Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Déjà-vu 1
Musim Semi
Déjà-vu Chapter 1
Halaman depan
Déjà-vu
Musim semi, musim panas, musim gugur, musim dingin
Sebuah cerita cinta
Kata penutup dari CLAMP!
Halaman belakang
Cinta yang tak penuhi selalu berakhir dengan tragis.. Benarkah begitu? Melalui musim dan era yang berbeda, jalan 2 kekasih bertemu lagi dan lagi, mencoba satu kesempatan itu demi menjadi benar. Hidup yang berbeda, pada titik dalam sejarah yang berbeda, namun satu hal tetap sama- cinta mereka akan yang lain. Dimulai dari permulaan sejarah, Jepang era Perang Dunia Kedia, Amerika Modern, dan masa depan yang jauh, cerita-cerita ini mengingatkan kita cinta benar-benar tak memiliki batas
Halaman 1
Deja-Vu
Sebuah cerita cinta yang hebat
Cerita oleh Youn In-wan
Gambar oleh Yang Kyung-il, Yoon Seung-ki, Kim Tae-hyung, Park Sung-woo, Byun Byung-jun dan Lee Vin
TOKYOPOP
Hamburg//London//Los Angeles//Tokyo
Halaman 3
Musim Semi
Musim Panas
Musim Gugur
Musim Dingin
Cerita Pendek Lainnya
Utility (Kegunaan)
The Ocean (Laut)
Halaman 4
Kata Pembuka
Kupikir ada banyak yang ingin kukatakan di Halaman Pembuka. Aku telah menunggu-nunggu saat ini, tapi malah bingung ketika saat itu datang.
Pada awalnya aku tak memiliki apa-apa - Lalu tiba-tiba aku mengambil storyboardku dan menulis "Déjà-vu-Musim Semi."
Musim Semi... Musim Panas... Musim Gugur... Musim Dingin...
Setelah menerima bantuan yang luar biasa dari orang-orang yang tak terhitung banyaknya, buku ini akhirnya selesai
Membutuhkan delapan tahun diantara episode musim semi dan musim dingin. Pada saat itu, aku telah berubah sebagai seorang penulis, dan pemikiranku tentang cinta juga telah berkembang.
Aku malu untuk mengatakan cerita-ceria ini memberikan kilasan masa laluku.
Aku ingin berterima kasih pada semua seniman luar biasa ini, juga pembaca dan fansku.
Aku akhirnya menyelesaikan projek pertamaku yang telah sangat banyak mengajariku, sebagai seorang penulis dan seorang manusia.
-Youn In-Wan
Awal Musim gugur, 2004
Halaman 5
673 Masehi...
Halaman 7
Musim Semi
Halaman 8
Yang Kyung-Il
1992- Debut dengan Mythical Tale of the Small Demon
1996- Island (Telah diterbitkan oleh Elex Media Komputindo dengan judul Mystery of Cheju Island)
2000- Zombie Hunter
Saat ini sedang menerbitkan The New Secret Royal Inspector di Korea dan Jepang secara bersamaan
Yang Kyung-Il dikenal di Korea dan seluruh dunia karena potretnya yang hiper-realistis dan kecemerlangannya. Inoue Takehiko dari Jepang memandangnya tinggi. Katsuhiro Otomo, direktur Akira, memanggilnya "macan industri komik Asia." Seniman dari Korea bercita-cita untuk mengembangkan keterampilan dan daya tarik yang luas dari Yang Kyung-Il
Halaman 9
Musim semi
Halaman 10
Pria: Kenapa hanya kau yang kembali?
Pria: Mungkinkah kau melanggar kode Hwarang untuk tidak pernah mundur dari pertarungan?
Pria: Lebih baik seorang Hwarang mati daripada mengakui kekalahan!
Pria: Putraku tak akan pernah berkelakukan seperti pengecut begitu. Enyahlah dari hadapanku!
Catatan: Di Korea kuno, sebuah pasukan elit dengan prajurit yang terdidik yang disebut Hwarang sering dipangil untuk melindungi negara mereka di pertarungan. Para Hwarang dipanggil dengan akhiran "-rang" pada nama depan mereka.
Teks: Sudah 15 hari lamanya semenjak aku meninggalkan Seorabeol setelah diusir dari Klanku
Teks: Berkelana tanpa tujuan, akhirnya aku sampai di Haseulla
Halaman 11
Pemuda: Mungkin inilah yang terbaik... Sendirian di alam liar, tak ada ayah yang akan kecewa, tak ada reputasi yang ternodai...
Pemuda: Teriakan serigala?
Pemuda: Kasihan, kau masuk dalam jebakan
Pemuda: Aku selalu diberitahu serigala putih licik dan tak boleh dipercaya... Paling baik bunuh mereka pada saat ada kesempatannya
Pemuda: Tapi aku telah bersumpah takkan membunuh lagi...
Pemuda: Jangan sampai aku melihatmu di jebakan yang lain lagi!
Teks: Kuharap serigala itu tak sendirian sepertiku...
Pemuda: Bagaimana menurutmu, Azalea?
Halaman 12
Pemuda: Ha ha! Iya, aku tidak sepenuhnya sendirian
Pemuda: Jangan bermuka begitu....
Gadis: Jadi kau memang seorang Hwarang
Gadis: Aku sudah menduganya ketika aku melihat kudamu yang sendirian
Gadis: Namaku Sohyul
Halaman 13
Teks: Apa yang dilakukan gadis ini di gunung sendirian?
Pemuda: Ah... Namaku Wonsul
Sohyul: Kau Wonsul-rang
Wonsul: Bukan!
Wonsul: Aku bukan lagi seorang Hwarang
Wonsul: Tolong..
Wonsul: ...Panggil saja aku Wonsul
Halaman 14
Sohyul: Tidak bisa!
Sohyul: Mungkin sekarang kau bukan Hwarang...
Sohyul: ...Tapi kau telah mempertaruhkan nyawamu demi negaramu
Sohyul: Pria seperti itu tak pernah boleh dibicarakan tanpa gelarnya, Wonsul-rang
Teks: Wanita itni... Apakah dia sadar akan efeknya padaku?
Teks: Ia membuatku meleleh!
Halaman 15
Teks: Kebetulan kah? Ataukah takdir?
Teks: Kami terus bertemu di Gunung Suri
Teks: Kami semakin mengenal satu sama lain..
Teks: ...Dan cepat menjadi teman akrab
Halaman 16
Sohyul: Lihat ini, Wonsul-rang! Benar-benar musim semi!
Wonsul: Benar... Forsythia sudah mulai mekar
T/N: Forsythia adalah genus dari tanaman berbunga dari suku Olaeceae(suku melati-melatian)
Sohyul: Aku tak dapat membayangkan musim panas akan lebih baik dari musim semi!
Sohyul: Aku dilahirkan musim gugur yang lalu, jadi ini musim semi pertamaku
Sohyul: Nenekku mengajariku semua tentang musim...
Halaman 17
Sohyul: Musim semi sangat lembut
Teks: Terkadang Sohyul mengatakan hal-hal yang sangat aneh
Halaman 18
Wonsul: Maaf! Kau berusaha begitu keras untuk menangkapnya...
Teks: Hehe...
Sohyul: Tapi sekarang ia basah! Wonsul-rang yang lugy berpikir aku berbicara tentang kelincinya
Sohyul: Walaupun aku membuatmu bingung, terasa seperti kau mengerti. Dan entah bagaimana, ketika kau tak mengatakan apa-apa, aku tahu persis apa yang kau maksud. Tidakkah kau setuju?
Halaman 19
Sohyul: Aku harus pergi...
Sohyul: Nenekku membutuhkan aku. Belakangan ini ia sakit...
Wonsul: Tentu saja
Teks: Aku bodoh... Membiarkan satu lagi kesempatan hilang..
Halaman 20
Teks: Kami menghabiskan begitu banyak waktu bersama, tapi aku masih belum memberitahunya perasaanku
Teks: Kau tahu ia juga berperasaan yang sama... ya kan? Apakah ini penting? Kenapa aku tak bisa memberitahunya?!
Teks: Satu minggu telah berlalu dan ia masih belum kembali
Wonsul: Yah...
Wonsul: ...Sepertinya Sohyul juga tak datang hari ini, Azalea
Wonsul: Besok, mari kita cari dia... Untuk memastikan ia baik-baik saja
Halaman 21
Teks: Tapi bagaimana caranya? Sohyul selalu datang padaku. Aku tak pernah melihat rumahnya dan tak tahu apa-apa tentang keluarganya
Teks: Semakin kupikir-pikir, Sohyul menjadi semakin misterius. Ia sering berkata hal-hal yang tak masuk akal. Ia memiliki rasa penasaran tentang dunia ini seperti anak kecil
Teks: Seharusnya aku bertanya padanya...
Teks: Apakah ia akan berhenti mengujungiku jika aku terlalu banyak bertanya?
Bubble: Kau hanya pengecut!
Buble: Keberanian, Wonsul, adalah satu-satunya yang dibutuhkan pria untuk menaklukan segala rintangan
Teks: Ayah...
Wonsul: Ada apa, Azalea?!
Halaman 22
Teks: Serigala putih yang besar! Kalau ia menyerang, aku tak memiliki pilihan lain selain menarik pedangku
Serigala: Aku nenek Sohyul
Serigala: Apa kau pria yang telah mencuri hatinya?
Halaman 23
Serigala: Lupakan dia!
Serigala: Sohyul bukan manusia. Dia serigala yang kau selamatkan musim dingin yang lalu
Wonsul: Tunggu!
Wonsul: Apa maksudmu?
Wonsul: A-aku tak dapat mempercayai apa yang kau katakan!
Wonsul: Aku harus melupakannya hanya karena dia bukan manusia?!
Serigala: Pria bodoh. Sohyul adalah perubah bentuk
Serigala: Menyedihkan. Menghabiskan bakat yang tak ada harganya demi mahluk yang begitu jelek dan tak berambut
Halaman 24
Wonsul: Kau lah yang menyedikan
Wonsul: Kau meremehkan perasaanku padanya
Wonsul: Aku mencintai Sohyul
Wonsul: Mustahil untuk mencitai hanya sebagian, mencitai hanya kalau, mencintai hanya kapan... Aku tak dapat menyatakan aku mencintai Sohyul jika aku menghidar darinya hanya karena wahyumu
Wonsul: Aku tak punya waktu untuk hal ini. Ada begitu banyak hal yang belum kukatakan
Wonsul: Kumohon.. Kau harus memberitahuku dimana ia berada
Nenek: Tidak akan kukatakan sebelum kau mengakui yang sejujurnya
Nenek: Kalaupun aku mengijinkanmu untuk menemuinya---Lalu apa?
Nenek: Ia tak dapat lagi berubah wujud. Kau mungkin mencintai seekor serigala, tapi akan tinggal dimana kau? Aku hanya dapat melihat penderitaan bagi kalian berdua kalau kalian mengambil jalan itu
Halaman 25
Nenek: Bagaimana bisa, kalau kau mencintainya seperti yang kau katakan, kau mengharapkan penderitaan terjadi padanya?
Teks: Wonsul-rang, tegarlah!
Teks: Jangan tertipu perkataan nenekku!
Halaman 26
Wonsul: DIAM!
Wonsul: Penderitaan hanyalah ilusi...
Wonsul: Dalam panasnya ratusan pertarungan, pemikiran ini telah tertempa dalam pikiranku
Wonsul: Kau lah yang seharusnya mengatakan yang sejujurnya!
Wonsul: Aku putra dari kerajaan Silla. Aku adalah Wonsul-rang!
Wonsul: Aku bersumpah atas pedangku-- Ketika aku mati dan tulangku berubah menjadi debu...
Wonsul: ...Cintaku takkan tergoyahkan. Cintaku akan terus hidup!
Halaman 27
Nenek: Sohyul ada di atas gunung
Nenek: Jika ia memakan ini, ia akan menjadi manusia setelah seratus hari
Nenek: Bawa dia dan tinggalkan tempat ini
Nenek: Kalau aku melihatmu lagi, aku akan membunuhmu
Teks: Sohyul...
Halaman 28
Teks: Sohyul...
Wonsul: SOHYUL!
Sohyul: Wonsul-rang!
Halaman 31
Pemburu: Akhirnya kena! Aku sudah melacaknya dari beberapa waktu yang lalu... Oh, kukira ibunya, tapi ini hanya bayi
Halaman 32
Teks: Sohyul tak pernah tahu musim panas lebih baik dari musim semi...
Teks: Tapi cinta mereka belum berakhir... Dan begitu pula penderitaan mereka
Déjà-vu Chapter 1 selesai...
Halaman depan
Déjà-vu
Musim semi, musim panas, musim gugur, musim dingin
Sebuah cerita cinta
Kata penutup dari CLAMP!
Halaman belakang
Cinta yang tak penuhi selalu berakhir dengan tragis.. Benarkah begitu? Melalui musim dan era yang berbeda, jalan 2 kekasih bertemu lagi dan lagi, mencoba satu kesempatan itu demi menjadi benar. Hidup yang berbeda, pada titik dalam sejarah yang berbeda, namun satu hal tetap sama- cinta mereka akan yang lain. Dimulai dari permulaan sejarah, Jepang era Perang Dunia Kedia, Amerika Modern, dan masa depan yang jauh, cerita-cerita ini mengingatkan kita cinta benar-benar tak memiliki batas
Halaman 1
Deja-Vu
Sebuah cerita cinta yang hebat
Cerita oleh Youn In-wan
Gambar oleh Yang Kyung-il, Yoon Seung-ki, Kim Tae-hyung, Park Sung-woo, Byun Byung-jun dan Lee Vin
TOKYOPOP
Hamburg//London//Los Angeles//Tokyo
Halaman 3
Musim Semi
Musim Panas
Musim Gugur
Musim Dingin
Cerita Pendek Lainnya
Utility (Kegunaan)
The Ocean (Laut)
Halaman 4
Kata Pembuka
Kupikir ada banyak yang ingin kukatakan di Halaman Pembuka. Aku telah menunggu-nunggu saat ini, tapi malah bingung ketika saat itu datang.
Pada awalnya aku tak memiliki apa-apa - Lalu tiba-tiba aku mengambil storyboardku dan menulis "Déjà-vu-Musim Semi."
Musim Semi... Musim Panas... Musim Gugur... Musim Dingin...
Setelah menerima bantuan yang luar biasa dari orang-orang yang tak terhitung banyaknya, buku ini akhirnya selesai
Membutuhkan delapan tahun diantara episode musim semi dan musim dingin. Pada saat itu, aku telah berubah sebagai seorang penulis, dan pemikiranku tentang cinta juga telah berkembang.
Aku malu untuk mengatakan cerita-ceria ini memberikan kilasan masa laluku.
Aku ingin berterima kasih pada semua seniman luar biasa ini, juga pembaca dan fansku.
Aku akhirnya menyelesaikan projek pertamaku yang telah sangat banyak mengajariku, sebagai seorang penulis dan seorang manusia.
-Youn In-Wan
Awal Musim gugur, 2004
Halaman 5
673 Masehi...
Halaman 7
Musim Semi
Halaman 8
Yang Kyung-Il
1992- Debut dengan Mythical Tale of the Small Demon
1996- Island (Telah diterbitkan oleh Elex Media Komputindo dengan judul Mystery of Cheju Island)
2000- Zombie Hunter
Saat ini sedang menerbitkan The New Secret Royal Inspector di Korea dan Jepang secara bersamaan
Yang Kyung-Il dikenal di Korea dan seluruh dunia karena potretnya yang hiper-realistis dan kecemerlangannya. Inoue Takehiko dari Jepang memandangnya tinggi. Katsuhiro Otomo, direktur Akira, memanggilnya "macan industri komik Asia." Seniman dari Korea bercita-cita untuk mengembangkan keterampilan dan daya tarik yang luas dari Yang Kyung-Il
Halaman 9
Musim semi
Halaman 10
Pria: Kenapa hanya kau yang kembali?
Pria: Mungkinkah kau melanggar kode Hwarang untuk tidak pernah mundur dari pertarungan?
Pria: Lebih baik seorang Hwarang mati daripada mengakui kekalahan!
Pria: Putraku tak akan pernah berkelakukan seperti pengecut begitu. Enyahlah dari hadapanku!
Catatan: Di Korea kuno, sebuah pasukan elit dengan prajurit yang terdidik yang disebut Hwarang sering dipangil untuk melindungi negara mereka di pertarungan. Para Hwarang dipanggil dengan akhiran "-rang" pada nama depan mereka.
Teks: Sudah 15 hari lamanya semenjak aku meninggalkan Seorabeol setelah diusir dari Klanku
Teks: Berkelana tanpa tujuan, akhirnya aku sampai di Haseulla
Halaman 11
Pemuda: Mungkin inilah yang terbaik... Sendirian di alam liar, tak ada ayah yang akan kecewa, tak ada reputasi yang ternodai...
Pemuda: Teriakan serigala?
Pemuda: Kasihan, kau masuk dalam jebakan
Pemuda: Aku selalu diberitahu serigala putih licik dan tak boleh dipercaya... Paling baik bunuh mereka pada saat ada kesempatannya
Pemuda: Tapi aku telah bersumpah takkan membunuh lagi...
Pemuda: Jangan sampai aku melihatmu di jebakan yang lain lagi!
Teks: Kuharap serigala itu tak sendirian sepertiku...
Pemuda: Bagaimana menurutmu, Azalea?
Halaman 12
Pemuda: Ha ha! Iya, aku tidak sepenuhnya sendirian
Pemuda: Jangan bermuka begitu....
Gadis: Jadi kau memang seorang Hwarang
Gadis: Aku sudah menduganya ketika aku melihat kudamu yang sendirian
Gadis: Namaku Sohyul
Halaman 13
Teks: Apa yang dilakukan gadis ini di gunung sendirian?
Pemuda: Ah... Namaku Wonsul
Sohyul: Kau Wonsul-rang
Wonsul: Bukan!
Wonsul: Aku bukan lagi seorang Hwarang
Wonsul: Tolong..
Wonsul: ...Panggil saja aku Wonsul
Halaman 14
Sohyul: Tidak bisa!
Sohyul: Mungkin sekarang kau bukan Hwarang...
Sohyul: ...Tapi kau telah mempertaruhkan nyawamu demi negaramu
Sohyul: Pria seperti itu tak pernah boleh dibicarakan tanpa gelarnya, Wonsul-rang
Teks: Wanita itni... Apakah dia sadar akan efeknya padaku?
Teks: Ia membuatku meleleh!
Halaman 15
Teks: Kebetulan kah? Ataukah takdir?
Teks: Kami terus bertemu di Gunung Suri
Teks: Kami semakin mengenal satu sama lain..
Teks: ...Dan cepat menjadi teman akrab
Halaman 16
Sohyul: Lihat ini, Wonsul-rang! Benar-benar musim semi!
Wonsul: Benar... Forsythia sudah mulai mekar
T/N: Forsythia adalah genus dari tanaman berbunga dari suku Olaeceae(suku melati-melatian)
Sohyul: Aku tak dapat membayangkan musim panas akan lebih baik dari musim semi!
Sohyul: Aku dilahirkan musim gugur yang lalu, jadi ini musim semi pertamaku
Sohyul: Nenekku mengajariku semua tentang musim...
Halaman 17
Sohyul: Musim semi sangat lembut
Teks: Terkadang Sohyul mengatakan hal-hal yang sangat aneh
Halaman 18
Wonsul: Maaf! Kau berusaha begitu keras untuk menangkapnya...
Teks: Hehe...
Sohyul: Tapi sekarang ia basah! Wonsul-rang yang lugy berpikir aku berbicara tentang kelincinya
Sohyul: Walaupun aku membuatmu bingung, terasa seperti kau mengerti. Dan entah bagaimana, ketika kau tak mengatakan apa-apa, aku tahu persis apa yang kau maksud. Tidakkah kau setuju?
Halaman 19
Sohyul: Aku harus pergi...
Sohyul: Nenekku membutuhkan aku. Belakangan ini ia sakit...
Wonsul: Tentu saja
Teks: Aku bodoh... Membiarkan satu lagi kesempatan hilang..
Halaman 20
Teks: Kami menghabiskan begitu banyak waktu bersama, tapi aku masih belum memberitahunya perasaanku
Teks: Kau tahu ia juga berperasaan yang sama... ya kan? Apakah ini penting? Kenapa aku tak bisa memberitahunya?!
Teks: Satu minggu telah berlalu dan ia masih belum kembali
Wonsul: Yah...
Wonsul: ...Sepertinya Sohyul juga tak datang hari ini, Azalea
Wonsul: Besok, mari kita cari dia... Untuk memastikan ia baik-baik saja
Halaman 21
Teks: Tapi bagaimana caranya? Sohyul selalu datang padaku. Aku tak pernah melihat rumahnya dan tak tahu apa-apa tentang keluarganya
Teks: Semakin kupikir-pikir, Sohyul menjadi semakin misterius. Ia sering berkata hal-hal yang tak masuk akal. Ia memiliki rasa penasaran tentang dunia ini seperti anak kecil
Teks: Seharusnya aku bertanya padanya...
Teks: Apakah ia akan berhenti mengujungiku jika aku terlalu banyak bertanya?
Bubble: Kau hanya pengecut!
Buble: Keberanian, Wonsul, adalah satu-satunya yang dibutuhkan pria untuk menaklukan segala rintangan
Teks: Ayah...
Wonsul: Ada apa, Azalea?!
Halaman 22
Teks: Serigala putih yang besar! Kalau ia menyerang, aku tak memiliki pilihan lain selain menarik pedangku
Serigala: Aku nenek Sohyul
Serigala: Apa kau pria yang telah mencuri hatinya?
Halaman 23
Serigala: Lupakan dia!
Serigala: Sohyul bukan manusia. Dia serigala yang kau selamatkan musim dingin yang lalu
Wonsul: Tunggu!
Wonsul: Apa maksudmu?
Wonsul: A-aku tak dapat mempercayai apa yang kau katakan!
Wonsul: Aku harus melupakannya hanya karena dia bukan manusia?!
Serigala: Pria bodoh. Sohyul adalah perubah bentuk
Serigala: Menyedihkan. Menghabiskan bakat yang tak ada harganya demi mahluk yang begitu jelek dan tak berambut
Halaman 24
Wonsul: Kau lah yang menyedikan
Wonsul: Kau meremehkan perasaanku padanya
Wonsul: Aku mencintai Sohyul
Wonsul: Mustahil untuk mencitai hanya sebagian, mencitai hanya kalau, mencintai hanya kapan... Aku tak dapat menyatakan aku mencintai Sohyul jika aku menghidar darinya hanya karena wahyumu
Wonsul: Aku tak punya waktu untuk hal ini. Ada begitu banyak hal yang belum kukatakan
Wonsul: Kumohon.. Kau harus memberitahuku dimana ia berada
Nenek: Tidak akan kukatakan sebelum kau mengakui yang sejujurnya
Nenek: Kalaupun aku mengijinkanmu untuk menemuinya---Lalu apa?
Nenek: Ia tak dapat lagi berubah wujud. Kau mungkin mencintai seekor serigala, tapi akan tinggal dimana kau? Aku hanya dapat melihat penderitaan bagi kalian berdua kalau kalian mengambil jalan itu
Halaman 25
Nenek: Bagaimana bisa, kalau kau mencintainya seperti yang kau katakan, kau mengharapkan penderitaan terjadi padanya?
Teks: Wonsul-rang, tegarlah!
Teks: Jangan tertipu perkataan nenekku!
Halaman 26
Wonsul: DIAM!
Wonsul: Penderitaan hanyalah ilusi...
Wonsul: Dalam panasnya ratusan pertarungan, pemikiran ini telah tertempa dalam pikiranku
Wonsul: Kau lah yang seharusnya mengatakan yang sejujurnya!
Wonsul: Aku putra dari kerajaan Silla. Aku adalah Wonsul-rang!
Wonsul: Aku bersumpah atas pedangku-- Ketika aku mati dan tulangku berubah menjadi debu...
Wonsul: ...Cintaku takkan tergoyahkan. Cintaku akan terus hidup!
Halaman 27
Nenek: Sohyul ada di atas gunung
Nenek: Jika ia memakan ini, ia akan menjadi manusia setelah seratus hari
Nenek: Bawa dia dan tinggalkan tempat ini
Nenek: Kalau aku melihatmu lagi, aku akan membunuhmu
Teks: Sohyul...
Halaman 28
Teks: Sohyul...
Wonsul: SOHYUL!
Sohyul: Wonsul-rang!
Halaman 31
Pemburu: Akhirnya kena! Aku sudah melacaknya dari beberapa waktu yang lalu... Oh, kukira ibunya, tapi ini hanya bayi
Halaman 32
Teks: Sohyul tak pernah tahu musim panas lebih baik dari musim semi...
Teks: Tapi cinta mereka belum berakhir... Dan begitu pula penderitaan mereka
Déjà-vu Chapter 1 selesai...
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!




Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!