Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Liar Game 4
Menakuti Sang Musuh
Liar Game Chapter 4
JPN-ENG TL: Null
Proofread by: veraverto
Halaman 1
Chapter 4: Menakuti Sang Musuh
Halaman 2
Nao: Apa!!
Nao: Be--
Nao: Benarkah itu!?
Akiyama: Heh heh heh
Akiyama: Nah, akan kujelaskan padamu.
Akiyama: Katakan untuk sementara kau memiliki 200 juta. Kau pergi ke bank dan menyetorkannya di dalam Safety deposit box milikmu.
Akiyama: Sementara itu, lawanmu mati-matian mencari kesempatan untuk mencurinya, jadi ia mengawasi rumahmu 24 jam.
Akiyama: Apa yang akan kau lakukan?
Nao: Aku akan pergi dari rumah...
Nao: secepat mungkin.
Akiyama: Mengapa?
Nao: Yah, tentu saja, kan?
Halaman 3
Nao: Sangat mengerikan diamati setiap detik, apapun alasannya.
Nao: Aku pikir itu perasaan tertekan tak tertahankan.
Nao: Setidaknya, karena uangnya ada di safety deposit box, tidak akan ada bahaya.
Nao: Aku ingin menjaga keberanian dan keinginanku untuk bertempur sampai permainan berakhir.
Akiyama: He-eh,
Akiyama: Jadi, karena ada di bank, makanya aman.. Hmm...
Akiyama: Bagaimana kalau kau tidak menyembunyikannya di bank, melainkan di semak-semak di suatu tempat?
Nao: Uwah--!
Nao: Malah semakin banyak alasan agar aku tidak tinggal di rumah!
Nao: Aku harus pergi ke suatu tempat agar aku bisa melihat tempat persembunyiannya setiap waktu!
Akiyama: Ooo...
Nao: Maksudku, kau tidak akan pernah tahu kalau lawan akan menemukannya dan mengambilnya!
Nao: Atau, kalau orang asing menemukannya secara tidak sengaja dan kabur membawa uangnya, bagaimana!?
Akiyama: Jadi, kalau seperti itu...
Halaman 4
Akiyama: ...Tidakkah kau berpikir itu aneh kalau Fujisawa mengurung dirinya di rumah?
Nao: ...Ah!
Akiyama: Rumahnya terus menerus diawasi.
Akiyama: Dia berada di bawah tekanan psikologis yang sangat besar hanya dengan berada disana.
Akiyama: Jadi, mengapa Fujisawa bertekad untuk mengurung dirinya di dalam rumah?
Akiyama: Hanya ada 1 jawaban.
Halaman 5
Akiyama: Karena 200 juta yen itu disembunyikan di suatu tempat dirumahnya, ia jadi tidak punya pilihan lain.
Nao: Ah!
Nao: Aku mengerti!
Nao: Walaupun dia sering keluar pertamanya, dia bahkan tidak mengintip keluar beberapa hari ini!
Nao: Dia ketakutan! Dia ketakutan untuk meninggalkan rumahnya tanpa dijaga!
Nao: Benar juga,
Nao: Meskipun 200 juta itu tersembunyi di tempat tersembunyi, setiap sudut rumahnya berada dibawah pengawasan ketat.
Nao: Jadi, tidak mungkin ia berani keluar!
Akiyama: Heh heh heh
Halaman 6
Akiyama: Kita akan terus mengawasinya untuk membuatnya semakin tertekan.
Akiyama: Dan memasang muka seperti "Kami tahu kau menyembunyikan uangnya di dalam rumah"
Nao: Ya!
Kotak: Dan tiba-tiba,
Kotak: Kemenangan berasa dalam genggamanku.
Teks: 16 hari tersisa sampai akhir permainan.
Kotak: Seperti yang diduga, Fujisawa bahkan tidak mencoba melangkah keluar dari rumahnya.
Kotak: Apa tekanan kami berhasil?
Kotak: Setidaknya dari luar, kelihatan kalau kegelisahan dan kelelahan Pak Fujisawa semakin bertambah.
Kotak: Meskipun ia berada dirumahnya, ia semakin jarang bergerak.
Halaman 7
Akiyama: Bagaimana?
Nao: Dia tidak bergerak dari titik itu juga hari ini.
Akiyama: Hmmm
Akiyama: Sepertinya aku telah
Akiyama: Menemukan tempatnya.
Kotak: Denah rumah Fujisawa (perkiraan Akiyama)
Lantai 1: (dari kiri ke kanan) kamar, Pak Fujisawa, lemari dinding, dapur, kamar
Lantai 2: atas: Lemari dinding
Bawah: kamar, kamar
Halaman 8
Nao: Mari kita lihat.
Nao: Uangnya disembunyikan di suatu tempat di dalam sini.
Nao: Benar juga. Bisa saja semua uangnya tidak berada di satu tempat.
Nao: Setidaknya dia punya 5 tempat untuk membagi-bagi uangnya.
Nao: Dan kalau ia membagi masing-masing 10.000 yen... jadi dia menyebarkannya di... 20.000 tempat!?
Nao: Tidak mungkin, pasti susah mengingat tempatnya.
Ayah Nao: Ada apa?
Ayah Nao: Apa ada yang terjadi?
Nao: Eh?!
Nao: Tidak kok!
Nao: Tidak ada apa-apa!
Teks: Aku harus memenangkan permainan ini.
Teks: Demi ayah juga.
Halaman 9
Teks: 10 hari tersisa sampai akhir permainan.
Akiyama: Lihat betapa letihnya ia.
Akiyama: Dia belum tidur selama 3 hari.
Akiyama: Bagaimana kalau kita
Akiyama: Bersenang-senang sedikit?
Halaman 10
Fujisawa: Ada bau asap.
Teks: Apa- Asap apa ini?!
Halaman 11
Teks: Apa ini?
Teks: Apa ini??
Teks: Kebakaran!?
Teks: Darimana asalnya?!
Teks: Dari kompor? Kamar mandi?
Teks: Tangki gas di depan?
Teks: Sial
Teks: Aku tidak tahu.
Fujisawa: Halo?
Fujisawa: Ah... Tanaka?
Fujisawa: Maafkan aku,
Fujisawa: Bisakah kau segera datang?
Fujisawa: Entah bagaimana, ada asap dirumahku. Bantu aku temukan apinya.
Fujisawa: Apa? Telepon pemadam kebakaran? Yah, kau tidak membantu.
Akiyama: Haaaahahaha!
Halaman 12
Akiyama: Pak Tanaka benar.
Akiyama: Kalau ada kebakaran, kau seharusnya menelepon pemadam kebakaran, atau mencoba memadamkannya sendiri.
Akiyama: Yah, suara yang kau dengar berasal dari ini.
Akiyama: Dan---
Akiyama: Kami memaksa api untuk masuk dari ventilasi di luar.
Akiyama: Tapi aku harus bilang, walaupun kau benar-benar percaya ada api, tindakanmu mengherankan.
Akiyama: Kau bahkan tidak mencoba untuk mencari asal apinya,
Akiyama: Dan kau tidak memanggil pemadam kebakaran, melainkan temanmu Pak Tanaka.
Akiyama: Dan yang kau katakan hanya, "Bantu aku temukan apinya"?
Akiyama: Seakan-akan...
Akiyama: Selain nyawamu jelas terancam, kau tidak berniat keluar dari ruangan ini.
Akiyama: Heh heh heh
Halaman 13
Akiyama: Kau menyembunyikan 200 juta yen itu di kamar ini, bukan?
Fujisawa: A-Apa yang kau...
Akiyama: Aku sudah tahu uang itu ada dirumahmu sedari dulu.
Akiyama: Masalahnya adalah dimana.
Akiyama: Kalau kau menyembukikan uangnya di ruangan yang berbeda, kau akan langsung berlari ketempat itu untuk memastikan uang itu tidak terbakar.
Fujisawa: Kau benar.
Fujisawa: Seperti yang kaukatakan.
Fujisawa: 200 juta itu ada disini.
Halaman 14
Akiyama: Wah wah...
Akiyama: Kau mengaku begitu cepat.
Fujisawa: Ga ha ha ha
Fujisawa: Dan kenapa kau pikir aku akan mengaku?
Fujisawa: Heh he heh
Fujisawa: Itu karena
Fujisawa: Walaupun kau tahu dimana uang itu berada, kau tidak akan bisa mengambil~~~~nya!
Fujisawa: Lihat ini!
Halaman 15
Fujisawa: Hah hah haah!
Fujisawa: Berkat tipuan kecilmu, kau sudah menemukannya.
Fujisawa: UANGnya ada didalam sini.
Fujisawa: Ini mungkin model lama, tapi sangat kokoh.
Fujisawa: Untuk mencungkilnya sampai terbuka, kau harus membuka kuncinya dahulu.
Fujisawa: Dan bahkan kalau kau mencoba untuk memindahkannya, dia tidak akan bergerak sedikitpun.
Fujisawa: Singkatnya...
Halaman 16
Fujisawa: ...Kau hanya bisa sampai sini!
Fujisawa: GAAAAAHAHAHAHA
Fujisawa: Aku yakin kau senang karena berhasil menemukan dimana uangnya, tapi
Fujisawa: INILAH AKHIRNYA!
Fujisawa: KAU KALAH!!
Nao: Tidak...
Nao: ...Tidak!
Nao: Setelah sejauh ini...?
Halaman 17
Fujisawa: Karena kau sudah mengerti, hentikan penguntitan bodohmu! Pergi dari sini!
Fujisawa: Pikirkan cara untuk mengumpulkan 100 juta yang akan menjadi hutangmu!
Fujisawa: GAAAAAHAHAHAA!
Akiyama: Heh heh...
Akiyama: Jadi kau pikir kau sudah menang, Fujisawa...?
Akiyama: Sebuah brankas?
Akiyama: Lalu?
Akiyama: Dengan menunjukkan pada kami benda besar itu, kau pikir kami akan menyerah dan kau bisa tidur dengan nyenyak di malam hari?
Akiyama: heh heh heh
Akiyama: Naif sekali.
Akiyama: Dengarkan aku,
Halaman 18
Akiyama: Bagiku, mengambil 200 juta dari brankas itu adalah permainan anak kecil.
Halaman 19
Kartu: Bersambung
Liar Game Chapter 4 selesai...
JPN-ENG TL: Null
Proofread by: veraverto
Halaman 1
Chapter 4: Menakuti Sang Musuh
Halaman 2
Nao: Apa!!
Nao: Be--
Nao: Benarkah itu!?
Akiyama: Heh heh heh
Akiyama: Nah, akan kujelaskan padamu.
Akiyama: Katakan untuk sementara kau memiliki 200 juta. Kau pergi ke bank dan menyetorkannya di dalam Safety deposit box milikmu.
Akiyama: Sementara itu, lawanmu mati-matian mencari kesempatan untuk mencurinya, jadi ia mengawasi rumahmu 24 jam.
Akiyama: Apa yang akan kau lakukan?
Nao: Aku akan pergi dari rumah...
Nao: secepat mungkin.
Akiyama: Mengapa?
Nao: Yah, tentu saja, kan?
Halaman 3
Nao: Sangat mengerikan diamati setiap detik, apapun alasannya.
Nao: Aku pikir itu perasaan tertekan tak tertahankan.
Nao: Setidaknya, karena uangnya ada di safety deposit box, tidak akan ada bahaya.
Nao: Aku ingin menjaga keberanian dan keinginanku untuk bertempur sampai permainan berakhir.
Akiyama: He-eh,
Akiyama: Jadi, karena ada di bank, makanya aman.. Hmm...
Akiyama: Bagaimana kalau kau tidak menyembunyikannya di bank, melainkan di semak-semak di suatu tempat?
Nao: Uwah--!
Nao: Malah semakin banyak alasan agar aku tidak tinggal di rumah!
Nao: Aku harus pergi ke suatu tempat agar aku bisa melihat tempat persembunyiannya setiap waktu!
Akiyama: Ooo...
Nao: Maksudku, kau tidak akan pernah tahu kalau lawan akan menemukannya dan mengambilnya!
Nao: Atau, kalau orang asing menemukannya secara tidak sengaja dan kabur membawa uangnya, bagaimana!?
Akiyama: Jadi, kalau seperti itu...
Halaman 4
Akiyama: ...Tidakkah kau berpikir itu aneh kalau Fujisawa mengurung dirinya di rumah?
Nao: ...Ah!
Akiyama: Rumahnya terus menerus diawasi.
Akiyama: Dia berada di bawah tekanan psikologis yang sangat besar hanya dengan berada disana.
Akiyama: Jadi, mengapa Fujisawa bertekad untuk mengurung dirinya di dalam rumah?
Akiyama: Hanya ada 1 jawaban.
Halaman 5
Akiyama: Karena 200 juta yen itu disembunyikan di suatu tempat dirumahnya, ia jadi tidak punya pilihan lain.
Nao: Ah!
Nao: Aku mengerti!
Nao: Walaupun dia sering keluar pertamanya, dia bahkan tidak mengintip keluar beberapa hari ini!
Nao: Dia ketakutan! Dia ketakutan untuk meninggalkan rumahnya tanpa dijaga!
Nao: Benar juga,
Nao: Meskipun 200 juta itu tersembunyi di tempat tersembunyi, setiap sudut rumahnya berada dibawah pengawasan ketat.
Nao: Jadi, tidak mungkin ia berani keluar!
Akiyama: Heh heh heh
Halaman 6
Akiyama: Kita akan terus mengawasinya untuk membuatnya semakin tertekan.
Akiyama: Dan memasang muka seperti "Kami tahu kau menyembunyikan uangnya di dalam rumah"
Nao: Ya!
Kotak: Dan tiba-tiba,
Kotak: Kemenangan berasa dalam genggamanku.
Teks: 16 hari tersisa sampai akhir permainan.
Kotak: Seperti yang diduga, Fujisawa bahkan tidak mencoba melangkah keluar dari rumahnya.
Kotak: Apa tekanan kami berhasil?
Kotak: Setidaknya dari luar, kelihatan kalau kegelisahan dan kelelahan Pak Fujisawa semakin bertambah.
Kotak: Meskipun ia berada dirumahnya, ia semakin jarang bergerak.
Halaman 7
Akiyama: Bagaimana?
Nao: Dia tidak bergerak dari titik itu juga hari ini.
Akiyama: Hmmm
Akiyama: Sepertinya aku telah
Akiyama: Menemukan tempatnya.
Kotak: Denah rumah Fujisawa (perkiraan Akiyama)
Lantai 1: (dari kiri ke kanan) kamar, Pak Fujisawa, lemari dinding, dapur, kamar
Lantai 2: atas: Lemari dinding
Bawah: kamar, kamar
Halaman 8
Nao: Mari kita lihat.
Nao: Uangnya disembunyikan di suatu tempat di dalam sini.
Nao: Benar juga. Bisa saja semua uangnya tidak berada di satu tempat.
Nao: Setidaknya dia punya 5 tempat untuk membagi-bagi uangnya.
Nao: Dan kalau ia membagi masing-masing 10.000 yen... jadi dia menyebarkannya di... 20.000 tempat!?
Nao: Tidak mungkin, pasti susah mengingat tempatnya.
Ayah Nao: Ada apa?
Ayah Nao: Apa ada yang terjadi?
Nao: Eh?!
Nao: Tidak kok!
Nao: Tidak ada apa-apa!
Teks: Aku harus memenangkan permainan ini.
Teks: Demi ayah juga.
Halaman 9
Teks: 10 hari tersisa sampai akhir permainan.
Akiyama: Lihat betapa letihnya ia.
Akiyama: Dia belum tidur selama 3 hari.
Akiyama: Bagaimana kalau kita
Akiyama: Bersenang-senang sedikit?
Halaman 10
Fujisawa: Ada bau asap.
Teks: Apa- Asap apa ini?!
Halaman 11
Teks: Apa ini?
Teks: Apa ini??
Teks: Kebakaran!?
Teks: Darimana asalnya?!
Teks: Dari kompor? Kamar mandi?
Teks: Tangki gas di depan?
Teks: Sial
Teks: Aku tidak tahu.
Fujisawa: Halo?
Fujisawa: Ah... Tanaka?
Fujisawa: Maafkan aku,
Fujisawa: Bisakah kau segera datang?
Fujisawa: Entah bagaimana, ada asap dirumahku. Bantu aku temukan apinya.
Fujisawa: Apa? Telepon pemadam kebakaran? Yah, kau tidak membantu.
Akiyama: Haaaahahaha!
Halaman 12
Akiyama: Pak Tanaka benar.
Akiyama: Kalau ada kebakaran, kau seharusnya menelepon pemadam kebakaran, atau mencoba memadamkannya sendiri.
Akiyama: Yah, suara yang kau dengar berasal dari ini.
Akiyama: Dan---
Akiyama: Kami memaksa api untuk masuk dari ventilasi di luar.
Akiyama: Tapi aku harus bilang, walaupun kau benar-benar percaya ada api, tindakanmu mengherankan.
Akiyama: Kau bahkan tidak mencoba untuk mencari asal apinya,
Akiyama: Dan kau tidak memanggil pemadam kebakaran, melainkan temanmu Pak Tanaka.
Akiyama: Dan yang kau katakan hanya, "Bantu aku temukan apinya"?
Akiyama: Seakan-akan...
Akiyama: Selain nyawamu jelas terancam, kau tidak berniat keluar dari ruangan ini.
Akiyama: Heh heh heh
Halaman 13
Akiyama: Kau menyembunyikan 200 juta yen itu di kamar ini, bukan?
Fujisawa: A-Apa yang kau...
Akiyama: Aku sudah tahu uang itu ada dirumahmu sedari dulu.
Akiyama: Masalahnya adalah dimana.
Akiyama: Kalau kau menyembukikan uangnya di ruangan yang berbeda, kau akan langsung berlari ketempat itu untuk memastikan uang itu tidak terbakar.
Fujisawa: Kau benar.
Fujisawa: Seperti yang kaukatakan.
Fujisawa: 200 juta itu ada disini.
Halaman 14
Akiyama: Wah wah...
Akiyama: Kau mengaku begitu cepat.
Fujisawa: Ga ha ha ha
Fujisawa: Dan kenapa kau pikir aku akan mengaku?
Fujisawa: Heh he heh
Fujisawa: Itu karena
Fujisawa: Walaupun kau tahu dimana uang itu berada, kau tidak akan bisa mengambil~~~~nya!
Fujisawa: Lihat ini!
Halaman 15
Fujisawa: Hah hah haah!
Fujisawa: Berkat tipuan kecilmu, kau sudah menemukannya.
Fujisawa: UANGnya ada didalam sini.
Fujisawa: Ini mungkin model lama, tapi sangat kokoh.
Fujisawa: Untuk mencungkilnya sampai terbuka, kau harus membuka kuncinya dahulu.
Fujisawa: Dan bahkan kalau kau mencoba untuk memindahkannya, dia tidak akan bergerak sedikitpun.
Fujisawa: Singkatnya...
Halaman 16
Fujisawa: ...Kau hanya bisa sampai sini!
Fujisawa: GAAAAAHAHAHAHA
Fujisawa: Aku yakin kau senang karena berhasil menemukan dimana uangnya, tapi
Fujisawa: INILAH AKHIRNYA!
Fujisawa: KAU KALAH!!
Nao: Tidak...
Nao: ...Tidak!
Nao: Setelah sejauh ini...?
Halaman 17
Fujisawa: Karena kau sudah mengerti, hentikan penguntitan bodohmu! Pergi dari sini!
Fujisawa: Pikirkan cara untuk mengumpulkan 100 juta yang akan menjadi hutangmu!
Fujisawa: GAAAAAHAHAHAA!
Akiyama: Heh heh...
Akiyama: Jadi kau pikir kau sudah menang, Fujisawa...?
Akiyama: Sebuah brankas?
Akiyama: Lalu?
Akiyama: Dengan menunjukkan pada kami benda besar itu, kau pikir kami akan menyerah dan kau bisa tidur dengan nyenyak di malam hari?
Akiyama: heh heh heh
Akiyama: Naif sekali.
Akiyama: Dengarkan aku,
Halaman 18
Akiyama: Bagiku, mengambil 200 juta dari brankas itu adalah permainan anak kecil.
Halaman 19
Kartu: Bersambung
Liar Game Chapter 4 selesai...
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!




Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!