Welcome to MangaHelpers! Check out the forums for the latest discussions.
Announcements
Naruto 405
Naruto Chapter 405
Based on HisshouBuraiKen and Sakura
NARUTO 405
Halaman 1
Judul: Yang Ia Tinggalkan
Teks Samping: Matahari telah tenggelam. Kota dan sang pemuda tersketsa oleh sisa-sisa cahaya...
Halaman 2
Fukasaku: Dalam pertarungan, Pain menghancurkan tenggorokan si kecil Jiraiya. Sesaat sebelum tewas, dia meninggalkan pesan terakhirnya.
Fukasaku: Dan ini dia!
Teks: Pesan yang ditinggalkan Jiraiya!
Shizune: Sebuah kode...
Halaman 3
Fukasaku: Dia sengaja menyamarkannya sehingga Pain tak akan tahu apa isinya.
Untuk inilah si kecil Jiraiya tewas.
Naruto: Nenek...
Apa kau yang mengirimnya kesana?
Naruto: ........
Tsunade: Ya.
Naruto: Apa yang sebenarnya kau pikirkan!
Naruto: Kau sendiri tahu seperti apa sifat Sennin mesum!
Kenapa kau mengirimnya ke misi yang beresiko...
Kakashi: Hentikan, Naruto.
Halaman 4
Kakashi: Kau pasti tahu bagaimana perasaan Hokage Kelima saat ini.
Tsunade: Sendirian!? Itu terlalu berbahaya...
Jiraiya: Aku adalah salah satu dari 3 ninja legendaris Konoha. Kau masih ingat apa artinya, bukan?
Jiraiya: Walau kau masih terlihat cantik, tapi kau adalah wanita tua yang berusia 50 tahun sekarang...
Aku sedih bila membayangkan bagaimana cintamu untuk mereka yang telah tiada tersimpan di dalam lemak di dadamu...
Walaupun itu mungkin akan membuatnya semakin besar.
Jiraiya: Tapi ini tidak seburuk yang kau bayangkan.
Sekarang tugasku adalah untuk membantu generasi berikutnya, dan menjadi panutan.
Untuk mereka, aku akan membahayakan hidupku, dan tersenyum sepanjang waktu.
Halaman 5
Naruto: Sial...
Sakura: !
Sakura: Naruto! Kau mau kemana!?
Naruto: Seandainya Sennin mesum adalah Hokage Kelima,
Ia tak akan pernah mengirimmu untuk misi itu, Nenek Tsunade...
Sakura: Naruto!
Tsunade: Tak apa, Sakura... Biarkan dia sendiri untuk sementara.
Halaman 6
Sakura: Tapi...
Kakashi: Maafkan aku, Fukasaku-sama.
Naruto butuh waktu...
Fukasaku: Aku mengerti.
Fukasaku: Mengenai ramalan "anak yang ditakdirkan"...
Fukasaku: Aku tahu bocah itu adalah murid Jiraiya 100%.
Aku berharap dialah "anak yang ditakdirkan"... Aku tak tahu harus berbuat apa seandainya bukan dia orangnya.
Halaman 7
Halaman 8
Iruka: Hey, Naruto!
Naruto: !
Iruka: Kudengar kau banyak menjalani misi berbahaya akhir-akhir ini.
Semua penduduk desa membicarakanmu.
Iruka: Bagaimana kalau kita keluar bersama, seperti dulu?
Mau ke Ichiraku, eh? Makan ramen!
Iruka: ........
Halaman 9
Naruto: Tidak, terima kasih...
Halaman 10
Naruto: ........
Halaman 11
Halaman 12
Iruka: Naruto...
Naruto: !
Iruka: Aku sudah dengar tentang Jiraiya-sama.
Naruto: ........
Naruto: Aku mau ia terus memperhatikanku... Aku mau ia ada disini ketika aku menjadi Hokage.
Naruto: Agar ia bisa melihat saat aku melakukan hal yang lebih baik daripada sekedar mengacau... Heh...
Halaman 13
Iruka: Jiraiya-sama selalu memujimu.
Ia selalu membanggakanmu, seakan-akan kau adalah cucunya sendiri.
Iruka: Bahwa kau adalah seorang pria yang mewarisi semangatnya. Ia tak pernah meragukan kalau kau akan menjadi Hokage yang hebat.
Iruka: Jiraiya-sama akan selalu memperhatikanmu. Aku yakin sekarang dia sedang melihatmu, dimanapun ia berada.
Tapi kalau kau hanya duduk dan bersedih, ia tak akan bisa membangga-banggakanmu lagi. Jadi...
Iruka: Jadilah Naruto yang selalu ia banggakan. Kau tak bisa selamanya bermuram diri!
Naruto: !
Halaman 14
Iruka: Kau adalah muridnya yang berharga. Pria, yang diakuinya, akan menjadi yang terbaik.
Naruto: ........
Naruto: Terima kasih... Guru Iruka.
Halaman 15
Tsunade: Ambil itu dan segara pecahkan kodenya.
Shikamaru: Sekarang juga?
Shikamaru: Regu pemecah sandi tidak bekerja selarut ini...
Tsunade: Katakan pada mereka, ini adalah perintah langsung dari Hokage. Tugas ini kuserahkan padamu.
Shikamaru: Tunggu... K-kemana Anda mau pergi?
Aku datang kesini untuk membicarakan hal yang lain...
Halaman 16
Sakura: Shikamaru!
Shikamaru: Tapi...
Sakura: Tsunade-sama sudah bekerja keras sepanjang hari ini.
Shikamaru: Jadi bisakah aku...
Sakura: Shikamaru, tolong mengerti...
Shikamaru: ?
Sakura: ........
Halaman 17
Jiraiya: Senang berkenalan denganmu. Namaku Jiraiya!
Jangan takut, kau bisa memberikanku surat cinta setelah ini!
Tsunade: Dasar bodoh...
Teks samping: Dia membiarkan dirinya larut dalam pekerjaannya, tapi kesedihan itu akhirnya meluap... Hanya untuk saat ini.
Shikamaru bekerja memecahkan pesan Jiraiya
Berikutnya, "Kunci"!
NARUTO 405
Halaman 1
Judul: Yang Ia Tinggalkan
Teks Samping: Matahari telah tenggelam. Kota dan sang pemuda tersketsa oleh sisa-sisa cahaya...
Halaman 2
Fukasaku: Dalam pertarungan, Pain menghancurkan tenggorokan si kecil Jiraiya. Sesaat sebelum tewas, dia meninggalkan pesan terakhirnya.
Fukasaku: Dan ini dia!
Teks: Pesan yang ditinggalkan Jiraiya!
Shizune: Sebuah kode...
Halaman 3
Fukasaku: Dia sengaja menyamarkannya sehingga Pain tak akan tahu apa isinya.
Untuk inilah si kecil Jiraiya tewas.
Naruto: Nenek...
Apa kau yang mengirimnya kesana?
Naruto: ........
Tsunade: Ya.
Naruto: Apa yang sebenarnya kau pikirkan!
Naruto: Kau sendiri tahu seperti apa sifat Sennin mesum!
Kenapa kau mengirimnya ke misi yang beresiko...
Kakashi: Hentikan, Naruto.
Halaman 4
Kakashi: Kau pasti tahu bagaimana perasaan Hokage Kelima saat ini.
Tsunade: Sendirian!? Itu terlalu berbahaya...
Jiraiya: Aku adalah salah satu dari 3 ninja legendaris Konoha. Kau masih ingat apa artinya, bukan?
Jiraiya: Walau kau masih terlihat cantik, tapi kau adalah wanita tua yang berusia 50 tahun sekarang...
Aku sedih bila membayangkan bagaimana cintamu untuk mereka yang telah tiada tersimpan di dalam lemak di dadamu...
Walaupun itu mungkin akan membuatnya semakin besar.
Jiraiya: Tapi ini tidak seburuk yang kau bayangkan.
Sekarang tugasku adalah untuk membantu generasi berikutnya, dan menjadi panutan.
Untuk mereka, aku akan membahayakan hidupku, dan tersenyum sepanjang waktu.
Halaman 5
Naruto: Sial...
Sakura: !
Sakura: Naruto! Kau mau kemana!?
Naruto: Seandainya Sennin mesum adalah Hokage Kelima,
Ia tak akan pernah mengirimmu untuk misi itu, Nenek Tsunade...
Sakura: Naruto!
Tsunade: Tak apa, Sakura... Biarkan dia sendiri untuk sementara.
Halaman 6
Sakura: Tapi...
Kakashi: Maafkan aku, Fukasaku-sama.
Naruto butuh waktu...
Fukasaku: Aku mengerti.
Fukasaku: Mengenai ramalan "anak yang ditakdirkan"...
Fukasaku: Aku tahu bocah itu adalah murid Jiraiya 100%.
Aku berharap dialah "anak yang ditakdirkan"... Aku tak tahu harus berbuat apa seandainya bukan dia orangnya.
Halaman 7
Halaman 8
Iruka: Hey, Naruto!
Naruto: !
Iruka: Kudengar kau banyak menjalani misi berbahaya akhir-akhir ini.
Semua penduduk desa membicarakanmu.
Iruka: Bagaimana kalau kita keluar bersama, seperti dulu?
Mau ke Ichiraku, eh? Makan ramen!
Iruka: ........
Halaman 9
Naruto: Tidak, terima kasih...
Halaman 10
Naruto: ........
Halaman 11
Halaman 12
Iruka: Naruto...
Naruto: !
Iruka: Aku sudah dengar tentang Jiraiya-sama.
Naruto: ........
Naruto: Aku mau ia terus memperhatikanku... Aku mau ia ada disini ketika aku menjadi Hokage.
Naruto: Agar ia bisa melihat saat aku melakukan hal yang lebih baik daripada sekedar mengacau... Heh...
Halaman 13
Iruka: Jiraiya-sama selalu memujimu.
Ia selalu membanggakanmu, seakan-akan kau adalah cucunya sendiri.
Iruka: Bahwa kau adalah seorang pria yang mewarisi semangatnya. Ia tak pernah meragukan kalau kau akan menjadi Hokage yang hebat.
Iruka: Jiraiya-sama akan selalu memperhatikanmu. Aku yakin sekarang dia sedang melihatmu, dimanapun ia berada.
Tapi kalau kau hanya duduk dan bersedih, ia tak akan bisa membangga-banggakanmu lagi. Jadi...
Iruka: Jadilah Naruto yang selalu ia banggakan. Kau tak bisa selamanya bermuram diri!
Naruto: !
Halaman 14
Iruka: Kau adalah muridnya yang berharga. Pria, yang diakuinya, akan menjadi yang terbaik.
Naruto: ........
Naruto: Terima kasih... Guru Iruka.
Halaman 15
Tsunade: Ambil itu dan segara pecahkan kodenya.
Shikamaru: Sekarang juga?
Shikamaru: Regu pemecah sandi tidak bekerja selarut ini...
Tsunade: Katakan pada mereka, ini adalah perintah langsung dari Hokage. Tugas ini kuserahkan padamu.
Shikamaru: Tunggu... K-kemana Anda mau pergi?
Aku datang kesini untuk membicarakan hal yang lain...
Halaman 16
Sakura: Shikamaru!
Shikamaru: Tapi...
Sakura: Tsunade-sama sudah bekerja keras sepanjang hari ini.
Shikamaru: Jadi bisakah aku...
Sakura: Shikamaru, tolong mengerti...
Shikamaru: ?
Sakura: ........
Halaman 17
Jiraiya: Senang berkenalan denganmu. Namaku Jiraiya!
Jangan takut, kau bisa memberikanku surat cinta setelah ini!
Tsunade: Dasar bodoh...
Teks samping: Dia membiarkan dirinya larut dalam pekerjaannya, tapi kesedihan itu akhirnya meluap... Hanya untuk saat ini.
Shikamaru bekerja memecahkan pesan Jiraiya
Berikutnya, "Kunci"!
Have you shown your appreciation today? Click the thanks button or write your appreciation below!









Login or register to comment
Benefits of Registration:
* Interact with hundreds of thousands of other Manga Fans and artists.
* Upload your own Artwork, Scanlations, Raws and Translations.
* Enter our unique contests in order to win prizes!
* Gain reputation and become famous as a translator/scanlator/cleaner!
great trans....but also so sad storiess......
uwahhhhhhh......., my tears...my tears...
uhmmmm....
awesomeee.....
we will be missing Jiraiya..