Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Kuroko no Basket 10
Manusia Berencana, Tuhan yang Mengatur
-> RTS Page for Kuroko no Basket 10
English Translator : Xophien
Halaman 01
Kiri Bawah : Seirin membalikkan kedudukan dan menang dengan masuknya bola Kagami!!
Babak 10 : Manusia Berencana, Tuhan yang Menentukan
Halaman 02
Orang : Waaah!!
Orang : Seirin menang!!!
Hyuuga : Benar-benar hebat, aku tidak bisa percaya...
Halaman 03
Kagami : Yeee...
Kagami : aaaaah!!
Kise : Kita... kalah?
Kise : Dalam hidupku...
Kise : Ini pertama kalinya... aku kalah...
Halaman 04
Kise : huh?
Kise : Huh?
Orang : Kise menangis?
Orang : Aku tahu itu menyedihkan, tapi...
Orang : Ini kan masih latih tanding...
Kasamatsu : Kau bodoh!! Ada apa dengan mengusap itu!!
Kise : Ouch!
Kasamatsu : Tunggu, kenyataan bahwa kau tidak pernah kalah sampai saat ini benar-benar membuatku jengkel!! Kupukul kau!!
Kasamatsu : Untuk hal semacam ini, kau seharusnya bisa lebih baik
Kasamatsu : tambahkan kata “balas dendam” di kamusmu!
Halaman 05
Kasamatsu : Berbaris!!
Kasamatsu : Dengan skor 100 lawan 98, Seirin menang!!
Hyuuga : Terima kasih banyak!!!
Kasamatsu : Kita berada di distrik yang berbeda, jadi untuk pertandingan berikutnya... di turnamen antar-sekolah.
Hyuuga : Kami pasti akan ke sana, tak ada satupun dari kami yang mau mengakui gadis yang telanjang.
Orang : Dimana Kise?
Orang : Sepertinya dia tidak mau menunjukkan wajahnya, jadi dia menyesali diri dan pergi ke suatu tempat.
Orang : Ya ampun...
Orang : Terima kasih banyak!!
Halaman 07
Midorima : Zodiakmu, Gemini, diramalkan akan mendapatkan kesialan hari ini, tapi...
Midorima : Aku tidak mengira kau akan benar-benar kalah.
Kise : … Jadi kau datang untuk menonton...
Halaman 08-09
Midorima : Ya, tidak peduli siapa yang menang, bagaimanapun itu bukan pertandingan yang menyenangkan.
Midorima : Bahkan para monyet bisa memasukkan bola semudah itu.
Midorima : Tidak ada yang tersisa untuk takdir.
Klub basket SMU Shuutoku – Penembak
195cm 79kg
Midorima Shintarou
Halaman 10
Kise : Kita tidak pernah bertemu lagi sejak berada di Teikou, huh? (teks kecil : sudah agak lama)
Kise (teks kecil) : … Kulihat kau masih punya kebiasaan membalut jarimu.
Kise : Dan tentang memasukkan bola atau apapun, itu tidak penting, kan?
Kise : Selama dia memang berniat masuk.
Midorima : Karena itulah kau tidak cukup bagus.
Midorima : Tentu saja akan masuk kalau kau berada di dekatnya.
Midorima : Tapi tembakan yang berharga ditentukan dari sejauh mana skor itu dicetak.
Midorima : Bukankah kau pernah dengar kalimat “Manusia berencana, Tuhan yang menentukan”?
Midorima : Pertama, kau melakukan semampumu
Midorima : Dan kemudian, takdirlah yang menentukan bagaimana akhirnya.
Midorima : Aku manusia yang merencanakan.
Halaman 11
Midorima : Dan aku selalu membawa benda keberuntunganku setiap hari, seperti yang dikatakan horoskopku.
Midorima (teks kecil) : Hari ini kodok mainan.
Midorima : Karena itulah tembakanku tidak pernah meleset!!
Kise : Kurasa dia sudah pernah mengatakan itu berkali-kali, tapi...
Kise : Aku tidak mengerti apa arti semua itu!!
Kise : Kalau mengingat orang ini adalah penembak nomor satu di Generasi Keajaiban...
Kise : Tunggu, sudah cukup denganku, bukankah kau seharusnya bicara dengan Kurokocchi?
Midorima : Itu tidak perlu.
Halaman 12
Midorima : Karena golongan darahnya A, dia sangat tidak cocok dengan yang bergolongan darah B sepertiku.
Midorima : Akan kuakui kemampuannya.
Midorima : Bahkan bisa kukatakan, aku menghormatinya.
Midorima : Tapi kenyataan kalau dia bergabung dengan sekolah yang tak jelas, tidak bisa diterima.
Midorima : Meskipun dia mengira bisa menang dengan sekolah macam itu, memilih sekolah juga bagian dari rencana sebagai manusia.
Midorima : Aku tidak suka dengan cara pandangnya yang seolah bisa menentang nasib.
Midorima : Itu hanya... berhubung kami berada dalam distrik yang sama di turnamen, jadi akan kucaritahu bagaimana timnya, tapi...
Midorima : jujur saja, mereka bahkan tidak berharga untuk dibicarakan.
Halaman 13
Orang : Brengsek, kau pergi begitu saja saat kita terjebak macet...
Orang : Kau tahu betapa memalukannya itu!!
Midorima : Yah, aku hanya ingin melihat pertandingan hari ini, tapi
Midorima : … Aku minta maaf sebelumnya.
Midorima : Kenyataan bahwa kita dikalahkan Seirin memang tidak mungkin.
Midorima : Itu memalukan, tapi kau harus menyerah untuk balas dendam.
Halaman 14
Tulisan : Rumah Sakit
Koganei : Kuroko tidak apa-apa...
Koganei : Bagaimanapun...
Koganei : Yeaaah!!
Koganei : Kita menang!!
Halaman 15
Koganei : Ayo makan sesuatu di jalan pulang nanti!!
Orang : Apa?
Koganei : Sesuatu yang murah, aku tidak bawa uang hari ini.
Kagami : Aku juga.
Kuroko : Apalagi aku.
Hyuuga : … tunggu, berapa banyak uang yang kita punya sekarang?
(Catatan : 21 yen)
Hyuuga (teks kecil) : Ayo pulang...
Koganei (teks kecil) : Yeah...
Riko : Tidak apa-apa! Ayo makan dengan apapun sebagai gantinya! Daging!!
Halaman 16
Brosur :
Jumlah yang banyak!!
Super steak 4kg!
Kalau kau habiskan semua dalam 30 menit, itu gratis!
*Kalau gagal, masing-masing harganya 10000 yen.
Halaman 17
Riko : Ayo, makanlah tanpa berhenti!
Orang : Bukannya ini berlebihan!!?
Hyuuga : Eh... Tunggu... Kau serius...?
Hyuuga : Apa yang terjadi kalau kita tidak bisa menghabiskannya!?
Hyuuga (teks kecil) : 21 yen...
Riko : Eh? Ayolah...
Riko : Kalian kira untuk apa aku memaksa kalian berlari setiap hari!?
Riko (teks kecil) : Tentu saja, kami akan melarikan diri...!!
Seirin : Bukannya itu untuk basket!!
Hyuuga : Sial, aku tahu kau orang baik sejak awal, tapi...
Hyuuga (teks kecil) : Aku tidak mau makan lalu lari begitu saja!!
Izuki : Daging ini... rapi.
Orang : Maaf, tapi untuk saat ini, kalau kau berkata begitu benar-benar mengganggu!!
Koganei : Mitobe, sadarlah!
Kuroko : … Maafkan aku.
Halaman 18
Kuroko : Aku menyerah.
Orang : Kurokooooo!!
Koganei : Kita akan mati...!!
Kagami : Enak!
Kagami : Bisa aku dapat lagi?
Kagami : Huh? Kalau kau tidak mau, untukku saja yah? Kumohon?
Hyuuga : Dia makan seperti tupai!!
Hyuuga (teks kecil) : Gyaaa!
Halaman 19
Nama Toko : Pengebom Daging!
Orang : terima kasih, Kagami...
Kuroko (teks kecil) : Jadi susah jalan...
kiri : Omongan seperti apa yang akan dibicarakan mantan rekan setim ini...?
Kuroko : Kise-kun...
Kise : … Kurokocchi.
Kise : … Tepat sekali.
Kise : Aku... ada yang ingin kubicarakan denganmu.
Bawah : Selanjutnya, pembicaraan tentang masa lalu...? Dan apa kekuatan sebenarnya Midorima?
Halaman 01
Kiri Bawah : Seirin membalikkan kedudukan dan menang dengan masuknya bola Kagami!!
Babak 10 : Manusia Berencana, Tuhan yang Menentukan
Halaman 02
Orang : Waaah!!
Orang : Seirin menang!!!
Hyuuga : Benar-benar hebat, aku tidak bisa percaya...
Halaman 03
Kagami : Yeee...
Kagami : aaaaah!!
Kise : Kita... kalah?
Kise : Dalam hidupku...
Kise : Ini pertama kalinya... aku kalah...
Halaman 04
Kise : huh?
Kise : Huh?
Orang : Kise menangis?
Orang : Aku tahu itu menyedihkan, tapi...
Orang : Ini kan masih latih tanding...
Kasamatsu : Kau bodoh!! Ada apa dengan mengusap itu!!
Kise : Ouch!
Kasamatsu : Tunggu, kenyataan bahwa kau tidak pernah kalah sampai saat ini benar-benar membuatku jengkel!! Kupukul kau!!
Kasamatsu : Untuk hal semacam ini, kau seharusnya bisa lebih baik
Kasamatsu : tambahkan kata “balas dendam” di kamusmu!
Halaman 05
Kasamatsu : Berbaris!!
Kasamatsu : Dengan skor 100 lawan 98, Seirin menang!!
Hyuuga : Terima kasih banyak!!!
Kasamatsu : Kita berada di distrik yang berbeda, jadi untuk pertandingan berikutnya... di turnamen antar-sekolah.
Hyuuga : Kami pasti akan ke sana, tak ada satupun dari kami yang mau mengakui gadis yang telanjang.
Orang : Dimana Kise?
Orang : Sepertinya dia tidak mau menunjukkan wajahnya, jadi dia menyesali diri dan pergi ke suatu tempat.
Orang : Ya ampun...
Orang : Terima kasih banyak!!
Halaman 07
Midorima : Zodiakmu, Gemini, diramalkan akan mendapatkan kesialan hari ini, tapi...
Midorima : Aku tidak mengira kau akan benar-benar kalah.
Kise : … Jadi kau datang untuk menonton...
Halaman 08-09
Midorima : Ya, tidak peduli siapa yang menang, bagaimanapun itu bukan pertandingan yang menyenangkan.
Midorima : Bahkan para monyet bisa memasukkan bola semudah itu.
Midorima : Tidak ada yang tersisa untuk takdir.
Klub basket SMU Shuutoku – Penembak
195cm 79kg
Midorima Shintarou
Halaman 10
Kise : Kita tidak pernah bertemu lagi sejak berada di Teikou, huh? (teks kecil : sudah agak lama)
Kise (teks kecil) : … Kulihat kau masih punya kebiasaan membalut jarimu.
Kise : Dan tentang memasukkan bola atau apapun, itu tidak penting, kan?
Kise : Selama dia memang berniat masuk.
Midorima : Karena itulah kau tidak cukup bagus.
Midorima : Tentu saja akan masuk kalau kau berada di dekatnya.
Midorima : Tapi tembakan yang berharga ditentukan dari sejauh mana skor itu dicetak.
Midorima : Bukankah kau pernah dengar kalimat “Manusia berencana, Tuhan yang menentukan”?
Midorima : Pertama, kau melakukan semampumu
Midorima : Dan kemudian, takdirlah yang menentukan bagaimana akhirnya.
Midorima : Aku manusia yang merencanakan.
Halaman 11
Midorima : Dan aku selalu membawa benda keberuntunganku setiap hari, seperti yang dikatakan horoskopku.
Midorima (teks kecil) : Hari ini kodok mainan.
Midorima : Karena itulah tembakanku tidak pernah meleset!!
Kise : Kurasa dia sudah pernah mengatakan itu berkali-kali, tapi...
Kise : Aku tidak mengerti apa arti semua itu!!
Kise : Kalau mengingat orang ini adalah penembak nomor satu di Generasi Keajaiban...
Kise : Tunggu, sudah cukup denganku, bukankah kau seharusnya bicara dengan Kurokocchi?
Midorima : Itu tidak perlu.
Halaman 12
Midorima : Karena golongan darahnya A, dia sangat tidak cocok dengan yang bergolongan darah B sepertiku.
Midorima : Akan kuakui kemampuannya.
Midorima : Bahkan bisa kukatakan, aku menghormatinya.
Midorima : Tapi kenyataan kalau dia bergabung dengan sekolah yang tak jelas, tidak bisa diterima.
Midorima : Meskipun dia mengira bisa menang dengan sekolah macam itu, memilih sekolah juga bagian dari rencana sebagai manusia.
Midorima : Aku tidak suka dengan cara pandangnya yang seolah bisa menentang nasib.
Midorima : Itu hanya... berhubung kami berada dalam distrik yang sama di turnamen, jadi akan kucaritahu bagaimana timnya, tapi...
Midorima : jujur saja, mereka bahkan tidak berharga untuk dibicarakan.
Halaman 13
Orang : Brengsek, kau pergi begitu saja saat kita terjebak macet...
Orang : Kau tahu betapa memalukannya itu!!
Midorima : Yah, aku hanya ingin melihat pertandingan hari ini, tapi
Midorima : … Aku minta maaf sebelumnya.
Midorima : Kenyataan bahwa kita dikalahkan Seirin memang tidak mungkin.
Midorima : Itu memalukan, tapi kau harus menyerah untuk balas dendam.
Halaman 14
Tulisan : Rumah Sakit
Koganei : Kuroko tidak apa-apa...
Koganei : Bagaimanapun...
Koganei : Yeaaah!!
Koganei : Kita menang!!
Halaman 15
Koganei : Ayo makan sesuatu di jalan pulang nanti!!
Orang : Apa?
Koganei : Sesuatu yang murah, aku tidak bawa uang hari ini.
Kagami : Aku juga.
Kuroko : Apalagi aku.
Hyuuga : … tunggu, berapa banyak uang yang kita punya sekarang?
(Catatan : 21 yen)
Hyuuga (teks kecil) : Ayo pulang...
Koganei (teks kecil) : Yeah...
Riko : Tidak apa-apa! Ayo makan dengan apapun sebagai gantinya! Daging!!
Halaman 16
Brosur :
Jumlah yang banyak!!
Super steak 4kg!
Kalau kau habiskan semua dalam 30 menit, itu gratis!
*Kalau gagal, masing-masing harganya 10000 yen.
Halaman 17
Riko : Ayo, makanlah tanpa berhenti!
Orang : Bukannya ini berlebihan!!?
Hyuuga : Eh... Tunggu... Kau serius...?
Hyuuga : Apa yang terjadi kalau kita tidak bisa menghabiskannya!?
Hyuuga (teks kecil) : 21 yen...
Riko : Eh? Ayolah...
Riko : Kalian kira untuk apa aku memaksa kalian berlari setiap hari!?
Riko (teks kecil) : Tentu saja, kami akan melarikan diri...!!
Seirin : Bukannya itu untuk basket!!
Hyuuga : Sial, aku tahu kau orang baik sejak awal, tapi...
Hyuuga (teks kecil) : Aku tidak mau makan lalu lari begitu saja!!
Izuki : Daging ini... rapi.
Orang : Maaf, tapi untuk saat ini, kalau kau berkata begitu benar-benar mengganggu!!
Koganei : Mitobe, sadarlah!
Kuroko : … Maafkan aku.
Halaman 18
Kuroko : Aku menyerah.
Orang : Kurokooooo!!
Koganei : Kita akan mati...!!
Kagami : Enak!
Kagami : Bisa aku dapat lagi?
Kagami : Huh? Kalau kau tidak mau, untukku saja yah? Kumohon?
Hyuuga : Dia makan seperti tupai!!
Hyuuga (teks kecil) : Gyaaa!
Halaman 19
Nama Toko : Pengebom Daging!
Orang : terima kasih, Kagami...
Kuroko (teks kecil) : Jadi susah jalan...
kiri : Omongan seperti apa yang akan dibicarakan mantan rekan setim ini...?
Kuroko : Kise-kun...
Kise : … Kurokocchi.
Kise : … Tepat sekali.
Kise : Aku... ada yang ingin kubicarakan denganmu.
Bawah : Selanjutnya, pembicaraan tentang masa lalu...? Dan apa kekuatan sebenarnya Midorima?
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!





Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!