Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Naruto 404
Naruto 404
Based on Sleepy Fans's Sakura & HisshouBuraiKen
NARUTO 404
Halaman 1
Judul: "Elang" dan "Akatsuki"
Teks: "Akatsuki" juga sedang bergerak...!!
Madara: Aku harus berbicara denganmu, Kisame.
Kisame: Pertama, Zetsu yang menggangguku, sekarang kamu. Kukira kau sudah tewas, Tobi.
Madara: Kurasa kau yang terakhir...
Maafkan aku karena membohongimu sekian lama, padahal kau sangat dekat denganku.
Kisame: !?
Kisame: ...!
Halaman 2
Kisame: ...Ini menarik.
Kisame: Aku tak pernah membayangkan kalau kau adalah Tobi.
Kisame: Aku merasa lega... Akan menjadi lebih mudah bagiku bila kau yang merencanakan semua ini...
Mizukage... Maksudku, Madara.
Madara: Aku mengandalkanmu, Kisame.
Halaman 3
Naruto: !
Naruto: A... apa...? Guru Kakashi...?
Kakashi: Hokage Kelima ingin bertemu denganmu. Bersiap-siaplah sekarang juga.
Naruto: Hah? Bos Katak dan Gamakichi.
Gamakichi: Hey, Naruto...!
Halaman 4
Naruto: Apa yang kalian lakukan disini pagi-pagi begini?
Ada yang sesuatu terjadi?
Gamakichi: Sebenarnya...
Gamabunta: Gamakichi! Tak perlu membicarakan hal itu! Biar ketua dan Tsunade yang mengurus masalah ini!
Naruto: ?
Naruto: Apa maksudnya?
Kakashi: Itu tidak penting. Ayo.
Naruto: ......?
Halaman 5
Naruto: !
Halaman 6
Naruto: ........
Fukasaku: Jadi ini murid si kecil Jiraiya?
Tsunade: Ya... Ini Uzumaki Naruto...
Mungkin dialah "anak yang ditakdirkan" yang Anda bicarakan.
Naruto: Apakah kau salah satu dari kataknya Pak Tua...?
Apa yang terjadi?
Tsunade: Hey! Jaga sikapmu, Naruto!
Beliau ini adalah Fukasaku-sama, salah satu pertapa agung dari Gunung Myoboku. Beliau datang jauh-jauh kemari, hanya untuk bertemu denganmu.
Fukasaku: Sebenarnya, aku adalah salah satu dari katak pertapa yang agung.
...Tapi yang lebih penting, kau muridnya si kecil Jiraiya, kan?
Halaman 7
Naruto: Si kecil Jiraiya...? Si kecil!?
Kenapa kau memperlakukan Sennin mesum seperti anak kecil!? Siapa kau sebenarnya, kakek katak!?
Tsunade: Sudah kubilang, jaga sikapmu!
Beliau ini gurunya Jiraiya, yang mengajarinya jurus para katak.
Naruto: !
Fukasaku: Hahaha... Sennin mesum...!
Sangat cocok untuk Jiraiya.
Naruto: Apa yang kakek pertapa inginkan dariku?
Fukasaku: Darimana aku harus mulai...?
Kurasa lebih baik dimulai dengan...
Halaman 8
Fukasaku: Si kecil Jiraiya sudah tewas dalam pertempuran.
Naruto: ........
...Hah?
Halaman 9
Naruto: A... apa yang sedang kau bicarakan...?
Halaman 10
Halaman 11
Madara: Kau bilang kau ingin menghancurkan Konoha, tapi bagaimana rencanamu melakukannya?
Sasuke: Aku hanya akan membunuh para tetua...
Aku tidak merencanakan menyerang yang lainnya...
Kisame: Kalau kau mencoba menyerang para pejabat tinggi, yang lainnya akan melindungi mereka.
Ini tidak akan mudah... Kelompok "Elang"-mu tidak sekuat itu.
Suigetsu: Kisame... Kalau aku jadi kau, aku tak akan meremehkan kelompok kami.
Kita belum menyelesaikan pertarungan kita... Kalau saja aku serius...
Juugo: Hentikan, Suigetsu.
Suigetsu: Heh...!
Halaman 12
Madara: Sasuke, kau terlalu lunak pada anggota kelompokmu.
Suigetsu: (...Dia menahannya hanya dengan tangannya...)
Karin: Suigetsu, kau idiot! Ini bukan waktunya bertarung!
Suigetsu: Kisame-lah sasaranku.
Itulah satu-satunya alasan aku bergabung dengan Sasuke.
Halaman 13
Juugo: Sasuke... Apa yang akan kau lakukan?
Sasuke: OK... Lakukan yang kau mau, Suigetsu.
Lagipula, kau belum bisa mengalahkannya.
Kisame: Hehe... Belum... Heh?
Suigetsu: Ya... Kau benar, Sasuke.
Lihat saja, nanti aku akan mencicipi sirip ikan hiu yang lezat.
Madara: Lagipula, "Akatsuki" juga sedang lemah.
Suigetsu: Jadi, kau tak layak bicara.
Madara: Tujuan kita kebetulan sama.
Jadi mulai sekarang, "Elang" dan "Akatsuki" akan bergerak bersama-sama.
Halaman 14
Sasuke: Kenapa kami harus bersama-sama kalian?
Madara: Kau akan kuberi salah satu dari "monster berekor".
Sasuke: "Monster berekor"?
Madara: Kau tidak tahu tentang mereka?
Karin: Oh, aku tahu! Sesungguhnya mereka adalah cakra yang bertransformasi ke dalam bentuk binatang berekor, seperti rubah berekor sembilan...
Sasuke: Lalu?
Madara: Mereka adalah monster yang terbuat dari chakra. Hokage Pertama awalnya mengendalikan beberapa ekor dari mereka.
Madara: Tapi setelah perang ninja, Hashirama membagikan mereka sebagai hadiah perdamaian, sebagai cara untuk menstabilkan keseimbangan kekuatan. Pertama-tama kepada lima negara besar. Berikutnya kepada negara lain.
Halaman 15
Madara: Kau bisa menyebut mereka, senjata chakra terhebat... Bukan tawaran yang buruk, kan?
Sasuke: Kau sangat dermawan.
Madara: Tapi jika kau mengkhianati "Akatsuki", maka kau akan mati.
Sasuke: Heh...!
Kisame: ...Ada sembilan monster berekor di dunia ini.
"Akatsuki" sudah mendapatkan tujuh. Tinggal dua lagi...
Madara: Kita akan berpencar untuk mencari dua yang tersisa... Itu tujuan kita saat ini.
Sasuke: Jadi... Kalian belum mendapatkan rubah berekor sembilan.
Madara: "Akatsuki" akan menangkap Naruto.
"Elang" akan mencari yang satunya.
Halaman 16
Zetsu: Bagaimana?
Madara: Semua berjalan lancar...
Zetsu: Bagus.
Madara: Setelah Itachi mati... Tak ada satupun yang akan menghentikanku.
Tak perlu lagi memegang janji bahwa aku tak akan menyentuh Konoha.
Zetsu: Kau sudah menunggu lama...
Madara: Semuanya berjalan sesuai dengan rencana... Ini bagus.
Madara: Itachi mencoba memastikan kalau aku tak akan mendekati Sasuke dengan "Amaterasu".
Halaman 17
Zetsu: Kurasa Itachi tak pernah berpikir kalau yang kenyataan yang sebenarnya akan terungkap... Jadi, kenapa dia melakukan itu...?
Madara: Walaupun dia berpikir rahasianya tak akan terungkap, dia takut kalau aku akan mendekati Sasuke.
Zetsu: Tapi... Aku tak pernah membayangkan banyaknya anggota "Akatsuki" yang tewas seperti saat ini.
Madara: Itu cuma masalah kecil, lagipula semuanya bergabung dengan "Akatsuki" atas kemauan mereka sendiri.
Deidara, Sasori, Hidan, Kakuzu... Kita tidak akan bisa sejauh ini tanpa mereka.
Madara: Karena adanya mereka, semua berjalan sesuai rencana.
Madara: Dan yang paling penting...
Aku mendapatkan Sasuke.
Teks samping: "Elang" dan "Akatsuki". Mereka mengejar Naruto dan monster berekor yang tersisa. Dan apa yang sebenarnya Madara rencanakan?
Apa reaksi Naruto setelah mendengar kabar buruk itu...?
Berikutnya, "Tertinggal di belakang"!
NARUTO 404
Halaman 1
Judul: "Elang" dan "Akatsuki"
Teks: "Akatsuki" juga sedang bergerak...!!
Madara: Aku harus berbicara denganmu, Kisame.
Kisame: Pertama, Zetsu yang menggangguku, sekarang kamu. Kukira kau sudah tewas, Tobi.
Madara: Kurasa kau yang terakhir...
Maafkan aku karena membohongimu sekian lama, padahal kau sangat dekat denganku.
Kisame: !?
Kisame: ...!
Halaman 2
Kisame: ...Ini menarik.
Kisame: Aku tak pernah membayangkan kalau kau adalah Tobi.
Kisame: Aku merasa lega... Akan menjadi lebih mudah bagiku bila kau yang merencanakan semua ini...
Mizukage... Maksudku, Madara.
Madara: Aku mengandalkanmu, Kisame.
Halaman 3
Naruto: !
Naruto: A... apa...? Guru Kakashi...?
Kakashi: Hokage Kelima ingin bertemu denganmu. Bersiap-siaplah sekarang juga.
Naruto: Hah? Bos Katak dan Gamakichi.
Gamakichi: Hey, Naruto...!
Halaman 4
Naruto: Apa yang kalian lakukan disini pagi-pagi begini?
Ada yang sesuatu terjadi?
Gamakichi: Sebenarnya...
Gamabunta: Gamakichi! Tak perlu membicarakan hal itu! Biar ketua dan Tsunade yang mengurus masalah ini!
Naruto: ?
Naruto: Apa maksudnya?
Kakashi: Itu tidak penting. Ayo.
Naruto: ......?
Halaman 5
Naruto: !
Halaman 6
Naruto: ........
Fukasaku: Jadi ini murid si kecil Jiraiya?
Tsunade: Ya... Ini Uzumaki Naruto...
Mungkin dialah "anak yang ditakdirkan" yang Anda bicarakan.
Naruto: Apakah kau salah satu dari kataknya Pak Tua...?
Apa yang terjadi?
Tsunade: Hey! Jaga sikapmu, Naruto!
Beliau ini adalah Fukasaku-sama, salah satu pertapa agung dari Gunung Myoboku. Beliau datang jauh-jauh kemari, hanya untuk bertemu denganmu.
Fukasaku: Sebenarnya, aku adalah salah satu dari katak pertapa yang agung.
...Tapi yang lebih penting, kau muridnya si kecil Jiraiya, kan?
Halaman 7
Naruto: Si kecil Jiraiya...? Si kecil!?
Kenapa kau memperlakukan Sennin mesum seperti anak kecil!? Siapa kau sebenarnya, kakek katak!?
Tsunade: Sudah kubilang, jaga sikapmu!
Beliau ini gurunya Jiraiya, yang mengajarinya jurus para katak.
Naruto: !
Fukasaku: Hahaha... Sennin mesum...!
Sangat cocok untuk Jiraiya.
Naruto: Apa yang kakek pertapa inginkan dariku?
Fukasaku: Darimana aku harus mulai...?
Kurasa lebih baik dimulai dengan...
Halaman 8
Fukasaku: Si kecil Jiraiya sudah tewas dalam pertempuran.
Naruto: ........
...Hah?
Halaman 9
Naruto: A... apa yang sedang kau bicarakan...?
Halaman 10
Halaman 11
Madara: Kau bilang kau ingin menghancurkan Konoha, tapi bagaimana rencanamu melakukannya?
Sasuke: Aku hanya akan membunuh para tetua...
Aku tidak merencanakan menyerang yang lainnya...
Kisame: Kalau kau mencoba menyerang para pejabat tinggi, yang lainnya akan melindungi mereka.
Ini tidak akan mudah... Kelompok "Elang"-mu tidak sekuat itu.
Suigetsu: Kisame... Kalau aku jadi kau, aku tak akan meremehkan kelompok kami.
Kita belum menyelesaikan pertarungan kita... Kalau saja aku serius...
Juugo: Hentikan, Suigetsu.
Suigetsu: Heh...!
Halaman 12
Madara: Sasuke, kau terlalu lunak pada anggota kelompokmu.
Suigetsu: (...Dia menahannya hanya dengan tangannya...)
Karin: Suigetsu, kau idiot! Ini bukan waktunya bertarung!
Suigetsu: Kisame-lah sasaranku.
Itulah satu-satunya alasan aku bergabung dengan Sasuke.
Halaman 13
Juugo: Sasuke... Apa yang akan kau lakukan?
Sasuke: OK... Lakukan yang kau mau, Suigetsu.
Lagipula, kau belum bisa mengalahkannya.
Kisame: Hehe... Belum... Heh?
Suigetsu: Ya... Kau benar, Sasuke.
Lihat saja, nanti aku akan mencicipi sirip ikan hiu yang lezat.
Madara: Lagipula, "Akatsuki" juga sedang lemah.
Suigetsu: Jadi, kau tak layak bicara.
Madara: Tujuan kita kebetulan sama.
Jadi mulai sekarang, "Elang" dan "Akatsuki" akan bergerak bersama-sama.
Halaman 14
Sasuke: Kenapa kami harus bersama-sama kalian?
Madara: Kau akan kuberi salah satu dari "monster berekor".
Sasuke: "Monster berekor"?
Madara: Kau tidak tahu tentang mereka?
Karin: Oh, aku tahu! Sesungguhnya mereka adalah cakra yang bertransformasi ke dalam bentuk binatang berekor, seperti rubah berekor sembilan...
Sasuke: Lalu?
Madara: Mereka adalah monster yang terbuat dari chakra. Hokage Pertama awalnya mengendalikan beberapa ekor dari mereka.
Madara: Tapi setelah perang ninja, Hashirama membagikan mereka sebagai hadiah perdamaian, sebagai cara untuk menstabilkan keseimbangan kekuatan. Pertama-tama kepada lima negara besar. Berikutnya kepada negara lain.
Halaman 15
Madara: Kau bisa menyebut mereka, senjata chakra terhebat... Bukan tawaran yang buruk, kan?
Sasuke: Kau sangat dermawan.
Madara: Tapi jika kau mengkhianati "Akatsuki", maka kau akan mati.
Sasuke: Heh...!
Kisame: ...Ada sembilan monster berekor di dunia ini.
"Akatsuki" sudah mendapatkan tujuh. Tinggal dua lagi...
Madara: Kita akan berpencar untuk mencari dua yang tersisa... Itu tujuan kita saat ini.
Sasuke: Jadi... Kalian belum mendapatkan rubah berekor sembilan.
Madara: "Akatsuki" akan menangkap Naruto.
"Elang" akan mencari yang satunya.
Halaman 16
Zetsu: Bagaimana?
Madara: Semua berjalan lancar...
Zetsu: Bagus.
Madara: Setelah Itachi mati... Tak ada satupun yang akan menghentikanku.
Tak perlu lagi memegang janji bahwa aku tak akan menyentuh Konoha.
Zetsu: Kau sudah menunggu lama...
Madara: Semuanya berjalan sesuai dengan rencana... Ini bagus.
Madara: Itachi mencoba memastikan kalau aku tak akan mendekati Sasuke dengan "Amaterasu".
Halaman 17
Zetsu: Kurasa Itachi tak pernah berpikir kalau yang kenyataan yang sebenarnya akan terungkap... Jadi, kenapa dia melakukan itu...?
Madara: Walaupun dia berpikir rahasianya tak akan terungkap, dia takut kalau aku akan mendekati Sasuke.
Zetsu: Tapi... Aku tak pernah membayangkan banyaknya anggota "Akatsuki" yang tewas seperti saat ini.
Madara: Itu cuma masalah kecil, lagipula semuanya bergabung dengan "Akatsuki" atas kemauan mereka sendiri.
Deidara, Sasori, Hidan, Kakuzu... Kita tidak akan bisa sejauh ini tanpa mereka.
Madara: Karena adanya mereka, semua berjalan sesuai rencana.
Madara: Dan yang paling penting...
Aku mendapatkan Sasuke.
Teks samping: "Elang" dan "Akatsuki". Mereka mengejar Naruto dan monster berekor yang tersisa. Dan apa yang sebenarnya Madara rencanakan?
Apa reaksi Naruto setelah mendengar kabar buruk itu...?
Berikutnya, "Tertinggal di belakang"!
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!








Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!