Login
 
Not a member? Register now!
Announcements
Like us on Facebook, follow us on Twitter! Check out our new tumblr page. :)
Manga News: Toriko has come to an end; but be sure to swing by and share your favourite moments from the series!
Manhwa & Manhua News: Check out the new Manhwa and Manhua shout-out (March 2016).
Event News: One Piece Awardshas concluded. Check the results Here!
Translations: One Piece 920 by cnet128 , Gintama 698 (2)
translation-needs-proofread

No. 6 5

id
+ posted by Michalv as translation on Sep 24, 2011 03:45 | Go to No. 6

-> RTS Page for No. 6 5

ENG Translator : Keys

No.6
Chapter 5


http://www.batoto.com/read/_/32291/no-6_v1_ch5_by_fallen-syndicate

Hal.2
[Tertanam dengan cinta dan persahabatan, Sci-fi mengagumkan yang terjadi di dekat masa depan!]

[Selesai membersihkan kamar Nezumi! Yes!!]

Chapter 5


Hal.3
Lily : Bibi~!
[Di kota No.6 yang sibuk, Ibu Sion, Karan sedang...?]

Lily : Pancakenya masih ada?
SFX : Tap Tap Tap Tap
Karan : Yang rasa wijen sudah habis. // Kalau kamu mau, pancake kismis masih ada satu.
Lily : Aku mau!

Karan : Dan karena Lily adalah pelanggan setia bibi, ini donut extra untukmu.
Lily : Terima kasih banyak, bibi!

Karan : Nanti saat ulang tahunmu, bibi akan membuatkanmu kue sebagai hadiah, oke?
Lily : [Ya!]
Lily : Benarkah? // Aku suka kue ceri!

[Kue ceri...]


Hal.4
Karan : Sion juga suka kue ceri...

[Di No.6, kota tanpa sistem peradilan... saat kau ditangkap atau ditahan, itu sama seperti kau dianggap bersalah.]
[Kau akan diidentifikasi sebagai VC Level Satu dan dibawa ke Correctional Institute, dan kau akan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atau dikirim untuk eksekusi.]

Pria : Anda harus bisa menerima kenyataan kalau anda tidak akan pernah bisa melihat kriminal itu lagi.]
[Petugas publik akan datang lagi, setelah eksekusi selesai dilakukan.]

[Aku sudah kehilangan segalanya...]
Karan : Sion...
Tikus : Ciiit


Hal.5
Karan : Tikus...?

Karan : Kenapa ada tikus...?

Karan : Nezumi...

Karan : Nezumi? // Siapa dia?
Sion : Ng?

Karan : Itu nama orang 'kan?
Karan : Saat kamu membicarakan Nezumi, kamu seperti merindukan sesuatu...

Karan : Apa kamu sakit jantung?
Sion : Mana mungkin?!
Sion : Bicara apa ibu ini?!


Hal.6
[Sejak hari hujan itu...]

[Dia terus mendesah...]

Karan : Nezumi...!!

Kertas - Jangan khawatir. Sion aman. Dia sudah kabur ke block Barat, jadi waspadalah pada jaringan monitor para penguasa. Kalau kau mau membalas pesan ini, tolong berikan itu pada tikus ini. Kalau aman, tikus berwarna coklat ini akan datang. Kalau sesuatu terjadi, kita akan menggunakan tikus warna hitam untuk berkomunikasi. Nezumi.


Hal.7
Karan : Dia masih hidup...

Karan : Blok Barat... apa ya namanya? Kalau tidak salah, Latch Building...

Kertas - Dekat LK-3000, Latch Building

Karan : Kalau kamu menemukan orang itu...
Nezumi : Aku akan membawamu keluar besok untuk melihat-lihat.


Hal.8
Sion : Kau tahu dimana Latch Building?
Nezumi : Tidak. // Nggak ada alamat yang tepat di sini.

Nezumi : Tapi aku menemukan peta tempat ini yang masih dalam perencanaan.
Nezumi : Ternyata nama tempat yan dituliskan di surat itu ada.

Sion : Kau sudah mencarikannya untukku...
Nezumi : Itu karena aku bosan.

Sion : Aku nggak tahu kalau kau bisa bosan! // Kau selalu terlihat sibuk...
Nezumi : Shh!

Nezumi : Aku mendengar sesuatu.


Hal.9
SFX : Tok // Tok

Nezumi : Tunggu.

Nezumi : Berbahaya membuka pintu dengan tidak hati-hati.

Sion : Itu hanya anak-anak. // Dan tampaknya mereka sedang terburu-buru.


Hal.10
Nezumi : Pasukan bersenjata juga bisa mengetuk bagian bawah pintu.

Gadis : Tolong...

Nezumi : Sion!


Hal.11
Gadis : Tolong aku!
Gadis : Cepat! // Dia hampir mati!
Sion : !

Sion : Nezumi!
Sion : Bawa kotak P3K dan handuk!


Hal.12
Rico : Aaaugh

Sion : Buang! Cepat!

Rico : Uhr

Sion : Ambil air!

Sion : Coba panggil namanya!
Gadis : Rico! Kau dengar aku? Rico!

Sion : Rico! Apa kau masih bisa bernafas?
Gadis : Rico!


Hal.13
Rico : ...Kak

Gadis : Rico...

Sion : Kau bisa meminumnya?
Rico : Mhmm.
Sion : Apa perutmu masih sakit? Atau dadamu?
Rico : Tenggorokan... sakit...

Sion : Kacang?
Sion : Kenapa kau makan sesuatu seperti ini?

Nezumi : Sudah jelas, karena dia lapar.

Nezumi : Itu bisa dimakan kalau kau menggilingnya menjadi bubuk.
Nezumi : Dia mungkin memakannya dengan tidak sengaja karena kelaparan saat mengumpulkan kacang.


Hal.14
Gadis : Rico selalu kelaparan...
Rico : Roti itu terlalu kecil! // Bahkan kalau aku makan punya mama, nggak akan cukup buatku!

Sion : Kalau tenggorokanmu masih sakit, aku akan membantumu menyembuhkannya. // Ingatlah untuk mencariku, oke?

Nezumi : Kalau gitu, antarkan mereka pulang.
Sion : Aku?

Nezumi : Kau yang menyelamatkan mereka. Kalau kau mau jadi orang baik, jadilah orang baik sampai tuntas.
Nezumi : Rumah mereka nggak jauh dari kaki bukit.

Sion : Tapi aku...
[Sekarang aku seperti ini...]


Hal.15
Karan : Terima kasih sudah menyelamatkan adikku.

Sion : Ah, tidak masalah... // Ngomong-ngomong... siapa namamu?

Karan : Karan.
Sion : Karan? Kau punya nama yang sama dengan ibuku.
Karan : Benarkah?
Sion : Ya.

Sion : Aku akan mengantarkan kalian pulang. Pimpin jalannya, Karan.


Hal.16
SFX : Haah

Orang : Jangan mendesah dari dalam hatimu. Jangan pernah menangis. Atau kau akan memberikan jalan bagi setan untuk masuk.

Orang : Mendesah akan membuat celah, jadi kalau kau mau terus hidup, tutup mulutmu rapat-rapat.
Orang : Jangan biarkan seorangpun melihat celah itu, jangan biarkan seorangpun membuka hatimu.

Orang : Jangan pernah mempercayai siapapun.
Nezumi : Itu semua salahnya...
Nezumi : [Cih]

[Tidak meragukan orang, atau berhat-hati. Dia bahkan tidak tahu cara untuk takut.]
[Dia hanya punya kebodohan dan ketidakwaspadaan karena hidupnya yang aman dulu.]


Hal.17
[Aku hanya membayar hutangku awalnya, tapi sekarang aku terbeban dengan sampah yang menyebalkan.]
SFX : Tok // Tok

Nezumi : Karena kau sudah mengetuk, tunggu sampai seseorang untuk menjawab lalu buka pintunya.
Sion : Lagian kau nggak akan menjawab... // Dan kau nggak mengunci pintunya.

Nezumi : Ha?
Sion : Kuncinya. // Kukira pintunya dikunci, tapi pintunya tebruka saat kudorong.

Nezumi : .........

Nezumi : Bagus... aku sudah terinfeksi olehmu.
Sion : Ng? Apa maksudmu?

Sion : Oh iya! Tadi aku dipuji!
Nezumi : Dipuji untuk?


Hal.18
Sion : Rambutku. // Ibunya Karan bilang kalau rambutku sangat indah dan unik!

Nezumi : Ada beberapa anak kecil yang rambutnya putih karena malnutrisi di sekitar sini, // Walau nggak ada yang rambutnya sepenuhnya putih sepertimu.
Sion : Tapi kurasa aku mulai percaya diri!

Sion : Kalau kau membawaku jalan-jalan-
Sion : Aku akan jalan sendiri dan kau bisa jalan kemanapun kau mau.

Nezumi : Aku akan jalan sendiri. Kau boleh pergi sesukamu.

Sion : Oke. Aku akan mengejarmu!


Hal.19
Orang : Hei!
Orang : Bajingan!


Hal.20
Orang : [Sakit, tahu!]
Sion : Maaf.
Orang : Lihat-lihat dong kalau jalan!

Sion : Banyak orang...

Nezumi : Itu karena banyak orang yang menunggu hasil aplikasi mereka untuk masuk ke No.6.
Nezumi : Dan karena ada yang menggunakan perumahan dan makanan untuk mendapatkan uang orang-orang ini, // Banyak pedagang dan pekerja berkumpul di sini, dan jadilah sebuah pasar.
Orang : Murah! Sangat murah di sini!

Nezumi : Supaya kau nggak hilang, pegang tanganku.

Sion : Tidak, terima kasih.


Hal.21
Nezumi : Kalau gitu, jangan menangis kalau kau hilang!
Sion : Nggak akan... // Uwah!

Pria : Pencuri!

Pria : Ada pencuri!
Pria : Seseorang, tolong bantu aku menangkapnya!

Pria : Sakit, tahu!


Hal.22
Pria : Sialan!

Sion : Apa dia bersungguh-sungguh!?

Sion : Dia mau menembak di kerumunan seperti ini?!

Pria : Kena kau...


Hal.23
Sion : Hentikan!

Pria : Apa yang kau lakukan, nak?!


Hal.24
Pria : Apa kau temannya!?
Pria : Sialan! Berani-beraninya dia mencuri barangku!
Sion : Aku bukan temannya!

Pria : Diam! Lihat, pencurinya sudah nggak ada,
Pria : Itu semua gara-gara kau!

Sion : Bagaimana kalau kau malah menyakiti orang lain saat kau menembak!?
Sion : Kalau aku tidak menghentikanmu, mungkin kau sudah membunuh seseorang!

Pria : Terus?
Pria : Memangnya itu urusanku? // Hah?!


Hal.25
Pria : Dasar brengsek...
Pria : Aku akan membunuhmu!

Sion : Nezumi...

Orang : Bunuh dia, pria tua!
Orang : Lawab dia, anak muda!
Orang : Cepat!!

Sion : Tidak...
Sion : Aku akan dibunuh...!


Hal.26
Pria : Oi.
Pria : Jangan membuat keributan di depan tokoku.

Pria : Aku nggak membuat keributan.
Pria : Kau hampir membuatnya. // Makanan yang kujual akan jadi menjijikan setelah darah bermuncratan dimana-mana, jadi kalau mau berkelahi, berkelahilah di tempat lain.

Pria : Hmph! Daging yang hampir busuk memang menjijikan!
Pria : Haaaaah!? Kau berani menghina dagingku, padahal buah dan sayuranmu juga busuk!?

Pria : Apa yang kau bicarakan!? Barang-barang tokoku itu selalu segar!
Pria : Jangan bercanda. // Aku pernah lihat kalau barangmu dikerubuni ratusan lalat!

Pria : Ah! Kau! Berhenti!!


Hal.27
Pria : Berhenti!!

Wanita : Sebelah sini!
Sion : Uwah!

Wanita : Kau baik-baik saja?

Wanita : Oh, tidak. Ujung bibirmu berdarah. // Sial sekali kau bertemu dengan hal yang tidak mengenakkan...
Sion : Terima kasih.


Hal.28
Wanita : Hei, rambutmu kelihatan agak berbeda, anak muda.
Sion : Er... banyak hal yang terjadi....

Wanita : Kau nggak berpengalaman dengan wanita, ya 'kan?

Sion : Eh?
Wanita : Kalau begitu, aku akan mengajarkanmu. Rumahku ada di sana. // Ayo kita ke sana dan bersenang-senang.

Sion : Hah?
Wanita : Aku selalu luang kalau malam. // Jangan takut, aku tidak akan meminta bayaran mahal. Mari bersenang-senang~

Sion : Tidak- // Tunggu!

Sion : Hnn


Hal.29
Sion : Hn...
Sion : Uhhh

Wanita : Kyaaah!

Wanita : Apa yang kau lakukan?!
Sion : Tidak... itu karena... ini...

Wanita : Bukannya sudah kubilang? // Apa yang salah jadi pelangganku sebentar?
Sion : Pelanggan...? Tapi aku...

Wanita : Apapun alasannya, karena kita sudah ciuman,
Wanita : Kau harus bayar.


Hal.30
Sion : Apa?!
Wanita : Hei! Jangan bergerak... ini pasti akan menyenangkan~ // Datanglah ke rumahku, anak muda~
Sion : Ti... tidak, terima kasih...
Nezumi : Maafkan aku,

Sion : !
Nezumi : Tapi orang itu milikku.

Wanita : Apa katamu?
Sion : Nezumi!


Hal.31
Nezumi : Dia milikku.
Nezumi : Tolong kembalikan padaku.

Sion : Nezumi!
Wanita : Jadi begitu.

Wanita : Pantas saja reaksinya lambat. Itu karena anak muda ini tidak tertarik dengan wanita...
Sion : Ha?

Sion : Tidak, mana ada-
Nezumi : Ya, begitulah.
Nezumi : Orang ini sangat tertarik padaku sekarang sampai-sampai seberapapun cantiknya wanita itu, dia tidak akan bereaksi.

Wanita : Aku tidak peduli apa si anak muda itu tertari padaku atau tidak,
Wanita : Tapi kau harus membayar ciuman itu. // Satu koin perak.


Hal.32
Nezumi : Sebuah ciuman dengan harga satu koin perak? // Mahalnya...
Wanita : Ya, segitu harganya.

Wanita : Kalau anak muda itu tidak bisa membayarnya, kau bisa membayarkannya untuknya. Kau pacarnya 'kan?
Sion : Er.
Nezumi : Itu benar. Gimana kalau ini? // Kau punya kembalian?

Wanita : Kembalian?

Wanita : Apa yang kau lakukan...


Hal.33
-

Hal.34
Nezumi : Bagaimana?
Wanita : [Itu...] Ya, sudah cukup. // Tapi tidak sampai di aman aku harus memberimu kembalian.

Nezumi : Sayang sekali.

Nezumi : Kalau begitu, kuberikan ini padamu, nona.
Nezumi : Baiklah, ayo pergi.

Wanita : Anak muda!

Wanita : Jangan biarkan orang itu mengurangi keberanianmu.
Wanita : Atau itu hanya akan jadi sia-sia.


Hal.35
Sion : Kenapa?

Nezumi : Apa?
Sion : Kenapa? Dia jelas-jelas memanggilku "anak muda", jadi kenapa dia memanggilmu "orang itu"?

Nezumi : Mungkin karena kita punya pengalaman hidup yang berbeda.

Sion : Dia bahkan juga bilang kalau reaksiku lambat.
Nezumi : Kau MEMANG sangat lambat. Terutama kalau tentang wanita. // Maafkan aku sudah mengganggu waktumu yang berharga.

Sion : Nezumi?
Nezumi : Hm?
Sion : Sejak kapan kau mulai mengawasi?


Hal.36
Nezumi : Kurasa sejak kau menabrak orang gendut itu.

Sion : Lalu kenapa kau nggak menolongku?

Nezumi : Tapi aku sudah menolongmu 'kan? // Kau hampir dilahap oleh penyihir. [Mulai dari pipi dan menguyah dengan suara seperti itu...]
Sion : Tapi sebelum itu, orang itu menodongku dengan pistol.

Nezumi : Jangan manja.

Nezumi : Kau nggak akan bertahan di tempat ini kalau kau bergantung pada orang lain untuk melindungimu.


Hal.37
Nezumi : Setidaknya, belajarlah untuk melindungi dirimu sendiri.

Sion : Memang benar... kalau aku terlalu naif...

Nezumi : Tapi, kau tahu,

Nezumi : Saat kau melawan orang gendut itu, kau sudah melindungi dirimu dengan baik. [Dan kau bahkan berhasil kabur saat ada kesempatan.]

Sion : Aku merasa seperti aku tinggal di dunia mimpi...

Nezumi : Kalau kau nggak beruntung, mungkin setengah dari kepalamu sudah nggak ada sekarang.
[Selanjutnya, dengan kover dan halaman berwarna, mari kita menyelam lebih dalam ke dunia ini!!]
Sion : Aku bahkan nggak mau memikirkannya.

Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!

Comments
Add your comment:

Login or register to comment

Benefits of Registration:
    * Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
    * Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
    * Enter our unique contests in order to win prizes!
    * Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!
No comments have been made yet!

About the author:

Alias: Michalv
Message: Pm | Email

Author contributions

Translations: 240
Forum posts: 439

Quick Browse Manga

Latest Site Releases

Date Manga Ch Lang Uploader
Mar 1 MH Yearbook 2013 Mangahe...
Jan 19 MH Yearbook 2012 1 Mangahe...
Nov 14 Houkago 1 Osso
Nov 14 Oragamura 1 Osso
Nov 14 Kenka 1 Osso
Nov 14 101Kg 1 Osso
Nov 14 Murder 1 Osso
Nov 14 Doubles 1 Osso
Nov 14 Pinknut 1 Osso
Nov 14 Kimagure 1 Osso

Latest Translations

Date Manga Ch Lang Translator
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 80 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 79 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 78 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 77 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 76 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 75 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 74 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 73 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 72 en kewl0210
Oct 20, 2018 JoJo's Bizarre... 71 en kewl0210