Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Silver Spoon 7
Musim Semi 7
-> RTS Page for Silver Spoon 7
ENG Translator : MusouMitai
Silver Spoon
Chapter 7 "Musim Semi 7"
http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&chapter=Silver+Spoon+07
Hal.2
[Liburan sudah selesai. Waktunya untuk kembali ke kehidupan penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur.]
Guru : Apa semuanya sudah beristirahat dalam minggu emas kali ini?
Kotak - SMA Pertanian Yezo Asrama
Guru : Kurasa banyak dari kalian yang masih harus bekerja di peternakan keluarga, jadi mungkin bukan itu masalahnya.
Orang : (Tentu saja!)
Guru : Besok, kalian semua harus sudah masuk sekolah, jadi berjuanglah. // Itu saja, selamat malam.
Orang : Terima kasih.
Orang : Selamat malam.
Guru : Kami akan mengumpulkan hp kalian di sini.
Guru : Cepatlah dan langsung kembali ke kamar kalian.
Hal.3
SFX : Klik
Layar HP - Pesan baru 1/1
Layar HP - Dari: Ibu
Aku sudah mengirim uang sakumu bulan ini. Apa kamu sudah terbiasa dengan sekolahnya?
SFX : Klik
SFX : Taruh
Hal.4
[Kelas satu kelompok A jurusan peternakan susu... memakan semangkuk daging babi!]
Tulisan dekat kata BABI : Dibesarkan di Obihiro.
Chapter 7 / Musim Semi 7
Volume pertama yang sudah lama dinanti akan dijual tanggal 15 Juli!!
Hal.5
Aikawa : Apa? Beruntung sekali kamu! // Kamu pergi ke klinik balapan Ban'ei?
Hachiken : Ya. // Itu kelihatan seperti ruang penyiksaan buatku.
Hachiken : Dokter di sana mengatakan kalau kamu mau jadi dokter hewan, kamu harus punya keteguhan hati untuk membunuh.
Aikawa : Ya...
Aikawa : Sudah kuduga...
Aikawa : Mungkin... aku nggak punya sesuatu yang diperlukan untuk jadi dokter.
[ Kalau aku nggak mengambil alih peternakan itu, nggak akan ada yang bisa.]
Hal.6
Kotak - Chapter sebelumnya
Hachiken, Aki, dan Komaba pergi ke gelanggang pacuan kuda Ban'ei. Kuda keluarga Aki mendapat juara tiga, jadi semuanya senang. Tapi, masa lalu Hachiken terungkap, dan atmosfir di antara dia dan Komaba berubah. Aki memutuskan untuk membawa mereka ke kandang kuda, dan di sana mereka mendapat pelajaran dari susahnya membersarkan kuda. Mereka berdua memasukkan pelajaran itu ke dalam hati dan akhirnya berdamai.
Hachiken : ...Gimana denganmu Tokiwa? Apa kamu punya keteguhan hati untuk mewujudkan mimpimu?
Tokiwa : Keteguhan hati?
Tokiwa : Kurasa itu berlaku buatku juga.
Tokiwa : Keluargaku punya peternakan unggas, jadi ada resiko kena flu burung. Kalau menyebar, kami harus membunuh semua ayam, yang akan membuat kami rugi jutaan yen.
Tokiwa : Bagaimana denganmu, Hachiken? Hanya karena kamu masuk ke SMA pertanian bukan berarti kamu akan jadi petani! // Kamu bisa bekerja yang nggak ada resikonya.
Tokiwa : (Heheheh)
Hachiken : Mana ada pekerjaan tanpa resiko.
Hachiken : Tokiwa, kamu nggak bisa melakukan pekerjaan yang mengeluarkan banyak uang kalau kamu nggak bisa mat.
Aikawa : (Benar.)
Tokiwa : Aku... aku bisa menyewa akuntan!
Komaba : Membayar seseorang untuk melakukannya hanya akan menghabis-habiskan uang.
Fuji : Ada pepatah terkenal dari Winston Churchill yang mengatakan,
Fuji : "Seekor kucing memandang rendah seorang pria, dan seekor anjing memandang tinggi seorang pria."
Hal.7
Fuji : "Tapi seekor babi akan memandang seorang pria dari matanya dan melihat derajatnya."
Fuji : Babi biasanya dianggap sebagai binatang yang tidak pintar karena kurangnya kebersihan. Kata "Babi" kadang juga digunakan sebagai ejekan. Itu sangat salah.
Fuji : Babi menutupi badan mereka dengan lumpur untuk melindunginya dari parasit dan menurukan suhu badan mereka saat hari panas. // Mereka juga punya penciuman yang tajam. Kemampaun mereka untuk mengingat sesuatu berdasarkan baunya adalah paling hebat di kingdom animalia. Bahkan penciumannya itu bisa membuat mereka bergerak saat gelap.
Hachiken : Bayangkan itu... Kurasa kamu memang nggak bisa menilai buku dari sampulnya.
Babi : Oink Oink
Babi : (Oink)
Hachiken : Kurasa aku harus memberi mereka kesempatan...
SFX : Perlahan
Hal.8
Fuji : Mereka juga punya rahang yang kuat. Mereka bisa mengambil sebuah jari manusia hanya dengan sekali gigit.
Fuji : Ini adalah ruang perawatan.
Fuji : Inilah tempat di mana kita merawat anak babi.
Hachiken : ?
Hachiken : Apa ini? Kelihatan seperti rumah anjing...
Babi : Oink
Babi : Oink
Babi : Oink
Babi : Oink // Oink
Hal.9
Hal.10
Gadis : Lucunya!
Gadis : Aku mau satu kalau ukuran mereka seperti ini untuk selamanya!
Babi : (Oink)
Babi : (Oink)
Babi : (Oink)
Babi : (Oink)
Mikage : (Kyah! // Kyah!)
Gadis : (Lucunya! // Imut!)
Tokiwa : Babi-bai itu akan jadi besar dan gemuk sebelum kalian mengetahuinya.
Tokiwa : (Hmph.)
Tokiwa : Jangan bercanda.
Babi : (Oink?)
Tokiwa : (Lucu!)
Hal.11
Tokiwa : Lu... lu... Lu...
Hachiken : (Heheheh)
Tokiwa : (Haa Haa)
Tokiwa : (Hahah)
SFX : Gemetar
SFX : Gemetar
Tokiwa : Dibandingkan anak ayam, babi masih...
Pria : (Tokiwa gemetaran...)
Fuji : Kalian kelas satu jurusan peternakan susu akan merawat babi ini.
Fuji : Kami membuat ibunya terpisah dengan pagar yang mempunya lubang kecil, jadi anak babi bisa menggunakannya untuk makan.
Fuji : Kalau kita menyimpan mereka bersama, ada kemungkinan kalau ibu babi akan menindih dan membunuh mereka tanpa sengaja.
Gadis : Walau itu ibunya sendiri, kita nggak bisa menyatukan mereka?
Gadis : (Iya.)
Gadis : Menyedihkan sekali.
Fuji : Lebih baik daripada membunuh mereka tanpa sengaja.
Fuji : Perhatikan ini.
Fuji : Mereka akan mulai.
Pria : Agak lucu melihat mereka berdelapan berbaris seperti itu.
Pria : Seperti barisan daging.
Hal.12
Pria : Yang ini kecil sekali.
Pria : Wah, kamu benar.
Fuji : Kalau babi, puting susu yang paling depan akan mengeluarkan susu lebih banyak dibanding yang di belakang.
Fuji : Setelah mereka lahir, anak babi akan merebutkan puting susu mana yang akan mereka gunakan. // Yang kuat mengambil puting susu yang lebih ke depan dan yang lemah terdorong ke belakang.
Gambar kiri - Sedikit
Gambar kanan - Banyak
Fuji : Yang kecil kalah dalam memperebutkannya dan berakhir di belakang.
Hachiken : Um... Apa tidak ada yang bisa anda lakukan untuk itu?
Fuji : Kalau itu mulai mempengaruhi perkembangannya, mungkin kita akan menggunakan puting susu palsu, // Tapi biasanya dibiarkan saja, tergantung alam.
Hal.13
Hachiken : Ah...
Babi : (Burp!)
Babi : (Terima kasih atas makanannya~!)
Hachiken : Hei, babi kecil! Tempat yang lebih baik sudah terbuka! Pindahlah!
Hachiken : ...Loh?
Hachiken : Kenapa dia nggak mau pindah dari tempat itu, padahal tempat lain nggak digunakan?
Fuji : Cobalah untuk memindahnya.
Hachiken : Nah, coba yang ini.
Hachiken : Kamu bisa minum lebih banyak 'kan.
Hal.14
SFX : Endus endus endus
SFX : Hmph
SFX : Tap tap tap tap tap
Babi : Slurp
Hachiken : Kenapa?
Fuji : Itu sifat anak babi.
Fuji : Setelah mereka memilih tempatnya, tidak peduli kalau ada yang lebih baik atau tidak, mereka akan tetap diam di tempat yang sudah mereka pilih.
Fuji : Setelah mereka memilih posisi, mereka akan diam dan tidak akan menginginkan yang lebih baik.
Hal.15
Fuji : Jangan sampai kalian melakukan hal yang sama.
Hachiken : Kurasa aku mengerti apa yang dia maksud...
Hal.16
Mikage : Kamu merasa bisa berhubungan dengan babi kecil, ya?
Hachiken : Ya...
Hachiken : Aku juga nggak bisa melakukan sesuatu dengan baik, tapi babi kecil ini bahkan lebih parah, sampai-sampai jadi yang paling akhir.
Babi : (Oink Oink)
Hachiken : Aku juga 'delapan' kok.
{T/N : Hachi dari nama Hachiken kalau ditulis dengan Kanji berarti nomor delapan.}
Hachiken : (Hahahahah)
Mikage : Kamu tahu, tidak baik memberikan babi kecil itu nama.
Hachiken : Hah?
Hachiken : Nama? // Aku 'kan nggak memanggil dia dengan 'Hachiro' atau 'delapan' atau apapun seperti itu!
Mikage : Iya sih...
Gadis : Ha? Apa Hachiken mencoba menamai salah satu babinya?
Hal.17
Mikage : Aku sudah bilang padanya untuk tidak menamainya! Itu bukan binatang peliharaan!
Gadis : Mereka dibesarkan untuk daging, jadi kalau kamu menganggap salah satu dari mereka spesial, hanya akan membuatnya makin sulit nantinya.
Gadis : Keluargaku punya ternak untuk daging. Jadi aku sudah terbiasa.
Tamako : Kalau kamu mau menamainya, setidaknya namai dengan 'Daging babi' atau sesuatu seperti itu.
Gadis : Sempurna!
Gadis : Ya! Dengan itu kamu bisa membesarkannya secara objektif!
Hachiken : Hah, semuanya kejam! // Sudah kuputuskan!
Hachiken : Aku akan membesarkanmu jadi babi berkualitas yang nggak akan kalah dari babi-babi lainnya!
Hachiken : Semoga kita bisa jadi teman baik untuk tiga tahun ke depan! Mnegerti, daging babi!?
Inada : Permisi, Fuji-sensei. Kami kelas tiga dari jurusan ilmu pangan.
Inada : Kami ingin tahu berapa lama agar kami bisa mengubah anak babi yang baru lahir jadi daging.
Fuji : Tiga bulan.
Hal.18
Hachiken : (Selamat tinggal, daging babi...)
Inada : ?
Fuji : Kalau begitu, mari kita lanjutkan pelajaran kita.
Fuji : Hari ini, kita akan mengebiri anak-anak babi ini.
Fuji : Ini operasi yang mudah. Kita akan membuat irisan di skrotum, melepaskan terstikelnya, memberikan beberapa obat pembasmi kuman, dan selesai.
SFX : Sret
Semua : Tidaaaaak!!
Fuji : Kalau kita tidak melakukan ini, daging babi jantan tidak akan lunak.
Fuji : Kami yang di sana, cobalah.
Orang : Fuji-sensei, jangan buat Aikawa melakukannya!
Orang : Aikawa!
Papan - Kepala Sekolah
SFX : Ring
SFX : Ring
SFX : Ring
Hal.19
Kepala Sekolah : Ya, saya sendiri.
Kepala Sekolah : Apa?
Kepala Sekolah : SMP Sapporo yang baru?
Shiraishi : Ya, saya minta maaf tiba-tiba menelpon anda.
Shiraishi : Nama saya Shiraishi. Saya adalah guru Hachiken Yugo saat dia SMP. Dia masuk ke jurusan peternakan susu di sekolah anda tahun ini.
Kepala Sekolah : Ah, ya, saya ingat dia.
Kepala Sekolah : Orang tanpa cita-cita...
Kepala Sekolah : Oh, benarkah?
Kepala Sekolah : Kalau begitu, bagaimana kalau anda datang ke sini dan melihat perkembangan Hachiken?
[Apa yang ada di depan Hachiken dan Daging Babi...?]
Silver Spoon
Chapter 7 "Musim Semi 7"
http://manga.redhawkscans.com/?manga=Silver+Spoon&chapter=Silver+Spoon+07
Reserved for Shinigami-Forever
Hal.2
[Liburan sudah selesai. Waktunya untuk kembali ke kehidupan penuh dengan keringat, air mata, dan bernoda lumpur.]
Guru : Apa semuanya sudah beristirahat dalam minggu emas kali ini?
Kotak - SMA Pertanian Yezo Asrama
Guru : Kurasa banyak dari kalian yang masih harus bekerja di peternakan keluarga, jadi mungkin bukan itu masalahnya.
Orang : (Tentu saja!)
Guru : Besok, kalian semua harus sudah masuk sekolah, jadi berjuanglah. // Itu saja, selamat malam.
Orang : Terima kasih.
Orang : Selamat malam.
Guru : Kami akan mengumpulkan hp kalian di sini.
Guru : Cepatlah dan langsung kembali ke kamar kalian.
Hal.3
SFX : Klik
Layar HP - Pesan baru 1/1
Layar HP - Dari: Ibu
Aku sudah mengirim uang sakumu bulan ini. Apa kamu sudah terbiasa dengan sekolahnya?
SFX : Klik
SFX : Taruh
Hal.4
[Kelas satu kelompok A jurusan peternakan susu... memakan semangkuk daging babi!]
Tulisan dekat kata BABI : Dibesarkan di Obihiro.
Chapter 7 / Musim Semi 7
Volume pertama yang sudah lama dinanti akan dijual tanggal 15 Juli!!
Hal.5
Aikawa : Apa? Beruntung sekali kamu! // Kamu pergi ke klinik balapan Ban'ei?
Hachiken : Ya. // Itu kelihatan seperti ruang penyiksaan buatku.
Hachiken : Dokter di sana mengatakan kalau kamu mau jadi dokter hewan, kamu harus punya keteguhan hati untuk membunuh.
Aikawa : Ya...
Aikawa : Sudah kuduga...
Aikawa : Mungkin... aku nggak punya sesuatu yang diperlukan untuk jadi dokter.
[ Kalau aku nggak mengambil alih peternakan itu, nggak akan ada yang bisa.]
Hal.6
Kotak - Chapter sebelumnya
Hachiken, Aki, dan Komaba pergi ke gelanggang pacuan kuda Ban'ei. Kuda keluarga Aki mendapat juara tiga, jadi semuanya senang. Tapi, masa lalu Hachiken terungkap, dan atmosfir di antara dia dan Komaba berubah. Aki memutuskan untuk membawa mereka ke kandang kuda, dan di sana mereka mendapat pelajaran dari susahnya membersarkan kuda. Mereka berdua memasukkan pelajaran itu ke dalam hati dan akhirnya berdamai.
Hachiken : ...Gimana denganmu Tokiwa? Apa kamu punya keteguhan hati untuk mewujudkan mimpimu?
Tokiwa : Keteguhan hati?
Tokiwa : Kurasa itu berlaku buatku juga.
Tokiwa : Keluargaku punya peternakan unggas, jadi ada resiko kena flu burung. Kalau menyebar, kami harus membunuh semua ayam, yang akan membuat kami rugi jutaan yen.
Tokiwa : Bagaimana denganmu, Hachiken? Hanya karena kamu masuk ke SMA pertanian bukan berarti kamu akan jadi petani! // Kamu bisa bekerja yang nggak ada resikonya.
Tokiwa : (Heheheh)
Hachiken : Mana ada pekerjaan tanpa resiko.
Hachiken : Tokiwa, kamu nggak bisa melakukan pekerjaan yang mengeluarkan banyak uang kalau kamu nggak bisa mat.
Aikawa : (Benar.)
Tokiwa : Aku... aku bisa menyewa akuntan!
Komaba : Membayar seseorang untuk melakukannya hanya akan menghabis-habiskan uang.
Fuji : Ada pepatah terkenal dari Winston Churchill yang mengatakan,
Fuji : "Seekor kucing memandang rendah seorang pria, dan seekor anjing memandang tinggi seorang pria."
Hal.7
Fuji : "Tapi seekor babi akan memandang seorang pria dari matanya dan melihat derajatnya."
Fuji : Babi biasanya dianggap sebagai binatang yang tidak pintar karena kurangnya kebersihan. Kata "Babi" kadang juga digunakan sebagai ejekan. Itu sangat salah.
Fuji : Babi menutupi badan mereka dengan lumpur untuk melindunginya dari parasit dan menurukan suhu badan mereka saat hari panas. // Mereka juga punya penciuman yang tajam. Kemampaun mereka untuk mengingat sesuatu berdasarkan baunya adalah paling hebat di kingdom animalia. Bahkan penciumannya itu bisa membuat mereka bergerak saat gelap.
Hachiken : Bayangkan itu... Kurasa kamu memang nggak bisa menilai buku dari sampulnya.
Babi : Oink Oink
Babi : (Oink)
Hachiken : Kurasa aku harus memberi mereka kesempatan...
SFX : Perlahan
Hal.8
Fuji : Mereka juga punya rahang yang kuat. Mereka bisa mengambil sebuah jari manusia hanya dengan sekali gigit.
Fuji : Ini adalah ruang perawatan.
Fuji : Inilah tempat di mana kita merawat anak babi.
Hachiken : ?
Hachiken : Apa ini? Kelihatan seperti rumah anjing...
Babi : Oink
Babi : Oink
Babi : Oink
Babi : Oink // Oink
Hal.9
Hal.10
Gadis : Lucunya!
Gadis : Aku mau satu kalau ukuran mereka seperti ini untuk selamanya!
Babi : (Oink)
Babi : (Oink)
Babi : (Oink)
Babi : (Oink)
Mikage : (Kyah! // Kyah!)
Gadis : (Lucunya! // Imut!)
Tokiwa : Babi-bai itu akan jadi besar dan gemuk sebelum kalian mengetahuinya.
Tokiwa : (Hmph.)
Tokiwa : Jangan bercanda.
Babi : (Oink?)
Tokiwa : (Lucu!)
Hal.11
Tokiwa : Lu... lu... Lu...
Hachiken : (Heheheh)
Tokiwa : (Haa Haa)
Tokiwa : (Hahah)
SFX : Gemetar
SFX : Gemetar
Tokiwa : Dibandingkan anak ayam, babi masih...
Pria : (Tokiwa gemetaran...)
Fuji : Kalian kelas satu jurusan peternakan susu akan merawat babi ini.
Fuji : Kami membuat ibunya terpisah dengan pagar yang mempunya lubang kecil, jadi anak babi bisa menggunakannya untuk makan.
Fuji : Kalau kita menyimpan mereka bersama, ada kemungkinan kalau ibu babi akan menindih dan membunuh mereka tanpa sengaja.
Gadis : Walau itu ibunya sendiri, kita nggak bisa menyatukan mereka?
Gadis : (Iya.)
Gadis : Menyedihkan sekali.
Fuji : Lebih baik daripada membunuh mereka tanpa sengaja.
Fuji : Perhatikan ini.
Fuji : Mereka akan mulai.
Pria : Agak lucu melihat mereka berdelapan berbaris seperti itu.
Pria : Seperti barisan daging.
Hal.12
Pria : Yang ini kecil sekali.
Pria : Wah, kamu benar.
Fuji : Kalau babi, puting susu yang paling depan akan mengeluarkan susu lebih banyak dibanding yang di belakang.
Fuji : Setelah mereka lahir, anak babi akan merebutkan puting susu mana yang akan mereka gunakan. // Yang kuat mengambil puting susu yang lebih ke depan dan yang lemah terdorong ke belakang.
Gambar kiri - Sedikit
Gambar kanan - Banyak
Fuji : Yang kecil kalah dalam memperebutkannya dan berakhir di belakang.
Hachiken : Um... Apa tidak ada yang bisa anda lakukan untuk itu?
Fuji : Kalau itu mulai mempengaruhi perkembangannya, mungkin kita akan menggunakan puting susu palsu, // Tapi biasanya dibiarkan saja, tergantung alam.
Hal.13
Hachiken : Ah...
Babi : (Burp!)
Babi : (Terima kasih atas makanannya~!)
Hachiken : Hei, babi kecil! Tempat yang lebih baik sudah terbuka! Pindahlah!
Hachiken : ...Loh?
Hachiken : Kenapa dia nggak mau pindah dari tempat itu, padahal tempat lain nggak digunakan?
Fuji : Cobalah untuk memindahnya.
Hachiken : Nah, coba yang ini.
Hachiken : Kamu bisa minum lebih banyak 'kan.
Hal.14
SFX : Endus endus endus
SFX : Hmph
SFX : Tap tap tap tap tap
Babi : Slurp
Hachiken : Kenapa?
Fuji : Itu sifat anak babi.
Fuji : Setelah mereka memilih tempatnya, tidak peduli kalau ada yang lebih baik atau tidak, mereka akan tetap diam di tempat yang sudah mereka pilih.
Fuji : Setelah mereka memilih posisi, mereka akan diam dan tidak akan menginginkan yang lebih baik.
Hal.15
Fuji : Jangan sampai kalian melakukan hal yang sama.
Hachiken : Kurasa aku mengerti apa yang dia maksud...
Hal.16
Mikage : Kamu merasa bisa berhubungan dengan babi kecil, ya?
Hachiken : Ya...
Hachiken : Aku juga nggak bisa melakukan sesuatu dengan baik, tapi babi kecil ini bahkan lebih parah, sampai-sampai jadi yang paling akhir.
Babi : (Oink Oink)
Hachiken : Aku juga 'delapan' kok.
{T/N : Hachi dari nama Hachiken kalau ditulis dengan Kanji berarti nomor delapan.}
Hachiken : (Hahahahah)
Mikage : Kamu tahu, tidak baik memberikan babi kecil itu nama.
Hachiken : Hah?
Hachiken : Nama? // Aku 'kan nggak memanggil dia dengan 'Hachiro' atau 'delapan' atau apapun seperti itu!
Mikage : Iya sih...
Gadis : Ha? Apa Hachiken mencoba menamai salah satu babinya?
Hal.17
Mikage : Aku sudah bilang padanya untuk tidak menamainya! Itu bukan binatang peliharaan!
Gadis : Mereka dibesarkan untuk daging, jadi kalau kamu menganggap salah satu dari mereka spesial, hanya akan membuatnya makin sulit nantinya.
Gadis : Keluargaku punya ternak untuk daging. Jadi aku sudah terbiasa.
Tamako : Kalau kamu mau menamainya, setidaknya namai dengan 'Daging babi' atau sesuatu seperti itu.
Gadis : Sempurna!
Gadis : Ya! Dengan itu kamu bisa membesarkannya secara objektif!
Hachiken : Hah, semuanya kejam! // Sudah kuputuskan!
Hachiken : Aku akan membesarkanmu jadi babi berkualitas yang nggak akan kalah dari babi-babi lainnya!
Hachiken : Semoga kita bisa jadi teman baik untuk tiga tahun ke depan! Mnegerti, daging babi!?
Inada : Permisi, Fuji-sensei. Kami kelas tiga dari jurusan ilmu pangan.
Inada : Kami ingin tahu berapa lama agar kami bisa mengubah anak babi yang baru lahir jadi daging.
Fuji : Tiga bulan.
Hal.18
Hachiken : (Selamat tinggal, daging babi...)
Inada : ?
Fuji : Kalau begitu, mari kita lanjutkan pelajaran kita.
Fuji : Hari ini, kita akan mengebiri anak-anak babi ini.
Fuji : Ini operasi yang mudah. Kita akan membuat irisan di skrotum, melepaskan terstikelnya, memberikan beberapa obat pembasmi kuman, dan selesai.
SFX : Sret
Semua : Tidaaaaak!!
Fuji : Kalau kita tidak melakukan ini, daging babi jantan tidak akan lunak.
Fuji : Kami yang di sana, cobalah.
Orang : Fuji-sensei, jangan buat Aikawa melakukannya!
Orang : Aikawa!
Papan - Kepala Sekolah
SFX : Ring
SFX : Ring
SFX : Ring
Hal.19
Kepala Sekolah : Ya, saya sendiri.
Kepala Sekolah : Apa?
Kepala Sekolah : SMP Sapporo yang baru?
Shiraishi : Ya, saya minta maaf tiba-tiba menelpon anda.
Shiraishi : Nama saya Shiraishi. Saya adalah guru Hachiken Yugo saat dia SMP. Dia masuk ke jurusan peternakan susu di sekolah anda tahun ini.
Kepala Sekolah : Ah, ya, saya ingat dia.
Kepala Sekolah : Orang tanpa cita-cita...
Kepala Sekolah : Oh, benarkah?
Kepala Sekolah : Kalau begitu, bagaimana kalau anda datang ke sini dan melihat perkembangan Hachiken?
[Apa yang ada di depan Hachiken dan Daging Babi...?]
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!
1 members and 10 guests have thanked Michalv for this release
setpam25




Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!