Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Liar Game 15
Keunggulan
Reserved for Manga:Code Scanlation
ENG TL: Null
Proofreader: TheHangedMan
Proofreader: TheHangedMan
===Hal 1===
Akiyama: Heh heh heh
Akiyama: Aku sudah tahu semuanya.
Akiyama: Bukan hanya kalau kau adalah "X"...
Chapter 15: Keunggulan
Mr. X: ...
Akiyama: aku juga tahu semua strategimu!
===Hal 2===
Mr. X: BAGAIMANA!?
Mr. X: TIDAK MUNGKIN!
Mr. X: KALIAN SEMUA YAKIN KALAU DIA ADALAH NOMOR 15!
Akiyama: Semuanya kecuali aku.
Akiyama: Biar kuberitahu---
Akiyama: Dari awal aku sudah tahu kalau pemain 15 bukan "X".
Mr. X: !?
Mr. X: !?
Akiyama: Mudah kok.
Akiyama: Pikirkan dan semuanya masuk akal.
[Akiyama: "X" mencuri 100 juta dari Takada Michiko dengan menggunakan cek kosong. Setelah itu, dia menyelinap ke wisma untuk bermain game ini...]
[Akiyama: ...Pada dasarnya,]
===Hal 3===
Akiyama: Jika aku tidak bertemu Michiko, kemungkinan dia akan dipaksa untuk bermain game ini sangat tinggi.
Akiyama: "X" pasti mengetahui hal ini.
Mr. X: !!
Akiyama: Apa maksud dari semua ini?
Akiyama: Untuk menyembunyikan identitasnya dari pemain lain, X harus menggunakan samaran
Akiyama: supaya Michiko tidak mengenalinya.
Akiyama: Dan itulah yang benar-benar terjadi.
Akiyama: Itu tidak akan menyusahkanmu,
Akiyama: Karena kau bisa berganti antara laki-laki dan perempuan.
Akiyama: Dan, kau sudah berencana untuk menggantikan teman perempuanmu, jadi samaran apa yang lebih bagus dari penyamaran sebagai perempuan?
Akiyama: Dia
Akiyama: tidak mungkin nomor 15
Akiyama: Inilah alasannya:
===Hal 4===
Akiyama: Tidak seorangpun yang mau menyembunyikan kenyataan kalau mereka sedang menyamar akan menggunakan kacamata hitam.
Akiyama: Itu seperti mengatakan ke orang lain, "Halo, aku sedang menyamar!"
Mr. X: ......
Mr. X: Itu masuk akal.
Mr. X: ...Dan?
Mr. X: Mau menjelaskan bagaimana kau mengetahui strategiku?
Akiyama: Aku sadar dari awal kalau strategi awalku BUKANLAH kemenangan mutlak.
Akiyama: Walaupun terlihat seperti itu, strategi ini mempunyai satu kekurangan. Dan itu adalah...
Akiyama: kalau orang lain membuat tim sama seperti kita, game-nya akan menemui jalan buntu.
Tim A
[YA] [TIDAK]
[YA] [TIDAK]
Tim B
===Hal 5===
Akiyama: Mengatakan kalau strategi ini tidak akan gagal memang bagus untuk kesatuan tim.
Akiyama: Tapi, itu sebenarnya hanyalah sebuah kebohongan.
[Akiyama: Itulah mengapa, setelah gamenya dimulai,]
Nao: ...
[Akiyama: aku mengamati dengan teliti untuk melihat apa ada yang aneh.]
Akiyama: Dan
Akiyama: aku langsung tahu
Akiyama: kalau ada tim lain selain kita.
Mr. X: Bagaimana!?
Akiyama: Karena
Akiyama: semuanya terlihat salah.
[Akiyama: Hal yang terpenting adalah pada suatu titik dalam game, para pemain terlihat sangat tenang.]
[Akiyama: Terlihat seperti seluruh 22 pemain tidak melihat mereka dalam bahaya apapun.]
Akiyama: Yang memastikan kecurigaanku adalah saat ronde berakhir.
Akiyama: Saat dimana 12 pemain yang kalah meninggalkan ruangan ini.
===Hal 6===
[Akiyama: Kenapa]
[Akiyama: tidak seorangpun menunjukkan kesedihannya?]
Mr. X: !!
Akiyama: Bagaimanapun juga, kalah berarti harus menanggun hutang sebesar 100 juta, bukan?
Akiyama: Biasanya, orang akan menderita.
Akiyama: Bahkan, tidak aneh kalau melihat mereka menjadi histeris.
Akiyama: ...Tapi,
===Hal 7===
[Akiyama: tidak seorangpun menunjukkan hal seperti itu. Mereka benar-benar tidak peduli.]
[Akiyama: Bahkan ada beberapa yang tersenyum kecil ketika mereka keluar.]
Akiyama: Itu seperti
Akiyama: keselamatan mereka terjamin.
Mr. X: !!
Akiyama: Di saat itu aku sadar.
Akiyama: Ada tim selain tim kita.
Akiyama: Paling tidak ada satu tim.
Akiyama: Tapi, dengan adanya tumpang tindih,
AKiyama: dalam keadaan terburuk dua tim sangat mungkin.
Mr. X: ......
Akiyama: Aku harus berterima kasih kepada Nao
Akiyama: karena telah memberikanku bukti penting ketika dia menelponku pagi ini.
===Hal 8===
Akiyama: Pemain nomor 1 kembali ke sini pagi ini.
Mr. X: !!
Akiyama: Aneh.
Akiyama: Kenapa dia, yang mempunyai hutang 100 juta kepada organisasi yang tidak dikenal, datang ke tempat yang sama dengan para karyaman?
Akiyama: Sepertinya, dia takut kalau pemenang timnya akan kabur dengan semua uangnya.
Akiyama: Heh heh heh heh
Akiyama: Bukan ide yang buruk untuk membujuk semua pemain ke dalam tim, tapi
Akiyama: setidaknya suruh mereka untuk berakting ketika mereka kalah!
===Hal 9===
Mr. X: ...
Mr. X: ...Tapi
Mr. X: ...Tapi!!
Mr. X: Semua itu
Mr. X: tidak menunjukan kalau aku adalah "X"!
Akiyama: Sebenarnya,
Akiyama: Aku bisa mengidentifikasimu.
Mr. X: !!
Akiyama: Intinya,
Akiyama: Kau lebih bernafsu untuk menang daripada lainnya.
Akiyama: Kau memikirkan semua hal dengan tenang dan bertindak dengan berani.
Akiyama: Tapi,
Akiyama: ada satu saat dimana kau salah
Akiyama: ketika kau sedang berbicara dengan Nao tentang "Mr. X"
Akiyama: Ketenanganmu benar-benar hilang.
[Hitomi: 15!?]
[Hitomi: Maksudmu, pria yang berkacamata itu!?]
[Nao: bagaimana menurutmu?]
[Hitomi: Tuh, kan!]
[Hitomi: Aku juga merasakan ada yang aneh darinya!]
Mr. X: ...Itu tidak benar!
Akiyama: Benar kok.
Akiyama: Karena saat itu, kau
Akiyama: membuat satu kesalahan yang mematikan.
[Hitomi: Dialah satu-satunya orang yang terlihat sangat tenang...]
[Nao: Wah, Hitomi-san, kau juga berpikir seperti itu?]
[Hitomi: Kalau kita menganggap dia telah memiliki cek senilai 1 milyar...]
[Hitomi: maka semuanya masuk akal.]
Mr. X: ...Itu adalah
Mr. X: kesalahan?
Akiyama: Heh heh heh
===Hal 10===
Akiyama: Memang benar kalau Nao bilang "X" telah mencuri 100 juta ketika dia di luar wisma,
Akiyama: tapi dia tidak pernah bilang apapun tentang cek.
Mr. X: !!
Akiyama: Hanya "X" yang tahu
Akiyama: kalau uang yang dicurinya berada dalam bentuk cek.
Nao: ......
Nao: Wow!
Mr. X: ......
Akiyama: Heh heh heh
Akiyama: mengerti sekarang?
Akiyama: strategimu lemah.
===Hal 11===
Staf: Karena jumlah YA dan TIDAK sama,
Staf: kita akan langsung melanjutkan ke ronde berikutnya mulai dari sekarang.
Staf: Bolehkah saya mengambil telponmu, tuan?
Mr. X: ...cih!!
Mr. X: Yah, aku memang sudah terungkap.
Mr. X: Tapi
Mr. X: kau masih belum menang!
Nao: !
Mr. X: Biar kuperjelas.
Mr. X: Hanya karena
Mr. X: kau menghentikan rencanaku
Mr. X: bukan berarti kau akan menang!
===Hal 12===
Mr. X: KITA HANYA KEMBALI KE AWAL!
Mr. X: KAU BELUM MENDAPATKAN APAPUN!
Akiyama: awal,
Akiyama: ya...?
[Nao: Dia benar.]
[Nao: Game-nya seimbang sekarang.]
[Nao: Keempat pemain mempunyai peluang yang sama untuk mendapatkan hadiah.]
[Nao: Itu sama dengan...]
[Nao: peluang menangnya hanya 25%!!]
===Hal 13===
Staf: Sekarang kita akan menentukan siapa yang akan memberikan pertanyaan berikutnya!
Staf: Pemain 22!
Mr. X: !!
Akiyama: Heh heh heh
Akiyama: Aku, ya?
Staf: Pemain nomor 22.
Staf: Harap maju maju ke depan.
===Hal 14===
Akiyama: Hal yang paling penting dalam hidup...
Akiyama: adalah UANG. [Typesetter, uang disini pakai font yang beda]
Staf: Dan itulah pertanyaannya!
Staf: "Hal yang paling penting dalam hidup adalah uang!"
Staf: Jika anda setuju, maka pilih YA.
Staf: Namun, jika anda tidak setuju, pilih TIDAK!
===Hal 15===
Staf: waktu anda 6 jam!
Akiyama: Tunggu.
Akiyama: Aku sudah menentukan jawabanku.
Miura: !
Akiyama: Terhadap pernyataan "Hal yang paling penting dalam hidup adalah uang", aku menjawab...
Akiyama: Tidak.
22
Tidak
SFX: lipat
SFX: lipat
Miura: !?
Mr. X: !?
===Hal 16===
!!!
[SUARA]
Miura: !!
Miura: APA YANG KAU LAKUKAN!?
Miura: MEMPERLIHATKAN PILIHANMU?! KAU BODOH YA?!
Miura: KAU MEMPUNYAI WAKTU 6 JAM UNTUK MENENTUKANNYA!!
Akiyama: Aku tidak membutuhkan waktu selama itu.
===Hal 17===
Akiyama: Karena...
Akiyama: pemenang dari game ini adalah aku!
Mr. X: !?
Miura: !?
Akiyama: seperti yang kalian lihat, aku memilih TIDAK.
Akiyama: Aku tidak mengeluarkan tipu muslihat apapun.
Akiyama: Sebagai buktinya, lihat:
YA
Akiyama: Ini adalah kertas suara YA yang tidak kugunakan.
Akiyama: ...Jadi artinya...
Akiyama: karena sudah ada satu suara TIDAK,
Akiyama: kalau mau menjadi minoritas,
Akiyama: TIDAK
? ? ?
Akiyama: satu-satunya pilihan adalah untuk memilih YA.
===Hal 18===
Akiyama: Tapi, jika kalian hanya memikirkan diri sendiri dan kalian bertiga memilih YA,
Akiyama: maka...
Akiyama: aku akan langsung menjadi minoritas karena aku memilih TIDAK.
Akiyama: Kalau mau mengalahkanku, seseorang harus mengorbankan dirinya dan memilih TIDAK.
Akiyama: tapi itu artinya, dia akan melepaskan peluangnya untuk menang.
TIDAK
SUARA
Akiyama: Kalian tidak mempunyai pilihan lain. Satu dari kalian harus melakukannya.
Akiyama: Kecuali kalian mau membiarkan aku menang.
===Hal 19===
Akiyama: Aku yakin
Akiyama: tidak seorangpun dari kalian akan mengorbankan diri kalian.
Akiyama: Karena itulah aku
Akiyama: sudah menang!
Miura: ......
Mr. X: ......
===Hal 20===
Bersambung
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!




Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!