Not a member? Register now!
Announcements
Like us on Facebook, follow us on Twitter!
Manga News: Check out this week's new manga (4/6/15 - 4/12/15).
New Forums: Visit the new forums for Boku no Hero Academia!
Forum News: Check out the results for the Anime Awards 2014
Translations: One Piece 783 by cnet128 , Bleach 623 by cnet128 , Gintama 538 (2)
translation-needs-proofread

No. 6 8

id
+ posted by Michalv as translation on Mar 22, 2012 17:27 | Go to No. 6

-> RTS Page for No. 6 8

ENG Translator: fencer-x@livejournal
http://www.batoto.net/read/_/69613/no-6_ch8_by_september-scanlations

Hal.2
(left text): Dua pria menyelidiki kota mereka, No.6, dari balai kota "Moondrop".

Orang: Kau pasti menyukai pemkaungan dari sini...

Orang: Bukankah menurutmu bagus?
Orang: Harus kuakui, aku lebih suka dunia mikroskopis...

Hal.3
Orang: Bakteri, kuman, neuron, makrofage, virus... walau virus seharusnya ada di skala nano. // Kau hanya bisa melihat mereka dengan mikroskop elektron.
Orang: Mereka sangat indah.
Orang: Benar-benar benda yang indah yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Orang: Kau selalu begitu, sejak muda.
Orang: Aku ini tabah.

Orang: Jadi, apa yang harus kita lakukan sekarang?
Orang: Bukankah sudah waktunya?

Orang: Untuk pengambilan sampel...
Orang: Pengambilan sampel HIDUP.

Hal.4
Orang: Sampel hidup itu agak tidak terduga.
Orang: Aku harus menyelidikinya untuk menentukan apa yang terjadi di stadium ini... // Ini makan waktu.

Orang: Tapi... kau yakin nggak apa-apa?
Orang: Kenapa tidak?
Orang: Mengambil si sampel hidup itu... bukannya dia dengan tikus?

Orang: Itu hanya hewan pengerat kecil.
Orang: Kurasa tidak akan ada masalah.

Orang: ...Kalau begitu, bawa mereka. HIDUP-HIDUP. // Aku agak tertarik dengan tikus.
Orang: Kau mau membedahnya?
Orang: Kedengarannya bagus! Aku bisa mempelajarinya dari ujung kaki sampai ujung kepala...

Hal.5
Orang: ...Tapi sebelum itu, kita masih butuh sampel lagi.

Orang: Jumlah sampel yang kita dapat tidak mencukupi. // Tidak cukup, Fennec!
Orang: Perlu kusiapkan beberapa sampel lagi?

Orang: Kurasa kali ini lebih baik wanita... Kita ada di situasi yang sulit. // Kita harus mempersiapkan semuanya dengan cepat.
Orang: Ya, kita coba saja.
Orang: Walau tingkat kegagalannya cukup tinggi.

Orang: Kemajuan membutuhkan kegagalan dan pengorbanan!
Orang: Tidak akan apa-apa! Kita harus melewati kegagalan kita, dan mendapatkan potongan terakhir dari puzzle ini!
Orang: Potongan terakhir... Yang akan membuat kota ini menjadi Kota Suci!

Hal.6
Orang: Heh, ini untuk pemimpin yang ditakdirkan dalam kebesarannya!
Orang: ...Dan untuk kepintaran mereka yang menakjubkan!

Sion: Sudah berapa lama kau tinggal di sini?

Sion: Kau nggak dibesarkan di sini "kan? // Di mana kau lahir...?
[Sion: Ah!]

Hal.7
Sion: Ah... Maaf.

Nezumi: Kalau kau mau tinggal di sini untuk sementara waktu,
Nezumi: Lakukan sesuatu dengan mulutmu yang cerewet itu

Nezumi: Itu membuatku sebal setiap kali kau mencampuri urusanku.
Sion: Aku nggak cerewet! // Aku hanya penasaran!
Nezumi: Itu namanya CEREWET!
[Nezumi: Ingat itu baik-baik!!]

[Sion: Haa]

Hal.8
Sion: Tapi aku nggak tahu apa-apa, dan aku INGIN tahu!
Sion: Aku nggak bilang kalau aku ingin tahu sesuatu yang tidak kuperlukan! // Tapi aku ingin tahu lebih banyak tentangmu!

Nezumi: ...Sion. // Kau baru baca novel romance murahan ya?
Sion: Nggak...?

Sion: ...Hanya saja, aku nggak tahu apa-apa tentang dirimu.
Nezumi: .........

Nezumi: ...Baiklah, akan kuajarkan.
SFX: [greb]

Hal.9
Nezumi: Apa yang kau rasakan?
Sion: Rasakan...? // Ya... tentu saja dada pria? Keras dan... datar.
Nezumi: Ya, ya. Maaf aku nggak punya dada besar. // Lainnya?

Sion: Dan juga...

SFX: [DEG DEG]

Nezumi: Detak jantungku "kan? Dan aku juga merasa kehangatan.

Sion: Itu "kan sudah pasti! Kau "kan hidup!
Nezumi: Tepat sekali. Itu sudah lebih dari cukup. // Apa yang ingin kau tahu?

Hal.10
Sion: "Kan sudah kubilang, aku hanya...
Nezumi: Yang kau inginkan adalah INFORMASI.
Nezumi: Tanggal lahirku, caraku dibesarkan, tinggi dan berat badan, IQ. Semua informasi yang memiliki nilai. // Kau tidak mau mencoba mempelajari sesuatu tanpa bergantung pada data.
SFX: [glek]

Sion: Kau... Kau sangat sarkastik dan suka mengejek orang lain, dan kau benci seafood dan punya kebiasaan tidur yang buruk.
Nezumi: Hah?

Sion: Kau berpengetahuan luas, tapi kau sangat tidak teratur!
Sion: Kau moody dan walau kau terlihat gelisah, kau sebenarnya sangat cerobog! // Kau suka sup pedasmu dan kalau aku mengacaukan kadar garamnya sedikit saja, kau langsung sebal! // Dan kemarin malam, kau menendangku sampai keluar kasur 3 kali di tidurmu!
Nezumi: Hei... Sion, tunggu dulu!

Hal.11
Sion: Aku mempelajarinya sejak datang kemari!
Sion: Aku mengetahuimu bukan dari data saja!

Nezumi: ...Lebih baik kau nggak terlalu berurusan dengan orang lain.

Sion: Kenapa nggak?

Nezumi: Semakin banyak yang kau tahu, kau akan semakin dekat dengannya. // Kau nggak akan bisa pura-pura nggak mengenal mereka.
Nezumi: ...Dan saat kalian jadi musuh, kau nggak bisa membunuhnya.

Sion: ...Kenapa kita harus bermusuhan?
Sion: Itu hal aneh untuk dipertimbangkan.

Hal.12
Nezumi: Begitu?
Sion: Menurutku begitu.

Sion: ...Kalaupun aku bisa mengembalikan waktu, aku tidak menginginkannya. // Aku nggak mau hidup di tengah kedamaian tanpa mengetahui apa-apa, hanya dunia di atas permukaannya saja.

Sion: Aku nggak peduli tempat macam apa ini, aku mau tinggal di sini.

Nezumi: Dan kenapa begitu?

Hal.13
Sion: Aku tertarik padamu.
Nezumi: Hah?

Sion: Kau mengetahui sesuatu yang belum kuketahui.
Sion: Kau mengajariku banyak hal yang belum pernah diajarkan orang padaku. // Aku nggak tahu harus ngomong apa, tapi... aku tertarik padamu.
Sion: Sangat.

Hal.14
Nezumi: Kau tahu, Sion,
SFX: [haaaaah...]
Nezumi: Ini sudah menggangguku sejak akhir-akhir ini, tapi...

Nezumi: Kosa katamu bahkan lebih rendah dari simpanse.
Sion: Jangan mengejek simpanse seperti itu.

Nezumi: Maksudku kamu itu bodoh, bodoh! // Jangan bilang "aku tertarik padamu" semudah itu. Kata-kata itu sangat penting, sangat berharga!
Sion: Jadi kau mau aku bilang apa? "AKU SUKA KAMU"?
[Nezumi: AHHHH!]
[Nezumi: Lupakan!]
Nezumi: Semakin lama aku bicara denganmu, semakin gila aku!

Nezumi: Kau hanya menyukai sesuatu yang nggak biasa!

Nezumi: Dikelilingi oleh orang-orang yang belum pernah kau temui sebelumnya, kau hanya gelisah karena rasa penasaranmu.
Nezumi: Dan, kau tidak TERTARIK padaku ataupun MENYUKAIKU.

Hal.15
Nezumi: Aku nggak mempercayaimu.

Nezumi: Kau selalu bangun dari kepompong yang salah sejak kau lahir. // Dan lagi kau terjebak dengan tawaran yang santai untuk membuang kehidupan mewahmu.

Nezumi: Saat kau bekerja sebagai pengawas di taman itu, kau selalu bersumpah setiap pagi 'kan?
Sion: Ya.
Nezumi: Dan kau membencinya 'kan?
Sion: Ya.
Nezumi: Rasanya menyesakkan karena loyalitasmu dipaksakan, bukan?

Nezumi: ...Tapi, kau masih menahannya.
SFX: [greb]

Nezumi: Kau duduk di sana dengan tenang, dan membicarakan kata-kata yang nggak berarti itu tanpa masalah.
Nezumi: Dan itulah kenapa aku nggak bisa percaya dengan omonganmu.

Hal.16
Nezumi: ...Apa aku menyakiti perasaanmu?

Sion: Sedikit.

Nezumi: Kau tahu, // Bukannya aku membencimu.
Sion: Ya, kalau itu aku tahu.

Nezumi: Sion.

Hal.17
Nezumi: Tulis surat.
Nezumi: Untuk mamamu, 15 karakter atau kurang. Walau aku nggak janji kalau itu bisa sampai.

Sion: Kau akan coba mengirimnya?!
Nezumi: Si kecil ini bilang dia mau coba rotinya.

Sion: Nezumi...
Nezumi: Sekarang apa?

Sion: ...Makasih.
Nezumi: Dasar, jangan ngomong dengan muka seperti itu.

Nezumi: Menyeramkan, tahu!
Sion: [Tidak peduli berapa kali dia menyuruhku untuk membuang segalanya...]

Sion: [...Aku hanya nggak bisa melupakan ibuku.]

Hal.18
Orang: Memakan kue buatan bibi membuatku senang!
Orang: Sebal juga rasanya, nggak bisa mencicipi roti anggurmu lagi! // Tolong jangan ambil sedikit dari kemewahanku, Karan!
Orang: Kau pembuat roti 'kan? Tidak peduli apapun yang terjadi, kau harus terus membuat roti! // Semua orang menunggu aroma roti itu!

SFX: Cit

Karan: Kau kembali!

SFX: [srek]
(kertas): Ibu, maafkan aku. Aku baik-baik saja.

Hal.19
Sion: [Ibu, jangan khawatir. Aku baik-baik saja.]
Sion: [Sama sekali nggak apa-apa.]
(kertas): Ibu, maafkan aku. Aku baik-baik saja.

Karan: [Sion...]

Karan: [Ini adalah terakhir kalinya aku menangis...]
Karan: [Selanjutnya... adalah saat aku memelukmu lagi.]

Karan: Terima kasih...
SFX: Ciiit
Karan: Terima kasih banyak, Nezumi.

Karan: Apa dia tuanmu? // Bisa beritahu dia betapa aku sangat berterima kasih padanya?
Karan: Dan bilang juga padanya untuk datang dan menikmati rotiku sesekali. // Tentunya, kau juga boleh datang!
SFX: Brak // Brak

Hal.20
SFX: [kaget]

Karan: [...Biro keamanan?]

Karan: [Jangan bilang mereka ke sini untuk menyita surat ini...?]
SFX: [greb]
Safu: Permisi...

Safu: Permisi, apa ada orang?

SFX: [Beep]

Karan: Oh, Dafu!
Safu: Sudah lama ya, bibi.

Hal.21
Karan: Sudah berapa tahun ya... // Kau semakin cantik! // Aku sampai terkejut!
Karan: Tapi... bukannya seharusnya kau belajar di luar kota?

Safu: ...Nenekku meninggal, jadi aku kembali. // Aku baru tahu setelah tiba di sini...
Karan: Nenekmu?

Karan: Safu, aku nggak tahu harus bicara apa... // Turut berduka cita.
Karan: Apa ada yang bisa kulakukan?

Safu: Ada.
Safu: Aku kemari karena aku mau tanya sesuatu.

Safu: Tolong beritahu aku di mana Sion.

Hal.22
Safu: Tolong beritahu aku! Dia masih hidup 'kan? // Dia nggak dipenjara di lembaga pemasyarakatan 'kan?

Safu: Di mana dia tinggal sekarang?

Karan: Safu... jadi kau sudah dengar, ya?

Safu: Hanya yang dipublikasikan oleh pihak yang berwajib.
Safu: ...Yang tidak berarti. // Itu tidak benar 'kan? Mana mungkin...
Safu: Dia tidak labil... Dan dia tidak membenci siapapun!

Karan: Kurasa tidak ada kamera pengawas atau mikrofon di gudang ini... // ...Walau aku nggak yakin ini sepenuhnya aman.
Safu: Kalau bibi sedang diawasi... artinya Sion belum ditangkap 'kan?

Hal.23
Safu: Bibi, tolong... di mana Sion?
Karan: ...Blok Barat. Hanya itu yang kutahu.

Safu: Blok Barat...

Karan: Tunggu, apa yang akan kau lakukan setelah mengetahui keberadaannya?

Safu: Aku akan mencarinya.

Karan: ...Safu, kau bicara apa!? // Apa kau tahu tempat macam apa Blok Barat itu!?
Safu: Aku sama sekali nggak tahu.
Safu: Kudengar itu tempat yang buruk. // Tapi, aku harus pergi.

Hal.24
Karan: Ta-Tapi, kau...
Karan: Kalaupun kau bisa kabur, kembali itu...

Safu: Nggak masalah. // Aku nggak peduli kalau aku nggak bisa kembali.
Safu: Kalau Sion ada di Blok Barat, aku akan ke sana juga.

Safu: Aku ingin melihatnya.
Safu: Aku sangat ingin melihatnya.
SFX: [hup]

Karan: Terima kasih, Safu.
Karan: Kukira... aku harus menanggung ini sendirian... // Tapi aku melupakanmu.

Hal.25
Safu: Aku...Aku menyukainya.

Safu: Aku hanya ingin berada di sisinya...!

SFX: [peluk]
Karan: Safu... tolong, percayalah padanya.
Safu: Eh?

Karan: Aku tahu dia akan kembali.
Karan: Dia tidak selemah kelihatannya. // Jadi tolong, tunggulah!

Hal.26
Safu: Aku rasa...
Safu: ...Aku tidak sabar menunggu.

Karan: Safu...
Safu: Aku selalu seperti ini. // Aku tidak bisa diam dan menonton saja.

Safu: Aku sudah mengajukan permintaan untuk membatalkan program studi di luar kota pagi ini.
SFX: [greb]

Safu: Jadi...aku akan pergi!
Safu: Aku akan mencari Sion!

Karan: T-Tapi! // Aku nggak bisa membayangkan kalau dia mau membuatmu melalui sesuatu yang berbahaya hanya untuk menemuinya!
Karan: Dia nggak akan pernah memaafkan dirinya kalau sesuatu terjadi padamu karenanya!

Hal.27
Karan: Jadi...
Safu: Perasaan Sion nggak ada hubungannya dengan ini!

Karan: Eh?
Safu: Aku sangat egois.

Safu: Aku tidak tahan, betapa aku sangat merindukannya. // Jadi aku harus pergi!
Safu: Itu saja...

Safu: Ka...Kalau sesuatu terjadi dan dia nggak bisa kembali...
Safu: ...Akulah yang akan menyesal seumur hidupku.

Safu: Bibi, boleh aku tanya satu hal lagi?
Karan: Kurasa ya...
Safu: Siapa yang bersama dengannya?

Hal.28
Karan: Nezumi...?
Safu: "Nezumi"?
Karan: ...Ya, Nezumi. Hanya itu yang kutahu.

Safu: ...Aku senang bisa bertemu dengan bibi lagi.

Karan: Lain kali... datanglah pagi-pagi.
Safu: Pagi?

Karan: Ya, aku membuat roti dari subuh sampai siang!
Karan: Oh! Bagaimana kalau kau membantuku? // Akan kuajarkan cara membuat roti!

Hal.29
Safu: ...Terima kasih, bibi.

Safu: Kuharap aku bisa mencoba muffin yang baru dipanggang lain kali. // Selamat tinggal.

Sion: Sweater yang bagus!
Sion: Aku merasa hangat hanya dengan melihatnya!

Safu: [Sion...]
Safu: [...Kau dulu orang yang aneh.]

Hal.30
Safu: [Karena itulah aku selalu menduga kalau kau akan berjalan di jalan yang berbeda suatu hari nanti.]
Safu: [...Kalau kau akhirnya melepaskan segalanya dan meninggalkan semua hal penting yang diajarkan pada kita dan yang sangat kita pegang teguh.]

Safu: [Itulah kenapa... aku tidak terlalu kaget saat hakmu dicabut dan kau pindah ke Kota Hilang.
Safu: [Itu membuktikan kecurigaanku.]
Safu: [Dan... aku masih ingin tahu KENAPA.]

Safu: [Apa yang selalu kau lihat?]
Safu: [Siapa yang kau cari?]
Safu: [Apa keinginganmu?]

Safu: [Berhenti melihat kejauhan...]
Safu: [...Dan lihat aku, tepat di depanmu.]

Hal.31
Safu: [Aku menginginkanmu.]
Safu: [Selalu.]

Sion: Hanya saja... Aku selalu menganggapmu sebagai teman!
Safu: [Kau si bodoh yang keras kepala, umurmu berapa, hah? Bertingkahlah sesuai usiamu!]

Sion: Dua tahun!
Sion: Saat kau kembali, aku akan menanyakannya sendiri padamu.

Safu: [...Tapi kau hampir tidak pernah melihatku.]

Safu: [Itu adalah pertama kalinya Sion yang tenang terlihat gelisah.]
Safu: [Seseorang yang tidak bisa kulihat saat itu...]

Hal.32
Safu: [Siapa mereka...?]
Safu: [Orang seperti apa mereka?]

Karan: Nezumi...?

Sion: Nezumi!!

Safu: [...Nezumi.]

Safu: [Kalau kuingat-ingat, dulu ada tikus di sana...]
Orang: Apa anda Safu?

Hal.33
Safu: [Petugas biro keamanan...?]
Safu: Ya...
Orang: Izinkan kami melihat I.D. Card anda.

Orang: Maafkan kami, tapi anda harus ikut ke biro keamanan dengan kami.
Safu: EH!?
SFX: [greb greb]

Orang: Tolong masuk ke dalam mobil.
Safu: Tidak!!
Safu: Lepaskan!!

Hal.34
Safu: Hentikan!!
Safu: Kenapa kalian menahanku!? // Beritahu aku!!

Orang: Anda akan tahu kalau anda ikut dengan kami.

Safu: Aku mengerti...
Safu: Tidak perlu memakai kekerasan...

Safu: Ah!

Safu: [Aku harus lari dari sini!]

Hal.35
Safu: [Kalau mereka menangkapku... Aku nggak akan pernah melihat Sion lagi.]

Safu: Tidak...

Safu: [Bibi, kumohon...]
Safu: [Jangan datang!]

Safu: [Jangan datang ke sini...!]

Hal.36
SFX: [greb greb]
Safu: [Hentikan!!]

SFX: pret
Safu: [Tidak!!]

SFX: [klik]
SFX: [klutuk]

Safu: [Tolong aku!!]

SFX: [pingsan]
Safu: [Tolong aku...!!]
Safu: [Sion...!]

(bottom text): Apa tangisan Safu mencapai Sion...!?

Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!

Comments
Add your comment:

Login or register to comment

Benefits of Registration:
    * Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
    * Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
    * Enter our unique contests in order to win prizes!
    * Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!
No comments have been made yet!

About the author:

Alias: Michalv
Message: Pm | Email

Author contributions

Translations: 240
Forum posts: 435

Quick Browse Manga

Latest Site Releases

Date Manga Ch Lang Uploader
Mar 1 MH Yearbook 2013 Mangahe...
Jan 19 MH Yearbook 2012 1 Mangahe...
Nov 14 Houkago 1 Osso
Nov 14 Oragamura 1 Osso
Nov 14 Kenka 1 Osso
Nov 14 101Kg 1 Osso
Nov 14 Murder 1 Osso
Nov 14 Doubles 1 Osso
Nov 14 Pinknut 1 Osso
Nov 14 Kimagure 1 Osso

Latest Translations

Date Manga Ch Lang Translator
Apr 20, 2015 Nanoha... 1 en Eru13
Apr 19, 2015 Re:Marina 18 en psyblade
Apr 19, 2015 Hinomaru-Zumou 45 en aegon-r...
Apr 19, 2015 Hinomaru-Zumou 44 en aegon-r...
Apr 19, 2015 Shokugeki no... 2 en Eru13
Apr 18, 2015 Re:Marina 17 en psyblade
Apr 18, 2015 Re:Marina 16 en psyblade
Apr 18, 2015 Re:Marina 15 en psyblade
Apr 18, 2015 Re:Marina 14 en psyblade
Apr 18, 2015 Re:Marina 13 en psyblade