Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Silver Spoon 18
Musim Panas 8
-> RTS Page for Silver Spoon 18
Translation ke-200! <(^o^)>
ENG Translator : MusouMitai
Silver Spoon
Chapter 18 / Musim Panas 8
http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/18/
Hal.2
Pria : Ini dia!
SFX : Hap
Hachiken : ? // Ke mana dia akan membawanya pergi?
Tamako : Kami punya tempat tersendiri untuk bayi sapi.
Hachiken : Kalian tidak membiarkan bayi bersama ibunya?
Tamako : Kami langsung memisahkannya setelah bayinya lahir supaya memudahkan perawatannya.
SFX : Slurp slurp
Hachiken : Apa? Maksudmu adegan yang penuh kasih sayang antara ibu dengan bayinya yang baru lahir...
SFX : Uhh Uhh Uhh
Tamako : Nggak terjadi.
SFX : Gup Gup Gup
Mikage : Itu juga nggak terjadi di rumahku.
Rayakan
Seekor bayi sapi baru lahir
♥
Contoh yang ideal dari coretan masa muda peternakan!
Hal.3
Hachiken : Aku merasa kasihan sama ibunya karena anaknya lang baru lahir langsung diambil...
Sapi : [Ya ampun, tadi itu susah sekali! Aku lapar!]
SFX : Nyam x4
Hachiken : ...Hei! Dia bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa!
[Hachiken Yugo ikut campur dalam masalah orang lain lagi, kali ini dalam cara sapi mengasuh anaknya...]
Hachiken : Apa yang salah denganmu!? Nggak ngapa-ngapain tentang hubungan dengan orang asing, akhir-akhir ini hubungan orang tua dengan anak makin lemah! Padahal kukira di sini, di dunia binatangm hubungan itu sangat berharga, tapi kau...!
SFX : Marah x5
Sapi : ?
Tamako : Kenapa kamu malah ceramahin sapinya?
Tamako : Banyak sapi yang membuat keributan saat kami mengambil bayinya setelah kelahiran pertama kereka...
SFX : Gup x6
Tamako : Tapi setelah kami melakukannya berkali-kali, sapinya mulai berpikir "Kurasa aku serahkan saja urusan ini pada manusia".
Tamako : Yang ini jantan, jadi dalam waktu seminggu dia akan dibawa ke pasar dan dijual kepada orang yang punya ternak daging sapi.
Tamako : Kalau dia terlalu dekat dengan ibunya, nantinya malah jadi repot.
Hachiken : Apa semua ternak jantan dibesarkan hanya untuk diambil dagingnya?
Mikage : Ya, selain yang digunakan untuk perkembangbiakan, biasanya sih begitu.
Hal.4
Sebelumnya
Libur musim panas telah tiba, dan Hachiken memutuskan untuk bekerja paruh waktu di peternakan Aki. Saat akhirnya dia mendapatkan waktu istirahat, dia pergi ke tempat Tamako, Giga Farm. Hachiken terkejut melihat betapa luasnya tempat itu, tapi tiba-tiba ada suatu kejutan! Seekor sapi lahir! Mengikuti arus, Hachiken mau tak mau menolong, tapi setelah semuanya selesai, dia terharu.
Tamako : Lalu, mereka dikebiri, digemukkan, dan dijadikan daging. Itulah seluruh hidup mereka.
SFX : Brr x2
Hachiken : Sayang sekali kamu dilahirkan sebagai sapi...
SFX : Cling x6
Hachiken : Selain dipisahkan oleh ibumu, hidupmu hanyalah untuk menjadi daging.
Hachiken : Tapi kamu tak tahu apa yang dilakukan pasar padamu, jadi kamu dapat menghadapinya dengan wajah tidak berdosa.
Hachiken : Tetap bebal dan hidup selama mungkin selagi kamu bisa, BEEF BOWL.
Mikage, Tamako : Berhenti memberikan nama pada binatang.
Hal.5
Mikage : Kita di sana terlalu lama. // Kalau nggak cepat-cepat pulang, kita bisa terlambat memerah susu sapi.
Ibu Mikage : Tapi tadi itu pengalaman yang bagus, bukan?
Ibu Mikage : Kamu tahu, ada tipe mesin lain yang bisa menghemat tenaga kerja lebih banyak daripada Rotary Parlor. // Sapimua masuk ke ruang pemerahan kapanpun mereka mau dan alat itu bisa memulai proses pemerahan secara otomatis.
Mikage : Oh ya?
Hachiken : Oh, iya juga! // Aku bisa dapat sinyal di sini!
SFX : Flip
HP -
0001 Ibu
0002 Ibu
0003 Amazon.com
0004 Tokiwa
0005 Ibu
0006 Customer Service
0007 Kak Ogawa
0008 Klub Berkuda
Hal.6
SFX : Klik Klik
HP -
From Ibu
Sub
Kamu kerja di rumah temanmu? Peternakan ya?
SFX : Klik
HP -
From Ibu
Sub
Kalau mereka yang akan mengurusmu sementara waktu ini, setidaknya aku ingin bilang Halo pada mereka.
Hachiken : Nggak usah!
SFX : Klik x4
Hachiken : Kirim!
Hachiken : [Ha~]
Hachiken : Apa-apaan sih? Aku cuma kirim satu pesan dan dia tiba-tiba mulai bertingkah layaknya seorang ibu?
SFX : Klik x3
SFX : Klik
HP -
From Tokiwa
Sub
Aku nggak ngerti sama sekali PR mat! <(^o^)>
Bantu aku setelah liburan selesai ya!
Tokiwa
Hachiken : Kalau di hari biasanya, ini akan membuatku marah, tapi kali ini pesanmu menenangkanku, Tokiwa!
SFX : Klik x3
HP - Aku akan membantumu, tapi sebagai gantinya kamu berhutang padaku beberapa telur yang lezat.
Hachiken : [Dan kirim.]
Hal.7
Hachiken : PR ya...
HP - Sending
Hachiken : Benar juga... liburan musim panas hampir berakhir...
Hachiken : Setelah liburan musim panas selesai, Daging Babi akan diubah jadi daging babi asap...
Hal.8
Arakawa Hiromu
Chapter 18 / Musim Panas 18
[Kenangan adalah sesuatu yang tidak bisa dibuat sendirian.]
[Wilayah Utara memiliki banyak keunikan! Big Hit, volume satu, dijual sekarang!]
Hal.9
Kakek Mikage : "Apa kita berperasaan saat memberikan nama pada ternak?"
Kakek Mikage : Memang benar kalau setiap sapi ternak punya pedigree, yang berarti setiap mereka punya nama, tapi biasanya nama mereka itu diberikan secara sembarangan.
Kertas - Sertifikat Pedigree
Kakek Mikage : Ini adalah Pedigree.
Kakek Mikage : Dari waktu ke waktu, // kami biasanya mengambil satu kata dari nama baginda, satu kata dari nama bendungan, dan satu kata yang kami pilih sendiri secara bebas.
Hal.10
Kakek Mikage : Kadang ada juga saat di mana kamu memberikan kata khusus di akhir namanya. // Contohnya, kalau kembar, kamu mungkin akan menambah kata "Kembar" atau mungkin "Merah" pada sapi Holstein yang lahir dengan warna rambut merah atau "ET" untuk sapi yang lahir setelah transfer embrio.
Kakek Mikage : Biasanya nama yang diberikan nama-nama yang mudah.
Hachiken : Kalau mereka semua punay pedigree, berarti mereka sama dnegan binatang kesayangan 'kan?
Kakek Mikage : Yap.
Hachiken : Dan lagi anda bisa membunuh ternak, tapi tak ada seorangpun yang mau melihat hewan mereka mati...
Hachiken : Aku penasaran apa bedanya. // Apa karena kurangnya kasih sayang?
Kakek Mikage : Bukan begitu. Kami semua sangat mencintai ternak kami! // Mungkin lebih dari kamu yang mencintai babi, Hachiken!
Hachiken : Eh...
Hachiken : Dan lagi anda tak masalah dengan memakan mereka.
Kakek Mikage : Tentu saja tidak! // Karena kami membesarkan mereka dengan perasaan "Tumbuhlah untuk menjadi enak dimakan"!
Hal.11
Kakek Mikage : Dengan binatang kesayangan, perasaanmu biasanya "Ah, imutnya!" // Dan dengan kuda Banei, biasanya "Ayo lakukan sebisa kita di perlombaan ini!"
Kakek Mikage : Perasaan itu tergantung pada orangnya dan situasinya.
Kakek Mikage : Kasih sayang datang dengan berbagai bentuk, Hahciken!
Hachiken : Yah, kurasa begitulah...
Mikage : Ah, yah. // Kurasa aku tahu apa yang dia maksud.
Mikage : Kami membesarkan mereka dengan harapan agar mereka bisa melakukan yang terbaik di perlobaan, iya 'kan?
Hachiken : Ya.
Mikage : Kami terus menjaga mereka supaya sehat, memberikan mereka latihan, dan memberikan mereka afeksi dengan harapan hasil yang baik. // Kami akan sangat kecara kalau suatu hari, kami mendapat perintah, "Ubah dia jadi daging".
Mikage : Itu karena kami bekerja keras membesarkan mereka dan bukan untuk melihat mereka disembelih.
Hal.12
Mikage : Jadi yah, kurasa aku mengerti.
Mikage : Aku jamin orang tua yang bekerja di peternakan juga akan merasa begitu tentang membesarkan anak mereka.
Hachiken : Hei...
Hachiken : Ah.. Umm... // Mungkin aku akan terlihat seperti suka mencampuri masalah orang, tapi...
Hachiken : Apa kamu yakin kamu nggak khawatir tentang mewarisi peternakan, dan kamu hanya melakukannya demi orang tuamu?
Hal.13
Hachiken : ..........
SFX : Hup
SFX : Mm
Mikage : Sebenarnya...
Mikage : Aku ingin mendapatkan pekerjaan yang berhubungan dengan kuda.
Hal.14
Mikage : Tapi itu bukn berarti aku benci peternakan! // Sapi juga lucu kok!
Mikage : Dan lagipula, aku anak satu-satunya! Kalau aku nggak mewarisi peternakan ini, usaha keluargaku bisa bangkrut!
Mikage : Keluargaku mengandalkanku. Aku nggak mau mengecewakan mereka.
Mikage : Aku harus hidup sesuai dengan harapan keluargaku. Jadi kurasa kita berdua punya sesuatu yang sama.
Hachiken : ...Itu nggak sama.
Hachiken : Mikage, kamu bilang padaku kalau aku seharusnya membicarakannya pada orang tuaku 'kan?
Hachiken : Tapi kamu bahkan belum memberitahu perasaanmu yang sebenarnya pada orang tuamu.
Hal.15
Hachiken : Semua orang di keluargamu menyenangkan dan baik...
Hachiken : Jadi... kalau kamu beritahu mereka apa yang sebenarnya kamu inginkan, aku yakin mereka akan mengerti! // Beda dengan keluargaku, pasti tak akan apa-apa!
Mikage : Kenapa kamu selalu mengkhawatirkan orang lain?
Hachiken : Kurasa... karena itu menggangguku...
Hachiken : Maksudku, kamu punya cita-cita 'kan?
Hachiken : Aku, aku nggak bisa mencapai tujuanku di SMP dan sekarang aku nggak punya cita-cita. Sebenarnya, aku iri pada kalian semua yang sudah mengetahui apa cita-citamu dan bekerja keras untuk mencapainya!
Hachiken : Tapi, kamu tahu...
Hal.16
Hachiken : Banyak orang yang masih terus berusaha walaupun mereka dihadang masalah besar!
Hachiken : Aku nggak mau melihat siapapun yang gagal mencapai cita-citanya!
Hachiken : Kamu terlihat keren saat berkuda...
Hachiken : Iut juga salah satu alasanku bergabung dengan klub berkuda...
Hachiken : Jadi... itu...
Hachiken : Kalau kamu mau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kuda, aku ingin melihatmu mengikuti mimpi itu... // Dan... // Um...
Hachiken : Oof!
Hachiken : Kau...
SFX : Mm x3
Hachiken : Apa yang kau mau!? Jangan mengganggu!
Hachiken : Ow! Sakit!
Hal.17
Mikage : Hachiken, kamu selalu membantu orang, tapi tidak mendapat apa-apa sebagai balasannya.
Hachiken : Eh!?
Hachiken : Apa artinya itu? // Apa aku mudah dimanfaatkan?
Mikage : Bukan begitu.
Mikage : Walau kamu sibuk, kamu selalu khawatir dengan orang lain dan selalu menemukan cara untuk menolong mereka, baik mereka minta ataupun tidak minta.
SFX : Nyam x2
Mikage : Sifatmu itu mengingatkanku pada kuda.
Hachiken : Jadi aku jelek!?
Mikage : Darimana kamu dapatkan pikiran seperti itu...?
Hachiken : Eh? // Tunggu...
Hachiken : Kuda...
Mikage : Alasan mereka mengamati orang karena mereka waspada.
Mikage : Mereka adalah herbivora, jadi mereka akan selalu berdekatan dalam peternakan.
Hal.18
Mikage : Mereka lemah, pemalu, tapi juga punya rasa persahabatan yang kuat.
Hachiken : Wow, kedengarannya seperti mereka sulit dimengerti...
Mikage : Itulah yang membuat mereka menarik.
Hachiken : [Menarik...] x5
Hachiken : Apa... itu berarti...
Hachiken : Aku seperti itu?! // Mikage!? // Mikage!?
Hachiken : Mikage!!!
Hachiken : AKu...
Hal.19
Mikage : Oh, // Selamat datang, ayah.
Ibu Mikage : Bersulang untuk ayah yang sudah keluar dari rumah sakit!
Ayah Mikage : Mungkin aku akan beneran darah tinggi lagi. Hahahahahaha!!
Hachiken : Hahahahahaha...
[Ogre muncul di waktu yang tidak tepat...]
[Kami akan istirahat di minggu selanjutnya. Sampai jumpa lagi di issue 49!!]
ENG Translator : MusouMitai
Silver Spoon
Chapter 18 / Musim Panas 8
http://manga.redhawkscans.com/reader/read/silver_spoon/en/0/18/
Reserved for Shinigami-Forever
Hal.2
Pria : Ini dia!
SFX : Hap
Hachiken : ? // Ke mana dia akan membawanya pergi?
Tamako : Kami punya tempat tersendiri untuk bayi sapi.
Hachiken : Kalian tidak membiarkan bayi bersama ibunya?
Tamako : Kami langsung memisahkannya setelah bayinya lahir supaya memudahkan perawatannya.
SFX : Slurp slurp
Hachiken : Apa? Maksudmu adegan yang penuh kasih sayang antara ibu dengan bayinya yang baru lahir...
SFX : Uhh Uhh Uhh
Tamako : Nggak terjadi.
SFX : Gup Gup Gup
Mikage : Itu juga nggak terjadi di rumahku.
Rayakan
Seekor bayi sapi baru lahir
♥
Contoh yang ideal dari coretan masa muda peternakan!
Hal.3
Hachiken : Aku merasa kasihan sama ibunya karena anaknya lang baru lahir langsung diambil...
Sapi : [Ya ampun, tadi itu susah sekali! Aku lapar!]
SFX : Nyam x4
Hachiken : ...Hei! Dia bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa!
[Hachiken Yugo ikut campur dalam masalah orang lain lagi, kali ini dalam cara sapi mengasuh anaknya...]
Hachiken : Apa yang salah denganmu!? Nggak ngapa-ngapain tentang hubungan dengan orang asing, akhir-akhir ini hubungan orang tua dengan anak makin lemah! Padahal kukira di sini, di dunia binatangm hubungan itu sangat berharga, tapi kau...!
SFX : Marah x5
Sapi : ?
Tamako : Kenapa kamu malah ceramahin sapinya?
Tamako : Banyak sapi yang membuat keributan saat kami mengambil bayinya setelah kelahiran pertama kereka...
SFX : Gup x6
Tamako : Tapi setelah kami melakukannya berkali-kali, sapinya mulai berpikir "Kurasa aku serahkan saja urusan ini pada manusia".
Tamako : Yang ini jantan, jadi dalam waktu seminggu dia akan dibawa ke pasar dan dijual kepada orang yang punya ternak daging sapi.
Tamako : Kalau dia terlalu dekat dengan ibunya, nantinya malah jadi repot.
Hachiken : Apa semua ternak jantan dibesarkan hanya untuk diambil dagingnya?
Mikage : Ya, selain yang digunakan untuk perkembangbiakan, biasanya sih begitu.
Hal.4
Sebelumnya
Libur musim panas telah tiba, dan Hachiken memutuskan untuk bekerja paruh waktu di peternakan Aki. Saat akhirnya dia mendapatkan waktu istirahat, dia pergi ke tempat Tamako, Giga Farm. Hachiken terkejut melihat betapa luasnya tempat itu, tapi tiba-tiba ada suatu kejutan! Seekor sapi lahir! Mengikuti arus, Hachiken mau tak mau menolong, tapi setelah semuanya selesai, dia terharu.
Tamako : Lalu, mereka dikebiri, digemukkan, dan dijadikan daging. Itulah seluruh hidup mereka.
SFX : Brr x2
Hachiken : Sayang sekali kamu dilahirkan sebagai sapi...
SFX : Cling x6
Hachiken : Selain dipisahkan oleh ibumu, hidupmu hanyalah untuk menjadi daging.
Hachiken : Tapi kamu tak tahu apa yang dilakukan pasar padamu, jadi kamu dapat menghadapinya dengan wajah tidak berdosa.
Hachiken : Tetap bebal dan hidup selama mungkin selagi kamu bisa, BEEF BOWL.
Mikage, Tamako : Berhenti memberikan nama pada binatang.
Hal.5
Mikage : Kita di sana terlalu lama. // Kalau nggak cepat-cepat pulang, kita bisa terlambat memerah susu sapi.
Ibu Mikage : Tapi tadi itu pengalaman yang bagus, bukan?
Ibu Mikage : Kamu tahu, ada tipe mesin lain yang bisa menghemat tenaga kerja lebih banyak daripada Rotary Parlor. // Sapimua masuk ke ruang pemerahan kapanpun mereka mau dan alat itu bisa memulai proses pemerahan secara otomatis.
Mikage : Oh ya?
Hachiken : Oh, iya juga! // Aku bisa dapat sinyal di sini!
SFX : Flip
HP -
0001 Ibu
0002 Ibu
0003 Amazon.com
0004 Tokiwa
0005 Ibu
0006 Customer Service
0007 Kak Ogawa
0008 Klub Berkuda
Hal.6
SFX : Klik Klik
HP -
From Ibu
Sub
Kamu kerja di rumah temanmu? Peternakan ya?
SFX : Klik
HP -
From Ibu
Sub
Kalau mereka yang akan mengurusmu sementara waktu ini, setidaknya aku ingin bilang Halo pada mereka.
Hachiken : Nggak usah!
SFX : Klik x4
Hachiken : Kirim!
Hachiken : [Ha~]
Hachiken : Apa-apaan sih? Aku cuma kirim satu pesan dan dia tiba-tiba mulai bertingkah layaknya seorang ibu?
SFX : Klik x3
SFX : Klik
HP -
From Tokiwa
Sub
Aku nggak ngerti sama sekali PR mat! <(^o^)>
Bantu aku setelah liburan selesai ya!
Tokiwa
Hachiken : Kalau di hari biasanya, ini akan membuatku marah, tapi kali ini pesanmu menenangkanku, Tokiwa!
SFX : Klik x3
HP - Aku akan membantumu, tapi sebagai gantinya kamu berhutang padaku beberapa telur yang lezat.
Hachiken : [Dan kirim.]
Hal.7
Hachiken : PR ya...
HP - Sending
Hachiken : Benar juga... liburan musim panas hampir berakhir...
Hachiken : Setelah liburan musim panas selesai, Daging Babi akan diubah jadi daging babi asap...
Hal.8
Arakawa Hiromu
Chapter 18 / Musim Panas 18
[Kenangan adalah sesuatu yang tidak bisa dibuat sendirian.]
[Wilayah Utara memiliki banyak keunikan! Big Hit, volume satu, dijual sekarang!]
Hal.9
Kakek Mikage : "Apa kita berperasaan saat memberikan nama pada ternak?"
Kakek Mikage : Memang benar kalau setiap sapi ternak punya pedigree, yang berarti setiap mereka punya nama, tapi biasanya nama mereka itu diberikan secara sembarangan.
Kertas - Sertifikat Pedigree
Kakek Mikage : Ini adalah Pedigree.
Kakek Mikage : Dari waktu ke waktu, // kami biasanya mengambil satu kata dari nama baginda, satu kata dari nama bendungan, dan satu kata yang kami pilih sendiri secara bebas.
Hal.10
Kakek Mikage : Kadang ada juga saat di mana kamu memberikan kata khusus di akhir namanya. // Contohnya, kalau kembar, kamu mungkin akan menambah kata "Kembar" atau mungkin "Merah" pada sapi Holstein yang lahir dengan warna rambut merah atau "ET" untuk sapi yang lahir setelah transfer embrio.
Kakek Mikage : Biasanya nama yang diberikan nama-nama yang mudah.
Hachiken : Kalau mereka semua punay pedigree, berarti mereka sama dnegan binatang kesayangan 'kan?
Kakek Mikage : Yap.
Hachiken : Dan lagi anda bisa membunuh ternak, tapi tak ada seorangpun yang mau melihat hewan mereka mati...
Hachiken : Aku penasaran apa bedanya. // Apa karena kurangnya kasih sayang?
Kakek Mikage : Bukan begitu. Kami semua sangat mencintai ternak kami! // Mungkin lebih dari kamu yang mencintai babi, Hachiken!
Hachiken : Eh...
Hachiken : Dan lagi anda tak masalah dengan memakan mereka.
Kakek Mikage : Tentu saja tidak! // Karena kami membesarkan mereka dengan perasaan "Tumbuhlah untuk menjadi enak dimakan"!
Hal.11
Kakek Mikage : Dengan binatang kesayangan, perasaanmu biasanya "Ah, imutnya!" // Dan dengan kuda Banei, biasanya "Ayo lakukan sebisa kita di perlombaan ini!"
Kakek Mikage : Perasaan itu tergantung pada orangnya dan situasinya.
Kakek Mikage : Kasih sayang datang dengan berbagai bentuk, Hahciken!
Hachiken : Yah, kurasa begitulah...
Mikage : Ah, yah. // Kurasa aku tahu apa yang dia maksud.
Mikage : Kami membesarkan mereka dengan harapan agar mereka bisa melakukan yang terbaik di perlobaan, iya 'kan?
Hachiken : Ya.
Mikage : Kami terus menjaga mereka supaya sehat, memberikan mereka latihan, dan memberikan mereka afeksi dengan harapan hasil yang baik. // Kami akan sangat kecara kalau suatu hari, kami mendapat perintah, "Ubah dia jadi daging".
Mikage : Itu karena kami bekerja keras membesarkan mereka dan bukan untuk melihat mereka disembelih.
Hal.12
Mikage : Jadi yah, kurasa aku mengerti.
Mikage : Aku jamin orang tua yang bekerja di peternakan juga akan merasa begitu tentang membesarkan anak mereka.
Hachiken : Hei...
Hachiken : Ah.. Umm... // Mungkin aku akan terlihat seperti suka mencampuri masalah orang, tapi...
Hachiken : Apa kamu yakin kamu nggak khawatir tentang mewarisi peternakan, dan kamu hanya melakukannya demi orang tuamu?
Hal.13
Hachiken : ..........
SFX : Hup
SFX : Mm
Mikage : Sebenarnya...
Mikage : Aku ingin mendapatkan pekerjaan yang berhubungan dengan kuda.
Hal.14
Mikage : Tapi itu bukn berarti aku benci peternakan! // Sapi juga lucu kok!
Mikage : Dan lagipula, aku anak satu-satunya! Kalau aku nggak mewarisi peternakan ini, usaha keluargaku bisa bangkrut!
Mikage : Keluargaku mengandalkanku. Aku nggak mau mengecewakan mereka.
Mikage : Aku harus hidup sesuai dengan harapan keluargaku. Jadi kurasa kita berdua punya sesuatu yang sama.
Hachiken : ...Itu nggak sama.
Hachiken : Mikage, kamu bilang padaku kalau aku seharusnya membicarakannya pada orang tuaku 'kan?
Hachiken : Tapi kamu bahkan belum memberitahu perasaanmu yang sebenarnya pada orang tuamu.
Hal.15
Hachiken : Semua orang di keluargamu menyenangkan dan baik...
Hachiken : Jadi... kalau kamu beritahu mereka apa yang sebenarnya kamu inginkan, aku yakin mereka akan mengerti! // Beda dengan keluargaku, pasti tak akan apa-apa!
Mikage : Kenapa kamu selalu mengkhawatirkan orang lain?
Hachiken : Kurasa... karena itu menggangguku...
Hachiken : Maksudku, kamu punya cita-cita 'kan?
Hachiken : Aku, aku nggak bisa mencapai tujuanku di SMP dan sekarang aku nggak punya cita-cita. Sebenarnya, aku iri pada kalian semua yang sudah mengetahui apa cita-citamu dan bekerja keras untuk mencapainya!
Hachiken : Tapi, kamu tahu...
Hal.16
Hachiken : Banyak orang yang masih terus berusaha walaupun mereka dihadang masalah besar!
Hachiken : Aku nggak mau melihat siapapun yang gagal mencapai cita-citanya!
Hachiken : Kamu terlihat keren saat berkuda...
Hachiken : Iut juga salah satu alasanku bergabung dengan klub berkuda...
Hachiken : Jadi... itu...
Hachiken : Kalau kamu mau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kuda, aku ingin melihatmu mengikuti mimpi itu... // Dan... // Um...
Hachiken : Oof!
Hachiken : Kau...
SFX : Mm x3
Hachiken : Apa yang kau mau!? Jangan mengganggu!
Hachiken : Ow! Sakit!
Hal.17
Mikage : Hachiken, kamu selalu membantu orang, tapi tidak mendapat apa-apa sebagai balasannya.
Hachiken : Eh!?
Hachiken : Apa artinya itu? // Apa aku mudah dimanfaatkan?
Mikage : Bukan begitu.
Mikage : Walau kamu sibuk, kamu selalu khawatir dengan orang lain dan selalu menemukan cara untuk menolong mereka, baik mereka minta ataupun tidak minta.
SFX : Nyam x2
Mikage : Sifatmu itu mengingatkanku pada kuda.
Hachiken : Jadi aku jelek!?
Mikage : Darimana kamu dapatkan pikiran seperti itu...?
Hachiken : Eh? // Tunggu...
Hachiken : Kuda...
Mikage : Alasan mereka mengamati orang karena mereka waspada.
Mikage : Mereka adalah herbivora, jadi mereka akan selalu berdekatan dalam peternakan.
Hal.18
Mikage : Mereka lemah, pemalu, tapi juga punya rasa persahabatan yang kuat.
Hachiken : Wow, kedengarannya seperti mereka sulit dimengerti...
Mikage : Itulah yang membuat mereka menarik.
Hachiken : [Menarik...] x5
Hachiken : Apa... itu berarti...
Hachiken : Aku seperti itu?! // Mikage!? // Mikage!?
Hachiken : Mikage!!!
Hachiken : AKu...
Hal.19
Mikage : Oh, // Selamat datang, ayah.
Ibu Mikage : Bersulang untuk ayah yang sudah keluar dari rumah sakit!
Ayah Mikage : Mungkin aku akan beneran darah tinggi lagi. Hahahahahaha!!
Hachiken : Hahahahahaha...
[Ogre muncul di waktu yang tidak tepat...]
[Kami akan istirahat di minggu selanjutnya. Sampai jumpa lagi di issue 49!!]
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!




Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!