Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Bleach 266
Bleach Chapter 266
Thanx to Winterlion. This trans based on hers :)
----------
Hal. 01
Teks: Tidak adakah yang bisa dilakukan Rukia!? Nejibana menyerang!!
Aero: Ayo...
Aero: Bersiaplah...
Aero: Kuchiki.
Hal. 02
Bab 266: Bersembunyi dari Matahari (Hide Away From The Sun)
Teks di samping: Meskipun hati dirundung keraguantarian akan terus berlanjut, dan ujung pedang akan tetap teguh!
Hal. 03-06
Tidak ada teks.
Hal. 07
Rukia: ... sudut tinggi yang khas
Rukia: Teknik tombak yang mengingatkan pada tarian. Menggunakan satu pergelangan tangan sebagai sumbu, berfokus pada perputaran...
Ruka: Dan...
Hal. 08
Rukia: Menggunakan gelombang yang diciptakan sepanjang serangan tombak. Menghancurkan lawan...
Rukia: Itu semua, tidak diragukan lagi, gerakan milik Kaien-dono... Walaupun pikiranku berusaha keras untuk menyangkalnya.
Rukia: Mataku...
Rukia: Tubuhku...
Rukia: Terus meneriakkan kenyataan yang terpampang di hadapanku, bahwa pria ini adalah Kaien-dono...
Rukia: Sial!!
Hal. 09Frame 1
Rukia: Yakinlah! Bukan pada pria di hadapanku ini. Tapi pada Kaien-dono yang ada di dalam ingatanku!
Rukia: Yang mengajariku cara bertarung, dan memberiku tempat dimana aku merasa diterima.
Rukia: Kaien-dono yang seperti itu...
Aero: Sudah berakhir.
Hal. 10
Rukia: Hadou 33!
Rukia: Soukatsui!!! (Soukatsui = Hantaman api biru)
Hal. 11
Aero: tanpa mengucapkan mantera, kau benar-benar sudah berkembang pesat. Aku sangat terkejut. Tapi itu tetap belum cukup untuk mengalah-
Hal. 12
Rukia: ... Apa yang terjadi?
Rukia: Kenapa dia lari menghindar?
Hal. 13
Rukia: Sekarang ini, setelah mengelak dari kidou-ku, pertahananku sama sekali lengah , kalau dia mau membunuhku, dia hanya membutuhkan satu serangan...
Aero: Ikuti aku.
Rukia: Benar. Kalau kupikir lagi, sejak awal, ada satu hal yang tidak masuk akal.
Rukia: Dia bukan Kaien-dono.
Aero: Semua yang tempat yang terkena sinar dari langit biru, diawasi oleh Aizen.
Rukia: Semua perkataannya adalah kebohongan. Itu artinya...
Hal. 14
Rukia: Kenapa dia dengan sengaja membawaku kemari dan melepaskan topengnya?
Aero: Aku tidak suka sinar matahari.
Rukia: Aku tidak berniat mempercayai kata-katanya. Tapi...
Rukia: Tidak ada salahnya mencobanya!!
Rukia: "Bakudou 4... Hainawa! (Hainawa = Tali yang merayap.)
Hal. 15
Aero: Akh!!
Aero: Apa yang kau lakukan, Kuchiki?! Menggunakan gerakan semacam itu untuk mengulur waktu...
Rukia: Topeng darah dan daging. Semua bersatu. Sayap-sayap yang mengipas. Dia yang dianugerahi nama seorang pria. Kereta guntur. Jembatan roda yang berputar. Bersama cahaya, membelah menjadi enam bahagian.
Aero: Mantera ganda!?
Rukia: Di dinding api biru, terpahat lotus kembar. Di ngarai lautan api, menunggu di nirwana kejauhan.
Rukia: Bakudou 61...
Hal. 16
Rukia: Rikujou Kourou. (Rikujou Kourou = Penjara cahaya enam jeruji)
Aero: Sial!!
Rukia: Hadou 63... Souren Soukatsui!! (Souren = Lotus kembar)
Hal. 17
Aero: .O . Oooooooooooooooooaaaaaaaaaaaah!
Hal. 18
Tidak ada teks.
Hal. 19
Rukia: Ka... ka... kau ini apa!?
Aero: Cih, akhirnya keluar juga...
Aero: tidak ada pilihan lain. Perkenankan aku memperkenalkan diriku.
Aero: Kami adalah Noveno Espada. Aaroniiro Arurueri!!!
Teks di samping: Wajah yang tersingkap!! Tetapi... ada dua!!
----------
----------
Hal. 01
Teks: Tidak adakah yang bisa dilakukan Rukia!? Nejibana menyerang!!
Aero: Ayo...
Aero: Bersiaplah...
Aero: Kuchiki.
Hal. 02
Bab 266: Bersembunyi dari Matahari (Hide Away From The Sun)
Teks di samping: Meskipun hati dirundung keraguantarian akan terus berlanjut, dan ujung pedang akan tetap teguh!
Hal. 03-06
Tidak ada teks.
Hal. 07
Rukia: ... sudut tinggi yang khas
Rukia: Teknik tombak yang mengingatkan pada tarian. Menggunakan satu pergelangan tangan sebagai sumbu, berfokus pada perputaran...
Ruka: Dan...
Hal. 08
Rukia: Menggunakan gelombang yang diciptakan sepanjang serangan tombak. Menghancurkan lawan...
Rukia: Itu semua, tidak diragukan lagi, gerakan milik Kaien-dono... Walaupun pikiranku berusaha keras untuk menyangkalnya.
Rukia: Mataku...
Rukia: Tubuhku...
Rukia: Terus meneriakkan kenyataan yang terpampang di hadapanku, bahwa pria ini adalah Kaien-dono...
Rukia: Sial!!
Hal. 09Frame 1
Rukia: Yakinlah! Bukan pada pria di hadapanku ini. Tapi pada Kaien-dono yang ada di dalam ingatanku!
Rukia: Yang mengajariku cara bertarung, dan memberiku tempat dimana aku merasa diterima.
Rukia: Kaien-dono yang seperti itu...
Aero: Sudah berakhir.
Hal. 10
Rukia: Hadou 33!
Rukia: Soukatsui!!! (Soukatsui = Hantaman api biru)
Hal. 11
Aero: tanpa mengucapkan mantera, kau benar-benar sudah berkembang pesat. Aku sangat terkejut. Tapi itu tetap belum cukup untuk mengalah-
Hal. 12
Rukia: ... Apa yang terjadi?
Rukia: Kenapa dia lari menghindar?
Hal. 13
Rukia: Sekarang ini, setelah mengelak dari kidou-ku, pertahananku sama sekali lengah , kalau dia mau membunuhku, dia hanya membutuhkan satu serangan...
Aero: Ikuti aku.
Rukia: Benar. Kalau kupikir lagi, sejak awal, ada satu hal yang tidak masuk akal.
Rukia: Dia bukan Kaien-dono.
Aero: Semua yang tempat yang terkena sinar dari langit biru, diawasi oleh Aizen.
Rukia: Semua perkataannya adalah kebohongan. Itu artinya...
Hal. 14
Rukia: Kenapa dia dengan sengaja membawaku kemari dan melepaskan topengnya?
Aero: Aku tidak suka sinar matahari.
Rukia: Aku tidak berniat mempercayai kata-katanya. Tapi...
Rukia: Tidak ada salahnya mencobanya!!
Rukia: "Bakudou 4... Hainawa! (Hainawa = Tali yang merayap.)
Hal. 15
Aero: Akh!!
Aero: Apa yang kau lakukan, Kuchiki?! Menggunakan gerakan semacam itu untuk mengulur waktu...
Rukia: Topeng darah dan daging. Semua bersatu. Sayap-sayap yang mengipas. Dia yang dianugerahi nama seorang pria. Kereta guntur. Jembatan roda yang berputar. Bersama cahaya, membelah menjadi enam bahagian.
Aero: Mantera ganda!?
Rukia: Di dinding api biru, terpahat lotus kembar. Di ngarai lautan api, menunggu di nirwana kejauhan.
Rukia: Bakudou 61...
Hal. 16
Rukia: Rikujou Kourou. (Rikujou Kourou = Penjara cahaya enam jeruji)
Aero: Sial!!
Rukia: Hadou 63... Souren Soukatsui!! (Souren = Lotus kembar)
Hal. 17
Aero: .O . Oooooooooooooooooaaaaaaaaaaaah!
Hal. 18
Tidak ada teks.
Hal. 19
Rukia: Ka... ka... kau ini apa!?
Aero: Cih, akhirnya keluar juga...
Aero: tidak ada pilihan lain. Perkenankan aku memperkenalkan diriku.
Aero: Kami adalah Noveno Espada. Aaroniiro Arurueri!!!
Teks di samping: Wajah yang tersingkap!! Tetapi... ada dua!!
----------
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!








Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!
thanx!