Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Silver Spoon 2
Musim Semi 2
-> RTS Page for Silver Spoon 2
ENG Translator : MusouMitai
Silver Spoon
Chapter 2 "Musim Semi 2"
http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&chapter=Silver+Spoon+02
Hal.2
Kotak - Peternakan Susu 1-D
Guru : Baiklah, aku akan membagi kalian ber-40 ke dalam 8 kelompok.
Guru : Semua tugas pagi/sore akan diputar untuk diselesaikan oleh kelompok-kelompok ini.
Guru : Kalian akan mengambil loteri ini untuk menentukan kelompok kalian yang terdiri dari 5 orang, // Jadi, rukunlah selama tiga tahun ke depan.
Kotak - Laki-laki
Kotak - perempuan
[Kerja manual!! Chapter kedua dari karya Arakawa Hiromu yang penuh dengan komedi!!]
Hal.3
[Moto SMA Pertanian Yezo adalah "Kalau seseorang tidak bekerja, dia tidak boleh makan!"]
Tokiwa : Dari semua gadis cantik yang bisa kita dapat, kenapa kita harus sekelompok sama Tamako!? // Dia seperti telur raksasa!!
{T/N : Lelucon dari namanya yang kedengaran seperti telur dalam bahasa Jepang, 'Tamago'}
Tamako : Kamu nggak bisa menyembunyikan rasa ketidaksukaanmu dengan baik, Tokiwa!
Sebuah cerita masa muda yang penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur!!
Chapter 2 / Musim Semi 2
Hal.4
Hachiken : Jam 5 itu terlalu pagi untuk bangun... // Aku masih ngantuk... dan ini sangat dingin.
Hachiken : Kami harus melakukan ini sepanjang minggu?
Aikawa : (Selamat pagi.)
Guru : Tidak ada yang telambat di hari pertama. Bagus.
Kotak - Kandang Ayam
Hachiken : Woah!!
Hachiker : Besar sekali!!
SFX : Srak
Hachiken : Ini seperti pabrik telur sungguhan!!
Guru : Hachiken, Tokiwa. Kalian berdua bertugas mengumpulkan telur.
Tokiwa : Baik.
Hal.5
Hachiken : Tokiwa, kamu cepat sekali.
Tokiwa : Itu karena aku tinggal di peternakan ayam.
Hachiken : Ini menakjubkan. Sangat sistematik. // Yang perlu kamu lakukan adalah menaruh ayam di sini, memberi mereka makan, dan membuat mereka bertelur.
Tokiwa : Ya, tapi kandang ayam yang lebih mementingkan efisiensi daripada perawatan binatang seperti ini dikritik oleh banyak orang dari kelompok hak-hak binatang di Barat.
Hachiken : Benarkah? Tapi tetap saja, kamu harus memuji efisiensinya.
SFX : Klang
Hachiken : Uh, Tokiwa...
Tokiwa : Ya?
Hachiken : Sebenarnya darimana telur ayam berasal?
Kotak - Cerita sebelumnya
Hachiken Yugo memasuki SMA Yezo, sekolah pertanian terbesar di Jepang, mengejar anak sapi, dan membuatnya tersesat... Sejak itu, dia mulai dihadapkan dengan tantangan yang tak terduga. Apa anak-kota Hachiken akan baik-baik saja!?
Hal.6
Kotak - Karakter
Hachiken Yugo
Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Dia datang dari SMP di Sapporo setelah mengambil tes masuk. Tampaknya dia ada di sini karena ada asrama...
Tokiwa : Dari mana?
Tokiwa : Ya dari anus.
Hachiken : Sama seperti kotoran!?
Tokiwa : Tepatnya, di kloaka.
Tokiwa : Tuba Falopi dan dubur...
[Gambar yang kanan : Tuba Falopi]
[Gambar yang kiri : Kolorektum]
Hachiken : Ini menjijikkan!!
Komaba : Dan itulah kenapa kita harus mencucinya dan menggosoknya.
Tokiwa : Mereka rasanya sangat enak karena setiap dari mereka penuh dengan perasaan dari sang produsen!
Hachiken : Mereka keluar dari tempat yang sama dengan kotoran!!
Radio : Sarapan sudah hampir siap. // Semua murid diharapkan berkumpul di ruang makan.
Kotak - SMA Pertanian Yezo - Asrama
Hal.7
Orang : Aku lapar!
Kotak - Ruang Makan
Orang : Makan pagi rasanya akan sangat enak setelah kita bekerja!
Tokiwa : Aku penasaran kita akan makan apa hari ini.
Kotak - {Teks terputus} Ruang Makan
Hachiken : Sendok?
Kotak - {Teks terputus} Ruang Makan
Hachiken : Apa itu lambang kantin?
Mikage : Hei, lihat, sendok perak.
Yoshino : Wow, kamu benar.
Hachiken : Sendok... perak?
Hachiken : Buat apa ya?
Hachiken : Apapun itu, waktunya untuk makan! // Aku la...
Hachiken : ...par.
Hal.8
Hachiken : !!! (Pok)
Pria : (Kelihatannya lezat.)
Beppu : Ada apa? Nanti makanannya dingin loh.
Hachiken : .........
Hachiken : Beppu, kamu boleh makan ini.
Beppu : Sungguh? Asyik!
Beppu : (Slurp Slurp)
Hachiken : Anus...
Hachiken : Tunggu!? Mikage, kamu juga!!?
Mikage : (Hahaha, kamu benar.]
Yoshino : (Lalu dia...)
Hachiken : Gadis-gadis, kalian harus berhenti!! // Itu datang dari a...
Gadis : (Mana mungkin...)
Hachiken : ...Siapa yang peduli dengan Tamako!!
Tamako : (Nyam nyam)
Hal.9
Karakter - Mikage Aki
Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Putri dari keluarga yang berasal dari peternakan sapi dan kuda, dia datang kesini dengan pikiran kalau dia mungkin bisa mengurus peternakan keluarganya.
SFX : Ding dong ding dong
Komaba : Ada apa?
Hachiken : Tempat ini benar-benar menurunkan semangatmu.
Guru : Kalian akan ke lapangan di pelajaran selanjutnya, // Jadi cepat ganti baju dan keluar.
Hachiken : Sekarang badanku nggak bisa bangun!
[Pagi]
Guru : (Kami memberikan setiap dari kalian 20 yard dari tanah ini untuk diri kalian sendiri, jadi bajaklah!!)
[Pekerjaan Sekolah]
[Siang]
Hachiken : (Dua puluh satu, dua puluh dua, dua puluh tiga)
[Olahraga]
[Setelah Sekolah Selesai]
[Latihan perawatan binatang]
[Dan lalu mengikuti aktivitas klub.]
Komaba : (Sampai nanti.)
Hal.10
Kotak - SMA Pertanian Yezo - Asrama
Tamako : Oof!!
Komaba : Hyaaah!!
Hachiken : Setelah latihan pagi, latihan di sekolah, latihan setelah sekolah selesai, dan aktivitas klubmu, bagaimana bisa kalian masih punya energi untuk main ping pong!?
Tamako, Komaba : Selalu ada waktu untuk main Ping Pong!
Hal.11
Hachiken : Mereka semua monster...
Kotak - Ruang rekreasi
Orang : (Woooaaahhh)
Tamako : Penutup!!
Komaba : (Apaaa!?)
Orang : (Ayo, Tama-chan!)
Hachiken : Dan aku harus melakukan ini sepanjang minggu?
Radio : Lampu dimatikan!
Hachiken : Ah, masih ada pekerjaan yang harus kuselesaikan...
Hachiken : Wooops!
Hachiken : Tidak! // Tidak! // Tidak!
Hachiken : Hampir saja!
Guru : Hei, hati-hati. // Mereka benda yang berharga.
Tokiwa : Hachiken, kamu kelihatan lelah sekali.
SFX : Sruk sruk
Hachiken : Kok kamu nggak?
Tokiwa : Oh, aku juga. Tapi aku mendingan latihan seperti ini daripada latihan dengan buku!
Tokiwa : (Heheheh)
Hachiken : Komaba, kamu bahkan ikut aktivitas klub, tapi kamu kelihatan nggak kelelahan sama sekali.
Komaba : Itu karena aku tidur di kelas tadi!
Hachiken : Dan kamu bangga dengan itu!?
Hal.12
Guru : Hari ini cukup! // Kalian boleh pulang!
Tokiwa : Baiklah!
Tamako : Aku lapar!
Hachiken : Wah! Anginnya kencang banget!!
Guru : Heeei, aku boleh pinjam muridmu sebentar nggak!?
Guru : Ada apa?
Guru : Ada angin kencang yang menerbangkan atap rumah kaca! // Mereka bilang akan ada badai tang malam ini dan kalau kami nggak memperbaikinya sekarang, semuanya akan beku!
Guru : Itu tidak baik! // Semuanya, bantu dia!
Guru : Hachiken, kamu ngapain!?
Guru : Pertahankan badanmu!!
Tokiwa : Tamako, bagaimana bisa kamu yang paling berat di sini malah terbang kebawa angin!?
Hal.13
Komaba : Selesai...
Hachiken : Aku... sangat... lapar...
Komaba : Wah, sudah jam delapan. // Ruang makan sudah ditutup.
Tamako : (Wow, ini seperti perawatan muka gratis...)
Guru : Kerja bagus, anak-anak!
Guru : Aku yakin kalian pasti lapar! Makanlah dulu sebelum kalian pergi!
Guru : Walau yang kita punya di sini adalah makanan yang kita tanam di sekolah.
Hal.14
Guru : Acar lobak dari guru perkebunan.
Guru : Dan telur dari kadang ayamku.
Komaba : Cepetan pakai kecapnya!
Tokiwa : Sabar... sebentar lagi...
Hal.15
[Ya Tuhan!!!]
[Enak sekaaaaaali!!]
Tamako : (Nyam Nyam)
Hachiken : Walau itu keluar dari anus!!
Tokiwa : Sudah kubilang bukan anus, tapi kloaka!!
Komaba : (Lobaknya enak.)
Hachiken : Tokiwa... ayam itu hebat, bisa membuang sesuatu yang rasanya enak...
Tokiwa : Aku senang kamu sudah nggak jijik dengan ayam lagi, tapi itu masih agak menyebalkan!!
Hal.16
Kotak - {Teks terputus} Kamar Mandi Pria]
Hachiken : Hari ini lelah sekali...
Tokiwa : Aku bisa tidur nyenyak malam ini.
Aikawa : Walau agak menyebalkan saat kita harus bangun jam lima besok pagi.
Hachiken : Kami kelompok 'A' dari jurusan peternakan susu kelas satu. // Kami sudah selesai menggunakan kamar mandinya.
Orang : Baiklah, terima kasih.
Orang : Hachiken. Aikawa. Pas sekali.
Hachiken : Hah?
Aikawa : Kenapa?
Inada : Hai!
Hachiken : Dia...
Aikawa : Kelas tiga yang minta bantuan kita kemarin.
Inada : Namaku Inada, dari jurusan ilmu pangan. // Terima kasih atas bantuan kalian kemarin.
Hal.17
Inada : Aku bawa ayam yang kujanjikan kemarin.
Aikawa : Kamu tidak harus mengantarnya sendiri sampai tengah malam.
Inada : Tidak, aku mau memberikannya padamu saat masih panas.
Inada : Cobalah!
Inada : Enak loh!!
Inada : (Enak Loh!!)
Hachiken : .........
Hachiken : Tidaktidaktidak!! Aku nggak bisa membiarkan diriku dikendalikan oleh konsepku sendiri!
Hachiken : Ini dia!!!
Hal.18
Hachiken : .........!!
Hachiken : Ini enak!!
Inada : Ya 'kan?
Aikawa : (Enak~)
Tokiwa : (Aku juga mau coba)
Hachiken : Ada yang berbeda... // Seperti... rasanya seperti ini nggak ditambahin apa-apa...
Inada : Kamu bisa mengetahuinya!? // Ini nggak ditambahin zat adiktif sama sekali!!
Inada : Saat kamu membicarakan daging yang sedang diproses, pewarna yang biasa digunakan banyak mengandung sodium nitrat dan fosfat. Kalau dibiarkan, haemoglobin dan myoglobin yang memberikan warna merah pada daging akan teroksidasi dan akan berubah jadi methemoglobin dan metmyoglobin, yang punya warna gelap atau malahan hampir hitam. Menambah pewarna akan mengubah mereka jadi nitrosohaemoglobin dan nitrosomyoglobin. Prosesnya stabil, tapi itu dapat menyebabkan warna kemerahan yang tidak natural yang nggak akan bertahan lama warnanya. Itu juga membantu memperlambat perkembangan Clostridium botulinum. Tapi, penelitian mengatakan kalau itu semuanya nggak akan terlalu aman dan bisa membuat tubuh jadi sakit dan jadi katalis bagi kanker
Hachiken : Ya ampun, dia bicara panjang lebar sekali!!
Inada : Hachiken, kamu mungkin lebih cocok di jurusan ilmu pangan.
Inada : Kelebihan dan kekurangan zat adiktif, kamu punya indera pengecap yang bagus.
Hachiken : ...Begitu ya?
Hachiken : Aku nggak yakin tentang itu...
Hal.19
Tamako : Oh, apa yang kakakku lakukan di sini?
Inada : Oh, Tamako.
Tamako : Kamu masih meneruskan penelitian makanan tanpa zat adiktif yang tidak efisien seperti biasa? // Di masa produksi masal dan konsumsi masal seperti ini, kamu lebih baik mencoba untukmemenuhi permintaan dengan cara menemukan keseimbangan yang lebih baik dari penggunaan zat adiktif!
Inada : Aku akan melakukan kerjaanku seperti yang kumau! // Urusi urusanmu sendiri!
Aikawa : "Kakak"?
Tamako : Nggak menggunakan mereka padahal mereka itu lulus uji kemanan...
Inada : Itu nggak berarti mereka sepenuhnya aman!
Tamako : Penelitian nggak menunjukkan...
Hachiken : Orang ayam dan si humpty dumpty itu bersaudara?
Tokiwa : Tapi mereka nggak mirip sama se...
Aikawa, Hachiken, Tokiwa : Kalau kamu memotong semua kelebihihannya, dia cantik!!
Tamako : Kamu seharusnya tidak menilai buku dari sampulnya!
[Hukum besi dari pertanian... Kamu harus menerima semua kebenaran! Itu saja.]
Silver Spoon
Chapter 2 "Musim Semi 2"
http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&chapter=Silver+Spoon+02
Reserved for Shinigami-Forever
Hal.2
Kotak - Peternakan Susu 1-D
Guru : Baiklah, aku akan membagi kalian ber-40 ke dalam 8 kelompok.
Guru : Semua tugas pagi/sore akan diputar untuk diselesaikan oleh kelompok-kelompok ini.
Guru : Kalian akan mengambil loteri ini untuk menentukan kelompok kalian yang terdiri dari 5 orang, // Jadi, rukunlah selama tiga tahun ke depan.
Kotak - Laki-laki
Kotak - perempuan
[Kerja manual!! Chapter kedua dari karya Arakawa Hiromu yang penuh dengan komedi!!]
Hal.3
[Moto SMA Pertanian Yezo adalah "Kalau seseorang tidak bekerja, dia tidak boleh makan!"]
Tokiwa : Dari semua gadis cantik yang bisa kita dapat, kenapa kita harus sekelompok sama Tamako!? // Dia seperti telur raksasa!!
{T/N : Lelucon dari namanya yang kedengaran seperti telur dalam bahasa Jepang, 'Tamago'}
Tamako : Kamu nggak bisa menyembunyikan rasa ketidaksukaanmu dengan baik, Tokiwa!
Sebuah cerita masa muda yang penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur!!
Chapter 2 / Musim Semi 2
Hal.4
Hachiken : Jam 5 itu terlalu pagi untuk bangun... // Aku masih ngantuk... dan ini sangat dingin.
Hachiken : Kami harus melakukan ini sepanjang minggu?
Aikawa : (Selamat pagi.)
Guru : Tidak ada yang telambat di hari pertama. Bagus.
Kotak - Kandang Ayam
Hachiken : Woah!!
Hachiker : Besar sekali!!
SFX : Srak
Hachiken : Ini seperti pabrik telur sungguhan!!
Guru : Hachiken, Tokiwa. Kalian berdua bertugas mengumpulkan telur.
Tokiwa : Baik.
Hal.5
Hachiken : Tokiwa, kamu cepat sekali.
Tokiwa : Itu karena aku tinggal di peternakan ayam.
Hachiken : Ini menakjubkan. Sangat sistematik. // Yang perlu kamu lakukan adalah menaruh ayam di sini, memberi mereka makan, dan membuat mereka bertelur.
Tokiwa : Ya, tapi kandang ayam yang lebih mementingkan efisiensi daripada perawatan binatang seperti ini dikritik oleh banyak orang dari kelompok hak-hak binatang di Barat.
Hachiken : Benarkah? Tapi tetap saja, kamu harus memuji efisiensinya.
SFX : Klang
Hachiken : Uh, Tokiwa...
Tokiwa : Ya?
Hachiken : Sebenarnya darimana telur ayam berasal?
Kotak - Cerita sebelumnya
Hachiken Yugo memasuki SMA Yezo, sekolah pertanian terbesar di Jepang, mengejar anak sapi, dan membuatnya tersesat... Sejak itu, dia mulai dihadapkan dengan tantangan yang tak terduga. Apa anak-kota Hachiken akan baik-baik saja!?
Hal.6
Kotak - Karakter
Hachiken Yugo
Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Dia datang dari SMP di Sapporo setelah mengambil tes masuk. Tampaknya dia ada di sini karena ada asrama...
Tokiwa : Dari mana?
Tokiwa : Ya dari anus.
Hachiken : Sama seperti kotoran!?
Tokiwa : Tepatnya, di kloaka.
Tokiwa : Tuba Falopi dan dubur...
[Gambar yang kanan : Tuba Falopi]
[Gambar yang kiri : Kolorektum]
Hachiken : Ini menjijikkan!!
Komaba : Dan itulah kenapa kita harus mencucinya dan menggosoknya.
Tokiwa : Mereka rasanya sangat enak karena setiap dari mereka penuh dengan perasaan dari sang produsen!
Hachiken : Mereka keluar dari tempat yang sama dengan kotoran!!
Radio : Sarapan sudah hampir siap. // Semua murid diharapkan berkumpul di ruang makan.
Kotak - SMA Pertanian Yezo - Asrama
Hal.7
Orang : Aku lapar!
Kotak - Ruang Makan
Orang : Makan pagi rasanya akan sangat enak setelah kita bekerja!
Tokiwa : Aku penasaran kita akan makan apa hari ini.
Kotak - {Teks terputus} Ruang Makan
Hachiken : Sendok?
Kotak - {Teks terputus} Ruang Makan
Hachiken : Apa itu lambang kantin?
Mikage : Hei, lihat, sendok perak.
Yoshino : Wow, kamu benar.
Hachiken : Sendok... perak?
Hachiken : Buat apa ya?
Hachiken : Apapun itu, waktunya untuk makan! // Aku la...
Hachiken : ...par.
Hal.8
Hachiken : !!! (Pok)
Pria : (Kelihatannya lezat.)
Beppu : Ada apa? Nanti makanannya dingin loh.
Hachiken : .........
Hachiken : Beppu, kamu boleh makan ini.
Beppu : Sungguh? Asyik!
Beppu : (Slurp Slurp)
Hachiken : Anus...
Hachiken : Tunggu!? Mikage, kamu juga!!?
Mikage : (Hahaha, kamu benar.]
Yoshino : (Lalu dia...)
Hachiken : Gadis-gadis, kalian harus berhenti!! // Itu datang dari a...
Gadis : (Mana mungkin...)
Hachiken : ...Siapa yang peduli dengan Tamako!!
Tamako : (Nyam nyam)
Hal.9
Karakter - Mikage Aki
Murid kelas satu dalam jurusan peternakan susu di SMA Pertanian Yezo. Putri dari keluarga yang berasal dari peternakan sapi dan kuda, dia datang kesini dengan pikiran kalau dia mungkin bisa mengurus peternakan keluarganya.
SFX : Ding dong ding dong
Komaba : Ada apa?
Hachiken : Tempat ini benar-benar menurunkan semangatmu.
Guru : Kalian akan ke lapangan di pelajaran selanjutnya, // Jadi cepat ganti baju dan keluar.
Hachiken : Sekarang badanku nggak bisa bangun!
[Pagi]
Guru : (Kami memberikan setiap dari kalian 20 yard dari tanah ini untuk diri kalian sendiri, jadi bajaklah!!)
[Pekerjaan Sekolah]
[Siang]
Hachiken : (Dua puluh satu, dua puluh dua, dua puluh tiga)
[Olahraga]
[Setelah Sekolah Selesai]
[Latihan perawatan binatang]
[Dan lalu mengikuti aktivitas klub.]
Komaba : (Sampai nanti.)
Hal.10
Kotak - SMA Pertanian Yezo - Asrama
Tamako : Oof!!
Komaba : Hyaaah!!
Hachiken : Setelah latihan pagi, latihan di sekolah, latihan setelah sekolah selesai, dan aktivitas klubmu, bagaimana bisa kalian masih punya energi untuk main ping pong!?
Tamako, Komaba : Selalu ada waktu untuk main Ping Pong!
Hal.11
Hachiken : Mereka semua monster...
Kotak - Ruang rekreasi
Orang : (Woooaaahhh)
Tamako : Penutup!!
Komaba : (Apaaa!?)
Orang : (Ayo, Tama-chan!)
Hachiken : Dan aku harus melakukan ini sepanjang minggu?
Radio : Lampu dimatikan!
Hachiken : Ah, masih ada pekerjaan yang harus kuselesaikan...
Hachiken : Wooops!
Hachiken : Tidak! // Tidak! // Tidak!
Hachiken : Hampir saja!
Guru : Hei, hati-hati. // Mereka benda yang berharga.
Tokiwa : Hachiken, kamu kelihatan lelah sekali.
SFX : Sruk sruk
Hachiken : Kok kamu nggak?
Tokiwa : Oh, aku juga. Tapi aku mendingan latihan seperti ini daripada latihan dengan buku!
Tokiwa : (Heheheh)
Hachiken : Komaba, kamu bahkan ikut aktivitas klub, tapi kamu kelihatan nggak kelelahan sama sekali.
Komaba : Itu karena aku tidur di kelas tadi!
Hachiken : Dan kamu bangga dengan itu!?
Hal.12
Guru : Hari ini cukup! // Kalian boleh pulang!
Tokiwa : Baiklah!
Tamako : Aku lapar!
Hachiken : Wah! Anginnya kencang banget!!
Guru : Heeei, aku boleh pinjam muridmu sebentar nggak!?
Guru : Ada apa?
Guru : Ada angin kencang yang menerbangkan atap rumah kaca! // Mereka bilang akan ada badai tang malam ini dan kalau kami nggak memperbaikinya sekarang, semuanya akan beku!
Guru : Itu tidak baik! // Semuanya, bantu dia!
Guru : Hachiken, kamu ngapain!?
Guru : Pertahankan badanmu!!
Tokiwa : Tamako, bagaimana bisa kamu yang paling berat di sini malah terbang kebawa angin!?
Hal.13
Komaba : Selesai...
Hachiken : Aku... sangat... lapar...
Komaba : Wah, sudah jam delapan. // Ruang makan sudah ditutup.
Tamako : (Wow, ini seperti perawatan muka gratis...)
Guru : Kerja bagus, anak-anak!
Guru : Aku yakin kalian pasti lapar! Makanlah dulu sebelum kalian pergi!
Guru : Walau yang kita punya di sini adalah makanan yang kita tanam di sekolah.
Hal.14
Guru : Acar lobak dari guru perkebunan.
Guru : Dan telur dari kadang ayamku.
Komaba : Cepetan pakai kecapnya!
Tokiwa : Sabar... sebentar lagi...
Hal.15
[Ya Tuhan!!!]
[Enak sekaaaaaali!!]
Tamako : (Nyam Nyam)
Hachiken : Walau itu keluar dari anus!!
Tokiwa : Sudah kubilang bukan anus, tapi kloaka!!
Komaba : (Lobaknya enak.)
Hachiken : Tokiwa... ayam itu hebat, bisa membuang sesuatu yang rasanya enak...
Tokiwa : Aku senang kamu sudah nggak jijik dengan ayam lagi, tapi itu masih agak menyebalkan!!
Hal.16
Kotak - {Teks terputus} Kamar Mandi Pria]
Hachiken : Hari ini lelah sekali...
Tokiwa : Aku bisa tidur nyenyak malam ini.
Aikawa : Walau agak menyebalkan saat kita harus bangun jam lima besok pagi.
Hachiken : Kami kelompok 'A' dari jurusan peternakan susu kelas satu. // Kami sudah selesai menggunakan kamar mandinya.
Orang : Baiklah, terima kasih.
Orang : Hachiken. Aikawa. Pas sekali.
Hachiken : Hah?
Aikawa : Kenapa?
Inada : Hai!
Hachiken : Dia...
Aikawa : Kelas tiga yang minta bantuan kita kemarin.
Inada : Namaku Inada, dari jurusan ilmu pangan. // Terima kasih atas bantuan kalian kemarin.
Hal.17
Inada : Aku bawa ayam yang kujanjikan kemarin.
Aikawa : Kamu tidak harus mengantarnya sendiri sampai tengah malam.
Inada : Tidak, aku mau memberikannya padamu saat masih panas.
Inada : Cobalah!
Inada : Enak loh!!
Inada : (Enak Loh!!)
Hachiken : .........
Hachiken : Tidaktidaktidak!! Aku nggak bisa membiarkan diriku dikendalikan oleh konsepku sendiri!
Hachiken : Ini dia!!!
Hal.18
Hachiken : .........!!
Hachiken : Ini enak!!
Inada : Ya 'kan?
Aikawa : (Enak~)
Tokiwa : (Aku juga mau coba)
Hachiken : Ada yang berbeda... // Seperti... rasanya seperti ini nggak ditambahin apa-apa...
Inada : Kamu bisa mengetahuinya!? // Ini nggak ditambahin zat adiktif sama sekali!!
Inada : Saat kamu membicarakan daging yang sedang diproses, pewarna yang biasa digunakan banyak mengandung sodium nitrat dan fosfat. Kalau dibiarkan, haemoglobin dan myoglobin yang memberikan warna merah pada daging akan teroksidasi dan akan berubah jadi methemoglobin dan metmyoglobin, yang punya warna gelap atau malahan hampir hitam. Menambah pewarna akan mengubah mereka jadi nitrosohaemoglobin dan nitrosomyoglobin. Prosesnya stabil, tapi itu dapat menyebabkan warna kemerahan yang tidak natural yang nggak akan bertahan lama warnanya. Itu juga membantu memperlambat perkembangan Clostridium botulinum. Tapi, penelitian mengatakan kalau itu semuanya nggak akan terlalu aman dan bisa membuat tubuh jadi sakit dan jadi katalis bagi kanker
Hachiken : Ya ampun, dia bicara panjang lebar sekali!!
Inada : Hachiken, kamu mungkin lebih cocok di jurusan ilmu pangan.
Inada : Kelebihan dan kekurangan zat adiktif, kamu punya indera pengecap yang bagus.
Hachiken : ...Begitu ya?
Hachiken : Aku nggak yakin tentang itu...
Hal.19
Tamako : Oh, apa yang kakakku lakukan di sini?
Inada : Oh, Tamako.
Tamako : Kamu masih meneruskan penelitian makanan tanpa zat adiktif yang tidak efisien seperti biasa? // Di masa produksi masal dan konsumsi masal seperti ini, kamu lebih baik mencoba untukmemenuhi permintaan dengan cara menemukan keseimbangan yang lebih baik dari penggunaan zat adiktif!
Inada : Aku akan melakukan kerjaanku seperti yang kumau! // Urusi urusanmu sendiri!
Aikawa : "Kakak"?
Tamako : Nggak menggunakan mereka padahal mereka itu lulus uji kemanan...
Inada : Itu nggak berarti mereka sepenuhnya aman!
Tamako : Penelitian nggak menunjukkan...
Hachiken : Orang ayam dan si humpty dumpty itu bersaudara?
Tokiwa : Tapi mereka nggak mirip sama se...
Aikawa, Hachiken, Tokiwa : Kalau kamu memotong semua kelebihihannya, dia cantik!!
Tamako : Kamu seharusnya tidak menilai buku dari sampulnya!
[Hukum besi dari pertanian... Kamu harus menerima semua kebenaran! Itu saja.]
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!
1 members and 0 guests have thanked Michalv for this release
setpam25




Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!
dipake ya