Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
D.Gray-Man 110
D. Gray-man 110th Night
-> RTS Page for D.Gray-Man 110
Based on translation by Lacy. Thanx a lot :)
Enjoy!
----------
Hal. 01
Malam ke-110: Pesta Makan Malam Sang Domba
Teks: Aku memiliki impian yang ingin kuwujudkan. Sungguh menyenangkan bila semua memiliki impian yang sama.
Hal. 02
Teks: Allen dan yang lainnya maju menuju pintu Road yang sudah berada dalam pandangan.
Lenalee: "Haa... haa..."
Lavi: "Kau baik-baik saja, Lenalee?"
Lero: "Lero... Lero..."
Lenalee: "Haa..."
Allen: "Apa kakimu kesakitan?"
Lenalee: "Aku tidak apa-apa. Aku bisa berjalan sendiri. Tapi yah aku tidak benar-benar berjalan, karena kau terus-menerus membantuku, Allen-kun. Aku jadi merasa tidak enak."
Allen: "Tidak... tidak... aku sama sekali tidak keberatan."
Lavi: "Kalau Komui tahu, kau bisa terkena masalah. Tidakkah kau bersyukur Timcanpi pergi entah ke mana, Allen?"
SFX: Plak
Allen: "Haha... kira-kira ke mana ya Timcanpi pergi?"
Lavi: "Aku juga ingin berada di depan. Ayo kita tukaran."
Allen: "Kau mudah sekali dibaca, Lavi."
Hal. 03
Allen: "Kita semua pasti akan pulang bersama-sama. Aku juga belum menyerah! Kita akan terus berjuang, dan aku akan melindungi semuanya, itu yang kupikirkan."
SFX: meremas
Lenalee: (Allen-kun, sejak kau kembali, kau sudah semakin kuat saja, huh...)
(Aku... aku tidak mengira aku selemah ini. Aku tidak dapat menghadapi innocence-ku, dan perasaanku tidak enak... dan takut. Beberapa saat yang lalu, aku memikirkan sesuatu yang sangat buruk.)
Allen: "Lenalee?"
Lenalee: (Tadi, aku...)
Lenalee: (memikirkan...)
SFX: Deg Deg
Lenalee: (sesuatu yang sangat buruk...)
Hal. 04
Lenalee: (Masa depan yang sangat buruk...)
(Tidak! Aku tidak boleh memikirkannya!)
Hal. 05
Lenalee: (Aku tidak boleh, tidak sampai hatiku tidak sanggup untuk bertarung lagi!!)
(Jika tidak, kegelapan akan memanfaatkannya. Kau harus percaya. Terus... terus... )
Kuatkan dirimu... Aku harus terus berusaha.
Hal. 06
Teks: Ah!
Lenalee: (Ah! Aku mengucapkannya keras-keras!)
Allen&Lavi: "Terus berusaha?"
Allen: "Jadi kau memang menahan sakit di kakimu, Lenalee?"
Teks: "Aku akan menggendongmu."
Lenalee: "Ti... tidak!! Ini tidak seperti yang kalian pikirkan! Hanya saja, segera setelah kita kembali ke Order, aku harus melakukan latihan dasar!"
Teks kecil: Itu...
Lavi: "Ugh, hal serius macam apa yang kau pikirkan, Lenalee? Aku akan tidur!! Kau harus tidur pada saat-saat seperti ini!!"
Teks: Kau pasti kelelahan
Lenalee: "A-aku akan baik-baik saja, meskipun aku tidak tidur."
Lavi: "Tolong seseorang selimuti aku!"
Allen: "Ah, persis seperti yang dikatakan oleh Komui-san!"
Lavi: "Ini gawat, Lenalee! Kau harus lebih banyak memikirkan hal-hal yang bernuansa romansa, kalau tidak kau tidak akan pernah punya kekasih."
Allen: "Kau tidak sopan, Lavi!"
Lenalee: "Itu bukan urusanmu, Lavi!"
Lavi: "Aw!! Au!! Me... memang bukan urusanku. Tapi..."
Lenalee: ?
Lavi: "K-kalau kita kembali nanti, apa yang akan kau lakukan, Allen?"
Teks: Lavi?
Teks: kebingungan
Allen: "Aku akan makan."
Hal. 07
Allen: "Aku akan makan semua yang sangggup Jerry-san buat. SEMUANYA!!"
Lavi: "Aah, sudah kuduga..."
Lenalee: "I... ini gawat..."
Chaoji: "Pff! Aha! Ha Ha Ha Ha! Ah! Ma-maaf. Hanya saja, melihat kalian para pembasmi saat ini, sepertinya kalian tidak berbeda jauh dengan kami, yang orang biasa ini."
Hal. 08
Chaoji: "Karena mereka bilang hal-hal seperti bahwa kalian ini adalah utusan Tuhan, kupikir cara berpikir kalian berbeda dari orang biasa. Bahwa kalian bisa bercanda, tertawa... dan bahkan merasa takut?"
SFX: berguncang
Chaoji: "Aku tidak pernah menyangkan semua itu ada di dalam diri kalian."
Teks: Haha
SFX: Meremas
Allen: "Satu lagi saja... Jika kami melewati apa yang menunggu kami di balik ini, kami pasti akan bisa pulang."
Hal. 09
Allen: "Kalau perasaanmu tidak enak, pikirkanlah hal-hal yang menyenangkan. Kau akan merasa lebih baik. Tidak apa-apa."
Lero: "Aaah! Jangan bersikap santai begitu di saat seperti ini-lero! Kalian terlalu banyak berkhayal! Apa kalian tidak sadar kalau kalian ini masih belum ada harapan?"
Allen: "Bukan begitu, Lero."
Lero: (... Dia menyebut namanku.)
Allen: "Hal yang paling ingin kulakukan bersama semuanya saat aku pulang adalah berkata 'Aku pulang!' pada Komui-san dan yang lainnya. Tidak peduli seredup apapun harapan kami, meskipun kami tidak memiliki apapun yang bisa kami andalkan, aku tidak akan pernah menyerah."
Hal. 10
SFX: Tersenyum
Lero: "Bagaimana mungkin dia bisa berkata seperti itu? Bahkan saat ini..."
Lavi: (Perasaanmu sangat kuat, hingga menyilaukan mata. Beban apa yang kau tanggung di pundakmu, bersama dengan innocence berbentuk badut itu? Sepertinya, seperti cahaya, kau akan menghilang.)
Hal. 11
SFX: Tap
Road: "A-LLEEEN!"
Allen: "Road!?"
Road: "Huoo!!"
Hal. 12
SFX: Cium
Lavi&Lero: !!!
Semua: "Appa!?"
Lero: "Road-tama! Kau tidak boleh mencium seorang pembasmi-lero!!"
Road: "Ah, Lero..."
Lavi: "Allen? Hey, Allen!!"
Teks: disambar petir
Tyki: "Road, apa yang kau... Apa kau begitu menyukai anak itu?"
Card: "A~llen Wal~ker~"
SFX: Terkejut
Hal: 13
Tyki: "Ini pertama kalinya aku melihatmu memberikan ciuman kepada orang lain selain Pangeran Millennium."
SFX: Putar putar
Road: "Aku tidak akan memberimu, Tyki."
Card: "Dia masih hidup~ Lihat kan?~ Dia masih hidup~"
Semua: "..."
Card: "Dia~ masih hidup~"
Tyki: "Aku mengerti."
"Karena menunggu kalian, aku jadi merasa lapar. Bagaimana kalau kita makan malam dulu?"
SFX: Glek
Tyki: "Aku ingin berbicara denganmu sebelum kita bertarung."
Allen: "Aku terpaksa menolak. Aku akan makan nanti kalau aku memang punya kesempatan."
Tyki: "Nanti? Apa kau tahu berapa sisa waktu kalian?"
Hal. 14
Road: "Di luar... Pemandangannya sangat luar biasa."
Semua: !!!
Lavi: "Allen! K... kotanya... hilang..."
Tyki: "Aku tidak yakin kalian bahkan punya waktu satu jam."
Hal. 15
Tyki: "Yang tertinggal hanyalah tempat kita berada saat ini, menara ini. Selain ini, semuanya sudah runtuh dan hancur."
Hal. 16
Allen: "Tidak mungkin..."
Lenalee: "Apa yang kau..!!"
SFX: Keretak keretak
Road: "Duduklah!"
Tyki: "Silahkan duduk, para pembasmi! Atau kalian terlalu takut?"
Teks di samping: Menuju jamuan pertentangan!!
Teks di bawah: Berikutnya, pertarungan dimulai! Siapa yang akan mendaratkan serangan pertama?
----------
Enjoy!
----------
Hal. 01
Malam ke-110: Pesta Makan Malam Sang Domba
Teks: Aku memiliki impian yang ingin kuwujudkan. Sungguh menyenangkan bila semua memiliki impian yang sama.
Hal. 02
Teks: Allen dan yang lainnya maju menuju pintu Road yang sudah berada dalam pandangan.
Lenalee: "Haa... haa..."
Lavi: "Kau baik-baik saja, Lenalee?"
Lero: "Lero... Lero..."
Lenalee: "Haa..."
Allen: "Apa kakimu kesakitan?"
Lenalee: "Aku tidak apa-apa. Aku bisa berjalan sendiri. Tapi yah aku tidak benar-benar berjalan, karena kau terus-menerus membantuku, Allen-kun. Aku jadi merasa tidak enak."
Allen: "Tidak... tidak... aku sama sekali tidak keberatan."
Lavi: "Kalau Komui tahu, kau bisa terkena masalah. Tidakkah kau bersyukur Timcanpi pergi entah ke mana, Allen?"
SFX: Plak
Allen: "Haha... kira-kira ke mana ya Timcanpi pergi?"
Lavi: "Aku juga ingin berada di depan. Ayo kita tukaran."
Allen: "Kau mudah sekali dibaca, Lavi."
Hal. 03
Allen: "Kita semua pasti akan pulang bersama-sama. Aku juga belum menyerah! Kita akan terus berjuang, dan aku akan melindungi semuanya, itu yang kupikirkan."
SFX: meremas
Lenalee: (Allen-kun, sejak kau kembali, kau sudah semakin kuat saja, huh...)
(Aku... aku tidak mengira aku selemah ini. Aku tidak dapat menghadapi innocence-ku, dan perasaanku tidak enak... dan takut. Beberapa saat yang lalu, aku memikirkan sesuatu yang sangat buruk.)
Allen: "Lenalee?"
Lenalee: (Tadi, aku...)
Lenalee: (memikirkan...)
SFX: Deg Deg
Lenalee: (sesuatu yang sangat buruk...)
Hal. 04
Lenalee: (Masa depan yang sangat buruk...)
(Tidak! Aku tidak boleh memikirkannya!)
Hal. 05
Lenalee: (Aku tidak boleh, tidak sampai hatiku tidak sanggup untuk bertarung lagi!!)
(Jika tidak, kegelapan akan memanfaatkannya. Kau harus percaya. Terus... terus... )
Kuatkan dirimu... Aku harus terus berusaha.
Hal. 06
Teks: Ah!
Lenalee: (Ah! Aku mengucapkannya keras-keras!)
Allen&Lavi: "Terus berusaha?"
Allen: "Jadi kau memang menahan sakit di kakimu, Lenalee?"
Teks: "Aku akan menggendongmu."
Lenalee: "Ti... tidak!! Ini tidak seperti yang kalian pikirkan! Hanya saja, segera setelah kita kembali ke Order, aku harus melakukan latihan dasar!"
Teks kecil: Itu...
Lavi: "Ugh, hal serius macam apa yang kau pikirkan, Lenalee? Aku akan tidur!! Kau harus tidur pada saat-saat seperti ini!!"
Teks: Kau pasti kelelahan
Lenalee: "A-aku akan baik-baik saja, meskipun aku tidak tidur."
Lavi: "Tolong seseorang selimuti aku!"
Allen: "Ah, persis seperti yang dikatakan oleh Komui-san!"
Lavi: "Ini gawat, Lenalee! Kau harus lebih banyak memikirkan hal-hal yang bernuansa romansa, kalau tidak kau tidak akan pernah punya kekasih."
Allen: "Kau tidak sopan, Lavi!"
Lenalee: "Itu bukan urusanmu, Lavi!"
Lavi: "Aw!! Au!! Me... memang bukan urusanku. Tapi..."
Lenalee: ?
Lavi: "K-kalau kita kembali nanti, apa yang akan kau lakukan, Allen?"
Teks: Lavi?
Teks: kebingungan
Allen: "Aku akan makan."
Hal. 07
Allen: "Aku akan makan semua yang sangggup Jerry-san buat. SEMUANYA!!"
Lavi: "Aah, sudah kuduga..."
Lenalee: "I... ini gawat..."
Chaoji: "Pff! Aha! Ha Ha Ha Ha! Ah! Ma-maaf. Hanya saja, melihat kalian para pembasmi saat ini, sepertinya kalian tidak berbeda jauh dengan kami, yang orang biasa ini."
Hal. 08
Chaoji: "Karena mereka bilang hal-hal seperti bahwa kalian ini adalah utusan Tuhan, kupikir cara berpikir kalian berbeda dari orang biasa. Bahwa kalian bisa bercanda, tertawa... dan bahkan merasa takut?"
SFX: berguncang
Chaoji: "Aku tidak pernah menyangkan semua itu ada di dalam diri kalian."
Teks: Haha
SFX: Meremas
Allen: "Satu lagi saja... Jika kami melewati apa yang menunggu kami di balik ini, kami pasti akan bisa pulang."
Hal. 09
Allen: "Kalau perasaanmu tidak enak, pikirkanlah hal-hal yang menyenangkan. Kau akan merasa lebih baik. Tidak apa-apa."
Lero: "Aaah! Jangan bersikap santai begitu di saat seperti ini-lero! Kalian terlalu banyak berkhayal! Apa kalian tidak sadar kalau kalian ini masih belum ada harapan?"
Allen: "Bukan begitu, Lero."
Lero: (... Dia menyebut namanku.)
Allen: "Hal yang paling ingin kulakukan bersama semuanya saat aku pulang adalah berkata 'Aku pulang!' pada Komui-san dan yang lainnya. Tidak peduli seredup apapun harapan kami, meskipun kami tidak memiliki apapun yang bisa kami andalkan, aku tidak akan pernah menyerah."
Hal. 10
SFX: Tersenyum
Lero: "Bagaimana mungkin dia bisa berkata seperti itu? Bahkan saat ini..."
Lavi: (Perasaanmu sangat kuat, hingga menyilaukan mata. Beban apa yang kau tanggung di pundakmu, bersama dengan innocence berbentuk badut itu? Sepertinya, seperti cahaya, kau akan menghilang.)
Hal. 11
SFX: Tap
Road: "A-LLEEEN!"
Allen: "Road!?"
Road: "Huoo!!"
Hal. 12
SFX: Cium
Lavi&Lero: !!!
Semua: "Appa!?"
Lero: "Road-tama! Kau tidak boleh mencium seorang pembasmi-lero!!"
Road: "Ah, Lero..."
Lavi: "Allen? Hey, Allen!!"
Teks: disambar petir
Tyki: "Road, apa yang kau... Apa kau begitu menyukai anak itu?"
Card: "A~llen Wal~ker~"
SFX: Terkejut
Hal: 13
Tyki: "Ini pertama kalinya aku melihatmu memberikan ciuman kepada orang lain selain Pangeran Millennium."
SFX: Putar putar
Road: "Aku tidak akan memberimu, Tyki."
Card: "Dia masih hidup~ Lihat kan?~ Dia masih hidup~"
Semua: "..."
Card: "Dia~ masih hidup~"
Tyki: "Aku mengerti."
"Karena menunggu kalian, aku jadi merasa lapar. Bagaimana kalau kita makan malam dulu?"
SFX: Glek
Tyki: "Aku ingin berbicara denganmu sebelum kita bertarung."
Allen: "Aku terpaksa menolak. Aku akan makan nanti kalau aku memang punya kesempatan."
Tyki: "Nanti? Apa kau tahu berapa sisa waktu kalian?"
Hal. 14
Road: "Di luar... Pemandangannya sangat luar biasa."
Semua: !!!
Lavi: "Allen! K... kotanya... hilang..."
Tyki: "Aku tidak yakin kalian bahkan punya waktu satu jam."
Hal. 15
Tyki: "Yang tertinggal hanyalah tempat kita berada saat ini, menara ini. Selain ini, semuanya sudah runtuh dan hancur."
Hal. 16
Allen: "Tidak mungkin..."
Lenalee: "Apa yang kau..!!"
SFX: Keretak keretak
Road: "Duduklah!"
Tyki: "Silahkan duduk, para pembasmi! Atau kalian terlalu takut?"
Teks di samping: Menuju jamuan pertentangan!!
Teks di bawah: Berikutnya, pertarungan dimulai! Siapa yang akan mendaratkan serangan pertama?
----------
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!






Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!