Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Ai Kora 3
1
- waaa!
- Sialaaaan!!
- Dial!! Aku ketiduran!!
- Tapi, paling tidak aku tau mereka sudah berangkat!!
- Mereka…
- Hehehe… gak nyangka, aku satu sekolah dengan mereka!!
- Mulai hari ini!!
- Pesta penyambutan semalam memang sangat kacau, tapi punya kesempatan bertemu dengan pemilik bagian tubuh itu!!
- Aku harus bisa memilikinya!!
- Aku tidak akan menyerahkan mereka pada siapapun!!
2
- Bagian 3: pria bernama Shibusawa
3
- Nyaris.
- Hampir saja aku terlambat…
- *kita sekelas lagi
- Tenmaku…
- *Hey hey, mau masuk klub mana?
- *makajuna senpai tadi tanya…
- Aku sekelas dengan dia… / beruntungnya!!
- H-hey kau!! / jangan melihatku dengan mata mengerikan itu!!
- Orang lain bisa salah sangka!!!
4
- Ya ampun…
- Biar kau tau ya, lebih baik kau jaga jarak denganku disekolah!!
- Bisa jadi gossip nanti!!
- Ck, apa maksud dia…
- Apa dia segitu membenciku…
- Aku kan uma tertarik pada matanya.
- Apa aku salah seka pada matanya?
- Tidak~
- Kau tidak salah sama sekali!!
- Uwaa!! / si- siapa kau!?
- Ikut denganku!! Aku mau bicara padamu!
- Waaa!!
5
- Te-tempat apa ini?
- Huhuhu… ini ruangan club seni, atau bisa dibilang, / ini ruangan pribadiki sekarang.
- Oia!! Tadi kau bilang mata gadis itu bagus kan!?
- Eh? I-iya…
- Ya!! Kau mengerti! Seleramu bagus!!
- Benar, kau memiliki selera yang sama denganku, Ryuunosuke Shibusawa!!
- Ha?
- Semua ini kumpulan gambar semua wanita, / dipisahkan berdasarkan bentuk dan ukurannya!!
- Ada sekitar 20 buku, khusus tentang mata!!
6
- Se-semua ini!?
- Huhuhu, tentu saja.
- Mata manusia, atau mulut, atau tangan, setiap bentuk dan polanya ada disini.
- Dan setiap orang memiliki ‘pilihan bentuk dan ukuran’ sendiri / pilihan mereka disebut juga ‘jimat’
- Seperti mata itu!! / benar-benar jernih, bentuk mata kucing, seperti lukisan.
- Selain itu, warnya matanya biru sapphire!! / menenangkan seperti potongan langit biru pada musim panas, tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata!!
- Aku sudah melihat banyak mata seumur hidupku, tapi mata itu yang terbaik!! / bisa dibilang, ‘sempurna’!!
- Be-benar sekali!! Kau benar!! / kau benar-benar mengerti…
- Aku ingin dia menatapku…
- Eh?
7
- Aaah, aku ingin mata itu menatapku!! / mata ‘sempurna’ itu melihat setiap inci bagian tubuhku!!
- Aku ingin dia menatap tubuhku yang kotor ini~~!!
- Waaa!!
- Kau mengerti kan!? Kau sangat mengerti kan!?
- Perasaanku… nafsuku membara!!
- Mengerti, mengerti, tenang!! / mendingan, kau pakai celanamu!!
- Kau sangat mirip denganku… / aku bisa menebak perasaanmu.
- Ya, kau juga, melihat bagian tubuh gadis itu dan bukan yang lain.
- Dan sebagai sahabatmu, aku punya permintaan!! / maukah kau mengambil fotoku dengan mata itu, dan hanya mata itu?
- Dia mengatakan aku sahabatnya…
- Eng, tapi yah, kalau itu hanya foto, aku tidak keberatan…
- Tapi ini aneh…
8
- Tidak, tunggu, orang ini…
- Jangan bilang dia mau menggunakan foto ini untuk memaksanya gadis itu…
- karena perasaan tidak puas…
- maaf, aku mau pergi sekarang. / dah.
- Apa!?
- O-oi, tunggu!!
- Jangan bercanda! Kau pasti bercanda!! / aku tidak akan membiarkan dia melakukan hal itu!!
- Aku sudah bertemu dengan mata itu!!
- Walaupun aku kehilangan nyawaku, aku tidak akan membiarkan bajingan tiu melakukan apa yang dia inginkan!!
9
- Keesokan harinya
- Ahhh…
- Cuacanya bagis ya hari ini, ahahaha…
- Tapi, kenapa kau harus berjalan bersama dengan kita kesekolah!?
- Y-yah, jangan pedulikan!
- Tidak mungkin menceritakan kalau ada seseorang yang sedang mengawasinya.
10
- A-apa apaan sih buka paying tiba-tiba…
- E-ehh, umm… supaya tidak terbakar matahari? Hahaha…
- Ck!!
- Ya ampun… tutup!!
- Tidak usah pedulikan.
- Mari kubantu, nek?aahh, terimakasih…
11
- Sudah sampai, hati-hati nek,
- Ah.. iya, terimakasih…
- Ck, ketauan.
- Si brengsek itu, mencoba bersaing denganku!?
- Menarik!! / dalah hal ini, aku tidak akn menyerah!!
- ini!!
- Ini!!
- Ini!!
12
- Si brengsek shibusawa… / dia ada dimana-mana…
- Paling tidak dikelas ini, aku merasa bebas.
- Ehem.
- Kenapa kamu duduk disebelahku?
- Tempat dudukmu kan didekat koridor kan?
- Ng?
- Ahh, aku pindah. / tempat duduk disana mulai dingin, ahahahaha…
- Ka-kau…
- Aku kan sudah bilang kemarin!? / kalau tidak penting, menjauhlah dariku!!
- Sudah cukup buruk dengan kita tinggal bersama, orang lain akan berfikir negative…
- Kau dengar apa yang kukatakan!?
- Ah, iya… aku mendengarkan, aku merasa terkesima.
13
- Awas!!
- Ck!!
- Dari atap apartement!?
- Sialan, aku benar-benar terlena…
- Apa yang kau lakukan, bodoh!!
- Mati!! Mati, kau brengsek!! / pengganggu!! Maniak!!
- Wadaaaaaw!!
- Bukan itu!! Kau salah paham tenmaku!! / aku hanya ingin melindungimu…
- Diam!!
14
- Aku benci kamu!!
- Jangan pernah mendekatiku lagi!!
- *ruang ganti
- Apa kau baik-baik saja sakurako? / berteriak padanya seperti itu… maeda-kun terlihat depresi…
- Hmmf, biarkan saja!!
- Tiba-tiba mengikutiku setiap saat, apa yang dia pikirkan… / dia sama seperti laki-laki tua mata keranjang itu.
- Tapi apa kau tau…
- Waktu itu dia bilang “aku Cuma ingin melindungimu”
- Ah aku dengar itu juga.
- Sakurako, ada orang yang mengikutimu?
- Seperti penguntil atau yang lain
- Uwaa, menakutkan.
- He-hey, hentikan omong kosong itu…
15
- … ah, tapi…
- Dari tadi pagi… / dia benar-benar bertingkah aneh…
- Jangan bilang…
- Kalau dia…
- Hmm,
- Hu hu…
- Huhuhuhu…
- Huhahahahaha!! Maeda-kun terlalu naïf!!
- Kemenangan milikku!!
16
- Apa-apaan kau!!
- A…
- Apa!?
- Hukuman hebat!!
- Ogowaaa!!
17
- Huu, bodoh. / aku sudah menduga ini akan terjadi, aku melakukan keputusan yang benar dengan bersembunyi.
- Sekarang kau aman tenmaku. / selama aku masih hidup, tidak ada satupun…
- -eh…
- Eh?
- Mati kau mata keranjang!!
- Gwaaaaaa!!
18
- Ya ampun, / menyembunyikan diri di ruang ganti…
- Lain kali kalau kau melakukannya lagi, tidak ada ampun!!
- Iya.
- Sini kubawakan tasmu.
- Kalau kau menyeret kakimu seperti itu, kita tida akan bisa makan malam.
- A-ahh… / terimakasih.
- Hmmf! / ayo, cepat!!
- Dan begitulah, keseharian hachibe dan tenmaku, / serangan Ryuunosuke shibusawa yang hebat bisa di kalahkan, tapi…
- Rencana baru sedang dirancang di rumah sakit.
- *siapa yang menyangka dia gadis yang brutal…
- *aku harus memikirkan rencana yang lebih baik…
- waaa!
- Sialaaaan!!
- Dial!! Aku ketiduran!!
- Tapi, paling tidak aku tau mereka sudah berangkat!!
- Mereka…
- Hehehe… gak nyangka, aku satu sekolah dengan mereka!!
- Mulai hari ini!!
- Pesta penyambutan semalam memang sangat kacau, tapi punya kesempatan bertemu dengan pemilik bagian tubuh itu!!
- Aku harus bisa memilikinya!!
- Aku tidak akan menyerahkan mereka pada siapapun!!
2
- Bagian 3: pria bernama Shibusawa
3
- Nyaris.
- Hampir saja aku terlambat…
- *kita sekelas lagi
- Tenmaku…
- *Hey hey, mau masuk klub mana?
- *makajuna senpai tadi tanya…
- Aku sekelas dengan dia… / beruntungnya!!
- H-hey kau!! / jangan melihatku dengan mata mengerikan itu!!
- Orang lain bisa salah sangka!!!
4
- Ya ampun…
- Biar kau tau ya, lebih baik kau jaga jarak denganku disekolah!!
- Bisa jadi gossip nanti!!
- Ck, apa maksud dia…
- Apa dia segitu membenciku…
- Aku kan uma tertarik pada matanya.
- Apa aku salah seka pada matanya?
- Tidak~
- Kau tidak salah sama sekali!!
- Uwaa!! / si- siapa kau!?
- Ikut denganku!! Aku mau bicara padamu!
- Waaa!!
5
- Te-tempat apa ini?
- Huhuhu… ini ruangan club seni, atau bisa dibilang, / ini ruangan pribadiki sekarang.
- Oia!! Tadi kau bilang mata gadis itu bagus kan!?
- Eh? I-iya…
- Ya!! Kau mengerti! Seleramu bagus!!
- Benar, kau memiliki selera yang sama denganku, Ryuunosuke Shibusawa!!
- Ha?
- Semua ini kumpulan gambar semua wanita, / dipisahkan berdasarkan bentuk dan ukurannya!!
- Ada sekitar 20 buku, khusus tentang mata!!
6
- Se-semua ini!?
- Huhuhu, tentu saja.
- Mata manusia, atau mulut, atau tangan, setiap bentuk dan polanya ada disini.
- Dan setiap orang memiliki ‘pilihan bentuk dan ukuran’ sendiri / pilihan mereka disebut juga ‘jimat’
- Seperti mata itu!! / benar-benar jernih, bentuk mata kucing, seperti lukisan.
- Selain itu, warnya matanya biru sapphire!! / menenangkan seperti potongan langit biru pada musim panas, tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata!!
- Aku sudah melihat banyak mata seumur hidupku, tapi mata itu yang terbaik!! / bisa dibilang, ‘sempurna’!!
- Be-benar sekali!! Kau benar!! / kau benar-benar mengerti…
- Aku ingin dia menatapku…
- Eh?
7
- Aaah, aku ingin mata itu menatapku!! / mata ‘sempurna’ itu melihat setiap inci bagian tubuhku!!
- Aku ingin dia menatap tubuhku yang kotor ini~~!!
- Waaa!!
- Kau mengerti kan!? Kau sangat mengerti kan!?
- Perasaanku… nafsuku membara!!
- Mengerti, mengerti, tenang!! / mendingan, kau pakai celanamu!!
- Kau sangat mirip denganku… / aku bisa menebak perasaanmu.
- Ya, kau juga, melihat bagian tubuh gadis itu dan bukan yang lain.
- Dan sebagai sahabatmu, aku punya permintaan!! / maukah kau mengambil fotoku dengan mata itu, dan hanya mata itu?
- Dia mengatakan aku sahabatnya…
- Eng, tapi yah, kalau itu hanya foto, aku tidak keberatan…
- Tapi ini aneh…
8
- Tidak, tunggu, orang ini…
- Jangan bilang dia mau menggunakan foto ini untuk memaksanya gadis itu…
- karena perasaan tidak puas…
- maaf, aku mau pergi sekarang. / dah.
- Apa!?
- O-oi, tunggu!!
- Jangan bercanda! Kau pasti bercanda!! / aku tidak akan membiarkan dia melakukan hal itu!!
- Aku sudah bertemu dengan mata itu!!
- Walaupun aku kehilangan nyawaku, aku tidak akan membiarkan bajingan tiu melakukan apa yang dia inginkan!!
9
- Keesokan harinya
- Ahhh…
- Cuacanya bagis ya hari ini, ahahaha…
- Tapi, kenapa kau harus berjalan bersama dengan kita kesekolah!?
- Y-yah, jangan pedulikan!
- Tidak mungkin menceritakan kalau ada seseorang yang sedang mengawasinya.
10
- A-apa apaan sih buka paying tiba-tiba…
- E-ehh, umm… supaya tidak terbakar matahari? Hahaha…
- Ck!!
- Ya ampun… tutup!!
- Tidak usah pedulikan.
- Mari kubantu, nek?aahh, terimakasih…
11
- Sudah sampai, hati-hati nek,
- Ah.. iya, terimakasih…
- Ck, ketauan.
- Si brengsek itu, mencoba bersaing denganku!?
- Menarik!! / dalah hal ini, aku tidak akn menyerah!!
- ini!!
- Ini!!
- Ini!!
12
- Si brengsek shibusawa… / dia ada dimana-mana…
- Paling tidak dikelas ini, aku merasa bebas.
- Ehem.
- Kenapa kamu duduk disebelahku?
- Tempat dudukmu kan didekat koridor kan?
- Ng?
- Ahh, aku pindah. / tempat duduk disana mulai dingin, ahahahaha…
- Ka-kau…
- Aku kan sudah bilang kemarin!? / kalau tidak penting, menjauhlah dariku!!
- Sudah cukup buruk dengan kita tinggal bersama, orang lain akan berfikir negative…
- Kau dengar apa yang kukatakan!?
- Ah, iya… aku mendengarkan, aku merasa terkesima.
13
- Awas!!
- Ck!!
- Dari atap apartement!?
- Sialan, aku benar-benar terlena…
- Apa yang kau lakukan, bodoh!!
- Mati!! Mati, kau brengsek!! / pengganggu!! Maniak!!
- Wadaaaaaw!!
- Bukan itu!! Kau salah paham tenmaku!! / aku hanya ingin melindungimu…
- Diam!!
14
- Aku benci kamu!!
- Jangan pernah mendekatiku lagi!!
- *ruang ganti
- Apa kau baik-baik saja sakurako? / berteriak padanya seperti itu… maeda-kun terlihat depresi…
- Hmmf, biarkan saja!!
- Tiba-tiba mengikutiku setiap saat, apa yang dia pikirkan… / dia sama seperti laki-laki tua mata keranjang itu.
- Tapi apa kau tau…
- Waktu itu dia bilang “aku Cuma ingin melindungimu”
- Ah aku dengar itu juga.
- Sakurako, ada orang yang mengikutimu?
- Seperti penguntil atau yang lain
- Uwaa, menakutkan.
- He-hey, hentikan omong kosong itu…
15
- … ah, tapi…
- Dari tadi pagi… / dia benar-benar bertingkah aneh…
- Jangan bilang…
- Kalau dia…
- Hmm,
- Hu hu…
- Huhuhuhu…
- Huhahahahaha!! Maeda-kun terlalu naïf!!
- Kemenangan milikku!!
16
- Apa-apaan kau!!
- A…
- Apa!?
- Hukuman hebat!!
- Ogowaaa!!
17
- Huu, bodoh. / aku sudah menduga ini akan terjadi, aku melakukan keputusan yang benar dengan bersembunyi.
- Sekarang kau aman tenmaku. / selama aku masih hidup, tidak ada satupun…
- -eh…
- Eh?
- Mati kau mata keranjang!!
- Gwaaaaaa!!
18
- Ya ampun, / menyembunyikan diri di ruang ganti…
- Lain kali kalau kau melakukannya lagi, tidak ada ampun!!
- Iya.
- Sini kubawakan tasmu.
- Kalau kau menyeret kakimu seperti itu, kita tida akan bisa makan malam.
- A-ahh… / terimakasih.
- Hmmf! / ayo, cepat!!
- Dan begitulah, keseharian hachibe dan tenmaku, / serangan Ryuunosuke shibusawa yang hebat bisa di kalahkan, tapi…
- Rencana baru sedang dirancang di rumah sakit.
- *siapa yang menyangka dia gadis yang brutal…
- *aku harus memikirkan rencana yang lebih baik…
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!




Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!