terkubur di bawah pegunungan sampah?]<br />[Kami akan libur minggu depan, jadi temukan lanjutannya di isu 30, dijual tanggal 22 Juni!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30034</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 7 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-12T13:43:28+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30034" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 7 &quot;Musim Semi 7&quot;</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+07">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+07</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Liburan sudah selesai. Waktunya untuk kembali ke kehidupan penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur.]<br /><br />Guru : Apa semuanya sudah beristirahat dalam minggu emas kali ini?<br />Kotak - SMA Pertanian Yezo Asrama<br /><br />Guru : Kurasa banyak dari kalian yang masih harus bekerja di peternakan keluarga, jadi mungkin bukan itu masalahnya.<br />Orang : (Tentu saja!)<br /><br />Guru : Besok, kalian semua harus sudah masuk sekolah, jadi berjuanglah. // Itu saja, selamat malam.<br />Orang : Terima kasih.<br />Orang : Selamat malam.<br /><br />Guru : Kami akan mengumpulkan hp kalian di sini.<br />Guru : Cepatlah dan langsung kembali ke kamar kalian.<br /><br /><br />Hal.3<br />SFX : Klik<br /><br />Layar HP - Pesan baru 1/1<br /><br />Layar HP - Dari: Ibu<br />Aku sudah mengirim uang sakumu bulan ini. Apa kamu sudah terbiasa dengan sekolahnya?<br /><br />SFX : Klik<br /><br />SFX : Taruh<br /><br /><br />Hal.4<br />[Kelas satu kelompok A jurusan peternakan susu... memakan semangkuk daging babi!]<br />Tulisan dekat kata BABI : Dibesarkan di Obihiro.<br /><br />Chapter 7 / Musim Semi 7<br /><br />Volume pertama yang sudah lama dinanti akan dijual tanggal 15 Juli!!<br /><br /><br />Hal.5<br />Aikawa : Apa? Beruntung sekali kamu! // Kamu pergi ke klinik balapan Ban'ei?<br />Hachiken : Ya. // Itu kelihatan seperti ruang penyiksaan buatku.<br /><br />Hachiken : Dokter di sana mengatakan kalau kamu mau jadi dokter hewan, kamu harus punya keteguhan hati untuk membunuh.<br /><br />Aikawa : Ya...<br />Aikawa : Sudah kuduga...<br /><br />Aikawa : Mungkin... aku nggak punya sesuatu yang diperlukan untuk jadi dokter.<br /><br />[ Kalau aku nggak mengambil alih peternakan itu, nggak akan ada yang bisa.]<br /><br /><br />Hal.6<br />Kotak - Chapter sebelumnya<br />Hachiken, Aki, dan Komaba pergi ke gelanggang pacuan kuda Ban'ei. Kuda keluarga Aki mendapat juara tiga, jadi semuanya senang. Tapi, masa lalu Hachiken terungkap, dan atmosfir di antara dia dan Komaba berubah. Aki memutuskan untuk membawa mereka ke kandang kuda, dan di sana mereka mendapat pelajaran dari susahnya membersarkan kuda. Mereka berdua memasukkan pelajaran itu ke dalam hati dan akhirnya berdamai.<br /><br />Hachiken : ...Gimana denganmu Tokiwa? Apa kamu punya keteguhan hati untuk mewujudkan mimpimu?<br />Tokiwa : Keteguhan hati?<br /><br />Tokiwa : Kurasa itu berlaku buatku juga.<br />Tokiwa : Keluargaku punya peternakan unggas, jadi ada resiko kena flu burung. Kalau menyebar, kami harus membunuh semua ayam, yang akan membuat kami rugi jutaan yen.<br /><br />Tokiwa : Bagaimana denganmu, Hachiken? Hanya karena kamu masuk ke SMA pertanian bukan berarti kamu akan jadi petani! // Kamu bisa bekerja yang nggak ada resikonya.<br />Tokiwa : (Heheheh)<br />Hachiken : Mana ada pekerjaan tanpa resiko.<br /><br />Hachiken : Tokiwa, kamu nggak bisa melakukan pekerjaan yang mengeluarkan banyak uang kalau kamu nggak bisa mat.<br />Aikawa : (Benar.)<br />Tokiwa : Aku... aku bisa menyewa akuntan!<br />Komaba : Membayar seseorang untuk melakukannya hanya akan menghabis-habiskan uang.<br /><br />Fuji : Ada pepatah terkenal dari Winston Churchill yang mengatakan,<br />Fuji : &quot;Seekor kucing memandang rendah seorang pria, dan seekor anjing memandang tinggi seorang pria.&quot;<br /><br /><br />Hal.7<br />Fuji : &quot;Tapi seekor babi akan memandang seorang pria dari matanya dan melihat derajatnya.&quot;<br /><br />Fuji : Babi biasanya dianggap sebagai binatang yang tidak pintar karena kurangnya kebersihan. Kata &quot;Babi&quot; kadang juga digunakan sebagai ejekan. Itu sangat salah.<br />Fuji : Babi menutupi badan mereka dengan lumpur untuk melindunginya dari parasit dan menurukan suhu badan mereka saat hari panas. // Mereka juga punya penciuman yang tajam. Kemampaun mereka untuk mengingat sesuatu berdasarkan baunya adalah paling hebat di kingdom animalia. Bahkan penciumannya itu bisa membuat mereka bergerak saat gelap.<br />Hachiken : Bayangkan itu... Kurasa kamu memang nggak bisa menilai buku dari sampulnya.<br />Babi : Oink Oink<br /><br />Babi : (Oink)<br /><br />Hachiken : Kurasa aku harus memberi mereka kesempatan...<br />SFX : Perlahan<br /><br /><br />Hal.8<br />Fuji : Mereka juga punya rahang yang kuat. Mereka bisa mengambil sebuah jari manusia hanya dengan sekali gigit.<br /><br />Fuji : Ini adalah ruang perawatan.<br />Fuji : Inilah tempat di mana kita merawat anak babi.<br /><br />Hachiken : ?<br /><br />Hachiken : Apa ini? Kelihatan seperti rumah anjing...<br /><br />Babi : Oink<br /><br />Babi : Oink<br />Babi : Oink<br />Babi : Oink // Oink<br /><br /><br />Hal.9<br /><br /><br />Hal.10<br />Gadis : Lucunya!<br />Gadis : Aku mau satu kalau ukuran mereka seperti ini untuk selamanya!<br />Babi : (Oink)<br />Babi : (Oink)<br />Babi : (Oink)<br />Babi : (Oink)<br /><br />Mikage : (Kyah! // Kyah!)<br />Gadis : (Lucunya! // Imut!)<br />Tokiwa : Babi-bai itu akan jadi besar dan gemuk sebelum kalian mengetahuinya.<br />Tokiwa : (Hmph.)<br />Tokiwa : Jangan bercanda.<br /><br />Babi : (Oink?)<br />Tokiwa : (Lucu!)<br /><br /><br />Hal.11<br />Tokiwa : Lu... lu... Lu...<br />Hachiken : (Heheheh)<br />Tokiwa : (Haa Haa)<br />Tokiwa : (Hahah)<br />SFX : Gemetar<br />SFX : Gemetar<br />Tokiwa : Dibandingkan anak ayam, babi masih...<br />Pria : (Tokiwa gemetaran...)<br /><br />Fuji : Kalian kelas satu jurusan peternakan susu akan merawat babi ini.<br /><br />Fuji : Kami membuat ibunya terpisah dengan pagar yang mempunya lubang kecil, jadi anak babi bisa menggunakannya untuk makan.<br />Fuji : Kalau kita menyimpan mereka bersama, ada kemungkinan kalau ibu babi akan menindih dan membunuh mereka tanpa sengaja.<br /><br />Gadis : Walau itu ibunya sendiri, kita nggak bisa menyatukan mereka?<br />Gadis : (Iya.)<br />Gadis : Menyedihkan sekali.<br />Fuji : Lebih baik daripada membunuh mereka tanpa sengaja.<br /><br />Fuji : Perhatikan ini.<br />Fuji : Mereka akan mulai.<br /><br />Pria : Agak lucu melihat mereka berdelapan berbaris seperti itu.<br />Pria : Seperti barisan daging.<br /><br /><br />Hal.12<br />Pria : Yang ini kecil sekali.<br />Pria : Wah, kamu benar.<br /><br />Fuji : Kalau babi, puting susu yang paling depan akan mengeluarkan susu lebih banyak dibanding yang di belakang.<br />Fuji : Setelah mereka lahir, anak babi akan merebutkan puting susu mana yang akan mereka gunakan. // Yang kuat mengambil puting susu yang lebih ke depan dan yang lemah terdorong ke belakang.<br />Gambar kiri - Sedikit<br />Gambar kanan - Banyak<br /><br />Fuji : Yang kecil kalah dalam memperebutkannya dan berakhir di belakang.<br /><br />Hachiken : Um... Apa tidak ada yang bisa anda lakukan untuk itu?<br />Fuji : Kalau itu mulai mempengaruhi perkembangannya, mungkin kita akan menggunakan puting susu palsu, // Tapi biasanya dibiarkan saja, tergantung alam.<br /><br /><br />Hal.13<br />Hachiken : Ah...<br />Babi : (Burp!)<br />Babi : (Terima kasih atas makanannya~!)<br /><br />Hachiken : Hei, babi kecil! Tempat yang lebih baik sudah terbuka! Pindahlah!<br /><br />Hachiken : ...Loh?<br /><br />Hachiken : Kenapa dia nggak mau pindah dari tempat itu, padahal tempat lain nggak digunakan?<br />Fuji : Cobalah untuk memindahnya.<br /><br />Hachiken : Nah, coba yang ini.<br />Hachiken : Kamu bisa minum lebih banyak 'kan.<br /><br /><br />Hal.14<br />SFX : Endus endus endus<br /><br />SFX : Hmph<br />SFX : Tap tap tap tap tap<br />Babi : Slurp<br /><br />Hachiken : Kenapa?<br />Fuji : Itu sifat anak babi.<br /><br />Fuji : Setelah mereka memilih tempatnya, tidak peduli kalau ada yang lebih baik atau tidak, mereka akan tetap diam di tempat yang sudah mereka pilih.<br /><br />Fuji : Setelah mereka memilih posisi, mereka akan diam dan tidak akan menginginkan yang lebih baik.<br /><br /><br />Hal.15<br />Fuji : Jangan sampai kalian melakukan hal yang sama.<br /><br />Hachiken : Kurasa aku mengerti apa yang dia maksud...<br /><br /><br />Hal.16<br />Mikage : Kamu merasa bisa berhubungan dengan babi kecil, ya?<br />Hachiken : Ya...<br /><br />Hachiken : Aku juga nggak bisa melakukan sesuatu dengan baik, tapi babi kecil ini bahkan lebih parah, sampai-sampai jadi yang paling akhir.<br />Babi : (Oink Oink)<br /><br />Hachiken : Aku juga 'delapan' kok.<br />{T/N : Hachi dari nama Hachiken kalau ditulis dengan Kanji berarti nomor delapan.}<br />Hachiken : (Hahahahah)<br /><br />Mikage : Kamu tahu, tidak baik memberikan babi kecil itu nama.<br /><br />Hachiken : Hah?<br /><br />Hachiken : Nama? // Aku 'kan nggak memanggil dia dengan 'Hachiro' atau 'delapan' atau apapun seperti itu!<br />Mikage : Iya sih...<br />Gadis : Ha? Apa Hachiken mencoba menamai salah satu babinya?<br /><br /><br />Hal.17<br />Mikage : Aku sudah bilang padanya untuk tidak menamainya! Itu bukan binatang peliharaan!<br />Gadis : Mereka dibesarkan untuk daging, jadi kalau kamu menganggap salah satu dari mereka spesial, hanya akan membuatnya makin sulit nantinya.<br />Gadis : Keluargaku punya ternak untuk daging. Jadi aku sudah terbiasa.<br /><br />Tamako : Kalau kamu mau menamainya, setidaknya namai dengan 'Daging babi' atau sesuatu seperti itu.<br />Gadis : Sempurna!<br />Gadis : Ya! Dengan itu kamu bisa membesarkannya secara objektif!<br /><br />Hachiken : Hah, semuanya kejam! // Sudah kuputuskan!<br /><br />Hachiken : Aku akan membesarkanmu jadi babi berkualitas yang nggak akan kalah dari babi-babi lainnya!<br /><br />Hachiken : Semoga kita bisa jadi teman baik untuk tiga tahun ke depan! Mnegerti, daging babi!?<br />Inada : Permisi, Fuji-sensei. Kami kelas tiga dari jurusan ilmu pangan.<br />Inada : Kami ingin tahu berapa lama agar kami bisa mengubah anak babi yang baru lahir jadi daging.<br />Fuji : Tiga bulan.<br /><br /><br />Hal.18<br />Hachiken : (Selamat tinggal, daging babi...)<br />Inada : ?<br />Fuji : Kalau begitu, mari kita lanjutkan pelajaran kita.<br /><br />Fuji : Hari ini, kita akan mengebiri anak-anak babi ini.<br />Fuji : Ini operasi yang mudah. Kita akan membuat irisan di skrotum, melepaskan terstikelnya, memberikan beberapa obat pembasmi kuman, dan selesai.<br />SFX : Sret<br /><br />Semua : Tidaaaaak!!<br />Fuji : Kalau kita tidak melakukan ini, daging babi jantan tidak akan lunak.<br /><br />Fuji : Kami yang di sana, cobalah.<br />Orang : Fuji-sensei, jangan buat Aikawa melakukannya!<br />Orang : Aikawa!<br /><br />Papan - Kepala Sekolah<br />SFX : Ring<br /><br />SFX : Ring<br />SFX : Ring<br /><br /><br />Hal.19<br />Kepala Sekolah : Ya, saya sendiri.<br />Kepala Sekolah : Apa?<br /><br />Kepala Sekolah : SMP Sapporo yang baru?<br />Shiraishi : Ya, saya minta maaf tiba-tiba menelpon anda.<br /><br />Shiraishi : Nama saya Shiraishi. Saya adalah guru Hachiken Yugo saat dia SMP. Dia masuk ke jurusan peternakan susu di sekolah anda tahun ini.<br /><br />Kepala Sekolah : Ah, ya, saya ingat dia.<br />Kepala Sekolah : Orang tanpa cita-cita...<br />Kepala Sekolah : Oh, benarkah?<br /><br />Kepala Sekolah : Kalau begitu, bagaimana kalau anda datang ke sini dan melihat perkembangan Hachiken?<br /><br />[Apa yang ada di depan Hachiken dan Daging Babi...?]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30033</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 6 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-12T10:37:32+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30033" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 6 &quot;Musim Semi 6&quot;</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+06">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+06</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Populer! Coretan masa muda peternakan susu!!<br /><br />Chapter 6 / Musim Semi 6<br /><br />[Manusia dan kuda adalah makhluk hidup.]<br />[Menakjubkan!!]<br /><br /><br />Hal.3<br />[Hachiken dipermasalahkan dengan masa lalu...]<br /><br />Guru : Hachiken, apa yang kamu rencanakan untuk SMA? // Apa kamu nggak mau masuk ke sekolah pra kuliah?<br />Hachiken : Ya.<br />Kotak - Tahun ini<br />Kotak - Konselor<br /><br />Guru : Yah, memang benar kalau semuanya nggak berjalan terlalu mulus untukmu, tapi...<br />Hachiken : Aku mau pergi ke suatu tempat yang jauh.<br /><br />Guru : Apa yang dikatakan orang tuamu?<br /><br />Hachiken : ...Mereka nggak bilang apa-apa.<br />Hachiken : Kurasa mereka nggak akan peduli aku mau kemana.<br /><br />Guru : Kalau itu yang kamu mau, aku akan mencari sekolah untukmu.<br />Guru : Aku akan coba cari sekolah sesuai dengan cita-citamu...<br />Hachiken : Nggak ada sesuatu<br /><br />Hachiken : Yang ingin kulakukan.<br /><br /><br />Hal.4<br />Hachiken : Selama sekolah itu bisa membuatku jauh dari rumah, nggak masalah.<br /><br />Guru : Oh.<br />Guru : Kamu pasti sudah lelah sekarang.<br /><br />Guru : Kurasa aku dapat tempat yang tepat untuk orang dengan situasi sepertimu.<br />Guru : Bagaimana menurutmu?<br /><br />Kotak - Chapter sebelumnya<br />Hachiken menerima undangan dari Mikage Aki! Dia sangat senang pada awalnya, tapi setelah tahu tujuan mereka: Gelanggang Pacuan Kuda Obihiro... dan di atas semua itu, Komaba juga ikut. Meskipun begitu, Hachiken semangat kembali karena balapan Ban'ei. Kuda keluarga Aki mendapat juara ketiga, jadi smeuanya senang. Lalu, atmosfirnya berubah.<br /><br /><br />Hal.5<br />Komaba : Ah,<br />Komaba : Jadi yang mau kamu katakan...<br /><br />Komaba : Kamu menyerah dan datang ke sini. // Menyedihkan.<br /><br />Hachiken : Apa maksudmu!? Apa yang kamu tahu tentang memberi semua yang kamu punya dan nggak mendapatkan apa-apa!?<br /><br />Hachiken : Pasti enaknya nggak perlu berhadapan dengan kompetivitas dunia yang sebenarnya!<br />Hachiken : Hanya karena kamu lahir di peternakan, kamu bisa masuk ke SMA tanpa belajar dengan keras!<br /><br /><br />Hal.6<br />Hachiken : Dan saat kamu lulus, kamu sudah punya pekerjaan yang menanti untukmu!<br />Mikage : !<br /><br />Hachiken : AKu berani jamin pasti semua yang kamu lakukan berjalan mulus!<br /><br /><br />Hal.7<br />Mikage : Ichiro-chan!<br />Mikage : Hachiken-kun!<br />Mikage : Hentikan!<br />Ricky : (Ada apa?)<br /><br />Mikage : Kalian berdua!<br /><br />Mikage : Tenanglah!<br /><br />SFX : Ring // Ring<br />Mikage : !<br /><br />Mikage : Ah, dari paman.<br /><br />Mikage : Hei, kalian mau lihat sesuatu yang menarik?<br /><br />Mikage : Ayo, ayo!<br />Komaba : Kemana?<br /><br /><br />Hal.8<br />Mikage : Ke kandang kuda balapan Ban'ei!<br /><br />Mikage : Hai! Lama nggak jumpa!<br />Pria : Hei, Aki! Aku benar rupanya.<br />Pria : Mikage Homari bertanding hari ini, jadi kupikir kamu akan datang untuk nonton.<br /><br />Mikage : Paman benar-benar menelpon di waktu yang tepat.<br />SFX : Bisik Bisik Bisik<br />Pria : ? // Sama teman, ya?<br /><br /><br />Hal.9<br />Mikage : Mereka bedua dari kelasku. Ini Hachiken-kun dan Ichiro-kun, yang dari keluarga Komaba.<br />Pria : Oh, kamu dari keluarga Komaba?! // Kamu sudah besar!<br /><br />Pria : Terakhir kali aku melihatmu mungkin pada saat pemakaman ayahmu. // Gimana keadaan ibumu?<br />Komaba : Baik-baik saja. <br /><br />Pria : Kamu akan mengurus peternakan setelah lulus?<br />Komaba : Itu rencananya.<br />Pria : Sayang sekali! Kenapa nggak kuliah?<br />Komaba : Kami hanya nggak punya uang.<br />Pria : (Hahahahahaha)<br /><br />Mikage : Hei, itu Homare!<br /><br />Mikage : Kamu hebat sekali hari ini!<br />Mikage : Ah! Kamu masih keringatan!<br /><br />Pria : Tampaknya dia masih ingat padamu.<br />Mikage : Aku belum melihatnya sejak dia masih anak kuda, jadi tampaknya dia nggak ingat...<br /><br /><br />Hal.10<br />Mikage : Ini foto saat Homare baru lahir.<br />Hachiken : Aww, lucunya! (Mikage tentunya.) {Tanda kurung () di sini bukan berarti teks kecil}<br /><br />Hachiken : Jadi si kecil itu berubah jadi raksasa?<br />Foto - Sebelum<br />Kuda - Setelah<br />Hachiken : (Aneh sekali...)<br /><br />Hachiken : Uwah! Maafkan aku! Apa dia membaca pikiranku lagi!?<br /><br />Hachiken : Ahh! Dia marah! Kurasa aku melakukan sesuatu yang salah!<br />Pria : Bukan, bukan kamu. // Dia bilang dia ingin digosok.<br /><br />Pria : Gimana? Apa ini tempatnya?<br />Pria : Anak baik.<br /><br /><br />Hal.11<br />Hachiken : Hebat! // Anda bisa mengerti perasaan kuda dengan sempurna.<br />Hachiken : (Woah...)<br />Komaba : (Ya.)<br />Komaba : Yah, begitulah.<br /><br />Pria : Apa yang kalian bicarakan? Mana ada orang yang bisa mengerti perasaan kuda!<br /><br />Pria : Bahkan ada orang yang nggak mengerti perasaan orang lain! Mana mungkin kita bisa mengerti perasaan dari spesies yang sangat berbeda!?<br /><br />Pria : Itu hanya mungkin di cerita fantasi!<br />Pria : Kalian memang masih muda!<br /><br />Pria : Yah, karena kaliian sudah di sini, mau lihat-lihat atau belajar sesuatu? // Klinik mungkin?<br />Mikage : Ya!<br /><br /><br />Hal.12<br />Hachiken : Wah! Seperti pandai besi!<br /><br />Pria : Selamat datang!<br />Pria : Hei, dok. Kita punya pengunjung.<br /><br />Pria : Untuk tes?<br />Hachiken : (Ah!)<br />Pria : Tidak, mereka adalah murid dari Yezo yang datang untuk melihat-lihat.<br /><br />Hachiken : Banyak sekali peralatannya. Apa fungsinya?<br /><br />Pria : Ini Spekulum Mulut, untuk membuka mulut kuda.<br /><br />Pria : Yang ini sentakan, untuk menenangkan kuda.<br /><br /><br />Hal.13<br />Pria : Dan yang ini untuk kebiri...<br />Hachiken : (Ini ruangan penyiksaan!!)<br /><br />Pria : Ini adalah alat yang digunakan untuk membetulkan gigi.<br />Pria : Kalau gigi mereka agak bengkok, itu bisa membahayakan kesehatan kuda. // Merawat gigi adalah aspek dasar dalam perawatan kuda.<br /><br />Hachiken : Oh iya, Aku dengar kalau kuda itu binatang yang lemah.<br />Pria : Benar.<br /><br />Pria : Mereka hampir selalu menderita karena sakit perut dan mereka bisa mati dengan mudah. Mereka sering dijelek-jelekkan kalau dibandingkan dengan sapi.<br />Pria : Kamu mungkin akan dengar seperti &quot;Seekor sapi akan tetap hidup walau otaknya sudah bubur&quot;.<br /><br />Komaba : Wow, sapi ternyata hebat juga. Mereka punya tenaga yang besar!<br />Hachiken : Dasar orang optimis bodoh. Apa dia punya otak sapi di kepalanya?<br /><br />Hachiken : Sayang sekali Aikawa nggak datang dengan kita.<br />Mikage : Iya! Dia mau jadi dokter hewan, jadi seharusnya dia akan senang ke sini!<br />Pria : Oh? Temanmu ada yang mau jadi dokter hewan? Bagus sekali.<br /><br /><br />Hal.14<br />[Bahkan kalau kamu punya cita-cita dan tahu cara mencapainya, itu saja nggak cukup.]<br /><br />Hachiken : Hei dok, apa yang dibutuhkan seseorang supaya bisa jadi dokter hewan?<br />Pria : Hm?<br /><br />Pria : Yah, kurasa nilai yang bagus dan uang untuk sekolah penting. Kekuatan fisik juga.<br />Pria : Ini hanya kepercayaanku sendiri, tapi menurutku ini sangat penting...<br /><br />Pria : Apa kamu bisa membunuh atau tidak.<br /><br />Pria : Apalagi saat membicarakan tentang dokter hewan yang harus berhadapan dengan ternak. Mereka sering dihadapkan dengan pilihan untuk membius binatang.<br /><br /><br />Hal.15<br />Pria : Ada beberapa orang yang bercita-cita jadi dokter hewan dan berhasil melanjutkan ke kuliah pertanian, tapi berakhir dengan menyadari kalau mereka nggak punya sesuatu yang mereka butuhkan untuk menghadapi pertanyaan ini.<br />Pria : Itulah kenapa kamu nggak bisa memanggil orang yang menyerah menjadi dokter hewan orang gagal. // Banyak orang di luar sana yang berpikir &quot;Aku nggak bisa membunuh&quot;, atau &quot;Aku nggak mau membunuh&quot;. Karena orang yang berpikir seperti ini, yang nggak bisa membiarkan binatang mati, banyak nyawa yang diselamatkan.<br /><br />Pria : Apapun cita-citamu, apa kamu bisa meggapainya atau tidak...<br />Pria : Aku percaya untuk mewujudkan cita-citamu, kamu harus punya keteguhan hati untuk melawan perkataan orang yang bahkan bilang kalau itu nggak bisa diubah.<br /><br />SFX : Ring ring ring ring<br />Pria : Ah, Maaf.<br /><br />Pria : Ya. // Ya, saya sendiri.<br />Hachiken : Keteguhan hati...<br /><br /><br />Hal.16<br />Hachiken : Apa semua orang di Yezo punya...<br /><br />Pria : Aku meminta kalian untuk pulang sekarang. Aku ada kasus penting yang harus kutangani.<br />Pria : Maafkan aku. Padahal aku mau menunjukkan lebih banyak lagi.<br />Mikage : Nggak apa-apa! Maaf sudah menganggu!<br /><br />Pria : Bilang pada temanmu itu untuk terus berjuang.<br />Mikage, Komaba, Hachiken : Terima kasih banyak!<br /><br />Mikage : Waktu yang tepat. Kita juga harus segera kembali.<br />Hachiken : Oh iya. // Kita 'kan harus merawat kuda malam ini!<br /><br />Hachiken : Ada apa. Kok ada biksu di sana.<br />Pria : Ah, pasti pemakaman.<br /><br />Hachiken : Ada yang meninggal?<br />Pria : Ya, kemarin.<br /><br /><br />Hal.17<br />Pria : Salah satu kuda pacuan<br />Pria : mendadak meninggal.<br /><br />Hachiken : Mereka melakukan pemakaman seperti layaknya manusia?<br />Pria : Itu terserah pemiliknya. // Jujur saja, aku senang mereka bisa memberikan pemakaman seperti ini.<br /><br />Komaba : Apa itu kuda yang pernah menang atau apapun?<br />Pria : Tidak, kuda biasa.<br /><br />Pria : Tapi, setidaknya ini biasa untuk membuat batu nisan dan upcara untuk memandu jiwa pada Hayagriva saat seekor kuda mati.<br />{T/N : Hayagriva adalah Dewa Budha, disembah sebagai dewa pengetahuan dan kebijaksanaan, dengan tubuh manusia dan kepala kuda.}<br />Pria : Mungkin pemiliknya meminta secara khusus.<br /><br />Pria : Kita menggunakan mereka sebagai makanan, jadi kalau bisa, aku juga ingin memberikan upacara pemakaman pada mereka semua. // Lagipula, kita juga bersusah payah membesarkan mereka.<br /><br />Pria : Kesalahan ternak satu-satunya adalah dilahirkan di dunia ini. Mereka dibuang ke dunia dan hanya diberi dua pilihan: menjadi berguna atau dibunuh.<br /><br /><br />Hal.18<br />Pria : Tapi ada yang bahkan bisa bersaing di kehidupan sosial dan meninggalkan suatu pencapaian dan mereka dicintai dan dirawat sampai akhir.<br /><br />Pria : Tetap saja, ini tergantung keputusan seseorang.<br />Pria : Kalau kita mengerti perasaan kuda, mungkin kita nggak perlu berurusan dengannya.<br /><br />SFX : Plok<br /><br />Hachiken : .........<br /><br /><br />Hal.19<br />[Kesalahan mereka adalah dilahirkan di dunia ini. Mereka dibuang ke dunia dan hanya diberi dua pilihan]<br /><br />Hachiken : Komaba, keluargamu beternak sapi 'kan? // Apa ibumu melakukan semuanya sendirian?<br />Komaba : Hm? Ya, mau tidak mau, begitulah.<br /><br />Komaba : Dia semakin tua. Kalau aku nggak mengambil alih peternakan itu, nggak akan ada yang bisa.<br /><br />Hachiken : ......<br /><br />Hachiken : Maafkan aku...<br />Hachiken : Atas perkataanku tentang penerus yang tadi...<br /><br /><br />Hal.20<br />[Hidup itu sulit... Tapi itu adalah sesuatu yang harus disyukuri... Hachiken sudah belajar dari pacuan kuda dari hati ke hati...]<br /><br />Komaba : Nggak apa-apa.<br />Komaba : Aku juga nggak tahu apa-apa tentang dirimu, tapi aku terlalu kasar tadi. // Maaf.<br /><br />Mikage : (Hm Hm Hm Hm)<br />Komaba : Apa yang kamu lihat!?<br /><br />Mikage : Nggak kok~! Aku hanya berpikir jarang sekali aku melihat kamu minta maaf pada orang lain.<br />Komaba : Ah, sudahlah!<br />Hachiken : Eh!? Kenapa kalian berdua mendadak jadi baik begitu!? Bukannya kalian cuma teman masa kecil!?<br /><br />Komaba, Mikage : Nggak, nggak seperti itu.<br />Hachiken : Ahh! Kalian berdua mengatakannya bersama-sama! Kalian berdua sudah menyatu! // Uwahhh!!!</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30027</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 5 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-12T05:28:21+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30027" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 5 &quot;Musim Semi 5&quot;</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+05">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+05</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />[Musim Semi sudah datang bagi Hachiken Yugo!! Apa ini akan jadi kencan spesial yang kamu nantikan!?]<br /><br />Hachiken : Wow! Bersih mengkilap!<br /><br />Mikage : Kamu benar-benar membersihkan kandang kuda dengan serius! Makasih!<br />Hachiken : (Lecet...)<br />Hachiken : (Badanku gemetaran)<br />Hachiken : (Dan kaki terasa seperti...)<br />Hachiken : Itu bukan apa-apa kok.<br /><br />Hachiken : Jadi, kita akan kemana hari ini?<br />Mikage : Yah...<br /><br />Mikage : Sebuah tempat penuh dengan orang-orang memakai kostum sebagai maskot, banyak stan yang menjual makanan, dan banyak toko suvenir.<br />Mikage : Sebuah tempat di mana saat kamu memasuki pintunya, mimpimu bisa jadi nyata. ♥<br /><br />Gambar - Disney Land<br />Selamat Datang<br />[Disney Land?]<br />Hachiken : (Gimana caranya kita ke sana?)<br />Hachiken : (Itu sesuatu yang seperti ini 'kan?)<br /><br /><br />Hal.3<br />[Maskot.]<br />[Itu Ricky!]<br /><br />[Stan.]<br /><br />[Toko Suvenir.]<br />Kotak - Suvenir<br />Kotak - Kami yang mengantar!<br /><br />[Dari saat kamu memasuki pintunya...]<br /><br />[Mimpimu bisa jadi nyata! ♥]<br />Pria : Dia bilang perbandingannya untuk menang itu 1 banding 100.<br />Pria : Kakiku!<br />Pria : Kuharap aku bisa menang sebanyak itu.<br />Pria : Aku yakin aku akan menang kali ini.<br />Pria : Kalau aku menang, aku akan beli mobil baru.<br />Pria : Aku mau bangun rumah baru.<br /><br />Kotak - Cerita Sebelumnya<br />Bergabung dengan klub adalah suatu keharusan di SMA Pertanian Yezo, jadi Hachiken Yugo memilih klub berkuda! Tentu saja, itu karena dia diundang oleh temannya, Mikage Aki. Tapi, sehari sebelum minggu emas dimulai, dia dapat undangan dari Mikage Aki!<br /><br /><br />Hal.4<br />Hachiken : Apa yang kita lakukan di pacuan kuda!?<br />[Bahkan kencan seperti ini tak terduga oleh Hachiken sekalipun!!]<br />Mikage : Kudaku akan ada dalam pacuan kuda hari ini!<br />Papan nama - Koperasi Pertanian Tokachi<br />Papan nama - Gelanggang Pacuan Kuda Obihiro<br /><br />Coretan yang penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur!<br /><br />Hachiken : Apa-apaan ini!? Nama pacuannya aneh sekali!<br />Mikage : Kalau seseorang memberi 10,000 yen untuk mensponsori sebuah pacuan, mereka bisa menamainya.<br />Papan nama - Sponsor Hari Ini<br />Papan nama - 1R Ulang Tahun Hanako<br />Papan nama - 2R Berikan aku bir<br />Papan nama - 3R Tag Inc<br /><br />Mikage : Biasanya sih, iklan perusahaan, ulang tahu, atau hari peringatan.<br />Hachiken : Hari peringatan...<br /><br />Chapter 5 / Musim Semi 5<br /><br /><br />Hal.5<br />Radio : Balapan selanjutnya adalah &quot;Hari peringatan kencan pertama Hachiken Yugo dan Mikage Aki&quot;.<br />Mikage : (Menakjubkan, Hachiken-kun!)<br />Mikage : (Walau namanya itu maksimal 15 karakter!)<br />Hachiken : (Hmm...)<br />Mikage : Oh, itu dia.<br />Mikage : Ichiro-chan!<br /><br />Komaba : Hai.<br />Hachiken : Apa yang dilakukan Komaba di sini!?<br /><br />Komaba : Semua anggota senior sedang pergi untuk pertandingan. // Dan latihan anggota kelas satu selesai cepat hari ini.<br />Mikage : Makin banyak, makin baik 'kan?<br />Hachiken : Oh... // Ya... // Kurasa...<br /><br />Hachiken : Balapan Ban'ei itu balapan yang<br />Hachiken : Kudanya harus menarik kereta luncur 'kan?<br />{T/N : Ban'ei adalah jenis kuda asli di Jepang. Ukuran mereka lebih besar dari kuda biasa. Mereka digunakan dalam Balapan Ban'ei dimana mereka harus menarik kereta luncur.}<br /><br />Hachiken : Lari mereka juga nggak kelihatan cepat-cepat amat. Apa yang membuatnya menarik?<br /><br />Hachiken : Eh?<br /><br />Hachiken : Itu Nakajima-sensei 'kan?<br />Mikage : Ah, kamu benar. Nakajima-sensei!<br /><br /><br />Hal.6<br />Mikage : Nakaji...<br />Hachiken : (Eeeh!?)<br />Komaba : Wah, dia punya mata seorang penjudi.<br /><br />Nakajima : Oh, sedang apa kalian di sini?<br />Mikage : Keluargaku membalapkan seekor kuda di salah satu balapan hari ini.<br /><br />Nakajima : Jangan lupa, kalian tidak boleh memasang taruhan di sini.<br />Hachiken : Kami tahu!<br />Mikage : Kami cuma datang untuk melihat, aku janji.<br /><br />Mikage : Nakajima-sensei, karena anda adalah guru pembimbing klub berkuda, apa anda bisa mengajari kami sedikit tentang balapan?<br />Nakajima : Tentu.<br /><br />Nakajima : Pertama, lihat kuda nomor tiga. Dia adalah salah satu yang difavoritkan untuk menang. Dia punya stamina yang kuat dan dia bisa bekerja dengan baik bersama jokinya. Kalau dia ada di balapan selanjutnya, aku yakin dia pasti<br />Komaba : Kita kalah. Ayo.<br /><br />Mikage : Balapan Ban'ei adalah satu-satunya balapan dimana para kuda harus menarik sesuatu. Mereka adalah salah satu pesona yang unik dari Hokaido.<br /><br /><br />Hal.7<br />Mikage : Mereka sudah ada sejak ratusan tahun. // Dimulai saat para petani berkumpul bersama untuk balapan untuk melihat siapa yang punya kuda terkuat.<br />Mikage : Alhasil, itu jadi festival setempat, dan di zaman Showa, mereka diakui oleh pemerintah dan jadi acara resmi.<br /><br />Mikage : Ada dua rintangan, yang satu kecil dan yang satunya besar. Lintasan lurus panjangnya 200 meter dan muat sampai sepuluh jalur.<br />Mikage : Yang paling menarik dari balapan ini adalah saat kuda-kuda melewati kedua rintangan itu.<br />Gambar - Garis Awal<br />Gambar - Rintangan pertama [kecil]<br />Gambar - Rintangan kedua [besar]<br />Gambar - Garis Akhir<br /><br />Mikage : Ini berbeda dengan pacuan kuda biasa. Kuda di sini berjalan seperti orang berlajan, jadi para penonton dapat melihat aksinya.<br />Hachiken : Begitu ya...<br /><br />Mikage : Kita sudah sampai!<br />Mikage : Kusarankan menonton balapan dari tempat setelah rintangan pertama.<br /><br />Hachiken : Menonton kuda yang bergrak seperti orang berjalan untuk 200 meter kedengaran sangat bodoh...<br />Mikage : Ah, sudah hampir mulai!<br /><br />Mikage : Ini dia!<br />Hachiken : Diam sekali.<br /><br /><br />Hal.8<br />Hachiken : Mereka hanya menarik kereta luncur 'kan?<br /><br />Hachiken : Apa akan seperti rusa santa?<br /><br />Hachiken : .......<br />Hachiken : Lama sekali...<br />Joki : Hiah!<br />Joki : Hiah!<br /><br />Joki : Hiah!<br />Joki : Hiah!<br />Joki : Maju!<br /><br />Komaba : Mereka datang!<br /><br /><br />Hal.9<br /><br /><br />Hal.10<br />Hachiken : Apaan itu!? Katamu kereta luncur!?<br />Hachiken : Berat benda itu berapa sih!?<br />Mikage : Musim ini baru saja mulai dan kuda-kuda di sana masih muda, jadi kurasa sekitar 480 kg. // Kalau dalam balapan dengan taruhan yang lebih tinggi, mereka harus mendorong satu ton!<br /><br />Mikage : Kudanya saja beratnya sudah satu ton!<br />Hachiken : Satu ton!?<br /><br />Komaba : Kudamu yang mana?<br />Mikage : Mikage Homare! Nomor lima!<br /><br /><br />Hal.11<br />Hachiken : Oh! Oh! Oh! Dia hampir sampai!<br /><br />Hachiken : Dia sudah mau mulai melewati rintangan kedua!!<br />Mikage : Inilah dimana balapan sebenarnya dimulai!<br /><br />Hachiken : !!?<br /><br />Hachiken : Dia berhenti! Kenapa!?<br />Komaba : Ini semua bagian dari strategi.<br /><br />Komaba : Rintangan kedua lebih besar dari rintangan pertama.<br />Komaba : Semua ini tentang kekuatan dan waktu. Kalau jokinya nggak menyesuaikan nafasnya dengan kudanya, mereka nggak akan bisa melaluinya.<br /><br />Komaba : Mereka harus bersatu dengan kuda dan setelah mengumpulkan sedikit kekuatan...<br /><br /><br />Hal.12<br />Komaba : Mereka akan melewatinya dengan sekali jalan!!<br /><br />Joki : Maju!<br /><br />Joki : Hiah!<br />Joki : Ayo!<br />Joki : Hiaaah!<br /><br /><br />Hal.13<br />Hachiken : Dia jatuh! Apa dia sudah menyerah!?<br /><br />Komaba : Belum! Dia masih belum menyerah, lihat pancaran matanya!<br />Hachiken : Apa maksud dari kalimatmu itu!? Apa kamu itu seorang joki!?<br /><br />Nakajima : Ayo, Mikage Homare!! Aku mempertaruhkan semuanya padamu!<br />Hachiken : Uwah! Dasar orang tua!<br /><br />Joki : Hiah!<br />SFX : Hoosh<br /><br /><br />Hal.14<br />Hachiken : Dia berhasil!<br /><br />Hachiken : Dia menang!<br /><br /><br />Hal.15<br />Hachiken : Apa yang dia lakukan!?<br />Mikage : Ini bukan balapan kuda biasa! Hanya sampai ke garis akhir nggak cukup!<br /><br />Mikage : Kamu harus menarik seluruh kereta luncurnya melewati garis!<br /><br />Hachiken : Apaaaa!?<br />Komaba : Ayo! Tinggal sedikit lagi!<br />Orang : Kamu bisa, tuan kuda coklat!<br />Orang : Ayo nomor lima!<br /><br />Joki : Hiah!<br />Joki : Ayo!<br />Joki : Hiah!<br />Joki : Ayo!<br />Joki : Hiah!<br /><br />Mikage, Hachiken, Komaba : Dia tersusul!!<br /><br /><br />Hal.16<br />Hachiken : Ahhh, padahal sedikit lagi...<br /><br />Hachiken : Tiga! // Dia dapat juara tiga! Kukira dia bisa dapat juara satu!<br />Mikage : Juara tiga itu sudah cukup bagus buatku.<br /><br />Mikage : Aku membayangkan kalau pasti sakit rasanya bagi orang yang memasang taruhan padanya.<br />Hachiken : Ya, tapi sedikit lagi dia bisa dapat juara satu kalau sedikit berusaha 'kan?<br /><br />Komaba : Hentikan obsesimu dengan juara satu.<br /><br />Hachiken : Ya, tapi kalau ini balapan yang biasa, dia bisa menang 'kan...<br />Mikage : Kuda di pertanian itu tugasnya membawa muatan ke tempat yang jauh.<br /><br />Mikage : Aku masih senang kok.<br />Mikage : Setelah hari ini, Homare masih bisa hidup lebih lama lagi.<br />Hachiken : ?<br /><br /><br />Hal.17<br />Komaba : Kalau mereka nggak mendapat juara, kuda itu akan diberhentikan.<br />Hachiken : Berhenti?<br /><br />Komaba : Beberapa akan tetap menarik muatan di acara khusus. <br />Komaba : Biasanya, mereka akan dipotong untuk daging.<br /><br />Hachiken : Apa!? Kamu memakan mereka walau mereka sudah bekerja keras!?<br />Mikage : Bukan cuma kuda. Semua ternak juga sama. Bukan usaha mereka, tapi hasilnya yang dipedulikan. // Ada tes yang dikhususkan untuk kuda Ban'ei muda pada bulan April. Hanya tiga perempat yang akan lolos dan tetap hidup.<br /><br />Hachiken : ...Mereka sudah berusahakeras, tapi itu semua nggak dipedulikan...<br />Hachiken : Apa itu... nggak mengganggumu?<br /><br />Komaba : Nggak akan ada yang berubah.<br />Komaba : Sebelumnya kamu makan ayamnya Inada 'kan?<br /><br />Komaba : Ayam-ayam itu dipilih karena mereka nggak menghasilkan telur yang cukup.<br /><br /><br />Hal.18<br />Komaba : Sama juga untuk ayam-ayam yang ada di kandang.<br />Komaba : Nggak peduli seberapa besar usaha mereka, jika produksi sekelompok telur menurun drastis, mereka akan dipotong dan diganti dengan yang baru.<br /><br />Komaba : Kamu sudah mengucapkan apa yang kamu pikirkan tentang ini,<br />Komaba : Jadi biarkan.<br /><br />Komaba : .........<br /><br />Komaba : Hachiken...<br />Komaba : Walau kamu bilang kamu akan berusaha keras, // Tampaknya kamu nggak punya alasan untuk masuk sekolah pertanian...<br /><br />Komaba : Apa ada sesuatu yang terjadi padamu?<br /><br />[Perkataan Komaba menusuk Hachiken layaknya pisau... Kami akan beristirahat di isu selanjutnya! Masa lalu Hachiken akan terkuak pada isu 26 (Dijual tanggal 25 Mei).]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30020</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 4 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-11T09:58:53+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30020" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 4 &quot;Musim Semi 4&quot;</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+04">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+04</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Coretan yang penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur!!!<br />Hachiken Yugo masuk ke klub berkuda!<br /><br />[Dengan angin sepoi-sepoi di belakang kita...]<br />[Mari berjalan-jalan...]<br />[Bersama kami berdua...]<br /><br />Chapter 4 / Musim Semi 4<br /><br /><br />Hal.3<br /><br /><br />Hal.4<br />Hachiken : Cepat, Mikage!<br />Mikage : Tunggu aku, Hachiken-kun!<br /><br />Hachiken : Seharusnya aku tahu...<br />[Hilang di tengah lamunannya • Hachiken Yugo]<br /><br />Hachiken : Kalau nggak akan seperti itu. // Ya, aku tahu.<br />Orang : Hei, kelas satu! Cepar bersihkan pupuk kuda itu!<br /><br />Orang : Aku penasaran kapan mereka akan membiarkan kita naik ke kuda.<br />Hachiken : (Bau!)<br />Hachiken : Woah, ini gunung pupuk.<br /><br />Gadis : Kita belum melakukan apa-apa selain membersihkan kandang kuda sejak bergabung di klub ini.<br />Hachiken : Jerami ini sangat berat... // Badanku sakit...<br /><br /><br />Hal.5<br />Pria : Ya, tapi berkat itu...<br /><br />Hachiken : Ahhh-<br />Kotak - Ruang Makan<br /><br />Hachiken : Sarapan hari ini lezat-<br /><br />Hachiken : (Nyam)<br />Hachiken : Aku penasaran nanti siang kita makan apa...<br /><br />Hachiken : Yang kunantikan di sini hanya saat makan!!!<br />Hachiken : (Apa ini, kamp militer!?)<br />Beppu : Lengah!<br />Pria : Akhirnya dia menyadari cara kerja di sini...<br /><br />SFX : Ding dong ding dong<br />Orang : Ayo pergi ke klub!<br />Orang : Sial! Aku harus ke koperasi dulu!<br /><br /><br />Hal.6<br />Hachiken : Apapun itu, aku hanya akan membersihkan kandang kuda lagi hari ini. Membosankan-<br />Aikawa : Hachiken-kun!<br /><br />Aikawa : Kamu pergi ke klub?<br />Hachiken : Ya.<br />Aikawa : Aku juga. Arahnya sama.<br /><br />Hachiken : Klub mana yang kamu pilih, Aikawa?<br />Aikawa : Holstein.<br /><br />Aikawa : ...Aku tahu apa yang mau kamu katakan, tapi sebenarnya klub itu adalah klub serius. Nggak termasuk anggotanya...<br /><br />Aikawa : Senang juga bisa melihat binatang di luar kelas.<br />Hachiken : Oh, benar juga, kamu 'kan mau jadi dokter hewan.<br /><br />Hachiken : Dokter hewan itu juga dokter 'kan? // Kalau kamu mau jadi dokter hewan, biasanya kamu akan memilih sekolah dengan kurikulum biasa, bukan sekolah dengan spesialisasi seperti ini 'kan?<br />Aikawa : Biasanya, iya.<br /><br />Kotak - Cerita sebelumnya<br />Hachiken Yugo yang kelelahan harus bangun pagi-pagi dengan terpaksa untuk latihan fisik. Dia masih penasaran apa tempat ini adalah tempat yang tepat baginya. Di atas itu, dia harus memilih klub. Setelah memikirkan undangan yang diberikan oleh Mikage Aki, gadis yang menyelamatkannya saat dia tersesat, dia memutuskan untuk mencoba klub berkuda. Tapi, saat dia tahu kalau dia harus bangun jam empat, dia langsung pingsan!<br /><br /><br />Hal.7<br />Aikawa : Tapi ini adalah SMA, yang punya peralatan untuk mentransplant telur yang sudah difertilisasi dan penelitian kloning. Orang yang mau mencobanya bisa menggunakannya.<br />Aikawa : Di kurikulum yang biasanya, kamu bisa ke tingkat yang lebih tinggi dengan belajar materi referensi sendiri, tapi itu hanya sejauh kamu bisa melakukan penelitian sendiri.<br /><br />Aikawa : Aku memilih sekolah ini karena setingkat di atas, walaupun sedikit.<br /><br />Hachiken : ...Menakjubkan...<br />Hachiken : Semua orang di sini sudah punya cita-cita.<br /><br />Hachiken : Aku hanya...<br />Aikawa : Kalau kamu punya cita-cota dan tahu cara mencapainya...<br /><br />Aikawa : Itu saja nggak akan cukup.<br /><br /><br />Hal.8<br />Kotak - Karakter<br />Hachiken Yugo<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Dia datang dari SMP di Sapporo setelah mengambil tes masuk. Tampaknya dia ada di sini karena ada asrama...<br /><br />Hachiken : ?<br />Aikawa : Baiklah...<br />Aikawa : Ruangan klubku di sana.<br /><br />Hachiken : Berjuanglah, Aikawa!<br /><br />Hachiken : Ah...<br /><br />Hachiken : Aku penasaran kapan aku bisa menungganginya.<br /><br />Hachiken : Hm?<br />Hachiken : Apa &quot;bisa menungganginya&quot; itu sebuah cita-cita?<br /><br /><br />Hal.9<br />Kotak - Karakter<br />Mikage Aki<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Putri dari keluarga yang berasal dari peternakan sapi dan kuda, dia datang kesini dengan pikiran kalau dia mungkin bisa mengurus peternakan keluarganya.<br /><br />Hachiken : Yang bisa kita lakukan hanyalah membersihkan kandang kuda.<br /><br />Hachiken : Badanku sakit semua. // Dan tanganku kapalan.<br />Hachiken : (Ow...)<br />Hachiken : Kapan mereka akan mengajari kita cara berkuda?<br /><br />Hachiken : Bau...<br /><br />Hachiken : Aku penasaran apa ini sudah cukup...<br /><br />Hachiken : Sudah kelihatan bersih 'kan?<br />Hachiken : Yah, nggakl apa-apa! Nggak akan ada yang tahu!<br /><br />Pria : Kamu yang di sana. Apa kamu suka kuda?<br /><br /><br />Hal.10<br />Hachiken : Eh... // Apa?<br /><br />Pria : Kamu di klub berkuda 'kan? // Apa kamu suka kuda?<br /><br />Pria : Dasar bocah.<br /><br />Hachiken : (Gawat!)<br /><br />Pria : Kamu masuk karena kamu suka kuda 'kan?<br />Hachiken : Yah...<br />Hachiken : Aku hanya mengikuti alurnya saja... maaf...<br /><br />Pria : Kamu nggak tertarik dengan kuda?<br />Hachiken : Um... anda lihat... sejujurnya, aku pikir aku akan jadi keren kalau aku menunggang kuda. // Mereka sangat besar dan bau, sampai-sampai aku nggak tahu...<br /><br />Kotak - Karakter<br />Aikawa Shinnosuke<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Suatu hari nanti, dia ingin jadi dokter hewan.<br /><br /><br />Hal.11<br />Pria : Bagus!<br /><br />Hachiken : Eh?<br />Pria : Kamu murid baru di program peternakan susu 'kan?<br /><br />Hachiken : Ya, namaku Hachiken.<br />Pria : Jadi kamu murid yang mengambil tes masuk biasa?<br /><br />Pria : Aku agak tertarik karena kamu mengambil jurusan peternakan susu, padahal kamu bukan dari keluarga peternak atau apalah.<br />Pria : Apa kamu tahu apa yang mau kamu lakukan?<br /><br />Hachiken : Umm... maaf...<br />Hachiken : Aku masih belum punya cita-cita... // Aku benar-benar minta maaf...<br /><br /><br />Hal.12<br />Pria : Bagus!<br /><br />Hachiken : Ehh!?<br />Pria : Aku akan menanti perkembanganmu.<br /><br />Hachiken : Nggak punya &quot;cita-cita&quot; itu bagus? Apa-apaan si tua itu?<br />Pria : Nakajima-sensei, aku datang untuk melihat kuda kecilku yang lucu.<br />Nakajima : Oh, anda rupanya, kepala sekolah.<br /><br />Hachiken : Kepala sekolah!?<br />Hachiken : ...Ah!<br /><br />[Upacara pembukaan]<br />Pria : Untuk semua murid kelas satu,<br />Pria : Selamat atas keberhasilan kalian masuk ke sini.<br /><br />Hachiken : Dia sangat kecil sampai-sampai aku nggak bisa melihatnya dan nggak ingat mukanya!<br />Hachiken : (Apa dia itu kurcaci?)<br /><br /><br />Hal.13<br />Pria : (Ada apa?)<br />Gadis : (Oh, itu kepala sekolah.)<br />Nakajima : Hei, anggota baru.<br /><br />Nakajima : Apa kalian mau coba menunggangi kuda?<br /><br />Pria : (Yes!)<br />Pria : Ya!<br /><br />Nakajima : Hachiken-kun, apa kamu pernah menunggangi kuda sebelumnya?<br />Hachiken : Pertama kalinya aku menunggangi kuda adalah saat anda mengantarku kemari.<br />Hachiken : (Saat aku hampir ditangkap klub Holstein.)<br /><br />Nakajima : Bagaimana rasanya?<br />Hachiken : Agak tinggi dan aku takut kalau aku jatuh.<br /><br />Nakajima : Kalau begitu, kemarilah.<br />SFX : Grrr...<br />Hachiken : Eh!? Ini...<br /><br /><br />Hal.14<br />Nakajima : Tenang saja, dia tahu cara mengendalikan dirinya sendiri dengan baik.<br />SFX : srek srek<br />Hachiken : Baik...<br />SFX : Hmrph<br /><br />Hachiken : W-Woah!<br />SFX : Sruk sruk sruk<br />Hachiken : Benar-benar tinggi.<br /><br />Pria : Kamu belum duduk dengan benar.<br />Pria : Tegakkan punggungmu.<br />Hachiken : Baik.<br /><br />Nakajima : Lagi! Kamu masih terlalu kaku! Luruskan punggungmu!<br />Hachiken : B-Baik!<br />Nakajima : Masih belum! // Berdiri dan luruskan punggungmu!<br />Nakajima : Lagi!!<br />Hachiken : Yaaak!!<br /><br /><br />Hal.15<br />Hachiken : Wah...<br />Hachiken : Ini...<br />Gadis : Pemandangannya sangat hebat ya dari sini.<br /><br />Hachiken : Ini lebih dari menjadi lebih tinggi...<br /><br />Hachiken : Apa karena aku ada di atas makhluk hidup...<br />Hachiken : Aku jadi lebih tinggi, cuma aku masih merasa terhubung dengan tanah.<br /><br />Nakajima : Kamu nggak akan bisa mendapatkan perasaan ini hanya dengan pergi ke tempat yang lebih tinggi.<br />Nakajima : Kamu mengalami perasaan ini karena kamu bersatu dengan kuda.<br /><br /><br />Hal.16<br />Nakajima : Spesies yang berbeda, nilai yang berbeda, sebuah dunia yang berbeda dengan duniamu.<br />Nakajima : Ada perasaan yang hanya bisa kamu dapat saat menemui sesuatu yang kamu tak ketahui dan membuka pikiranmu.<br /><br />Nakajima : Para binatang menunjukkan sesuatu yang tak bisa kita, manusia lihat sendiri. Itulah kenapa kita harus mengucapkan terima kasih kita.<br /><br />Nakajima : Itu juga kenapa siapa saja yang memikirkan kalau tugas ini terlalu berat dan mengambil jalan pintas...<br />Nakajima : Merekalah yang akan masuk pertama kali ke gunung pupuk.<br /><br />Hachiken : ...Ya, pak.<br /><br />Nakajima : Minggu emas akan mulai besok.<br /><br />Nakajima : Yang akan bertugas merawat kuda-kuda adalah...<br /><br /><br />Hal.17<br />Nakajima : Seharusnya Okawa-kun yang bertugas, tapi dia ada urusan keluarga yang mengharuskannya pulang.<br />Pria : (Oh...)<br />Nakajima : Apa ada yang bisa menggantikannya?<br />Okawa : (Maaf.)<br /><br />Pria : Aku ada kerjaan, jadi jadwalku juga sudah penuh.<br />Pria : Aku harus mengunjungi keluargaku, jadi aku nggak akan tinggal.<br />Gadis : Aku juga ada kerjaan.<br /><br />Hachiken : Um, aku bisa menggantikannya.<br />Nakajima : Oh, bagus sekali!<br /><br />Nakajima : Terima kasih, Hachiken-kun.<br />Nakajima : Kamu dan Mikage-san akan bekerja bersama.<br />Nakajima : Semuanya, selamat menikmati minggu emas kalian.<br />Hachiken : Oh? Aku sama Mikage?<br />Orang : (Oke!)<br /><br />Nakajima : Bubar!<br />Okawa : Hachiken, makasih banyak!<br />Hachiken : Nggak apa-apa, lagian aku nggak pulang ke rumah.<br /><br />Okawa : Berjuanglah selama liburan!<br />Hachiken : (Menatap)<br />Hachiken : Hahahah, serahkan padaku!<br /><br />Hachiken : Aku jadi bersemangat dengan motivasi yang terbaharui!<br />Kotak - Ruang Makan<br />Hachiken : Minggu emas kali ini, aku akan merawat para kuda itu dengan keras sampai mereka nggak tahu apa yang akan terjadi pada mereka!<br /><br /><br />Hal.18<br />Hachiken : Kalau gitu, akan kugunakan sisa waktuku untuk belajar semua buku dari kelas pertanian.<br /><br />Hachiken : Aku kemba...<br />Hachiken : Eh?<br /><br />Hachiken : Oh, kalian berdua juga pulang ya.<br />Pria : Yap.<br /><br />Pria : Aku akan menghabiskan waktuku bekerja di sawah.<br />Hachiken : Kamu nggak mau bersenang-senang?<br />Beppu : Dia mungkin nggak punya waktu untuk itu. Seluruh keluargaku bekerja di sawah.<br /><br />Pria : Sawah milik keluargaku itu besarnya 56 hektar. // Aku ragu kami bisa menyelesaikannya.<br />Hachiken : ...Aku nggak tahu seberapa besar itu. // Berapa kalinya Sapporo Dome?<br /><br />Pria : Aku nggak tahu besarnya Sapporo Dome,<br />Pria : Tapi bisa kukatakan besarnya kurang lebih seperti Macross.<br />Hachiken : Itu sama sekali nggak membantu.<br /><br />Pria : Dah!<br /><br /><br />Hal.19<br />Hachiken : Sepi sekali.<br />Mikage : Itu karena orang yang keluarganya punya sawah pada pulang untuk bekerja. // Yang ada di sini hanya mereka yang punya tugas di klub.<br />Komaba : (Aku lapar.)<br /><br />Hachiken : Bukannya semuanya senang kalau mereka libur?<br />Hachiken : (Enak sekali.)<br />Mikage : (Memang...)<br />Mikage : Kalau kamu?<br />Orang : (Ini makananmu.)<br /><br />Hachiken : Aku?<br /><br />Hachiken : Aku...<br />Hachiken : Nggak sering main-main dulu pas liburan.<br /><br /><br />Hal.20<br />[Cinta Holstein]<br />Hachiken : Apa aku ada di posisi untuk menganggu orang yang punya kehidupan sekolah yang monoton?!<br /><br />Mikage : Hei, Hachiken-kun...<br />Mikage : Apa kamu ada waktu luang besok, setelah kita selesai merawat kuda?<br /><br />Mikage : Mau pergi ke suatu tempat bersama?<br /><br />Hachiken : Eh!?<br /><br />[A-A-Apa ini adalah sebuah undangan untuk berkencan? Kamu harus menunggu sampai chapter selanjutnya!!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30005</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 3 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-10T13:52:03+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30005" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 3 &quot;Musim Semi 3&quot;</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+03">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+03</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Chapter 3 / Musim Semi 3<br /><br />[Hachiken Yugo... Sebuah senyum yang lebar.]<br />[Tapi tak akan lama!]<br /><br />Sebuah cerita masa muda yang penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur!!<br /><br /><br />Hal.3<br />[Saat kamu tidur setelah kerja keras seharian, nostalgia dari masa SMP mungkin akan menemukan jalan menuju mimpimu... Hachiken-kun, sudah waktunya untukmu bangun...]<br /><br />Orang : Hachiken-kun, kamu nggak ikut klub? Klub olahraga misalnya?<br />Hachiken : Nggak... aku nggak terlalu bisa olahraga.<br /><br />Orang : Oh ya?<br />Hachiken : Dan kalau aku ikut klub, nanti pelajaranku bisa tertinggal.<br />Orang : Iya sih, tapi menggerakkan tubuhmu dari waktu ke waktu dapat membantu meningkatkan konsentrasimu juga.<br /><br />Orang : Kalau di rapormu tertulis kamu pernah ikut klub, kamu bisa lebih mudah masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya.<br /><br />Hachiken : Maaf, tapi aku ada les pelajaran... // Aku nggak terlalu ingin masuk ke universitas yang bagus, jadi aku nggak harus ikut klub...<br /><br /><br />Hal.4<br />Kotak - Cerita sebelumnya<br />Hachiken Yugo masuk ke SMA Pertanian Yezo, mengejar anak sapi, dan tersesat! Dia mulai berpikir apa tempat ini adalah tempat yang tepat baginya. Saat dia sedang melakukan tugasnya, dia mulai takut dengan telur setelah tahu kalau mereka keluar dari anus ayam... Walaupun begitu, mereka tetap enak! Dia belajar kalau kamu tidak bisa menyerah pada prasangka dari diri kita sendiri.<br /><br />Pria : Hachiken!<br />Pria : Bangun! // Hachi!<br /><br />Pria : Matikan benda itu.<br />Hachiken : Hmmm...<br />SFX : Pip<br /><br /><br />Hal.5<br />Hachiken : Ya ampun...<br />Hachiken : Sudah pagi?<br /><br />Hachiken : Sampai nanti, teman...<br />Pria : Selamat berjuang.<br /><br />Hachiken : Pagi~~~~~~<br />Tokiwa : Cepat, Hachiken!<br />Komaba : Ayo berangkat.<br /><br />Hachiken : Kenapa mereka bisa sangat siap begitu?<br />Komaba : (Kamu sudah pilih mau ikut klub apa?)<br />Tokiwa : (AKu mau ikut klub yang ada seni bela dirinya.)<br /><br />Tamako : Oh...<br /><br />Komaba : Ada apa?<br />Tamako : Hanya sedikit pusing, // Tapi aku nggak apa-apa.<br />Aikawa : Kamu baik-baik saja?<br /><br />Hachiken : Bahkan Tamako, yang kelihatan paling kuat di sini, mulai keliahatan capek...<br /><br /><br />Hal.6<br />Kotak - Karakter<br />Hachiken Yugo<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Dia datang dari SMP di Sapporo setelah mengambil tes masuk. Tampaknya dia ada di sini karena ada asrama...<br /><br />Mikage Aki<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Putri dari keluarga yang berasal dari peternakan sapi dan kuda, dia datang kesini dengan pikiran kalau dia mungkin bisa mengurus peternakan keluarganya.<br /><br />Hachiken : Bukan cuma aku yang kelelahan!!<br />Tamako : Aku lupa makan cemilan pagiku. // Aku bisa tahan nggak ya sampai sarapan?<br /><br />Guru : Saat giliran mereka paling pertama, semuanya mulai kelihatan capek sampai akhir.<br /><br />Guru : Berarti, kamu bisa melakukan kesalahan, jadi ekstra hati-hatilah.<br />Guru : Kamu memecahkan satu telur, berarti skors satu hari.<br /><br />Guru : Hanya bercanda.<br /><br />Guru : Tapi tetap saja, kamu harus lebih berhati-hati.<br />Hachiken : Kami bahkan lebih rendah dari binatang dalam tingkatannya, ya...<br /><br /><br />Hal.7<br />Guru : Kamu bahkan nggak termasuk di dalam tingkat organisme sama sekali!! Kalian adalah budak para binatang!!<br />Hachiken : Dia mengakuinya!!<br /><br />Tokiwa : Aku berhasil, Hachiken!!<br /><br />Tokiwa : Aku dapat nilai bagus di ulangan mat dan semua ini berkat kamu!!<br />Hachiken : Oh... baguslah kalau begitu...<br /><br />Kotak - Karakter<br />Komaba Ichiro<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Setelah lulus, dia berencana untuk mengurus peternakan susu keluarganya. Dia juga anggota dari klub baseball.<br /><br /><br />Hal.8<br />Tokiwa : Ini pertama kalinya dalam hidupku aku dapat 2 angka dalam mat!!<br /><br />Hachiken : ...Gimana bisa kamu dapat nilai serendah itu setelah semua yang kujelaskan dengan sangat rinci padamu?<br />Hachiken : (Bahkan soalnya pilihan ganda...)<br />Tokiwa : Sudah kubilang, jangan meremehkan kebodohanku, 'kan?<br /><br />Hachiken : Duduk!! Aku akan mulai dari awal dan mengajarinya sampai masuk ke otakmu!!<br />Tokiwa : (Oke!)<br />Pria : Hachiken minat sekali.<br />Pria : (Hm)<br />Pria : Aku nggak percaya dia masih belum menyerah dengan otak Tokiwa... <br /><br />Guru : Kalian yang belum memilih klub.<br />Guru : Batas waktunya minggu depan, // Jadi pikirkanlah baik-baik.<br />Orang : (Oke.)<br /><br />Hachiken : Benar juga... // Aku belum memilih klub.<br />Hachiken : Apa yang harus kupilih ya...<br /><br /><br />Hal.9<br />Kotak - Karakter<br />Aikawa Shinnosuke<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Suatu hari nanti, dia ingin jadi dokter hewan.<br /><br />Tokiwa Keiji<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Putra dari keluarga peternak ayam. Dia tidak bisa dalam hal pelajaran.<br /><br />Inada Tamako<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Sisanya adalah misteri.<br /><br />[Gimana kalau kamu ikut klub berkuda? Datanglah kapan-kapan untuk melihat.]<br />Hachiken : Kuda, ya?<br /><br />Guru : Baik, hari ini sekian!<br /><br />Guru : Kerja bagus!<br /><br />Aikawa : Sekarang, kita sudah selesai dengan latihan perawatan binatang untuk bulan April.<br />Hachiken : Aku sangat senang... Aku nggak perlu bangun jam lima untuk sementara waktu...<br /><br />Tokiwa : Huh? Hachiken, kamu nggak kembali ke asrama?<br />Hachiken : Nggak, // Aku mau lihat klub dulu.<br /><br />Hachiken : Tapi, aku masih nggak percaya<br />Hachiken : Masa aku harus ikut klub...<br /><br /><br />Hal.10<br />Hachiken : Aku nggak bisa olahraga, tapi semua klub di sini berkaitan dengan olahraga... // Sekolah ini sudah membuat kita kerja keras, kenapa juga harus ikut klub...<br />Pria : (Heeheeheehee)<br />Pria : (Eheheheheh)<br /><br />Pria : Ini terlalu...<br />Pria : Hebat sekali~<br /><br />Pria : Lihat pentilnya.<br />Pria : (Hee hee hee)<br />Pria : Dan lihat kurvanya.<br />Pria : Oh, yang ini juga.<br />Pria : (Hee hee hee)<br /><br />Pria : Oh, ini juga.<br />Pria : Sangat luar biasa.<br />Pria : Kayaknya yang ini terlalu besar?<br /><br />Pria : Hah? Kelas satu?<br />Hachiken : !!<br /><br />Pria : Ada apa? Kalau mau bergabung dengan kami, jangan malu. // Jadi kamu juga mau melihatnya?<br />Hachiken : Um... // Yah, gimana ya...<br />Pria : Kami akan perlihatkan padamu beberapa, jadi kemarilah.<br /><br /><br />Hal.11<br />Judul - Direktori Holstein 2010<br />Nama - Rorschach<br />Nama - Andy<br />SFX : Prang<br /><br />Pria : Ini pentil yang hebat, bukan!?<br />Pria : Dia punya pinggang yang indah dan tulang yang sempurna!!<br />Nama - Bellwood<br />Nama - {Teks tertutup sebagian} Ranshall<br />Pria : Ini adalah juara sapi tahun lalu!!<br /><br />Hachiken : Tempat macam apa ini!?<br />Pria : Kami adalah klub Holstein SMA Pertanian Yezo!!<br /><br />Pria : Kami menyukai sapi Holstein lebih dari apapun dan melakukan hal seperti mengembang biakkan sapi dan memasukannya ke dalam pameran!!<br /><br /><br />Hal.12<br />Pria : Datanglah dan jadi bagian dari klub kami!! Bersama kita bisa mengembang biakkan sapi yang sempurna yang sesuai dengan seleramu!!<br />Hachiken : Nggaaaaaaaaak!! Aku nggak mau jadi bagian dari kehidupan pecinta sapi!! Minggir!!<br /><br />Nakajima : Hei, hei. Kalian murid kelas tiga dari klub Holstein seharusnya tidak menganggu murid kelas satu.<br />Nakajima : Biarkan dia memilih.<br /><br />Nakajima : Kamu baik-baik saja?<br />Hachiken : Terima kasih banyaj!! // Kalau memang ada Budha, // Dia pasti... // Mirip... // sepertimu.<br />Nakajima : Aku hanya lewat saja di sini. Aku guru pembimbing klub berkuda, Nakajima. // Kalau kamu butuh bantuan, beritahu aku ya.<br /><br /><br />Hal.13<br />Pria : Kamu hanya nggak mengerti keindahan dari sapi!!<br />Pria : Siapa yang butuh wanita kalau kamu punya sapi!?<br />Nakajima : Kamu bilanmg kamu mencari klub berkuda?<br />Nakajima : Sebenarnya aku sedang dalam perjalanan ke sana. // Aku akan menunjukkanmu jalannya.<br /><br />Hachiken : Oh...<br /><br />Hachiken : Itu Mikage...<br /><br />Hachiken : Dia kelihatan serius sekali...<br /><br />Hachiken : Mungkin kuda nggak buruk juga.<br />Hachiken : Yang satu ini putih seperti salju dan sangat berwiba...<br /><br /><br />Hal.14<br />Hachiken : (Woah!!)<br />Hachiken : Jelek!!<br /><br />Nakajima : Kamu barusan berpikir kalau kuda ini jelek, ya 'kan?<br />Nakajima : (Ho ho ho)<br />Nakajima : (Ho ho)<br />Hachiken : Maafkan aku...<br /><br />Mikage : Kuda sebenarnya agak pintar dan menghabiskan waktunya untuk mengamati orang.<br />Mikage : Kalau kamu mengejek mereka, kamu akan terluka.<br /><br /><br />Hal.15<br />Mikage : Akhirnya kamu datang untuk melihat-lihat.<br />Mikage : Makasih!<br /><br />Hachiken : ...Ya.<br /><br />Hachiken : Woah!! Apa ini kuda yang kemarin-kemarin itu!?<br />Mikage : Ya, itu dia.<br /><br />Mikage : Mau coba kasih makan wortel?<br />Hachiken : Aku!?<br /><br />Mikage : Taruh saja di telapak tanganmu...<br />Mikage : Ya, seperti itu.<br /><br /><br />Hal.16<br />Mikage : Lihat, mereka lucu 'kan?<br /><br />Hachiken : Aku masih belum yakin tentang ini, tapi akhir-akhir ini aku belajar kalau tidak baik menilai sesuatu dari prasangkamu sendiri.<br />Mikage : ?<br /><br />Mikage : Saat kamu pertama kali melihat kuda, kamu mungkin akan agka takut karena ukuran mereka, tapi sebenarnya mereka sangat lemah dan pemalu.<br />Hachiken : Masa!?<br /><br />Mikage : Ya, // Mereka bahkan ketakutan karena suara kecil dan benda mengkilap yang nggak akan kau temukan di alam bebas.<br />Hachiken : Oh ya?<br /><br /><br />Hal.17<br />Mikage : Alasan mereka mengamati orang karena mereka waspada.<br />Mikage : Mereka adalah herbivora, jadi mereka akan selalu berdekatan dalam peternakan.<br /><br />Mikage : Mereka lemah,<br />Mikage : Pemalu,<br />Mikage : Tapi juga punya rasa persahabatan yang kuat.<br /><br />Hachiken : Wow, kedengarannya seperti mereka sulit dimengerti...<br />Mikage : Itulah yang membuat mereka menarik.<br /><br />Mikage : Kurasa kamu bisa akrab dengan mereka.<br />Mikage : Kamu ikut klub berkuda saja!<br /><br /><br />Hal.18<br />Hachiken : Klub berkuda, ya?<br />Hachiken : Aku bukan orang yang atletis, tapi kalau aku berkuda, bukan aku yang harus bekerja, jadi mungkin nggak apa-apa...<br /><br />Kertas - Formulir Pendaftaran<br />25 April<br />Klub Berkuda<br />1-D Hachiken Yugo<br /><br />Orang : Aku ucapkan selamat datang pada anggota baru.<br /><br />Orang : Klub ini adalah klub yang berhadapan langsung dengan binatang, jadi mungkin agak sulit untuk pemula.<br />Orang : Kalau kalian butuh bantuan, jangan ragu untuk bertanya pada anggota yang lebih berpengalaman.<br /><br /><br />Hal.19<br />Hachiken : Selain pelatihan, klub ini kelihatan mudah. Dan dengan ini, aku bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan Mikage...<br /><br />Hachiken : ..................<br />Hachiken : Hari-hariku saat belajar di SMP sudah berlalu... // SMA pertanian mungkin bukan ide yang buruk...<br /><br />Hachiken : Bagian terhebatnya, aku nggak perlu bangun jam 5 pagi untuk sementara!<br />Nakajima : Ngomong-ngomong, kita harus merawat keperluan kuda sehar-hari,<br /><br />Nakajima : Jadi kalian semua perlu bangun jam empat  pagi setiap hari.<br /><br />Orang : Ah, // Dia pingsan.<br />Orang : Dia pasti orang yang lemah.<br /><br />[Lemah seperti seekor kuda!? Selamat berjuang, Hachiken Yugo!!]</summary>
	</entry>
		<entry>
		<id>https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30002</id>
        <title>[Bahasa] [Translation] Silver Spoon 2 by Michalv</title>
        <updated>2011-06-09T16:25:35+00:00</updated>
        <author>
            <name>Michalv</name>
            <email>admin@mangahelpers.com</email>
        </author>
        <link rel="alternate" href="https://mangahelpers.com/t/michalv/releases/30002" />
        <summary type="html"><strong>ENG Translator : MusouMitai<br /><br />Silver Spoon<br />Chapter 2 &quot;Musim Semi 2&quot;</strong><br /><br /><a rel="nofollow" href="http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+02">http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&amp;chapter=Silver+Spoon+02</a><br /><br /><div class="important">Reserved for Shinigami-Forever</div><br /><br />Hal.2<br />Kotak - Peternakan Susu 1-D<br /><br />Guru : Baiklah, aku akan membagi kalian ber-40 ke dalam 8 kelompok.<br /><br />Guru : Semua tugas pagi/sore akan diputar untuk diselesaikan oleh kelompok-kelompok ini.<br />Guru : Kalian akan mengambil loteri ini untuk menentukan kelompok kalian yang terdiri dari 5 orang, // Jadi, rukunlah selama tiga tahun ke depan.<br /><br />Kotak - Laki-laki<br />Kotak - perempuan<br /><br />[Kerja manual!! Chapter kedua dari karya Arakawa Hiromu yang penuh dengan komedi!!]<br /><br /><br />Hal.3<br />[Moto SMA Pertanian Yezo adalah &quot;Kalau seseorang tidak bekerja, dia tidak boleh makan!&quot;]<br /><br />Tokiwa : Dari semua gadis cantik yang bisa kita dapat, kenapa kita harus sekelompok sama Tamako!? // Dia seperti telur raksasa!!<br />{T/N : Lelucon dari namanya yang kedengaran seperti telur dalam bahasa Jepang, 'Tamago'}<br />Tamako : Kamu nggak bisa menyembunyikan rasa ketidaksukaanmu dengan baik, Tokiwa!<br /><br />Sebuah cerita masa muda yang penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur!!<br />Chapter 2 / Musim Semi 2<br /><br /><br />Hal.4<br />Hachiken : Jam 5 itu terlalu pagi untuk bangun... // Aku masih ngantuk... dan ini sangat dingin.<br />Hachiken : Kami harus melakukan ini sepanjang minggu?<br />Aikawa : (Selamat pagi.)<br />Guru : Tidak ada yang telambat di hari pertama. Bagus.<br />Kotak - Kandang Ayam<br /><br />Hachiken : Woah!!<br />Hachiker : Besar sekali!!<br /><br />SFX : Srak<br /><br />Hachiken : Ini seperti pabrik telur sungguhan!!<br />Guru : Hachiken, Tokiwa. Kalian berdua bertugas mengumpulkan telur.<br />Tokiwa : Baik.<br /><br /><br />Hal.5<br />Hachiken : Tokiwa, kamu cepat sekali.<br />Tokiwa : Itu karena aku tinggal di peternakan ayam.<br /><br />Hachiken : Ini menakjubkan. Sangat sistematik. // Yang perlu kamu lakukan adalah menaruh ayam di sini, memberi mereka makan, dan membuat mereka bertelur.<br />Tokiwa : Ya, tapi kandang ayam yang lebih mementingkan efisiensi daripada perawatan binatang seperti ini dikritik oleh banyak orang dari kelompok hak-hak binatang di Barat.<br /><br />Hachiken : Benarkah? Tapi tetap saja, kamu harus memuji efisiensinya.<br /><br />SFX : Klang<br /><br />Hachiken : Uh, Tokiwa...<br />Tokiwa : Ya?<br />Hachiken : Sebenarnya darimana telur ayam berasal?<br /><br />Kotak - Cerita sebelumnya<br />Hachiken Yugo memasuki SMA Yezo, sekolah pertanian terbesar di Jepang, mengejar anak sapi, dan membuatnya tersesat... Sejak itu, dia mulai dihadapkan dengan tantangan yang tak terduga. Apa anak-kota Hachiken akan baik-baik saja!?<br /><br /><br />Hal.6<br />Kotak - Karakter<br />Hachiken Yugo<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Dia datang dari SMP di Sapporo setelah mengambil tes masuk. Tampaknya dia ada di sini karena ada asrama...<br /><br />Tokiwa : Dari mana?<br />Tokiwa : Ya dari anus.<br /><br />Hachiken : Sama seperti kotoran!?<br />Tokiwa : Tepatnya, di kloaka.<br />Tokiwa : Tuba Falopi dan dubur...<br /><br />[Gambar yang kanan : Tuba Falopi]<br />[Gambar yang kiri : Kolorektum]<br /><br />Hachiken : Ini menjijikkan!!<br />Komaba : Dan itulah kenapa kita harus mencucinya dan menggosoknya.<br /><br />Tokiwa : Mereka rasanya sangat enak karena setiap dari mereka penuh dengan perasaan dari sang produsen!<br />Hachiken : Mereka keluar dari tempat yang sama dengan kotoran!!<br /><br />Radio : Sarapan sudah hampir siap. // Semua murid diharapkan berkumpul di ruang makan.<br />Kotak - SMA Pertanian Yezo - Asrama<br /><br /><br />Hal.7<br />Orang : Aku lapar!<br />Kotak - Ruang Makan<br />Orang : Makan pagi rasanya akan sangat enak setelah kita bekerja!<br /><br />Tokiwa : Aku penasaran kita akan makan apa hari ini.<br />Kotak - {Teks terputus} Ruang Makan<br /><br />Hachiken : Sendok?<br />Kotak - {Teks terputus} Ruang Makan<br />Hachiken : Apa itu lambang kantin?<br /><br />Mikage : Hei, lihat, sendok perak.<br />Yoshino : Wow, kamu benar.<br /><br />Hachiken : Sendok... perak?<br />Hachiken : Buat apa ya?<br /><br />Hachiken : Apapun itu, waktunya untuk makan! // Aku la...<br /><br />Hachiken : ...par.<br /><br /><br />Hal.8<br />Hachiken :  !!! (Pok)<br />Pria : (Kelihatannya lezat.)<br /><br />Beppu : Ada apa? Nanti makanannya dingin loh.<br />Hachiken : .........<br /><br />Hachiken : Beppu, kamu boleh makan ini.<br />Beppu : Sungguh? Asyik!<br /><br />Beppu : (Slurp Slurp)<br />Hachiken : Anus...<br /><br />Hachiken : Tunggu!? Mikage, kamu juga!!?<br />Mikage : (Hahaha, kamu benar.]<br />Yoshino : (Lalu dia...)<br />Hachiken : Gadis-gadis, kalian harus berhenti!! // Itu datang dari a...<br />Gadis : (Mana mungkin...)<br />Hachiken : ...Siapa yang peduli dengan Tamako!!<br />Tamako : (Nyam nyam)<br /><br /><br />Hal.9<br />Karakter - Mikage Aki<br />Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Putri dari keluarga yang berasal dari peternakan sapi dan kuda, dia datang kesini dengan pikiran kalau dia mungkin bisa mengurus peternakan keluarganya.<br /><br />SFX : Ding dong ding dong<br /><br />Komaba : Ada apa?<br />Hachiken : Tempat ini benar-benar menurunkan semangatmu.<br /><br />Guru : Kalian akan ke lapangan di pelajaran selanjutnya, // Jadi cepat ganti baju dan keluar.<br />Hachiken : Sekarang badanku nggak bisa bangun!<br /><br />[Pagi]<br />Guru : (Kami memberikan setiap dari kalian 20 yard dari tanah ini untuk diri kalian sendiri, jadi bajaklah!!)<br />[Pekerjaan Sekolah]<br /><br />[Siang]<br />Hachiken : (Dua puluh satu, dua puluh dua, dua puluh tiga)<br />[Olahraga]<br /><br />[Setelah Sekolah Selesai]<br />[Latihan perawatan binatang]<br /><br />[Dan lalu mengikuti aktivitas klub.]<br />Komaba : (Sampai nanti.)<br /><br /><br />Hal.10<br />Kotak - SMA Pertanian Yezo - Asrama<br /><br />Tamako : Oof!!<br /><br />Komaba : Hyaaah!!<br /><br />Hachiken : Setelah latihan pagi, latihan di sekolah, latihan setelah sekolah selesai, dan aktivitas klubmu, bagaimana bisa kalian masih punya energi untuk main ping pong!?<br />Tamako, Komaba : Selalu ada waktu untuk main Ping Pong!<br /><br /><br />Hal.11<br />Hachiken : Mereka semua monster...<br />Kotak - Ruang rekreasi<br />Orang : (Woooaaahhh)<br />Tamako : Penutup!!<br />Komaba : (Apaaa!?)<br />Orang : (Ayo, Tama-chan!)<br /><br />Hachiken : Dan aku harus melakukan ini sepanjang minggu?<br />Radio : Lampu dimatikan!<br />Hachiken : Ah, masih ada pekerjaan yang harus kuselesaikan...<br /><br />Hachiken : Wooops!<br />Hachiken : Tidak! // Tidak! // Tidak!<br /><br />Hachiken : Hampir saja!<br />Guru : Hei, hati-hati. // Mereka benda yang berharga.<br /><br />Tokiwa : Hachiken, kamu kelihatan lelah sekali.<br />SFX : Sruk sruk<br />Hachiken : Kok kamu nggak?<br /><br />Tokiwa : Oh, aku juga. Tapi aku mendingan latihan seperti ini daripada latihan dengan buku!<br />Tokiwa : (Heheheh)<br />Hachiken : Komaba, kamu bahkan ikut aktivitas klub, tapi kamu kelihatan nggak kelelahan sama sekali.<br /><br />Komaba : Itu karena aku tidur di kelas tadi!<br />Hachiken : Dan kamu bangga dengan itu!?<br /><br /><br />Hal.12<br />Guru : Hari ini cukup! // Kalian boleh pulang!<br />Tokiwa : Baiklah!<br />Tamako : Aku lapar!<br /><br />Hachiken : Wah! Anginnya kencang banget!!<br /><br />Guru : Heeei, aku boleh pinjam muridmu sebentar nggak!?<br />Guru : Ada apa?<br /><br />Guru : Ada angin kencang yang menerbangkan atap rumah kaca! // Mereka bilang akan ada badai tang malam ini dan kalau kami nggak memperbaikinya sekarang, semuanya akan beku!<br />Guru : Itu tidak baik! // Semuanya, bantu dia!<br /><br />Guru : Hachiken, kamu ngapain!? <br />Guru : Pertahankan badanmu!!<br />Tokiwa : Tamako, bagaimana bisa kamu yang paling berat di sini malah terbang kebawa angin!?<br /><br /><br />Hal.13<br />Komaba : Selesai...<br /><br />Hachiken : Aku... sangat... lapar...<br />Komaba : Wah, sudah jam delapan. // Ruang makan sudah ditutup.<br />Tamako : (Wow, ini seperti perawatan muka gratis...)<br /><br />Guru : Kerja bagus, anak-anak!<br />Guru : Aku yakin kalian pasti lapar! Makanlah dulu sebelum kalian pergi!<br /><br />Guru : Walau yang kita punya di sini adalah makanan yang kita tanam di sekolah.<br /><br /><br />Hal.14<br />Guru : Acar lobak dari guru perkebunan.<br />Guru : Dan telur dari kadang ayamku.<br /><br />Komaba : Cepetan pakai kecapnya!<br />Tokiwa : Sabar... sebentar lagi...<br /><br /><br />Hal.15<br />[Ya Tuhan!!!]<br />[Enak sekaaaaaali!!]<br />Tamako : (Nyam Nyam)<br /><br />Hachiken : Walau itu keluar dari anus!!<br />Tokiwa : Sudah kubilang bukan anus, tapi kloaka!!<br />Komaba : (Lobaknya enak.)<br /><br />Hachiken : Tokiwa... ayam itu hebat, bisa membuang sesuatu yang rasanya enak...<br />Tokiwa : Aku senang kamu sudah nggak jijik dengan ayam lagi, tapi itu masih agak menyebalkan!!<br /><br /><br />Hal.16<br />Kotak - {Teks terputus} Kamar Mandi Pria]<br />Hachiken : Hari ini lelah sekali...<br /><br />Tokiwa : Aku bisa tidur nyenyak malam ini.<br />Aikawa : Walau agak menyebalkan saat kita harus bangun jam lima besok pagi.<br /><br />Hachiken : Kami kelompok 'A' dari jurusan peternakan susu kelas satu. // Kami sudah selesai menggunakan kamar mandinya.<br />Orang : Baiklah, terima kasih.<br /><br />Orang : Hachiken. Aikawa. Pas sekali.<br />Hachiken : Hah?<br />Aikawa : Kenapa?<br /><br />Inada : Hai!<br /><br />Hachiken : Dia...<br />Aikawa : Kelas tiga yang minta bantuan kita kemarin.<br />Inada : Namaku Inada, dari jurusan ilmu pangan. // Terima kasih atas bantuan kalian kemarin.<br /><br /><br />Hal.17<br />Inada : Aku bawa ayam yang kujanjikan kemarin.<br /><br />Aikawa : Kamu tidak harus mengantarnya sendiri sampai tengah malam.<br />Inada : Tidak, aku mau memberikannya padamu saat masih panas.<br /><br />Inada : Cobalah!<br />Inada : Enak loh!!<br /><br />Inada : (Enak Loh!!)<br /><br />Hachiken : .........<br /><br />Hachiken : Tidaktidaktidak!! Aku nggak bisa membiarkan diriku dikendalikan oleh konsepku sendiri!<br />Hachiken : Ini dia!!!<br /><br /><br />Hal.18<br />Hachiken : .........!!<br />Hachiken : Ini enak!!<br />Inada : Ya 'kan?<br />Aikawa : (Enak~)<br />Tokiwa : (Aku juga mau coba)<br /><br />Hachiken : Ada yang berbeda... // Seperti... rasanya seperti ini nggak ditambahin apa-apa...<br />Inada : Kamu bisa mengetahuinya!? // Ini nggak ditambahin zat adiktif sama sekali!!<br /><br />Inada : Saat kamu membicarakan daging yang sedang diproses, pewarna yang biasa digunakan banyak mengandung sodium nitrat dan fosfat. Kalau dibiarkan, haemoglobin dan myoglobin yang memberikan warna merah pada daging akan teroksidasi dan akan berubah jadi methemoglobin dan metmyoglobin, yang punya warna gelap atau malahan hampir hitam. Menambah pewarna akan mengubah mereka jadi nitrosohaemoglobin dan nitrosomyoglobin. Prosesnya stabil, tapi itu dapat menyebabkan warna kemerahan yang tidak natural yang nggak akan bertahan lama warnanya.  Itu juga membantu memperlambat perkembangan Clostridium botulinum. Tapi, penelitian mengatakan kalau itu semuanya nggak akan terlalu aman dan bisa membuat tubuh jadi sakit dan jadi katalis bagi kanker<br />Hachiken : Ya ampun, dia bicara panjang lebar sekali!!<br /><br />Inada : Hachiken, kamu mungkin lebih cocok di jurusan ilmu pangan.<br />Inada : Kelebihan dan kekurangan zat adiktif, kamu punya indera pengecap yang bagus.<br /><br />Hachiken : ...Begitu ya?<br />Hachiken : Aku nggak yakin tentang itu...<br /><br /><br />Hal.19<br />Tamako : Oh, apa yang kakakku lakukan di sini?<br />Inada : Oh, Tamako.<br /><br />Tamako : Kamu masih meneruskan penelitian makanan tanpa zat adiktif yang tidak efisien seperti biasa? // Di masa produksi masal dan konsumsi masal seperti ini, kamu lebih baik mencoba untukmemenuhi permintaan dengan cara menemukan keseimbangan yang lebih baik dari penggunaan zat adiktif!<br />Inada : Aku akan melakukan kerjaanku seperti yang kumau! // Urusi urusanmu sendiri!<br /><br />Aikawa : &quot;Kakak&quot;?<br />Tamako : Nggak menggunakan mereka padahal mereka itu lulus uji kemanan...<br />Inada : Itu nggak berarti mereka sepenuhnya aman!<br />Tamako : Penelitian nggak menunjukkan...<br />Hachiken : Orang ayam dan si humpty dumpty itu bersaudara?<br />Tokiwa : Tapi mereka nggak mirip sama se...<br /><br />Aikawa, Hachiken, Tokiwa : Kalau kamu memotong semua kelebihihannya, dia cantik!!<br />Tamako : Kamu seharusnya tidak menilai buku dari sampulnya!<br /><br />[Hukum besi dari pertanian... Kamu harus menerima semua kebenaran! Itu saja.]</summary>
	</entry>
	</feed>